Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Minat Bertani, Kadis Pertanian Badung Serahkan 100 Bibit Cabai di Kuta Utara

BALIILU Tayang

:

de
SERAHKAN BIBIT: Kadis Pertanian Tanaman Pangan I Wayan Wijana, menyerahkan 100 Bibit tanaman cabai kepada masyarakat dan Kelompok Wanita Tani di Tibubeneng Kuta Utara Badung, Selasa (30/11). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka meningkatkan gairah masyarakat tanam cabai (Gaungkan Matanabe), Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana menyerahkan 100 bibit tanaman cabai kepada masyarakat dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Tibubeneng Kuta Utara Badung, Selasa (30/11) di Balai Subak Bantan, Banjar Kulibull Kawan Desa Tibubeneng, Kuta Utara Badung.

Turut hadir Kasi PMD pada Camat Kuta Utara Ayu Putu Ariani, Perbekel Tibubeneng I Made Kama Jaya, para koordinator PPL Tibubeneng, Ketua Pekaseh Batan Wayan Sura, PKK Banjar Kulibull Kawan Tibubeneng serta komunitas dan pemerhati lingkungan Tibubeneng.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bibit cabai kepada Ketua TP PKK Br. Kulibull Kawan Tibubeneng Lenny Kamajaya serta Kelompok Wanita Tani dan dilanjutkan peninjauan ke rumah warga yang sudah melakukan tanam cabai dan siap panen.

Kadis Pertanian Tanaman Pangan Badung  I Wayan Wijana dalam kesempatan tersebut mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk tetap memberi gairah kehidupan di sektor pertanian. Pihaknya mengajak peran masyarakat petani untuk menanam hasil pertanian seperti cabai yang merupakan komoditi yang menjanjikan bagi masyarakat petani di Badung. Kebutuhan akan cabai di masyarakat tentu menjadi peluang yang bagus untuk terus di kembangkan demi menghidupkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Badung.

“Pandemi Covid-19 telah membuka mata hati kita semua di Kabupaten Badung yang selama ini terlena dengan hingar-bingar pariwisata. Keadaan ini telah menyadarkan kita semua untuk menggali kekayaan alam yang kita miliki yang selama ini seakan ketersampingkan. Petani dan pertanian telah menjelma menjadi sosok yang seakan tidak goyah oleh keberadaan pandemi Covid-19 dan dapat menjelma menyelamatkan kehidupan masyarakat Badung. Geliat kecil ini bersama para ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Taninya (KWT) dengan mulai dilakukan dari pekarangan rumah masyarakat dan semoga tumbuh dan terus bergulir ke lingkungan sekitarnya,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Badung mencoba mengajak masyarakat untuk tidak terlena dan menunggu apa yang akan terjadi dengan pariwisata. Keberlangsungan hidup terus harus berjalan dan dijalani sementara pandemi Covid-19 ini terus muncul dengan varian-varian barunya bahkan di beberapa negara kembali melakukan lockdown.

“Kita tidak harus terpuruk, mari bersama-sama kita bangun gairah ini dengan melangkah melalui sektor pertanian, kita masih punya lahan sawah dan ladang yang masih subur dengan petaninya. Mengapa tidak ini kita garap dengan sungguh-sungguh. Esok hari jika kehidupan normal kembali pertanian ini juga bisa dijadikan objek untuk menggerakan pariwisata dengan farmer tourism misalnya. Kita ajak wisatawan yang datang ke Tibubeneng dan melihat secara langsung bagaimana petani dan ibu-Ibu PKK panen cabai dan hasil pertanian lainnya atau kita ajak mereka bercocok tanam dan memetik hasil pertanian seperti  memetik cabai yang kita tanam ini misalnya,” ajaknya seraya berharap langkah kecil ini bisa menjadi sesuatu yang besar nantinya setidak-tidaknya untuk kehidupan sehari-hari demi perekonomian keluarga para petani dan masyarakat setempat.

Sementara itu Gede Sudartha selaku Ketua Panitia Gerakan Tanam Cabe melaporkan, pihaknya sengaja memilih Desa Tibubeneng Kuta Utara sebagai pilot projek penanaman Cabe karena lokasi daerah ini menjadi lahan peralihan fungsi yang tadinya lahan persawahan dan kini telah menjadi villa dan sejenisnya. Terkait dengan pembiayaannya bersumber dari CSR Bank BPD Cabang Mangupura dan swadaya dari anggota KWT dan masyarakat Banjar Kulibull Kawan Tibubeneng Kuta Utara Badung. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Tegaskan Dukungan untuk Generasi Muda di HUT Ke-56 STT Tri Amerta

Published

on

By

alit sucipta
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri perayaan HUT. Ke-56 STT. Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Sekaa Teruna Teruni (STT) Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengawal kreativitas pemuda di tingkat desa.

Acara turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, tokoh masyarakat I Wayan Muntra, serta warga setempat.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung Wabup Bagus Alit Sucipta. Dukungan dana juga mengalir dari Putu Yunita Oktarini (Rp 20 juta), I Komang Merta Jiwa (Rp 5 juta), I Wayan Sudirta (Rp 5 juta), serta I Wayan Muntra (Rp 5 juta) dan diterima langsung oleh Ketua STT yang baru, I Nyoman Sudarmayasa.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata pemerintah daerah mendukung kegiatan kepemudaan. Ia berharap STT Tri Amerta semakin solid dan jaya.

“Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memberikan dukungan nyata seperti peningkatan dana ogoh-ogoh dari Rp 20 juta menjadi Rp 40 juta, serta dana HUT STT dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Ini merupakan bentuk motivasi agar generasi muda terus melestarikan seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berpesan agar seluruh anggota STT Tri Amerta terus menjaga kebersamaan dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT, I Made Adi Jonatan, melaporkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Sahitya Ananta”. Tema ini bermakna upaya meningkatkan solidaritas untuk bergerak menuju kemajuan serta mempererat keharmonisan antar- anggota.

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan merupakan hasil kerja sama terstruktur seluruh pemuda-pemudi STT Tri Amerta, yang terbagi dalam berbagai seksi mulai dari acara hingga upakara. Momentum ini sekaligus menjadi bukti semangat generasi muda dalam menjaga tradisi dan memperkuat peran STT sebagai generasi penerus. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka GEMARAYA Season 3, Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Duta Genre Badung 2026

Published

on

By

GEMARAYA
HADIRI GEMARAYA: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri puncak acara GEMARAYA Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026 di Gedung Kertha Gosana, Puspem Badung Minggu (26/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Semarak kreativitas dan semangat kebersamaan mewarnai puncak acara Gema Apresiasi Remaja Berkarya (GEMARAYA) Kabupaten Badung Season 3 Tahun 2026. Perhelatan yang digelar pada Minggu (26/4) di Gedung Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung ini menjadi panggung utama Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Badung.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Badung sekaligus Ayah Genre Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Bunda Genre Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Pembukaan simbolis dilakukan melalui prosesi Penancapan Maha Bali Sakti yang melambangkan kekuatan serta persatuan generasi muda.

Mengusung tema “Harmony of Youth” kegiatan ini menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan benih bagi tumbuhnya kebersamaan. Melalui semangat ini, generasi muda Badung diharapkan mampu saling menghargai dan berkolaborasi dalam menciptakan karya positif yang membanggakan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas remaja, Ayah Genre I Wayan Adi Arnawa dan Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana apresiasi sebesar Rp 30 juta kepada pengurus Forum Genre Badung.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi GEMARAYA sebagai wadah inovatif yang menggabungkan dua program besar yakni Genre Badung Award untuk apresiasi bakat, serta Pemilihan Duta Genre sebagai ajang regenerasi pemimpin muda.

“GEMARAYA bukan sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata bahwa remaja Badung memiliki potensi besar untuk berkarya dan berprestasi. Pemilihan Duta Genre adalah bagian yang sangat penting, karena mereka nantinya akan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman sebaya,” ujarnya.

Ia berharap program ini terus konsisten dalam menampung aspirasi dan kreativitas anak muda di seluruh wilayah Kabupaten Badung.

Sementara Bunda Genre Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi partisipasi aktif anggota Genre dalam berbagai agenda daerah, termasuk peringatan Pesona Ibu Badung 2025 dan Hari Kartini Badung 2026. Ia juga memaparkan rencana strategis yang akan melibatkan peran aktif remaja ke depan.

“Ke depannya, anak-anak Genre akan kita libatkan dalam kegiatan sosialisasi penanganan masalah sampah yang akan digelar ke sekolah-sekolah di Kabupaten Badung. Pendekatan melalui teman sebaya dinilai sangat efektif karena lebih mudah diterima dan pesan yang disampaikan dapat terserap dengan lebih cepat serta maksimal,” ungkapnya.

Bunda Genre berharap program lingkungan ini dapat segera diimplementasikan guna memberikan dampak positif bagi kesadaran ekologis di kalangan pelajar. “Semoga anak-anak Genre selalu sukses dalam segala hal, tetap semangat, kompak, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi lainnya,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Bali, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Badung, jajaran pengurus Forum Genre Bali dan Badung, dewan juri, serta para finalis Duta Genre Kabupaten Badung 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Koster Ajak KADIN Perkuat Dukungan Pembangunan Infrastruktur Bali

Published

on

By

gubernur koster
HADIRI PENGUKUHAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bali di Art Centre Denpasar, Sabtu (25/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah kendaraan di Bali tidak sebanding dengan pertumbuhan infrastruktur yang mendukungnya. Hal ini menjadi faktor utama terjadinya kemacetan di beberapa wilayah di Bali.

“Fiskal Bali tidak mampu untuk menyelesaikan masalah ini. Seharusnya hal ini bisa ditutup dari pusat mengingat kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata di Indonesia sangat besar,” ungkap Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bali di Art Centre Denpasar, Sabtu (25/4).

Ia mendorong Pemerintah Pusat untuk memberikan perhatian khusus terhadap Bali khususnya dalam hal pengembangan infrastruktur. Menurutnya hal tersebut sangat krusial terhadap citra Indonesia di mata dunia internasional.

“Jadi kalau dihitung jumlah kunjungan wisatawan asing yang datang ke Bali 7,05 juta dikalikan dengan rata-rata belanja per sekali kunjungan sebesar 1.522 dollar jumlah uang yang berputar di Bali mencapai 176 T rupiah,” katanya. Angka tersebut mencakup 55% dari devisa yang dihasilkan Indonesia dari sektor pariwisata.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa perkembangan pariwisata ini tidak hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian Bali namun juga menghadirkan berbagai tantangan seperti kemacetan dan sampah.

“Seluruh wilayah Bali merupakan objek pariwisata. Hanya saja karena konektivitasnya kurang bagus. Sehingga ke Jembrana, ke Buleleng dan Karangasem sulit dan lama. Hal tersebut menjadi faktor utama ketidakseimbangan pembangunan antar-wilayah di Bali.,” ungkapnya.

Beberapa upaya juga telah ia lakukan terkait pengembangan infrastruktur di Bali salah satunya adalah dengan melakukan audiensi kepada Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur untuk dapat membantu pembangunan infrastruktur darat di Bali.

Sementara itu, Wayan Koster juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum KADIN Indonesia. Ia berharap KADIN Indonesia dapat membantu mendorong perekonomian Bali khususnya dalam hal membantu menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Bali kepada Pemerintah Pusat.

KADIN Siap Bantu Pertumbuhan Ekonomi Bali

Di sisi lain, Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie menyampaikan bahwa KADIN bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali akan membuat Strategic Paper untuk membantu peningkatan pertumbuhan perekonomian di Bali.

“Mungkin nantinya Kadin Indonesia bersama dengan Provinsi Bali bisa menghitung berapa yang dibutuhkan untuk infrastruktur. Dimana saja, sehingga kita bisa membantu sedikit banyak untuk menyampaikan ke Pemerintah Pusat bahwa return ininvestmentnya bagus, paybacknya bisa dihitung tidak terlalu lama dan efeknya kepada ekonomi juga besar,” jelas Anindya.

Diketahui Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bali mengukuhkan dan melantik dewan kehormatan, dewan penasehat, dewan pertimbangan dan dewan pengurus masa Bakti 2025-2030 pada Sabtu (25/4/2026). Sedangkan Ketua Umum KADIN Bali kembali dijabat oleh I Made Ariandi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca