Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Memperingati Sumpah Pemuda, PUPAR LPPM Unud Gelar Webinar Pariwisata Kaum Millenial

BALIILU Tayang

:

de
WEBINAR: Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR) LPPM Unud menyelenggarakan webinar pariwisata dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021). Webinar diawali kata pengantar dari Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

Denpasar, baliilu.com – Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR) LPPM Unud menyelenggarakan webinar pariwisata dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021). Webinar bertema “Kontribusi Kaum Millenial dalam Pembangunan Pariwisata” diikuti lebih dari 420 peserta. Webinar dibuka oleh Sekretaris Kementerian Parekraf/Barekraf, Dra. Ni Wayan Giri Adnyanyi, M.Sc., CHA., diawali sambutan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unud yang diwakili Sekretaris Ir. Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti, ST., MSc., PhD., IPM.

Webinar menghadirkan pembicara dari kalangan peneliti, millenial yang sukses dalam usaha kreatif, dan dua selebgram, yaitu: Didiek Tri Kurniawan, SE., MM. (Dosen Universitas Negeri Malang/Peneliti Disruptive Learning Innovation) dengan topik “Kaum Millennial dan Inovasi dalam Pariwisata Indonesia”;  I Wayan Tunas Wijaya  (Owner Belantih Coffee Farm) dengan topik “Peran Kaum Millennial dalam Merajut Keterkaitan Pertanian dengan Pariwisata”’; Mahaswari Sudirman (Assistant Front Office Manager Kuwarasan A Pramana Experience, Ubud) dengan topik “Peran Kaum Millennial pada Pengembangan Usaha Pariwisata; dan dua Selebgram, yaitu Desak Made Widya Swari (@sakwidya02) dan Intan Cahyani (@Intancules_) dengan topik “Peranan Social Media Influencer untuk Mendorong Kaum Millenial Berwisata”.

Diskusi diawali dengan pengantar oleh Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mantan Walikota Denpasar. Acara dipandu oleh Ketua PUPAR Unud, Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D.

Sesmen Parekraf Ni Wayan Giri Adnyani dalam sambutannya menyampaikan pemerintah sangat mengapresiasi peran kaum millenial dalam pengembangan pariwisata di era disrupsi. Mereka memiliki kemampuan dan energi kreatif yang dapat meningkatkan promosi pariwisata.

“Promosi yang dilakukan lewat dunia digital bernilai penting dalam membangkitkan spirit pariwisata Indonesia,” ujar Giri Adnyani.

Selain menyampaikan terima kasih atas kontribusi kaum millenial, Giri Adnyani atas nama pemerintah juga berharap kaum millenial terus semangat mempromosikan pariwisata Indonesia untuk menyemarakkan wisata domestik dan pasar pariwisata internasional. Berbagai inisiatif pemerintah seperti Indonesia Care, We Love Indonesia, dan Di Indonesia Aja, serta kebijakan CHSE berjalan lancar berkat dukungan generasi millenial.

“Pemerintah mengajak generasi muda untuk gerak cepat, gerak bersama, dan gaspol,” ujarnya mengutip slogan dari Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.

Dalam pengantar diskusi, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mantan Walikota Denpasar memuji pelaksanaan webinar melibatkan generasi muda karena fakta menunjukkan kaum millenial sudah berhasil melakukan transformasi, khususnya di bidang bisnis.

“Kaum millenial tak hanya memiliki daya kreatif, tetapi mereka juga aktif bekerja. Pelaksanaan Denpasar Festival 2020 pada situasi disrupsi pandemi, berjalan sukses di tangan millenial Denpasar,” ujar IB Rai Mantra.

Dia memaparkan kebijakan Pemkot Denpasar membangun Gedung Dharma Alaya di Lumintang dengan merancang pemanfaatannya bagi kaum millenial untuk pengembangan berbagai usaha ekonomi kreatif.

Dalam presentasinya “Kaum Millennial dan Inovasi dalam Pariwisata Indonesia”, dosen Universitas Negeri Malang, Didiek Tri Kurniawan, SE., MM. memaparkan angka-angka statistik dan keberhasilan kaum millenial Indonesia dalam meningkatkan ekonomi kreatif, seperti Gojek dan Tokopedia.  “Salah satu ciri dari kaum millenial adalah kreativitasnya untuk mencoba hal baru,” kata Didiek yang menyampaikan presentasinya dari Turki.

Pembicara I Wayan Tunas Wijaya  dari Belantih Coffee Farm Kintamani memaparkan usaha-usahanya dalam merajut keterkaitan pertanian dengan pariwisata.  “Dulu orang hanya minum kopi, tapi kini orang ingin tahu bagaimana proses budidaya kopi sampai siap diminum. Dengan menawarkan paket tur seperti ini, pertanian kopi mendapat apresiasi dan generasi muda senang mempelajarinya,” ujar Tunas.

Pembicara Maha Sudirman (Assistant Front Office Manager Kuwarasan A Experience di Ubud) membahas tentang peran kaum millenial pada pengembangan usaha pariwisata. Baginya, kaum millenial itu bukan saja anak muda yang senang bepergian tetapi juga potensi SDM yang luar biasa.

Dua selebgram  Desak Made Widya Swari (@sakwidya02) dan Intan Cahyani (@intancules_) berbagi pengalamannya sebagai influencer dalam topik “Peranan Social Media Influencer untuk Mendorong Kaum Millenial Berwisata”. Dalam kegiatannya mempromosikan dan meng-endorse produk, baik wisata alam, produk barang, paket wisata, kuliner, mereka berusaha melakukan sebaik mungkin agar menarik follower-nya untuk mencoba. Keduanya juga mengatakan bahwa sebagai selegram mereka mendapat bayaran dalam memperkenalkan produk. “Tapi, tidak selalu berbayar. Kalau saya memposting keindahan alam, pantai, karena saya melihat potensi wisatanya kuat, tidak ada yang membayar,” ujar Intan. “Kami siap bekerja sama untuk memajukan pariwisata,” ujar Desak Widya.

Setelah ini, PUPAR akan merancang kegiatan bersama dengan influencer untuk membantu membangkitkan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif pasca-pandemi. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PANEN RAYA: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Setibanya di lokasi, Kepala Negara meninjau insinerator atau alat pembakar sampah, serta melihat berbagai hasil dan inisiatif hilirisasi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat industri nasional. Kedatangan Kepala Negara disambut dengan pertunjukan Tari Beskalan Putri, sebelum kemudian meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI di bidang ketahanan pangan.

Presiden Prabowo kemudian menyaksikan secara langsung proses panen raya tebu yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional sebagai wujud kolaborasi TNI dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terpadu oleh seluruh matra TNI.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,” ujar Panglima TNI.

Secara khusus, Panglima TNI menjelaskan bahwa panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh mencakup lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 72.045 ton.

“Luas siap panen mencapai 800,5 hektare dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata Rp720 ribu per ton. Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol, industri ataupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Kepala Negara menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca