Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Website Pemprov Bali Raih Terbaik Tiga Anugerah Media Humas 2021

BALIILU Tayang

:

PENYERAHAN ANUGERAH: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana menerima penghargaan Anugerah Media Humas 2021 di Hotel Merusaka Nusa Dua, Bali, Kamis (04/11/2021).

Badung, baliilu.com – Website Pemerintah Provinsi Bali dengan alamat www.baliprov.go.id berhasil meraih Predikat Terbaik Tiga untuk kategori Pemerintah Daerah Provinsi di ajang Anugerah Media Humas (AMH) Tahun 2021.

Penghargaan tersebut diberikan pada malam AMH 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan secara langsung diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, di Hotel Merusaka Nusa Dua, Bali, Kamis (4/11/2021), yang berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate saat menyampaikan sambutan secara daring mengatakan bahwa anugerah itu merupakan bentuk apresiasi atas hasil kerja humas pemerintah, terutama dalam penanganan isu Covid-19, dan dalam rangka menciptakan semangat berkompetisi untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik pemerintah.

“Ajang Anugerah Media Humas tahun 2021 ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkompetisi secara positif di antara insan humas sekalian,” kata Menkominfo Johnny.

Dia mengatakan pandemi COVID-19 telah memberikan banyak tantangan sekaligus pelajaran, termasuk bagi kerja komunikasi publik dan humas pemerintah sebagai orkestrator komunikasi publik penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Menurutnya, Kementerian Kominfo menyadari bahwa berbagai capaian komunikasi publik tidak terlepas dari kerjasama pentahelix yang dibangun selama ini, termasuk dengan media kehumasan pemerintah.

“Oleh karenanya saya ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para insan humas pemerintah, baik dari kementerian dan lembaga pemerintah daerah, BUMN, BUMD hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” kata Menteri Johnny.

“Terus semangat untuk para nominator dan insan humas pemerintah dalam menciptakan karya-karya kreatif pranata humas. Mari terus memanfaatkan kemajuan teknologi digital dalam praktek kehumasan menuju Indonesia makin digital, makin maju,” ujarnya

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Putu Sunarta, dalam sambutannya menyampaikan sangat mendukung kegiatan Anugerah Media Humas (AMH) 2021 yang mengambil tema “Peran Humas Pemerintah Mewujudkan Indonesia Pulih, Indonesia Maju”, sebuah kegiatan yang memberikan apresiasi atas hasil kerja humas pemerintah terkait program penanganan isu Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sekaligus menciptakan semangat berkompetisi demi peningkatan kualitas komunikasi publik pemerintah sesuai amanat Intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik.

Putu Sunarta juga menyampaikan, bahwa tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi khususnya internet, selain membawa manfaat positif, juga datang dengan membawa sejumlah permasalahan. Maraknya berita bohong, hoax, ujaran kebencian sampai kepada penipuan, merupakan ekses negatif dari perkembangan teknologi, yang mau tidak mau harus kita temui dan harus kita hadapi bersama- sama.

Tentunya teknik dan cara-cara penyampaian informasi pemerintah kepada publik sebagai bentuk komunikasi publik juga perlu diubah agar mengadopsi perkembangan teknologi digital tersebut. Masyarakat yang sangat haus dengan informasi perlu diberikan informasi yang cepat, mudah didapatkan, mudah dicerna dan tentunya tetap memastikan kualitas dari informasi. Gaya berkomunikasi yang digunakan haruslah disesuaikan dengan kecenderungan gaya dari audien. Dengan demikian publik tentunya akan yakin dan mau menjadikan sumber-sumber informasi dari Pemerintah sebagai bahan rujukan terpercaya.

Selain itu, insan humas khususnya humas pemerintah mempunyai kewajiban untuk mengamati dan mempelajari keinginan-keinginan, dan aspirasi yang terdapat dalam masyarakat, memberikan nasihat atau sumbang saran dalam menanggapi apa yang sebaiknya dapat dilakukan oleh lembaga pemerintah terhadap yang dikehendaki oleh masyarakat, dan kemampuan untuk mengusahakan terciptanya hubungan memuaskan antara publik dengan para pejabat pemerintahan, serta memberikan penerangan dan informasi tentang apa yang telah diupayakan oleh instansi pemerintahan.

Hal tersebut tentunya harus didukung dengan infrastruktur internet yang baik sehingga memberikan peluang akses yang sama ke seluruh masyarakat. Pemerintah Provinsi Bali telah mencanangkan program Bali Smart Island yang mengedepankan penggunaan teknologi informasi untuk membantu melakukan manajemen dan memberi dukungan berbagai sektor termasuk perekonomian.


“Untuk mendukung keberhasilan transformasi digital ini, Pemerintah Provinsi Bali telah memasang hotspot internet gratis sebanyak 1.828 titik, ditempatkan di desa adat, obyek wisata, puskesmas, SMA/SMK dan SLB, dan jumlah ini akan terus ditambah, di seluruh wilayah Bali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, parameter yang diukur dari penilaian Website tersebut adalah aspek tampilan, design, konten, teknologi dan interaktif dengan audiens. Untuk terbaik pertama website Pemerintah Provinsi diraih oleh Pemprov DKI Jakarta, dan terbaik kedua diraih oleh Pemprov Jawa Barat. Sedangkan untuk kategori K/L, BUMN, BUMD, dan PTN Kementerian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Terbaik I) Badan Pusat Statistik (Terbaik II) Institut Teknologi 10 Nopember (Terbaik III) dan Kategori Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kabupaten/Kota Pemerintah Kota Malang (Terbaik I) Pemerintah Kota Surabaya (Terbaik II) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul (Terbaik III). (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter

Published

on

By

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir memberikan keterangan pers terkait mutasi 146 Pati dan Pamen Polri.
Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P. memberikan keterangan pers, Jumat (31/7). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) tertanggal 31 Juli 2026, yakni ST/1584/VII/KEP./2026 sebanyak 119 personel dan ST/1585/VII/KEP./2026 sebanyak 27 personel.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta optimalisasi pelaksanaan tugas.

“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” ujar Irjen Pol. Johnny Edison Isir, Jumat (31/7).

Dari 146 personel yang dimutasi, sebanyak 105 personel mendapatkan promosi atau flat. Rinciannya, satu personel menduduki jabatan PJU Mabes Polri, yakni Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., yang diangkat sebagai Kadivhubinter Polri.

Selanjutnya, terdapat 4 personel yang mendapatkan promosi jabatan IB/Irjen Pol., 24 personel promosi jabatan IIA/Brigjen Pol, 48 personel promosi jabatan IIB/Kombes Pol, 1 personel promosi jabatan IIB/Kapolrestabes/Tro/Ta, 12 personel promosi jabatan IIIA1/AKBP, serta 11 personel promosi jabatan IIIA2/Kapolres.

Dalam mutasi kali ini, terdapat pula 4 personel Polisi Wanita (Polwan) yang mendapatkan promosi, yakni Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. sebagai Wadirbinmas Polda Sumsel, AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. sebagai Kapolres Padang Pariyaman Polda Sumbar, serta AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A. sebagai Kapolres Purworejo Polda Jateng.

Selain promosi dan flat, mutasi juga mencakup 6 personel selesai pendidikan, 1 personel berangkat pendidikan, 7 personel kukuh, serta 23 personel yang memasuki masa pensiun.

Kadivhumas menegaskan, setiap personel yang mendapat amanah dalam jabatan baru diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

“Kami berharap seluruh personel yang mendapatkan amanah dalam jabatan baru dapat segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Anak Nasional 2026 di Jembrana, Bupati Kembang Tegaskan Pentingnya Karakter dan Budaya di Era Teknologi

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
HADIRI HAN: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan hadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Jembrana.

Peringatan HAN tahun ini diisi dengan beragam rangkaian kegiatan positif dan inklusif. Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial, serta penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba video edukatif.

Selain itu, pada momen ini juga dilaksanakan pelantikan kepengurusan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Jembrana, sebagai wadah partisipasi anak dalam menyampaikan aspirasi dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh sekadar menjadi momentum seremonial belaka, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

“Peringatan ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak adalah harapan dan masa depan kita. Tugas kita bersama adalah membentuk mereka menjadi pribadi yang baik, berkarakter, memiliki cita-cita tinggi, serta berani mencoba hal-hal baru,” ujar Bupati Kembang.

Menghadapi pesatnya perkembangan zaman, Bupati Kembang juga menyoroti perubahan pola belajar anak di masa depan yang makin akrab dengan teknologi. Menurutnya, adaptasi teknologi harus tetap berjalan selaras dengan penguatan identitas budaya lokal.

“Hari ini anak-anak kita mungkin masih belajar menggunakan buku. Ke depan, mereka akan lebih banyak belajar melalui ponsel, teknologi, hingga Artificial Intelligence (AI). Namun, harapan saya, kemajuan teknologi ini tidak boleh membuat mereka lupa atau keluar dari akar budaya dan tradisi kita,” tambahnya.

Terakhir, Bupati Kembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik dan mengimbau para orang tua untuk senantiasa memberikan pendampingan terbaik bagi anak-anak mereka dalam mengarungi era digital. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Lintas OPD Jadi Kunci Buleleng Raih Swasti Saba Padapa 2027

Published

on

By

Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng dihadiri jajaran OPD.
RAKOR: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng, Kamis (23/7/2026) lalu. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat langkah menuju penghargaan Swasti Saba Padapa Tahun 2027 melalui Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng, Kamis (23/7/2026) lalu. Pertemuan tersebut menghadirkan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Provinsi Bali dan Buleleng sebagai upaya menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Dikonfirmasi, Jumat (31/7), Ketua Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Buleleng yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Buleleng, Arya Mataram menegaskan bahwa penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat sejatinya bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan membangun daerah yang mampu memberikan rasa nyaman, aman, dan sehat bagi masyarakat.

“Penilaian Kabupaten/Kota Sehat bukan sebuah ajang perlombaan. Ini adalah langkah bersama untuk mewujudkan Kabupaten Buleleng yang memberikan kenyamanan, keamanan, dan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Penghargaan hanyalah konsekuensi dari kerja bersama yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Mataram.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tidak dapat dibebankan kepada satu perangkat daerah saja. Program ini merupakan gerakan lintas sektor yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh OPD, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa penghargaan Swasti Saba diberikan setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. Oleh karena itu, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Buleleng untuk melakukan penguatan kelembagaan, melengkapi data dukung, serta meningkatkan capaian pada sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat sebagai bekal menghadapi penilaian tahun 2027.

“Waktu kita tidak panjang. Tahun ini adalah masa pembenahan. Seluruh OPD harus bergerak bersama karena setiap tatanan memiliki indikator yang saling berkaitan. Kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai Kabupaten Buleleng sehingga mampu meraih penghargaan Swasti Saba pada tahun 2027,” katanya.

Kabid Mataram juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam penilaian sebelumnya bukan hanya pada pelaksanaan program, tetapi juga kualitas bukti dukung, validasi data, serta koordinasi antar-OPD. Karena itu, ia mendorong seluruh perangkat daerah menjadikan Kabupaten/Kota Sehat sebagai bagian dari budaya kerja, bukan sekadar kegiatan yang dilakukan menjelang penilaian.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap capaian Kabupaten Buleleng pada penyelenggaraan KKS sebelumnya. Berdasarkan hasil verifikasi tingkat pusat tahun 2025, beberapa indikator masih memerlukan penguatan agar seluruh tatanan mampu memenuhi standar penilaian Swasti Saba.

Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali, Dewa Alit, mengajak seluruh anggota Tim Pembina, Forum KKS, dan perangkat daerah untuk menjaga semangat kolaborasi dalam mengejar target penghargaan Swasti Saba Padapa.

Menurut Dewa Alit, peluang Buleleng untuk meraih penghargaan tersebut sangat terbuka apabila seluruh pihak mampu bekerja lebih terintegrasi, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap indikator didukung data yang valid.

“Target untuk Buleleng sudah semakin dekat. Karena itu saya mengajak seluruh OPD, Forum KKS, kecamatan hingga desa untuk bergerak dalam satu irama. Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan atau Bappeda, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Dengan kolaborasi yang solid, saya optimistis Buleleng mampu mencapai penghargaan Swasti Saba Padapa pada tahun 2027,” ujar Dewa Alit.

Ia menambahkan, setiap perangkat daerah memiliki kontribusi strategis sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam memenuhi indikator sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat yaitu 1. Tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, 2. Tatanan permukiman dan fasilitas umum, 3. Tatanan satuan pendidikan, 4. Tatanan pasar, 5. Tatanan perkantoran dan perindustrian, 6. Tatatan pariwisata, 7. Tatanan transportasi dan dan tertib lalu lintas di jalan, 8. Tatanan perlindungan sosial, 9. Tatanan penanggulangan bencana. Selain itu penilaian utama KKS masyarakat memiliki jamban. ”Capaian Open Defecation Free atau stop buang air besar sembarangan baru mencapai 90% di tahun 2025, kalau di Swastisaba kita sudah kategori Padapa, namun ada indikator lainnya yang harus dipenuhi,” terangnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buleleng, Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Bali, Forum Kabupaten/Kota Sehat, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya mampu meningkatkan nilai penilaian, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang semakin bersih, aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Buleleng. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca