Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Pemerintah Provinsi Bali mendukung penuh segala kebutuhan dan fasilitas yang dibutuhkan gelaran Indonesia Badminton Festival 2021 agar berjalan lancar, aman dan sukses, yang akan menjadi momentum dimulainya pemulihan pariwisata dan bangkitnya perekonomian Bali.
‘’Keberhasilan Indonesia Badminton Festival 2021 ini akan membangun citra dan kepercayaan masyarakat dunia bahwa Indonesia terutama Bali mampu mengelola event internasional dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Keberhasilan ini akan menjadi momentum dimulainya pemulihan pariwisata dan bangkitnya perekonomian Bali, astungkara,’’ ucap Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers menyambut hajatan Indonesia Badminton Festival 2021 bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna, Pangdam Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak, dan Kapolda Bali Irjen Pol. Jayen Danu Putra, Jumat (29/10) di Gedung Jayasabha Denpasar.
Di depan Ketua Umum PP PBSI, Gubernur Koster juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum PBSI yang telah memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan Indonesia Badminton Festival 2021 yang merupakan pesta terbesar bulutangkis yang diselenggarakan di Indonesia.
Gubernur juga menyampaikan sebagai tempat pelaksanaan kejuaraan, perkembangan Covid-19 di Bali cukup baik, melandai dan mulai stabil pada pencapaian angka yang baik. Per 28 Oktober, kasus harian terus menurun di angka 2 digit, kemarin mencapai 24 orang. Jumlah yang sembuh lebih tinggi dari kasus baru mencapai 50 orang. Jumlah kesembuhan secara komulatif lebih dari 96 persen. Jumlah meninggal tidak ada, jumlah kasus aktif terus menurun mencapai 325 orang. Di rumah sakit sekitar 130 orang, sisanya isolasi terpusat. Demikian juga pencapaian vaksinasi sudah tinggi. Vaksin tahap 1 lebih dari 100 persen, tahap kedua lebih dari 85 persen.
‘’Selain itu, keberhasilan acara ini akan menjadi ujian bagi Pemda Bali dalam mengelola pandemi Covid mengingat Bali akan menjadi tempat pelaksanaan pertemuan internasional pemimpin G20 tahun 2022 yang diikuti 39 negara. Buat kami ini satu penghargaan sekaligus juga tantangan untuk menjalankan dengan sebaik-baiknya sehingga mendapatkan kepercaaan dari masyarakat dunia,’’ ujar Gubernur, seraya berharap berjalan lancar, aman dan sukses serta tidak menjadi munculnya kasus baru Covid-19.
Sementara itu, Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna menyampaikan event Indonesia Badminton Festival 2021 merupakan sejarah baru bagi PBSI yang menggelar tiga pesta bulutangkis internasional di Pulau Dewata.
Ketiga ajang tersebut adalah, Daihatsu Indonesia Masters 2021 BWF World Tour Super 750 berhadiah total 600 ribu dollar AS yang digelar pada 16-21 November. Lalu SimInvest Indonesia Open 2021 BWF World Tour Super 1000 berhadiah total 850 ribu dollar AS (23-28 November), dan ditutup dengan BWF World Tour Finals berhadiah total 1,5 juta dollar AS (1-5 Desember).
‘’Tiga turnamen kelas internasional, mulai dari Daihatsu Indonesia Masters, Siminvest Indonesia Open, dan BWF World Tour Finals yang berlangsung di Pulau Devata ini merupakan penghargaan besar bagi Indonesia yang diakui dunia internasional sebagai kiblat bulutangkis dunia. Apalagi, hadirmya para pebulutangkis top dunia akan membuat semua mata penggemar bulutangkis, baik nasional maupun internasional akan tertuju ke Pulau Dewata,’’ kata Agung Firman Sampurna.
Di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda di Tanah Air, semua turnamen diikuti sekitar 300 pebulutagkis terkuat dan terbaik dari 26 negara ini bakal berlangsung dengan sistem bubble (gelembung). Ajang ini siap diselenggarakan di Bali International Convention Centre & Westin Resort Nusa Dua Bali.
“Bali dipilih PP PBSI sebagai tempat penyelenggaraan karena merupakan representasi dari Indonesia. Selain itu, gelaran bulutangkis ini juga untuk memulihkan dan membangkitkan kembali industri pariwisata di Pulau Dewata yang sempat terdampak akibat pandemi Covid-19,” jelas Agung.
Menurut Agung, para pemain top dunia ramai-ramai datang bukan hanya karena kejuaraan berlangsung di Pulau Dewata yang merupakan destinasi wisata dunia terbaik. Mereka hadir juga untuk membuat persaingan di tengah lapangan berjalan lebih ketat, sengit, dan menarik sebagai sebuah tontonan bulutangkis.
Pemain terbaik dunia dari banyak negara top juga sudah menyatakan siap memanaskan persaingan. Pemain top dunia, seperti asal Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, India, Denmark, Inggris, Rusia, dll, siap unjuk gigi. Dari kubu tim tuan rumah, tiga turnamen tersebut juga akan menjadi panggung bagi para pahlawan bulutangkis Indonesia yang sukses memboyong kembali Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, setelah menunggu 19 tahun. Seluruh pemain terbaik dan terkuat yang dimiliki juga akan ikut diboyong ke Bali.
Para pemain ternama seperti Anthony Sinlsuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Rian Ardianto, dkk., dipastikan ikut berpartisipasi. Pun dengan pasangan ganda putri peraih emas Olimplade Tokyo 2020, Greysla Polil/Apriyani Rahayu juga siap bertarung mengharumkan Indonesia.
Tak hanya tontotan tepok bulu semata, kata Agung, tiga turnamen yang digelar pada Indonesia Badminton Festival juga akan menyuguhkan suasana dan atmosfer berbeda dari turnamen-turnamen sebelumnya. Nuansa modern akan bersatu dengan budaya lokal khas Pulau Dewata.
Tiga turnamen kelas dunia ini juga sekaligus untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bangkit dan mengatasi pandemi Covid-19. Namun, demi tetap menjaga keamanan terhadap protokol kesehatan, semua pertandingan di semua turnamen tersebut akan digelar tanpa penonton. Meskipun begitu, para pecinta bulutangkis di Tanah Air dapat menyaksikan pertandingan kelas dunia ajang Daihatsu Indonesia Masters 2021 dan Siminvest Indonesia Open 2021 melalui siaran langsung dari stasiun MNC TV, sementara kejuaraan BWF World Tour Finals 2021 disiarkan oleh TVRI. (gs)