Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FP Unud Lepas 26 Calon Wisudawan Periode Ke-110

BALIILU Tayang

:

de
PELEPASAN: Pelepasan Calon Wisudawan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (FP Unud) periode ke-110 dilaksanakan pada Rabu, 8 Desember 2021, di Ruang Aula Gedung HL Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bukit Jimbaran, Badung. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Acara Pelepasan Calon Wisudawan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (FP Unud) periode ke-110 dilaksanakan pada Rabu, 8 Desember 2021, di Ruang Aula Gedung HL Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bukit Jimbaran, Badung. Pelepasan Calon Wisudawan kali ini dilaksanakan secara  hybrid (kombinasi tatap muka langsung dan online). Lokasi kegiatan dipusatkan pada lokasi titik utama di Ruang Aula Gedung HL Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bukit Jimbaran, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan secara online melalui rumah kediaman masing-masing.

Beberapa agenda acara yang dilaksanakan dimulai dari pembukaan oleh Ketua Senat Fakultas Pariwisata Universitas Udayana melalui Sidang Senat Terbuka, laporan Plt. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, pemberian penghargaan kepada lulusan tercepat, sambutan wakil peserta pelepasan calon wisudawan, sambutan dekan, dan penutupan Sidang Senat Terbuka Fakultas Pariwisata Universitas Udayana.

Acara ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Senat, para Koordinator Program Studi di lingkungan Fakultas Pariwisata, dan utamanya para peserta pelepasan calon wisudawan. Kegiatan  diawali dengan tari pembukaan “Sekar Jagat”. Kemudian, dilanjutkan dengan pembukaan sidang Senat Terbuka Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, dibuka oleh Ketua Senat, Drs. I Nyoman Jamin Ariana, M.Par.

Pada kegiatan ini, Plt. Dekan I Bidang Akademik dan Perencanaan, Dr. I Nyoman Sukma Arida, S.Si., M.Si. melaporkan, jumlah peserta pelepasan kali ini berjumlah 26 orang dengan rincian, Program Studi Doktor (S3) Pariwisata: 2 orang (8%), Program Studi Magister (S2) Pariwisata: 2 orang (8), Program Studi Pariwisata Program Sarjana: 6 orang (23), Program Studi Sarjana Industri Perjalanan Wisata: 4 orang (15%), dan Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan: 12 orang (46%). Dengan demikian, jumlah lulusan Alumni Fakultas Pariwisata Universitas Udayana sampai saat ini tercatat berjumlah 2.397 orang.

Di samping itu, ia menyampaikan para calon wisudawan yang dilepas telah merampungkan tugas belajar sebagai mahasiswa di Fakultas Pariwisata. Periode ini merupakan periode terakhir, bagi kepemimpinan sekarang dan tiga bulan lagi akan ada pimpinan baru. “Doa kita, semoga ke depan Fakultas Pariwisata bertambah jaya.  Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para panitia atas kerja kerasnya selama ini, sehingga acara ini dapat berjalan lancer,” papar Sukma Arida. 

Pemberian penghargaan kepada lulusan tercepat dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan Sangat Memuaskan diraih oleh Siti Fatimatus Zahro, S.Par. NIM: 1711511055 (Program Studi Pariwisata Program Sarjana) dengan IPK 3,78, dan sekaligus memberikan kesan dan pesan sebagai lulusan tercepat.

“Pada saat pertama kali sebagai mahasiswa baru dan pada hari ini  bukti lika-liku proses pendidikan dan pengalaman kita telah berjalan luar biasa dan kita kembali bertemu dalam acara pelepasan. Tidak ada hasil tanpa proses, dan kita mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran dekanat yang telah membimbing kami untuk memperoleh ilmu pengetahuan, sehingga dapat menghantarkan kami bisa menyelesaikan studi. Ini bukan akhir dari perjuangan malainkan awal dari sebuah perjuangan ke depan untuk meniti karier,” ucapnya.

Selanjutnya, di ujung acara, Dekan Fakultas Pariwisata Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si. dalam sambutannya menyatakan,Tim Dekanat kali ini merupakan kali terakhir melepas para calon wisudawan. Pelepasan periode berikutnya dilepas oleh dekan baru. “Kami ucapkan terima kasih kepada dosen dan pegawai atas kerja samanya selama menjalankan tugas di Fakultas Pariwisata. Akhir tahun di bulan ini Fakultas Pariwisata telah dikunjungi dari 6 (enam) instansi dari luar Bali. Para lulusan S1 Pariwisata menjadi kebanggaan karena Sarjana Pariwisata sangat berpeluang dibutuhkan bahkan direkrut oleh pemerintah provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia. Di samping itu, para lulusan S1 diharapkan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi S2. Yang paling penting, lulusan pariwisata dapat menunjukkan kompetensi dimanapun berada dapat berkiprah di semua lini dan mampu membanggakan almamater Fakultas Pariwisata Universitas Udayana,” kata Dekan Sunarta. (gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca