Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

PLN Sukses Lakukan Uji Coba Perdagangan Emisi Karbon di Pembangkit Listrik

BALIILU Tayang

:

eka
PERDAGANGAN EMISI KARBON: PLN jadi perusahaan pertama yang mengeksekusi perdagangan emisi karbon di Indonesia meskipun hanya sumbang 14 persen total emisi karbon nasional.

Jakarta, baliilu.com – PT PLN (Persero) sukses mengeksekusi perdagangan emisi (emission trading) melalui pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pertama kalinya di Indonesia. Eksekusi perdagangan emisi merupakan bagian dari uji coba jual beli karbon di subsektor ketenagalistrikan oleh pemerintah melalui Kementerian ESDM yang dimulai pada Maret sampai dengan Agustus 2021. Sebanyak 80 PLTU milik PLN dan produsen listrik swasta turut terlibat dalam uji coba ini.

Pemerintah telah menetapkan batas intensitas emisi CO2 PLTU yaitu 0,918 ton CO2/MWh untuk PLTU lebih dari 400 MW, 1,013 ton CO2/MWh untuk PLTU berkapasitas 100 – 400 MW, dan 1,094 ton CO2/MWh untuk PLTU Mulut Tambang 100 – 400 MW. Batasan tersebut menentukan jumlah alokasi kuota emisi masing-masing PLTU dimana PLTU yang emisinya melebihi alokasi kuota emisi, dapat membeli kuota emisi dari PLTU lain yang memiliki surplus kuota emisi.

PLTU Tanjung Jati B (TJB) Unit 4 milik PLN, merupakan bagian dari sukses perdagangan emisi ini. Sebagai pembangkit dengan intensitas emisi terendah pada 2020, PLTU TJB memiliki surplus kuota emisi yang cukup besar. Dalam uji coba perdagangan emisi ini, PLTU TJB Unit 4 berhasil melakukan transfer kuota emisi kepada PLTU Punagaya, PLTU Pangkalan Susu, PLTU Sebalang dan PLTU Teluk Sirih dengan harga Rp30.000 untuk setiap unit karbon (1 ton CO2) yang ditansfer.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan uji coba perdagangan emisi oleh Kementerian ESDM. Uji coba ini mendorong unit PLTU untuk melakukan upaya penurunan emisi, baik di dalam lokasi PLTU maupun di luar lokasi PLTU dengan melakukan pembelian kuota emisi dan offset karbon,” ungkap Agung Murdifi, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Jumat (13/8).

Baca Juga  Peduli “Smart Farming”, PLN Salurkan Bantuan ke Petani Pelaga

Agung menjelaskan bahwa PLTU milik PLN Grup lainnya juga telah turut melakukan perdagangan kuota emisi sesuai mekanisme yang diatur oleh Kementerian ESDM, melalui Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) 2021 Kategori C – Penurunan dan Perdagangan Emisi Karbon di Sektor Pembangkit listrik. 

PLN menurutnya berkomitmen dalam mendorong penurunan emisi karbon. Dalam semangat transformasi dan juga strategi pengembangan bisnis masa depan, PLN menurutnya telah menyiapkan peta jalan yang akan mendukung upaya global untuk menuju era emisi nol karbon.

Sejauh ini, sektor ketenagalistrikan Indonesia sendiri menyumbangkan 14 persen dari keseluruhan emisi nasional. Porsi ini termasuk yang terendah di antara lima negara terluas di kawasan ASEAN. Filipina dan Vietnam misalnya, yang sektor ketenagalistrikannya masing-masing berkontribusi 30 persen terhadap emisi, sementara Malaysia mencapai 32 persen terhadap kontribusi emisi nasionalnya.

Selain perdagangan emisi karbon, PLTU milik PLN Grup juga telah melakukan pengimbangan emisi (offset) dengan membeli kredit karbon yang dihasilkan oleh beberapa PLTA melalui program Verified Carbon Standard (VCS).

PT PJB UP Paiton merupakan PLTU pertama di Indonesia yang melakukan offset karbon dengan membeli kredit karbon yang dihasillkan PLTA Musi. Langkah ini diikuti oleh PLTU milik PT PJB UBJ O&M PAITON, PLTU Tanjung Jati B milik PLN, PT PJB UBJ O&M PLTU Tanjung Awar-Awar, PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu, dan PT PJB UBJ O&M PLTU Rembang.

“Uji coba sistem perdagangan emisi merupakan sarana pembelajaran awal terhadap penerapan mekanisme perdagangan emisi dan offset karbon, kami berharap ada relaksasi pembatasan tahun COD pembangkit EBT yang menghasilkan kredit karbon, sehingga upaya offset karbon yang telah dilakukan PLTU kami mendapatkan poin penilaian dalam PSBE 2021 Kategori C,” tutur Agung.

Baca Juga  PLN Percepat Persiapan Jelang Presidensi KTT G20

Dengan melakukan offset karbon, PLTU mengkompensasi sebagian emisi karbon mereka sehingga neraca emisi karbon menjadi lebih rendah. Selain offset melalui kredit karbon, PLTU juga dapat melakukan offset dengan membeli penurunan emisi yang dihasilkan oleh pembangkit EBT yang penurunan emisinya belum tersertifikasi. Hanya saja, sebelumnya pembangkit EBT tersebut harus melakukan Pembukuan Penurunan Emisi (PPE).

Beberapa pembangkit EBT milik PLN Grup sudah mengajukan pembukuan penurunan emisi (PPE) kepada KESDM. Di antaranya adalah beberapa pembangkit EBT di Wilayah Timur, yaitu PLTA run off river Orya di Papua, PLTMH Ndungga di NTT, serta sejumlah PLTMH di Sulawesi Selatan.

Pembangkit-pembangkit EBT tersebut berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) yang dalam poin tujuh mendorong ketersediaan energi bersih untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, serta SDG poin 13 yang mendorong kontribusi penurunan emisi karbon. (eka/hpl)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Layanan Kepolisian 110 Direspon Cepat, Polsek Dentim Datangi Lokasi Dugaan Tawuran Remaja

Published

on

By

polsek dentim
GERCEP: Polsek Dentim bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan tawuran remaja di kawasan Pantai Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Jumat (15/5/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan tawuran remaja di kawasan Pantai Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Jumat (15/5/2026) dini hari.

Laporan tersebut diterima melalui layanan pengaduan Kepolisian 110. Pelapor menyampaikan adanya sekelompok anak remaja yang berkumpul dan diduga berpotensi melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Padanggalak Sanur No. 88, Denpasar Timur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Denpasar Timur yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Made Buda Arjana segera mendatangi lokasi sekitar pukul 01.21 Wita guna melakukan pengecekan dan patroli di seputaran area yang dimaksud.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya aksi tawuran maupun tindakan yang mengarah pada gangguan kamtibmas. Petugas hanya mendapati sejumlah remaja yang sedang berkumpul mengingat suasana libur panjang.

Meski demikian, Pawas bersama personel UKL tetap memberikan imbauan dan teguran secara humanis kepada para remaja agar segera kembali ke rumah masing-masing karena waktu sudah larut malam menjelang subuh, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Polsek Dentim berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Setelah situasi dipastikan aman dan kondusif, personel UKL Polsek Dentim kembali melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  PLN Serahkan Bantuan Perpustakaan Digital di Bangli
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bali dan Tiongkok Kian Erat, Gubernur Koster dan Konjen Zhang Bahas PSEL, Digitalisasi hingga Ekspor Buah Bali

Published

on

By

gubernur koster
KUNJUNGAN: Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar pada Kamis (14/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, H.E. Zhang Zhisheng, dalam pertemuan yang membahas penguatan hubungan Bali–Tiongkok di berbagai sektor strategis, mulai dari pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), keamanan warga negara asing, digitalisasi Bali, hingga pengembangan ekspor komoditas pertanian Bali ke pasar Tiongkok. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (14/5) petang di Kediaman Resmi Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Zhang memuji berbagai perkembangan pembangunan di Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster. Ia mengaku melihat perubahan signifikan dibandingkan saat pertama kali bertugas di Bali dua tahun lalu.

“Saya melihat perubahan yang sangat baik. Jalan dan berbagai fasilitas berkembang pesat. Saya juga sempat ke Buleleng. Tahun 2024 saya mengunjungi Ubud dan beberapa tempat lain, saat itu jalannya masih cukup rusak. Sekarang banyak perkembangan positif yang terlihat nyata,” ujar Konjen Zhang.

Menurutnya, banyak pihak kerap hanya menyoroti kekurangan Bali, namun sebagai diplomat ia justru melihat banyak capaian positif yang menggembirakan, termasuk dari sisi keamanan.

“Kasus-kasus yang menimpa warga Tiongkok juga dapat diselesaikan dengan baik. Dari kami yang bergerak di bidang diplomasi, saya melihat banyak hasil nyata dari kepemimpinan Pak Gubernur selama ini,” katanya.

Dukung PSEL Bali dan Investasi Teknologi

Konjen Zhang juga menegaskan dukungan Tiongkok terhadap pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali. Ia menyebut telah mengunjungi PLTU Celukan Bawang dan melihat pentingnya kepastian pasokan listrik bagi Bali.

Selain itu, pihaknya optimistis proyek PSEL dapat menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di Bali.

Baca Juga  PLN Serahkan Bantuan Perpustakaan Digital di Bangli

“Saya pastikan investor Zhejiang Weiming yang menggarap proyek PSEL ini profesional dan memiliki pengalaman sukses di berbagai tempat. Kami juga memastikan seluruh proses mematuhi aturan hukum yang berlaku di Bali,” tegasnya.

Konjen Zhang mengatakan Tiongkok siap mendukung pengembangan Bali di sektor ekonomi kreatif, pertanian, perikanan, hingga transformasi digital.

Ia bahkan menyoroti potensi besar komoditas buah Bali di pasar Tiongkok, terutama manggis dan salak.

“Manggis Bali memiliki potensi ekspor yang sangat besar ke Tiongkok. Salak juga sangat diminati, bahkan masih kekurangan pasokan. Rasanya khas dan sangat disukai masyarakat Tiongkok,” ujarnya.

Selain perdagangan, Zhang juga menyinggung kerja sama sistem pembayaran digital antara Indonesia dan Tiongkok melalui QRIS yang menurutnya semakin memudahkan wisatawan dan transaksi lintas negara.

Ia turut mengundang Gubernur Koster untuk berkunjung ke Republik Rakyat Tiongkok, termasuk ke kota teknologi seperti Shenzhen, guna memperkuat kolaborasi investasi dan transformasi digital Bali.

Koster: Bali dan Tiongkok Punya Kedekatan Historis dan Kultural

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan Bali mendukung penuh penguatan hubungan Indonesia dan Tiongkok sebagaimana dijalin Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Tiongkok.

Menurut Koster, hubungan Bali dan Tiongkok telah berlangsung lama dan memiliki kedekatan secara historis maupun kultural.

“Di sejumlah tempat suci di Bali ada pemujaan terhadap dewa-dewi Tiongkok. Secara kultural, masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki nilai-nilai yang cukup mirip dengan budaya Tiongkok,” ujar Koster.

Ia menambahkan, wisatawan asal Tiongkok juga menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata Bali. Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok berada di posisi ketiga terbesar setelah Australia dan India.

Koster juga menegaskan komitmennya mengawal langsung pembangunan PSEL Bali yang akan dibangun bersama mitra asal Tiongkok, Zhejiang Weiming, setelah dipilih oleh Danantara Indonesia sebagai mitra proyek.

Baca Juga  Pabrik Kosmetik Ingin Gunakan Energi Bersih, PLN Hadirkan REC Sebagai Solusi

“Saya memimpin langsung prosesnya bersama Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar untuk memastikan semuanya berjalan baik hingga peletakan batu pertama pada Juli mendatang,” katanya.

Menurutnya, saat ini proses finalisasi dokumen dan administrasi terus berjalan tanpa hambatan. Pematangan lahan juga tengah berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Karena ini pertama kali adanya PSEL berteknologi tinggi di Bali, saya mengawasi ketat seluruh prosesnya. Sesuai rencana, pengerjaan berlangsung selama 15 bulan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2027,” jelasnya.

Koster berharap fasilitas tersebut mampu mengatasi persoalan sampah di Denpasar dan Badung sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan modern.

Selain pengelolaan sampah, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan dan memperkuat keamanan wilayah melalui koordinasi bersama Polda Bali dan Kodam IX/Udayana.

Kagumi Deng Xiaoping

Di akhir pertemuan, Koster mengaku banyak belajar dari perkembangan Tiongkok yang kini menjadi salah satu negara paling berpengaruh di dunia, terutama dalam pembangunan teknologi dan industri.

“Saya mengikuti perkembangan Tiongkok hingga sekarang menjadi negara yang sangat progresif. Tiongkok bagi kami menjadi panduan dalam membangun. Secara pribadi saya sangat mengagumi sosok Deng Xiaoping,” kata Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Bali 2026

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung hadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026
PEMBINAAN: Ketua TP. PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Bali Tahun 2026 di SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, Dalung, Jumat (15/5) pagi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com –  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, Jalan Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Jumat (15/5) pagi.

Kegiatan pembinaan ini merupakan rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Bali Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Tim Penggerak PKK Provinsi Bali akan melaksanakan tiga jenis lomba, yakni lomba paduan suara, lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dan lomba memasak. Pembinaan menghadirkan langsung dewan juri dari masing-masing cabang lomba guna mematangkan persiapan peserta.

Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengatakan, kehadiran tim penilai HKG PKK Provinsi Bali menjadi suatu kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kegiatan pembinaan dan penilaian tidak hanya sekedar agenda rutin maupun perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana evaluasi, pembelajaran, serta pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda agar semakin adaptif, inovatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama baik Kabupaten Badung di tingkat Provinsi Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, perwakilan Kabupaten Badung dalam lomba tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yakni SMA Negeri 1 Kutuh untuk lomba senam, JB School untuk lomba paduan suara, dan SMK Triatma untuk lomba memasak.

Ny. Rasniathi juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan ajang tersebut sebagai momentum untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat persaudaraan antar generasi muda di Bali.

Baca Juga  Sambut FIFA World Cup 2023 U-20, PLN Pasok Listrik Stadion I Wayan Dipta Gianyar

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026.

Ia menjelaskan, proses pendaftaran peserta lomba telah dilaksanakan pada 3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan pembinaan pada 27 Maret 2026 guna mempertajam persiapan peserta menjelang pelaksanaan lomba.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga mampu memberikan penampilan terbaik pada saat lomba,” katanya.

Adapun gladi bersih lomba memasak dan lomba senam dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026, sedangkan gladi paduan suara dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Pelaksanaan lomba akan digelar pada 2 Juli 2026, sementara pengumuman juara direncanakan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tanggal 24 Juli 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali, Ketua Tim Pembina HKG PKK Provinsi Bali beserta anggota, dewan juri, kepala sekolah perwakilan peserta lomba, serta para siswa-siswi peserta lomba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca