Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perayaan Rahina Tumpek Landep, Pemprov Bali Gelar Bali DigiFest 2022

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers terkait pergelaran Bali Digital Festival tahun 2022, Selasa (Anggara Keliwon, Dukut), 15 Maret 2022 di Gedung Jayasabha, Denpasar. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka mewujudkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, Pemerintah Provinsi Bali sedang melakukan upaya menyeimbangkan struktur dan fundamental Perekonomian Bali, yang selama ini didominasi satu sektor yaitu pariwisata, sehingga sangat rentan terhadap faktor eksternal seperti pandemi Covid-19 yang  menyebabkan pada tahun 2020 perekonomian Bali mengalami kontraksi sangat dalam sebesar -9,31% (posisi terpuruk di Indonesia).

Demikian dikatakan Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers terkait pergelaran Bali Digital Festival tahun 2022, Selasa (Anggara Keliwon, Dukut), 15 Maret 2022 di Gedung Jayasabha, Denpasar.

Gubernur Koster lanjut memaparkan, dalam upaya menyeimbangkan struktur dan fundamental Perekonomian Bali dilakukan dengan transformasi ekonomi melalui Ekonomi Kerthi Bali, yaitu: Ekonomi yang harmonis terhadap alam, hijau/ramah lingkungan, menjaga kearifan lokal, berbasis sumber daya lokal, berkualitas, bernilai tambah, berdaya saing, tangguh, dan berkelanjutan.

Berdasarkan rumusan tersebut, transformasi Ekonomi Bali meliputi 6 (enam) pilar sektor unggulan, yaitu: 1) Sektor Pertanian dengan Sistem Pertanian Organik; 2) Sektor Kelautan dan Perikanan; 3) Sektor Industri Manufaktur dan Industri Berbasis Budaya Branding Bali; 4) Sektor IKM, UMKM, dan Koperasi; 5) Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital; dan 6) Sektor Pariwisata Berbasis Budaya Berorientasi Kualitas.

‘’Sektor digital tidak lagi hanya ditempatkan sebagai pendukung, namun kini sudah  menjadi bagian dari Pembangunan Bali itu sendiri. Ekonomi digital kini masuk menjadi salah satu sektor dalam pembangunan Ekonomi Kerthi Bali. Pemerintah Provinsi Bali sangat menyadari bahwa potensi ekonomi digital Bali sangat tinggi,  yang saat ini belum atau mungkin hanya baru sedikit yang bisa dinikmati Bali. Inilah yang menjadi salah satu tantangan serius dalam penyelenggaraan Pembangunan Bali saat ini,’’ ujar Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini.

Baca Juga  PPKM di Bali, Satgas Provinsi Bali Gencarkan Penertiban Prokes

Tidak hanya dalam bidang ekonomi, beber Gubernur, transformasi Digital Kerthi Bali telah berkembang dan masuk hampir ke seluruh sektor pembangunan Bali. Menjangkau struktur pemerintahan provinsi, kabupaten/kota, sampai ke desa dan desa adat. Menjangkau seluruh sektor prioritas dan sektor pendukung pembangunan Bali. Menjangkau sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan terkait, serta tidak hanya menjangkau sektor hilir, namun juga menjangkau proses di sektor hulu dan tengah. ‘’Ini harus dipandang bahwa konsep transformasi digital Pemerintah Provinsi Bali dalam pembangunan Bali bersifat utuh dan menyeluruh. Teknologi digital ditempatkan tidak hanya sebagai supporting atau pendukung, namun juga sebagai enabler (memberikan solusi- solusi baru) dan bahkan sebagai driver (membawa arah baru) dalam Pembangunan Bali,’’ ujar Gubernur.

Tidak hanya itu, Transformasi Digital Kerthi Bali juga berpijak pada 3 (tiga) dimensi waktu pembangunan Bali, yaitu masa lalu (atita), masa kini (wartamana),  dan masa yang akan datang (nagata). Oleh karena itu, Transformasi Digital Kerthi Bali memiliki 3 (tiga) karakteristik utama, yaitu bersifat repetitif sebagai cerminan  selalu melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang belum berjalan dengan baik di  masa lalu, adaptif yang bermakna menyesuaikan diri dengan perkembangan saat ini, dan antisipatif terhadap kemungkinan-kemungkinan perkembangan teknologi di masa depan.

Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali menyadari bahwa salah satu faktor kunci dalam mempercepat Transformasi Digital Kerthi Bali adalah membangun atau menjalin kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pemangku kepentingan. Untuk itulah  Bali Digital Festival ini diselenggarakan, bukan hanya untuk menjadi ajang penyampaian gagasan dan ide, namun yang lebih penting daripada itu, harus dilihat sebagai bagian dari langkah-langkah taktis Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya membangun ekosistem Digital Kerthi Bali, untuk mewujudkan Transformasi  Digital yang bersifat integratif dan kolaboratif.

Baca Juga  Pemprov Bali Umumkan Hasil Pansel Empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

‘’Namun perlu diingat dan dicatat, bahwa apa pun bentuk pembangunan Bali termasuk Pembangunan di bidang digital harus tetap menjaga, menghormati, dan  memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada 3 (tiga) fundamental pembangunan Bali, yaitu Alam Bali, Manusia Bali, dan Budaya Bali, untuk mewujudkan Bali yang berkualitas dan Bali berkelanjutan,’’ ingatnya.

Bali Digital Festival atau Bali DigiFest tahun 2022 mengangkat tema Digital Kerthi Bali: Enabling Bali as Digital Creative Paradise atau Spirit Menumbuhkembangkan Kreativitas Digital sehingga Bali Menjadi Surganya Komunitas Digital.

Gubernur menjelaskan, Bali DigiFest 2022 memiliki tiga tujuan, yakni 1) Menyebarluaskan gambaran tentang arah dan gagasan Pembangunan Digital Kerthi Bali kepada masyarakat; 2) Membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan yang merupakan bagian dari pembangunan ekosistem digital Bali; 3) Sebagai upaya untuk mengakselerasi transformasi Digital Kerthi Bali untuk mendukung terwujudnya visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana  menuju Bali Era Baru.

Bali DigiFest 2022 menyasar Akselerasi Pertumbuhan Ekosistem Bali Pulau Digital melalui tiga hal, yakni 1) Pembelajaran, dimana event ini sebagai media belajar baik bagi pelaku digital, mahasiswa dan pelajar dan untuk mengedukasi masyarakat umum menjadi masyarakat cakap digital, 2) Jejaring, dimana memperkenalkan dan menghubungkan ekosistem digital lokal, nasional dan internasional, dan 3) Kolaborasi, yakni mendorong adanya kolaborasi nyata antarpelaku digital dan komponen ekosistem lainnya.

Gubernur yang mantan anggota DPR RI tiga periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengharapkan, melalui Bali DigiFest 2022 akan berdampak pada tersusunnya database pelaku digital Bali, sejumlah usaha kreatif dan startup mendapatkan mitra bisnis yang tepat melalui event ini serta peningkatan jumlah Creative Economy & StartUp Enthusiast di Bali. Bali DigiFest 2022 diharapkan memiliki dampak positif seperti event serupa SXSW (South by Southwest) yang digelar di Austin, Texas, 11-20 Maret 2022.  Bali DigiFest 2022 akan diselenggarakan selama tiga hari dari tanggal 8 – 10 April 2022, Sukra Wage, Landep, Saniscara Kliwon, Landep dan Redite Umanis, Ukir di Inna Grand Bali Beach, Denpasar.

Baca Juga  Webinar Bali Bangkit 9 Oktober, Keynote Speaker Ny. Putri Koster

Dikatakan, Bali DigiFest 2022 akan diisi dengan empat macam kegiatan, yakni Konferensi, Festival, Pameran dan Penghargaan dengan menampilkan berbagai konten seperti StartUp, Games, Musik, Film, Animasi, Konten Kreatif dan Digital Art.

Konferensi yang akan diselenggarakan akan menghadirkan pembicara-pembicara terkenal dan mumpuni di bidangnya seperti Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas, Ketua Dewan TIK Nasional, Ketua Umum Kadin Nasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta pelaku industri NFT, seniman digital, pelaku industri games serta industri animasi.

Beberapa macam Festival yang akan digelar antara lain Festival Stand Up Komedi, Mesatua Digital, Music Festival, Film, Animasi dan Konten Kreatif.

Pengunjung DigiFest 2022 dapat menghadiri Pameran yang menghadirkan StartUp, Digital Art – NFT, XR Experience dan Creative Industries Expo. Puncaknya akan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap insan pelaku ekonomi kreatif di Bali akan diserahkan beberapa penghargaan seperti Piala Gubernur Gaming (E-Sport), penghargaan Musik, penghargaan Inovasi, penghargaan StartUp Pitch dan penghargaan Digital Art. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Kerukunan, Wawali Arya Wibawa Hadiri Silaturahmi Kebangsaan DMI Kota Denpasar

Published

on

By

Halal Bihalal Denpasar
HALAL BIHALAL: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Oka Cahyadi, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jalinan komunikasi, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, hubungan harmonis yang dilandasi semangat menyama braya menjadi kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan, khususnya di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar sangat menjunjung tinggi nilai toleransi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kerukunan yang terjaga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kota Denpasar.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai menyama braya, serta semangat Islam Rahmatan lil ‘Alamin yang mengedepankan kasih sayang dan kedamaian tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Lebih lanjut disampaikan, peran dewan masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, namun juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, pelayanan umat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pengelolaan masjid ke depan hendaknya berlandaskan empat pilar, yakni sebagai Baitullah, Baitul Maal, Baituttarbiyah, dan Baitul Muamalah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Suastini Koster Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Edukasi Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Stunting

Loading

Published

on

By

TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menyerahkan sembako saat menghadiri aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Klungkung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4).

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Desa Bunga Mekar, Desa Batukandik, dan Desa Suana.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TP PKK terus bergerak aktif mendukung program pemerintah melalui berbagai aksi nyata di masyarakat. Fokus utamanya adalah memberdayakan perempuan, meningkatkan kualitas keluarga, serta menyukseskan pembangunan daerah.

Putri Koster menjelaskan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali saat ini adalah penanganan masalah lingkungan, khususnya sampah, melalui pengelolaan berbasis sumber.

Penanganan sampah dari rumah tangga dilakukan melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Pengelolaan yang efektif melibatkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pengolahan sampah dapur menjadi kompos, serta penyediaan tempat sampah terpisah guna meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi volume sampah ke TPA.

“Di Nusa Penida jangan sampai ada sampah yang menumpuk seperti di TPA Suwung. Untuk itu, kita harus bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga. Nusa Penida sebagai daerah wisata harus dijaga keindahan alamnya dengan baik,” ujarnya sembari mengajak masyarakat mendukung kebijakan kepala daerah.

Di sisi lain, Putri Koster juga menyoroti gangguan kesehatan pada anak-anak atau generasi muda yang seharusnya dapat dicegah sejak masa kehamilan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan guna mencegah stunting.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak guna memaksimalkan fase tumbuh kembangnya. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan otak. Konsumsi ikan sangat direkomendasikan karena kaya protein dan zat gizi penting yang mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, serta kesehatan mata dan jantung,” ungkapnya.

Baca Juga  Jadi Narasumber Dialog Interaktif ‘‘Perempuan Bali Bicara‘‘, Ny. Putri Koster: Rabies Bisa Dicegah Jika Ditangani Tepat

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas pelaksanaan aksi sosial di Kecamatan Nusa Penida.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali yang telah menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami di Kecamatan Nusa Penida,” ujarnya.

Di masing-masing desa tersebut, diserahkan berbagai bantuan, antara lain 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung; 10 paket sembako yang terdiri atas beras 10 kg, minyak goreng 2 pcs, gula pasir 3 kg, kopi bubuk 2 bungkus, serta makanan ringan.

Selain itu, diberikan pula paket susu SGM Explor 150 gram (@2 kotak) kepada 10 balita dan paket susu SGM Bunda 150 gram (@2 kotak) kepada 10 ibu hamil. Bantuan lainnya berupa paket multivitamin untuk balita dan dewasa, 50 pak telur (@40 butir), 1.000 bibit cabai, 25 bibit jambu kristal, 25 bibit nangka, serta buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal dalam rangka kegiatan aksi sosial tahun 2026.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community.

Selain melaksanakan aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga melakukan kunjungan ke tempat pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang diproduksi oleh Sarining Segara Semaya di Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, serta Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. (gs/bi)

Baca Juga  Pemprov Bali Umumkan Hasil Pansel Empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ribuan Umat, Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni di Tengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948

Published

on

By

Dharma Santi Nyepi
DHARMA SANTI NYEPI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.500 umat tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Raya Nyepi sekaligus momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Bali.

Acara diisi dengan dharma wacana (siraman rohani), pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik yang memperkuat nuansa spiritual sekaligus kebersamaan. Selain digelar secara nasional di Bali, Dharma Santi juga dilaksanakan di berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sumatera Selatan sebagai bentuk perayaan serentak umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bali, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujarnya.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong serta nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Gubernur Koster Beri Insentif Nyoman dan Ketut Sejak di Kandungan dan Siapkan Pendidikan Gratis

“Kita adalah bangsa besar yang rukun dalam perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita harus terus saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengajak umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tri Hita Karana sebagai fondasi menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga persatuan nasional.

Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyoroti tantangan kehidupan modern yang dipenuhi “kebisingan” informasi. Ia menilai derasnya arus media sosial dan informasi digital seringkali membuat masyarakat kehilangan ruang untuk hening dan refleksi diri.

“Kadang kemarahan lebih cepat daripada kebijaksanaan, ketersinggungan lebih cepat daripada pengertian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Nyepi seperti amati geni, amati karya, dan amati lelungan sangat relevan untuk membangun pribadi yang lebih tenang, reflektif, dan bijaksana. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali pada keheningan diri. Ia mengaitkannya dengan ajaran dalam Bhagavad Gita tentang karma yoga—bertindak tanpa keterikatan pada hasil.

Acara ini menjadi penutup rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam—satu bumi satu keluarga—yang diharapkan semakin memperkuat kerukunan umat beragama serta kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Usai acara, suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di area pelataran Taman Budaya Art Center Denpasar. Gubernur Wayan Koster menjadi pusat perhatian para peserta yang berebut kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan ramah, ia melayani permintaan swafoto dari masyarakat, tokoh adat, hingga generasi muda. (gs/bi)

Baca Juga  Pemprov Bali Umumkan Hasil Pansel Empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca