Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Kedisiplinan Prokes, Tim Yustisi Pantau Sejumlah Lokasi di Denpasar

BALIILU Tayang

:

de
GENCAR: Tim Yustisi Kota Denpasar gencar laksanakan penertiban prokes pada masa PPKM Level 4, Minggu (5/9) pagi di sejumlah titik di Kota Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Kedispilinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar terus digencarkan pada masa PPKM Level 4, Minggu (5/9) pagi di sejumlah titik di Kota Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat dihubungi mengatakan kegiatan ini dimulai dengan pemantauan di sejumlah lokasi pasar tumpah meliputi Pasar Tumpah Pula Kerthi, Pasar Tumpah Gunung Kawi, dan Pasar Tumpah di Jalan Kartini, Wangaya. “Dalam kegiatan ini tim kami melakukan pembinaan kepada lima orang yang tidak menggunakan masker dengan benar,” kata Sayoga.

Ditambahkan, pihaknya juga melakukan kegiatan pemantauan secara mobiling dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar bersama dengan tim dari Polresta Denpasar, Kodim 1611 Badung dan Dishub Kota Denpasar.

“Pemantauan ini bergerak dari Polresta Denpasar menuju Jalan Gunung Sangyang, Jalan Gunung Agung, Jalan Setia Budi, Jalan Gambuh, Jalan Sutomo, Jalan Gajah Mada, Jalan Kepundung, Jalan Patimura, Jalan Kenyeri, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kebo Iwa Selatan dan kembali ke Polresta Denpasar.

“Dalam kegiatan ini juga tim memantau di Lapangan Puputan Badung, Gusti Ngurah Made Agung dengan situasi aman terkendali. Tim juga mengimbau masyarakat untuk taat proses di sepanjang jalan yang dilalui melalui pengeras suara. Selain itu tim juga menindaklanjuti laporan terkait adanya limbah ban bekas di Jalan Gatot Subroto dengan mendatangi lokasi dan meminta keterangan masyarakat setempat.

“Kami sudah mendapatkan keterangan dari masyarakat di lokasi yang dijadikan pembuangan ban bekas, ini tentu sangat mengganggu lingkungan, dan segera akan kami tindaklanjuti,” kata Sayoga. (esa/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Sama-sama Bertambah 43 Orang

NEWS

Walikota Jaya Negara Serahkan Santunan Kematian kepada Keluarga Dua Veteran Pejuang di Denpasar

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara melayat ke rumah duka keluarga Veteran Pejuang Dewa Putu Gede dan I Wajan Rudja di Denpasar Timur
MELAYAT: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat melayat ke rumah duka keluarga dua Veteran Pejuang Republik Indonesia, yakni almarhum Dewa Putu Gede dan almarhum I Wajan Rudja di Jalan Nagasari, Banjar Pohmanis, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (23/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menyerahkan santunan kematian kepada keluarga dua Veteran Pejuang Republik Indonesia, yakni almarhum Dewa Putu Gede yang meninggal dunia pada 2 Mei 2026 dan almarhum I Wajan Rudja yang meninggal dunia pada 13 Juli 2026. Santunan masing-masing sebesar Rp 25 juta tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, kepada perwakilan keluarga di Jalan Nagasari, Banjar Pohmanis, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (23/7).

Walikota Jaya Negara menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya kedua veteran pejuang tersebut. Menurutnya, Kota Denpasar kehilangan sosok pejuang yang telah memberikan pengabdian besar serta menunjukkan semangat pantang menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Denpasar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Kita semua kehilangan sosok pejuang yang gigih dan penuh dedikasi dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat juang, pengabdian, dan keteladanan almarhum Dewa Putu Gede maupun almarhum I Wajan Rudja, khususnya dalam mengisi kemerdekaan melalui kontribusi positif bagi bangsa dan daerah.

“Kami mendoakan semoga almarhum Dewa Putu Gede dan almarhum I Wajan Rudja mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai generasi penerus, sudah menjadi kewajiban kita untuk melanjutkan semangat perjuangan dan pengabdian beliau,” katanya.

Sementara itu, putra almarhum Dewa Putu Gede, I Dewa Gede Ngurah, mewakili keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Pemerintah Kota Denpasar.

“Mewakili keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Gandeng Desa/Kelurahan, Pemkot Denpasar Salurkan 7.376 Paket Sembako bagi Masyarakat Isoman

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

FGD Bahas Rencana Pendirian BUMD Infrastruktur dan Kesehatan di Badung

Perkuat Ekonomi Daerah dan Layanan Masyarakat

Loading

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa menghadiri FGD persiapan pembentukan BUMD Infrastruktur dan BUMD Kesehatan di Harris Hotel Sunset Road Bali
HADIRI FGD: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri kegiatan FGD persiapan pembentukan BUMD Infrastruktur dan BUMD Kesehatan Kabupaten Badung di Yudistira-Bima Room, Harris Hotel & Residence Sunset Road Bali, Kamis (23/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka persiapan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Infrastruktur dan BUMD Kesehatan Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung di Yudistira-Bima Room, Harris Hotel & Residence Sunset Road Bali, Kamis (23/7).

Hadir dalam kegiatan ini Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri A. Fathoni, Direktur BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri H. Yudia Ramli, Kasubdit BUMD, Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Ditjen Bina Keuangan Daerah Bambang Ardianto, para Asisten, Kepala OPD terkait, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung serta Tim Pelaksana Kajian Pendirian BUMD.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih mendalam kepada Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri serta jajaran yang berkenan hadir langsung memberikan arahan dan bimbingan.

“FGD ini memiliki peran sangat strategis untuk menyamakan persepsi terkait ketentuan, persyaratan, dan hal prinsipil dalam pembentukan BUMD. Dengan kehadiran narasumber berkompeten dari pusat, kami yakin rencana pembentukan BUMD yang telah lama disusun dapat segera terwujud dengan dasar yang kuat dan tepat aturan,” ujar Adi Arnawa.

Lebih lanjut dijelaskan, Kabupaten Badung merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi nasional dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB Provinsi Bali dan penerimaan devisa negara. Pada tahun 2025, sektor pariwisata Badung menyumbang devisa sebesar Rp 176 triliun atau 55% dari total devisa pariwisata nasional yang mencapai Rp 319,9 triliun. Data BPS juga menempatkan sektor perdagangan, transportasi, pergudangan, dan akomodasi sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Pertumbuhan pesat tersebut membawa konsekuensi kebutuhan sarana prasarana pendukung yang semakin tinggi, antara lain infrastruktur transportasi, sistem pengelolaan parkir, hingga fasilitas pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Baca Juga  Gandeng Desa/Kelurahan, Pemkot Denpasar Salurkan 7.376 Paket Sembako bagi Masyarakat Isoman

“Melalui pembentukan BUMD Infrastruktur dan BUMD Kesehatan, Pemkab Badung berupaya mengelola potensi ekonomi daerah secara mandiri, sekaligus mempercepat penyediaan layanan publik yang optimal. BUMD diharapkan menjadi penggerak ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan FGD ini menjadi wadah pembahasan mendalam terkait kajian kelayakan, struktur organisasi, rencana bisnis, hingga landasan hukum pendirian kedua BUMD tersebut. Diharapkan seluruh masukan dan arahan dari narasumber dapat menyempurnakan konsep yang telah disusun, sehingga pembentukan BUMD dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan siap beroperasi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Jajaki Perluasan Kerja Sama dengan Kota Fujisawa Jepang

Perkuat Kolaborasi di Bidang Budaya, Pariwisata, hingga Pengelolaan Kawasan Pesisir Secara Terpadu

Loading

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association dari Kota Fujisawa Jepang di Puspem Badung
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association, Kota Fujisawa Jepang di Ruang Rapat Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Kamis (23/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Rencana perluasan hubungan bilateral ini dibahas saat Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association dalam agenda pertemuan dan kunjungan budaya di Ruang Rapat Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Kamis (23/7).

Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan ini adalah Asisten III Bidang Administrasi Umum, I Wayan Wijana, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Kepala Dinas Pariwisata AA Putri Mas Agung, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.

Sementara itu, delegasi Jepang dipimpin langsung oleh Ketua Shonan-Bali Friendship Association sekaligus Ketua Panitia Enoshima Bali Sunset, Hasegawa Ami. Ia hadir bersama sejumlah Anggota Dewan Kota Fujisawa, antara lain Matsunaga Yumie, Misawa Yoshitsugu, Ueno Hitoshi, dan Sarayu Manabu. Sebagai simbol persahabatan kedua daerah, delegasi turut menyerahkan cinderamata berupa produk khas Kota Fujisawa kepada Bupati Badung.

Bupati I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Hubungan kerja sama budaya dan pariwisata antara Badung dan Fujisawa sendiri telah terjalin erat sejak tahun 2024, salah satunya melalui ajang tahunan Enoshima Bali Sunset yang dijadwalkan kembali digelar pada awal Oktober 2026.

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Badung dan Kota Fujisawa memiliki karakteristik yang serupa, yakni daerah tujuan wisata yang bertumpu pada kekayaan budaya serta kelestarian kawasan pesisir. Kesamaan inilah yang menjadi modal kuat untuk melebarkan sayap kolaborasi ke sektor yang lebih luas.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran delegasi dari Fujisawa. Kunjungan ini menjadi kesempatan yang baik untuk menyamakan persepsi sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah. Kami juga ingin berbagi pengalaman sekaligus belajar dari Fujisawa, terutama terkait penataan kawasan pantai, penanganan abrasi, hingga upaya menjaga kebersihan pantai,” ujarnya.

Baca Juga  Persentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 95,51 Persen

Bupati menegaskan, Pemkab Badung sangat terbuka pada berbagai sektor baru. Mulai dari promosi destinasi, pertukaran seniman dan pelaku budaya, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pertukaran pelajar, hingga kerjasama akademik antar lembaga pendidikan. Rencana ini nantinya akan diawali dengan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis.

“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama ini. Secara teknis nanti akan kami koordinasikan melalui Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata dan Bagian Kerja Sama agar program-program yang disepakati dapat diimplementasikan dengan baik,” ujar Adi Arnawa.

Ketua Shonan-Bali Friendship Association, Hasegawa Ami, menyambut baik keterbukaan Pemkab Badung. Ia menjelaskan bahwa selain mempererat persahabatan, kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi mendalam terkait potensi pariwisata Badung.

“Kami datang ke Badung untuk melihat berbagai situs budaya, destinasi wisata, serta penyelenggaraan berbagai event. Kami ingin mengetahui potensi yang dimiliki Badung sebagai dasar membangun kerja sama yang lebih luas, baik melalui pertukaran budaya maupun bentuk kolaborasi lainnya,” kata Hasegawa.

Selain itu, Prefektur Kanagawa membentuk badan khusus lintas pemerintah kota pesisir untuk mengelola kebersihan pantai secara terpadu. Pendanaan badan ini disokong bersama oleh pemerintah daerah anggota, dengan aksi pembersihan intensif setiap hari selama musim panas yang menggerakkan petugas serta relawan masyarakat melalui program beach clean-up. Pengalaman manajemen pesisir dari Jepang ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi Kabupaten Badung dalam merumuskan poin-poin kerja sama ke depan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca