Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kunjungi Subak Sengempel Bongkasa, Putu Parwata: Petani Memerlukan Perhatian Serius dari Pemerintah

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat berkunjung ke Subak Sengempel, Desa Bongkasa Abiansemal, dalam rangka pelaksanaan demplot tanaman padi, Sabtu (2/4) pagi. (Foto: Eka)

Badung, baliilu.com – Untuk meningkatkan kesejahteraan petani memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah, terlebih lagi saat pasca-Covid. Oleh karena itu, pemerintah dalam hal ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung mengupayakan strategi bisnis yang harus dibuat untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan petani. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Badung, Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M., saat berkunjung ke Subak Sengempel, Desa Bongkasa Abiansemal, dalam rangka pelaksanaan demplot tanaman padi, Sabtu (2/4) pagi.

Turut hadir dalan acara tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Badung, I Nyoman Gede Wiradana, Camat Abiansemal, IB. Mas Arimbawa, Perbekel Desa Bongkasa, Ketut Luki, utusan dari Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Pekaseh Subak Sengempel, Ketut Purnayasa, anggota Subak Sengempel, serta undangan terkait.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengungkapkan, mengenai keberadaan petani di Kabupaten Badung ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti dari pertemuan dengan beberapa subak. Salah satunya adanya perlunya perbaikan dari infrastrukturnya, baik itu jalan maupun saluran irigasi.

Ketua DPRD Badung, Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. (Foto: Eka)

Khusus untuk irigasi, kata Putu Parwata, datanya mesti dikoreksi kembali, kepala desa diharapkan melakukan pendataan kembali karena untuk membuat program diperlukan data. “Kalau datanya tidak ada bagaimana kita membuat program. Oleh karena itu saya usulkan agar pemerintahan desa mendata, dengan data yang konkret, supaya program yang diluncurkan pemerintah tidak salah. Nantinya Pemerintah Kabupaten Badung membuat program berdasarkan kebutuhan dan data- data yang memang ada berdasarkan aspirasi yang kita serap,” papar Politisi PDI Perjuangan asal Dalung Kuta Utara ini.

Hal selanjutnya menurut Putu Parwata, untuk meningkatkan kesejahteraan petani memerlukan perhatian yang serius terutama pasca-Covid ini. Oleh karena itu diupayakan strategi bisnis yang harus dibuatkan untuk mendorong petani itu supaya maju. Maju dalam pengelolaan, meningkatkan produktivitas, meningkatkan nilai ekonomi sehingga produktivitas dari petani bisa menghasilkan nilai lebih.

Baca Juga  Bapemperda DPRD Badung Terima Kunker DPRD Kabupaten Kapuas dan Waikanan

“Oleh karena itu saya sebagai Ketua DPRD dan pribadi akan mengupayakan langkah-langkah strategis yang bisa kita lakukan bersama petani sehingga masyarakat bisa bangga menjadi petani dan bisa menghasilkan dan mendapatkan nilai yang lebih dari yang sebelumnya,” ungkapnya.

Program yang didesain, yakni hulu, tengah, dan hilir ini akan digerakkan. Untuk program hulu, Putu Parwata akan menyiapkan bibit MSP 13 untuk 3 hektar demplot sebagai program awal. Hal yang sama sudah dilakukan di demplot Subak Ayunan yang mana hasil yang didapat dengan pengunaaan bibit MSP 13 dan pupuk Green Parwata, 1 hektar demplot menghasilkan sekitar 11 ton meskipun pada saat itu cuaca lagi tidak mendukung. Sebelum pemakaian bibit dan pupuk tersebut hasil yang didapat dari 1 hektar hanya sekitar 6 ton.

Untuk di Subak Sengempel jika program awal yang berupa demplot seluas 3 hektar ini berhasil, selanjutnya akan disediakan bibit sesuai lahan yang diperlukan.

Untuk program tengah, petani akan dibantu dalam hal pengawasan, dan program hilir yakni, saat petani memperoleh hasil produksi yang maksimal, petani tidak perlu bingung untuk memasarkan  karena Putu Parwata sudah menyiapkan PT. Padi Alam Semesta yang akan membeli gabah petani tersebut sesuai dengan pedoman harga pemerintah. Selanjutnya gabah tersebut akan diproses menjadi beras, dikemas dengan merek Beras C Par, dan dijual seharga kurang lebih Rp 8.000 per kilogram. Jika di desa ada BUMDes dan BUPDA bisa menjual beras tersebut asalkan jangan menjual lebih tinggi dari Rp 9.000 per kilogramnya.

“Inilah desain yang akan kami jalankan yang kita sebut hulu, tengah, hilir, semua diuntungkan dan berjalan harmonis. Semoga ini menjadi kenyataan dan bermanfaat untuk petani di Kabupaten Badung,” tandas Ketua Dewan yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung ini.

Baca Juga  Keberadaan Kantor Majelis Madya Subak, Penunjang Kesejahteraan Petani di Badung

Pada kesempatan tersebut, Pekaseh Subak Sengempel, Ketut Purnayasa menyampaikan, luas wilayah pertanian yang ada di Subak Sengempel adalah 97 hektar dengan jumlah penggarap 250 orang. Yang menjadi permasalahan sementara adalah irigasi, dimana jarak tempuh yang diperlukan petani untuk mendapatkan air untuk irigasi adalah 2,5 km, akan tetapi sekitar 1,5 km masih dalam keadaan kurang memadai. “Untuk itu kami memohon bantuan dari Bapak Putu Parwata baik berupa bibit untuk lahan yang ada dan perbaikan saluran irigasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komsi II DPRD Badung, I Nyoman Gede Wiradana mengimbuhkan, pemasalahan klasik yang terjadi di dunia pertanian adalah di saat panen berlimpah akan tetapi harga anjlok karena kurangnya pembeli yang bisa menampung hasil produksi petani. Hal lain adalah saat petani mengalami gagal panen. “Untuk itu kami dari dewan bersama Bapak Ketua akan mendorong agar masyarakat bisa bangga menjadi petani dengan program yang didesain untuk kesejahteraan petani,” ucapnya.  (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek Handphone Personel, Cegah Judi Online dan Pinjaman Online

Published

on

By

Propam Polsek Denpasar Selatan Cek HP Cegah Judi Online
PEMERIKSAAN HANDPHONE: Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., Selasa (8/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Unit Propam Polsek Denpasar Selatan melaksanakan pemeriksaan handphone personel yang dipimpin langsung Kanit Propam Aiptu Ida Bagus Putu Dwitama, S.H., sebagai langkah pengawasan dan pencegahan terhadap keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online ilegal, Selasa (8/9/2026).

Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pembinaan internal untuk memastikan seluruh personel menggunakan perangkat komunikasi secara bijak serta tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng citra institusi Polri.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. “Ini merupakan langkah pencegahan sekaligus pengawasan internal. Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat judi online maupun pinjaman online ilegal. Apabila ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pemeriksaan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penerapan sanksi disiplin maupun kode etik sesuai tingkat pelanggarannya,” tegas Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, disiplin dan kehormatan institusi. “Jangan sampai kesalahan pribadi berdampak pada tugas dan nama baik institusi. Gunakan teknologi secara bertanggung jawab, jauhi judi online dan pinjaman online ilegal. Polsek Denpasar Selatan akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan pembinaan secara konsisten,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pecahkan Rekor MURI Yoga Tertawa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Fasilitasi Badung Mangupura Happy Movement
Lanjutkan Membaca

NEWS

Enam Kebakaran Terjadi dalam Sehari, Damkar Buleleng Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Published

on

By

Damkar Buleleng Tangani Enam Kebakaran dalam Sehari
PEMADAMAN: Personel Dinas Damkarmat Buleleng saat melakukan pemadaman api di salah satu rumah penduduk yang terbakar. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Enam kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng dalam sehari, Senin (7/9/2026). Peristiwa tersebut masing-masing terjadi di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Desa Pangkung Paruk dan Ularan di Kecamatan Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga, serta Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng bergerak cepat melakukan penanganan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Gede Arya Suardana, dikonfirmasi Selasa (8/9/2026), mengatakan enam kejadian tersebut memiliki karakteristik berbeda. Tiga kejadian merupakan kebakaran lahan, masing-masing seluas sekitar 50 are di Desa Ularan dan 30 are di Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa dan di Desa Pangkung Paruk. Sementara tiga kejadian lainnya merupakan kebakaran rumah di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, dengan bagian yang terbakar meliputi dapur dan bangunan rumah, kemudian di Jalak Putih LC 8 Blok B yang terbakar atap, rumah, kompor dan pakaian, lalu kebakaran rumah di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan respons menjadi hal penting dalam penanganan kebakaran, terutama pada kondisi kemarau dan ketika angin cukup kencang karena api sangat mudah membesar dan merambat,” ujar Arya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan enam kejadian tersebut, petugas menggunakan total sekitar 5 tangki air. Sebanyak satu tangki digunakan untuk memadamkan kebakaran lahan di Ularan, tiga tangki di lokasi kebakaran lahan Banjar Dinas Konci, Tigawasa serta Pangkung Paruk, dan satu tangki untuk penanganan kebakaran rumah di Gitgit.

“Dari laporan yang kami terima, petugas dapat melakukan pemadaman dalam waktu relatif cepat setelah tiba di lokasi. Untuk kebakaran lahan di Ularan, pemadaman berlangsung sekitar satu jam, di Tigawasa sekitar satu jam 40 menit, sedangkan kebakaran rumah di Gitgit dan LC serta di Desa Bengkel dapat ditangani sekitar 45 menit,” ungkap Arya.

Baca Juga  Terima GMKI Badung, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Fasilitasi Program Kerja

Menurut Arya, respons cepat tersebut penting untuk memastikan api tidak menjalar ke area lain maupun bangunan di sekitar lokasi. Terlebih, kebakaran lahan di wilayah pedesaan berpotensi meluas apabila kondisi vegetasi kering disertai hembusan angin.

“Kami terus mengingatkan seluruh personel untuk mengutamakan kecepatan, keselamatan dan ketepatan dalam melakukan penanganan. Tujuannya bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melokalisir agar tidak meluas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari tiga kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa. Kerugian material juga dapat ditekan karena petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima informasi. Untuk itu, masyarakat diminta segera menghubungi Damkarmat apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Musim kemarau saat ini, kami mengimbau masyarakat agar benar-benar berhati-hati terhadap sumber api. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan, pastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman, serta jangan meninggalkan api tanpa pengawasan. Kondisi angin kencang sangat mudah membuat api kecil menjadi kebakaran besar. Segera laporkan apabila terjadi kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat,” pungkas Arya dikutip dari laman bulelengkab.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ikuti Evaluasi Provinsi, Ketua TP. Posyandu Badung Paparkan Transformasi Layanan 6 SPM

Published

on

By

Ketua TP Posyandu Badung Ikuti Lomba Posyandu Provinsi
IKUTI WAWANCARA: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengikuti sesi presentasi dan wawancara Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Selasa (8/9).

Kegiatan ini berfokus pada penilaian kesiapan daerah dalam melakukan transisi besar menuju Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, tim juga menilai kemampuan daerah dalam mengintegrasikan kearifan lokal Bali untuk mengatasi isu kesehatan krusial, seperti penanganan stunting dan kesehatan lansia.

Proses penilaian ini diuji langsung oleh Tim Penilai Provinsi Bali yang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi memaparkan secara rinci konsep, strategi, dan implementasi nyata transformasi Posyandu yang telah berjalan di Kabupaten Badung.

Ditemui seusai acara, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang penilaian kompetisi, melainkan forum diskusi berharga untuk menyamakan persepsi mengenai penerapan transformasi Posyandu 6 SPM di tingkat akar rumput.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi kita semua. Kita pastikan apakah pemahaman dan pelaksanaan Posyandu 6 SPM ini sudah berjalan serentak dan sama di setiap desa, kelurahan, hingga kecamatan di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan inovasi unggulan yang dikembangkan di Badung, yaitu program Badung Peduli Residu serta pelaksanaan rutin Temu Wirasa Kader yang merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Langkah inovatif ini dirancang untuk memperkuat pemahaman, sinkronisasi, dan memperkokoh kapasitas seluruh kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat demi mewujudkan warga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (gs/bi)

Baca Juga  Wakil Ketua III DPRD Badung Made Sunarta Apresiasi Pemkab Badung Cairkan Bansos Hari Raya Rp 2 Juta per KK bagi Umat Hindu

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca