Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sambut Nataru, PLN Bali Siap Jaga Keamanan Pasokan Daya Listrik

BALIILU Tayang

:

eka
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Wayan Udayana (kanan) dan Manajer Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya (kiri) (Foto : eka)

Denpasar, baliilu.com – Jelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) PLN UID Bali menyatakan siap menjaga keamanan pasokan daya listrik. Hal tersebut disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Wayan Udayana yang didampingi Manajer Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya pada temu media, di bilangan Sanur, Rabu (22/12).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID)  Bali, Wayan Udayana menyampaikan, PLN sudah siaga untuk menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Persiapan tersebut dipastikan dari segala lini, salah satunya adalah kondisi neraca daya yang aman. “Saat ini daya mampu sub-sistem Bali termasuk kemampuan kabel laut 1.322 Megawatt, dimana puncak tertinggi yang pernah kita capai di tahun ini 754,6 Megawatt, jadi masih ada cadangan sekitar 567 Megawatt atau sekitar 42 persen,” ungkap Udayana sembari mengatakan kesiagaan jelang Nataru dilaksanakan mulai 18 Desember 2021 sampai 8 Januari 2022.

Lebih lanjut Udayana mengatakan, dalam siaga Nataru dilakukan pengamanan pada instalasi milik PLN. “Yang utama adalah kita pastikan keamanan jaringan PLN, contoh jika ada jaringan dekat dengan pohon, jika ada jaringan hotspot atau kerawanan-kerawanan lain segera kita atasi,” terangnya.

Dipastikan juga, imbuh Udayana,  selama siaga Nataru pemeliharaan yang sifatnya terencana dan membutuhkan pemadaman listrik dihindari, terkecuali jika ada pemeliharaan yang emergency atau darurat yang membahayakan orang atau lingkungan. Begitu juga dengan SOP pengamanan sudah dilakukan baik dari segi personil maupun peralatan.

Dikatakannya juga selain melakukan pengamanan di venue, yakni 94 gereja yang tersebar di seluruh Bali PLN juga mengamankan 14 tempat wisata utama, 1 bandara, 3 pelabuhan, 12 rumah sakit rujukan Covid-19, serta pabrik oksigen.

“Ada 94 gereja yang tersebar di seluruh Bali yakni, 40 di area Bali Selatan, 23 di Bali Timur, dan 31 di Bali Utara. Untuk menjaga keamanan pasokan listrik di lokasi venue atau daerah rawan lainnya kita siagakan personil yang berjaga di lokasi maupun mobiling dalam artian dimanapun ada gangguan suplai listrik, kami selalu siaga tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” bebernya.   

Udayana menegaskan, secara umum PLN Bali siap menjaga keandalan suplai listrik selama Natal dan Tahun Baru serta ingin menunjukkan apapun event-nya, bisa melakukan pelayanan yang terbaik, sehingga bisa menjadi etalase PLN di bidang pelayanan.

“Karena banyak tamu VVIP yang beraktivitas di Bali. Jadi layanan PLN Bali kita harapkan menjadi layanan yang terbaik di Indonesia, yang tidak hanya didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, tetapi juga sikap perilaku yang bagus,” pungkas Udayana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wabup Gede Supriatna Dorong Digitalisasi Bansos Tepat Sasaran dan Transparan

Published

on

By

bansos buleleng
PROGRAM PILOTTING: Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna pimpin pelaksanaan program pilotting digitalisasi bantuan sosial (bansos) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan public yang dilaksanakan secara hybrid di Ruang BBC, Kamis (30/4). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mengimplementasikan program pilotting digitalisasi bantuan sosial (bansos) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang BBC, Kamis (30/4).

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan digitalisasi bansos menjadi langkah strategis dalam mendorong penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Pihaknya juga mengapresiasi pelaksanaan pilotting sebagai bagian dari upaya pembenahan sistem perlindungan sosial.

Menurutnya, penyaluran bansos selama ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan validasi data hingga potensi ketidaktepatan sasaran. Melalui sistem digital, pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Digitalisasi ini menjadi kunci untuk memperbaiki sistem penyaluran bansos agar lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Wabup Supriatna menekankan keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi dan komitmen seluruh pihak, khususnya agen perlindungan sosial sebagai ujung tombak di lapangan.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran. Semua harus berbasis data yang valid dan terintegrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan yang juga selaku Sekretaris Tim Pelaksana Pilotting Putu Ariadi Pribadi, menjelaskan bahwa sasaran digitalisasi bansos mencakup keluarga pada desil 1 hingga 5. Namun, keluarga miskin yang secara faktual berada pada desil 6 hingga 10 tetap diprioritaskan untuk didaftarkan.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan rincian desil 1 dan 2 merupakan kelompok sangat miskin yang menjadi prioritas utama bansos reguler. Desil 3 (hampir miskin) diprioritaskan untuk program seperti PKH dan BPNT. Sementara desil 4 (rentan miskin) dan desil 5 (pas-pasan) masih berpeluang menerima bantuan dalam kondisi tertentu. Adapun desil 6 hingga 10 umumnya tidak menjadi prioritas.

Strategi pendaftaran dilakukan melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang difasilitasi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di tingkat desa dan kelurahan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Polsek Kutsel Jalani Tes Urine Mendadak

Published

on

By

polsek kutsel
PEMERIKSAAN URINE: Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K., S.H., M.H. bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bali melaksanakan saat pemeriksaan urine terhadap seluruh personel Polsek Kuta Selatan, Kamis (30/4/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Dalam upaya menjaga disiplin serta memastikan personel bebas dari penyalahgunaan narkoba, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, S.I.K., S.H., M.H. bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bali melaksanakan pemeriksaan urine terhadap seluruh personel Polsek Kuta Selatan, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita di Aula Polsek Kuta Selatan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini dihadiri Kabid Propam Polda Bali beserta jajaran, Tim Biddokkes Polda Bali, Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., Wakapolsek, para Kanit, Panit, serta seluruh personel Polsek Kuta Selatan.

Setibanya di Mako Polsek Kuta Selatan, rombongan Kabid Propam Polda Bali disambut oleh Wakapolsek Kuta Selatan bersama para Kanit. Selanjutnya, pada pukul 10.15 Wita, tim Biddokkes langsung melaksanakan pemeriksaan urine kepada seluruh personel sebagai bentuk pengawasan internal dan penegakan disiplin di lingkungan Polri.

Pemeriksaan berlangsung tertib dan lancar, dan pada pukul 10.50 Wita seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilaksanakan. Rombongan Kabid Propam Polda Bali bersama tim Biddokkes kemudian meninggalkan lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel Polsek Kuta Selatan dinyatakan negatif atau nihil dari penyalahgunaan narkoba. Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan integritas dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sambut Satu Abad Pariwisata Bali, Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026, Targetkan 10 Ribu Peserta

Published

on

By

Jatiluwih Fun Run
PERSIAPAN JATILUWIH FUN RUN: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama usai memimpin rapat persiapan "Jatiluwih Fun Run 2026” yang merupakan kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar, Rabu (29/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin rapat persiapan “Jatiluwih Fun Run 2026” yang merupakan kolaborasi antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar, Rabu (29/4).

Agenda ini menjadi langkah awal menyongsong peringatan 100 tahun pariwisata Bali pada 2027, sekaligus memperkuat promosi destinasi unggulan Bali melalui perpaduan olahraga, budaya, dan pariwisata berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa Jatiluwih Fun Run yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 harus dirancang sebagai magnet bagi wisatawan dan pelari dari luar Bali, bukan sekadar event lokal. Ia menilai potensi peserta sangat besar dan bisa melampaui target awal.

“Jatiluwih running harus fokus menarik wisatawan atau pelari dari luar Bali. Ini harus didorong. Saya kira pesertanya bisa lebih banyak, 10 ribu masih memungkinkan. Karena ini digagas pelaku pariwisata, maka kolaborasi dengan travel agent harus diperkuat untuk menarik lebih banyak orang datang ke Bali,” tegas Koster.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola acara yang profesional, terutama menyangkut kesiapan teknis di lapangan, agar event berskala internasional tersebut berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta.

Dukungan penuh juga datang dari Bank Indonesia Provinsi Bali. Kepala Perwakilan BI Bali Erwin Soeriadimadja menyatakan pihaknya siap segera berkoordinasi dengan panitia guna mendukung penyelenggaraan event yang dinilai memiliki nilai tambah kuat karena menggabungkan olahraga, budaya, pertanian, dan kepedulian lingkungan.

Pembatasan Plastik dan Medali dari Bahan Daur Ulang

Menurutnya, Jatiluwih sebagai kawasan sawah warisan budaya dunia menawarkan pengalaman berbeda bagi peserta, sekaligus sejalan dengan penguatan citra Bali sebagai destinasi hijau. BI juga mendorong penerapan kebijakan ramah lingkungan seperti pembatasan plastik sekali pakai serta penggunaan medali berbahan daur ulang, termasuk limbah uang kertas, sebagai simbol inovasi waste management Bali.

“Perpaduan budaya, olahraga, dan pertanian di Jatiluwih akan menjadi experience yang unik. Aspek lingkungan harus dikedepankan, termasuk pembatasan plastik dan medali dari bahan daur ulang agar Bali benar-benar menonjolkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ASITA Bali I Putu Winastra menjelaskan Jatiluwih Fun Run 2026 merupakan bagian dari rangkaian besar menuju satu abad pariwisata Bali pada 2027. Mengusung tema The Journey Begins from Jatiluwih, event ini dirancang sebagai titik awal promosi destinasi wisata unggulan (DTW) di seluruh kabupaten/kota Bali melalui konsep sport tourism.

Jatiluwih dipilih karena reputasinya sebagai destinasi kelas dunia dan situs warisan budaya UNESCO yang dinilai aman, nyaman, serta memiliki lanskap persawahan ikonik. Event ini akan menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5K dan 10K, dengan konsep fun run and race yang terbuka bagi pelari profesional maupun masyarakat umum.

“Running kini menjadi gaya hidup global. Melalui Bali Tourism Run, kami ingin memperkenalkan destinasi unggulan di setiap kabupaten, dimulai dari Jatiluwih. Ini bukan hanya event olahraga, tetapi juga promosi pariwisata berkelas internasional yang berkelanjutan,” kata Winastra.

Penyelenggara menargetkan sedikitnya 2.000 peserta pada pelaksanaan ajang yang dihelat kedua kalinya ini, dengan optimisme jumlah itu dapat terus bertambah seiring dukungan pemerintah dan industri pariwisata. Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada Mei 2026.

Selain menonjolkan panorama jalur persawahan Jatiluwih, acara ini juga dirancang mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pengurangan sampah plastik serta optimalisasi pelibatan UMKM lokal.

Dengan sinergi pemerintah, industri pariwisata, dan lembaga keuangan, Jatiluwih Fun Run 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan strategis Bali yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi sport tourism dunia menjelang perayaan Satu Abad Pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca