Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Ajak TP PKK Kabupaten/Kota Bergerak dan Bersinergi Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

BALIILU Tayang

:

de
NARASUMBER: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster (kiri) dan Ketua TP PKK Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta saat menjadi narasumber dalam acara Bahtera di Studio TVRI Denpasar, Rabu (26/1) malam. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster terus mendorong dan mengajak TP PKK kabupaten/kota se-Bali untuk bergerak dan memperkuat sinergitas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Bahtera di Studio TVRI Denpasar, Rabu (26/1) malam.

Lebih jauh dalam arahannya, wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menyampaikan bahwa memasuki Tahun 2022, TP PKK Provinsi Bali telah menyusun sejumlah program kerja yang dalam pelaksanaannya akan digerakkan secara sinergi oleh TP PKK Provinsi dengan TP PKK dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan, desa hingga ke dasa wisma.

“Di tahun 2022 ini, program PKK difokuskan pada dua hal, yaitu sosialisasi baik itu terkait program kerja maupun kebijakan pemerintah serta aksi sosial dengan langsung turun ke tengah masyarakat yang salah satunya aksi sosial Pasar Rakyat yang mendapat antusias luar biasa di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Pendamping orang nomor satu di Bali ini menambahkan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir maka program kerja PKK di tahun 2022 disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan dari masyarakat. Program sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui media cetak maupun elektronik tetapi juga melalui webinar yang dilaksanakan secara online dengan mengangkat topik kesehatan seperti pencegahan stunting, gizi buruk pada balita dan ibu hamil. Tidak hanya itu, sosialisasi juga akan diisi dengan topik atau materi yang nantinya akan disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Semua program yang kami susun tentu saja akan dilaksakan dengan sinergitas dengan TP PKK kabupaten kota se-Bali, PKK harus terus bergerak, mengajak masyarakat berperan aktif sehingga akan terwujud keluarga yang sehat, cerdas dan berdaya,” tuturnya.

Baca Juga  Ultah Ke-47 IWAPI, Ny. Putri Koster Ajak Anggota IWAPI Saling Dukung Bantu Pemerintah Gerakkan Perekonomian

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta dimana pihaknya selalu melakukan sinergi dengan TP PKK Provinsi Bali dan juga kabupaten/ kota dalam rangka mengimplementasikan program kerja. Sesuai dengan arahan dari TP PKK Provinsi Bali, pihaknya juga terus bergerak turun ke kecamatan, desa hingga dasa wisma melakukan sosialisasi baik itu tentang kesehatan, lingkungan dan upaya peningkatan kesejahteran keluarga (UP2K) mengingat Kabupaten Bangli memilki banyak IKM yang bergerak pada kerajinan khususnya kerajinan bambu.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari TP PKK Provinsi Bali dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangli, kedepannya sinergitas kami harapkan semakin kuat, bersama-sama  kita menggerakkan masyarakat mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera,” tuturnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Alami Mati Mesin, 4 Penumpang Jukung Berhasil Diselamatkan

Published

on

By

Evakuasi Jukung Mati Mesin di Perairan Benoa
Jukung mati mesin dengan empat penumpang ditarik hingga di pesisir pantai. (Fot: Hms SAR)

Denpasar, baliilu.com – Empat orang terombang ambing di Perairan Benoa saat jukung yang mereka naiki mengalami mati mesin, Senin (14/9/2026) sore. Khawatir jukung terbawa arus dan semakin menjauh, sehingga mereka meminta bantuan untuk dievakuasi.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menggerakkan RIB 02 Denpasar dengan 3 personel untuk menuju posisi jukung. “Laporannya kami terima pada pukul 15.50 Wita dari salah seorang korban atas nama Aca, bahwa jukung yang mereka sewa alami mati mesin akibat kehabisan BBM dan berada di tengah laut,” terang Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Identitas 3 korban lainnya atas nama Zwa (30), Ketut (28) dan Dedek (35).

Pada pukul 16.10 Wita tim SAR bergerak dari Pelabuhan Benoa. Selanjutnya berselang 25 menit mereka sudah berhasil menemukan posisi jukung. “Mempertimbangkan dari ukuran jukung yang kecil dan jarak yang tidak terlalu jauh, kami putuskan untuk menarik jukung hingga menuju ke Dermaga Pasir Pelabuhan Benoa,” imbuhnya.

Sekitar pukul 17.30 Wita seluruh korban telah terevakuasi dalam keadaan sehat dan akhirnya sampai di dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ibu Putri Koster Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal di Lomba Cipta Menu Jembrana 2025
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Perairan Manta Point

Published

on

By

Pencarian Hari Ketiga Korban Speed Boat Manta Point
Tim SAR saat melakukan pencarian hari ketiga korban kasus speed boat mati mesin di Perairan Manta Point. (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Operasi SAR, yang merupakan kapten dan ABK speed boat mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida memasuki hari ketiga, Senin (14/9/2026). Sama seperti kemarin, tim SAR gabungan menggerakkan KN SAR Arjuna 229 dan heli Finns SGi Air Bali.

Pada pukul 08.00 Wita, KN SAR Arjuna lepas sandar dari Pelabuhan Benoa menuju lokasi pencarian dengan luasan 45,2 NM2 dan melibatkan 25 personel. Empat jam lamanya kapal mengitari perairan perkiraan korban berada, namun hasilnya masih nihil. Pengerahan helikopter Finns SGI Air Bali pada pukul 15.00 Wita sampai kurang lebih satu setengah jam lamanya belum juga menemukan titik terang.

“Kami sudah ploting area pencarian dengan perhitungan arah dan kecepatan angin serta arus, sesuai dengan perhitungan, namun pencarian dengan kedua Alut yang bergerak belum memberikan hasil,” terang I Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR. Ia juga mengungkapkan ada belasan perahu dari kelompok nelayan yang juga turut serta melakukan pencarian. Upaya koordinasi dengan VTS Benoa telah dilakukan pada pagi hari dan sore hari ini.

Identitas korban yang masih dalam pencarian yakni I Nyoman Budiana (kapten), Keristino Sahreza Avendi Da (ABK), Niko Demios Landena (ABK). “Laporan awal kami terima menyebutkan ada 1 orang yang masih berada dalam speed boat yang alami mati mesin pada hari Sabtu, 12 September 2026, dan dihari berikutnya pihak keluarga baru mengkonfirmasi ada 3 orang berada di sana,” ujar Juni Antara.

Laporan dari tim SAR di lapangan bahwa kondisi angin dan gelombang sempat menjadi kendala, dimana kecepatan angin berkisar 12 kt dan ketinggian gelombang laut mencapai 2 hingga 4 meter. Rencananya operasi SAR kembali dilanjutkan besok pagi.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Terima Kunjungan Bupati Beserta Ketua Dekranasda Bulukumba Sulsel di Pameran IKM Bali Bangkit

Upaya pencarian hari ini melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, FINNS SGi Air Bali, Polairud Polda Bali, Lanal Denpasar dan kelompok nelayan serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Keempat Pencarian, Nelayan Jembrana Ditemukan di Banyuwangi

Published

on

By

Evakuasi Nelayan Jembrana yang Ditemukan di Banyuwangi
Tim SAR evakuasi korban yang mengalami kecelakaan di Perairan Pulukan Jembrana. (Foto: Hms SAR)

Jembrana, baliilu.com – Pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Cupel, Kabupaten Jembrana, Bali, yang mengalami kecelakaan di Perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, akhirnya membuahkan hasil pada hari keempat, Minggu (13/9/2026).

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah sampannya pecah akibat menabrak kayu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan muara Pantai Banyuwangi oleh nelayan setempat.

Meskipun pencarian hari keempat dihadang gelombang tinggi, penyisiran tetap dilanjutkan sejak pagi. Pencarian dipusatkan dari wilayah Pantai Pengambengan. Sejumlah Alut dikerahkan untuk menyisir perairan, diantaranya RIB 01 Gilimanuk, RIB 02 Banyuwangi dan 2 perahu milik keluarga korban juga ikut menyisir ke arah Banyuwangi.

Hingga akhirnya sekitar pukul 15.50 WITA, korban ditemukan oleh nelayan di muara Pantai Banyuwangi. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, membenarkan penemuan tersebut. “Hari ini pencarian hari keempat terhadap nelayan yang berasal dari Cupel. Pelaksanaannya sudah kami laksanakan bersama Tim SAR Gabungan. Sampai saat ini memang korban sudah ditemukan dan nelayan membawa ke Pantai Pengambengan,” ujarnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan Banyuwangi dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenasah tersebut dikuburkan karena tidak terdapat identitasnya. Tim SAR gabungan yang menerima informasi adanya penemuan jenasah dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Pihak keluarga telah mengkonfirmasi bahwa jenasah tersebut benar adalah I Gusti Putu Sugiarta (38 tahun), kemudian dibawa menggunakan perahu milik keluarga menuju Pantai Pengambengan.

Sekitar pukul 17.00 WITA, perahu yang membawa korban tiba di Pantai Pengambengan. Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. “Selanjutnya Tim SAR bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Negara menggunakan ambulans dari Polres Jembrana,” jelas Dewa Hendri Gunawan.

Baca Juga  Ultah Ke-47 IWAPI, Ny. Putri Koster Ajak Anggota IWAPI Saling Dukung Bantu Pemerintah Gerakkan Perekonomian

Selama berlangsungnya operasi turut melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI AL Pos Pengambengan, Polair Polres Jembrana, Polres Jembrana, serta nelayan dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca