Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringati Hari Kartini, Wagub Cok Ace Serahkan Penghargaan bagi Perempuan Berjasa dan Berprestasi

BALIILU Tayang

:

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menyerahkan penghargaan kepada wanita berjasa dan berprestasi di Bali. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Memperingati Hari Kartini ke-144 Tahun 2022 yang jatuh pada Kamis (21/4/2022), para istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) Kabinet Indonesia Maju bekerja sama dengan lembaga pemerintah, provinsi dan kabupaten/kota menganugerahkan penghargaan bagi 514 perempuan berjasa dan berprestasi di berbagai bidang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk Bali, penghargaan diterima sembilan perempuan dari kabupaten/kota. Delapan penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dalam acara yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali.

Penerima penghargaan itu adalah Netty Johanna Elizabeth (bidang kesehatan) dari Kabupaten Jembrana, Eriana Herlisanti, S.Pd (bidang sosial budaya) dari Kabupaten Tabanan, Ni Kadek Suyatni (bidang lingkungan hidup) dari Kabupaten Badung, Diah Pariyah, S.Pd. AUD (bidang pendidikan) dari Kabupaten Klungkung, Ni Wayan Yuliantari, A.Md. Keb (bidang kesehatan) dari Kabupaten Bangli, Ni Nengah Putu (bidang sosial budaya) dari Kabupaten Karangasem, Dr. Komang Anik Sugiani, S.Pd. M.Pd (bidang lingkungan hidup) dari Kabupaten Buleleng dan Ni Wayan Purnami Rusadi (bidang pertanian) dari Kota Denpasar. Sementara satu orang peraih penghargaan bidang pertanian yaitu Ni Putu Ari Sapta Pratiwi dari Kabupaten Gianyar mendapat kehormatan menerima penghargaan di Istana Negara pada acara yang dihadiri langsung oleh Pembina OASE Kabinet Indonesia Maju Ny. Iriana Joko Widodo.

Usai prosesi penyerahan penghargaan, Wagub Cok Ace beserta seluruh undangan yang hadir di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali mengikuti acara secara online di Istana Negara.

Dalam arahannya, Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengajak perempuan di seluruh Indonesia senantiasa meneladani semangat juang RA Kartini. Ibu Negara menambahkan, sosok RA Kartini memiliki jasa yang sangat besar bagi kaumnya karena berkat perjuangan beliau, saat ini perempuan bisa sejajar dengan laki-laki dalam memperoleh kesempatan yang sama di berbagai bidang. Saat ini, ia menilai kaum perempuan telah banyak memberi kontribusi bagi bangsa dan negara.

Baca Juga  Melalui Pergub No. 47/2019, Wagub Cok Ace Harapkan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Dimulai dari Hulu

“Dengan keahlian di bidang masing-masing, banyak perempuan yang berhasil mengukir prestasi di kancah nasional hingga internasional,” ungkapnya. Pada bagian lain, Iriana Jokowi juga menyinggung kiprah perempuan dalam penanganan pandemi Covid-19. Ia menyebut, keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan pandemi tak terlepas dari sumbangsih kaum perempuan yang bergerak di berbagai bidang, khususnya kesehatan. “Setelah pandemi terkendali, kiprah perempuan juga sangat dibutuhkan dalam pemulihan ekonomi,” imbuhnya sembari menegaskan kalau pemerintah berkomitmen untuk memberi peluang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkarya dan memaksimalkan potensi di berbagai bidang kehidupan.

Mengakhiri arahannya, Iriana Jokowi mendorong perempuan Indonesia terus menumbuhkan semangat dalam mengukir prestasi di berbagai bidang.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Peringatan Hari Kartini ke-144 Tahun 2022 Ny. Tri Tito Karnavian. Istri Mendagri ini mengajak perempuan di seluruh negeri mengobarkan semangat juang RA Kartini yang telah berjasa bagi kemajuan kaumnya. Ditambahkan olehnya, pemberian penghargaan bagi perempuan berjasa dan berprestasi dari seluruh Indonesia merupakan wujud apresiasi atas karya nyata yang telah dipersembahkan untuk bangsa dan negara. Ia berharap, semangat dan karya nyata mereka menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya untuk mengukir prestasi yang sama. Penghargaan dibagi dalam lima bidang yaitu pendidikan, kesehatan, sosial budaya, lingkungan hidup dan pertanian.

Sementara itu, Wagub Cok Ace yang diwawancarai usai acara menyampaikan bahwa semangat yang diwariskan RA Kartini menjadi modal dalam menghadapi berbagai persoalan yang belakangan dihadapi oleh masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi isu global adalah upaya pengendalian pandemi Covid-19. Ia menilai, keberhasilan pemerintah yang didukung oleh berbagai komponen dalam pengendalian pandemi tak terlepas dari kiprah dan peran perempuan.

“Sekalipun belum tuntas, tapi situasi makin membaik. Keberhasilan ini tentunya tak terlepas dari kiprah perempuan yang mewarisi semangat Kartini,” ujar Wagub Cok Ace yang didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadinsos P3A) Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra. Ke depannya, ia berharap semangat itu tetap dikobarkan untuk mengatasi berbagai persoalan lainnya. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Beri Kuliah Umum di Unmas

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo: Hukum Harus Ditegakkan Secara Adil Melindungi Seluruh Lapisan Rakyat

Published

on

By

presiden prabowo
AMANAT: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanat pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sebagai negara hukum, Indonesia harus menjunjung tinggi penegakan hukum untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam amanatnya pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

“Negara kita adalah negara hukum. Karena itu hukum harus kita tegakkan. Hukum harus dihormati dan dihargai. Hukum harus menjadi pelindung rakyat. Hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah,” ucap Presiden.

Selain itu, Kepala Negara menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat dan tidak boleh digunakan untuk membela kepentingan kelompok tertentu.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum,” lanjut Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan bahwa perlindungan hukum harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang paling lemah. “Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut menegaskan bahwa Indonesia terus membangun kehidupan demokrasi dengan menjunjung tinggi penghormatan terhadap kritik. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa kualitas demokrasi harus tetap dijaga.

Baca Juga  Pusat Perbelanjaan di Bali Boleh Dibuka, Wagub Cok Ace Tinjau Penerapan Prokes di Mall Plaza Renon

“Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing. Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berciri nilai-nilai bangsa Indonesia,” ucapnya.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengedepankan persatuan dan kerukunan. Dalam hal ini, Presiden menegaskan bahwa Polri memiliki peran sebagai penjaga demokrasi yang dewasa.

“Polri harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa. Menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai. Dan pada saat yang sama, menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Published

on

By

Hari Bhayangkara
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Presiden Prabowo tiba di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob sekitar pukul 07.35 WIB.

Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan dengan masuknya Lambang Kesatuan Polri Tri Brata serta penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata. Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Irjen Pol. Suhendri.

Sekitar pukul 07.55 WIB, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden menuju mimbar kehormatan. Presiden kemudian menerima laporan Perwira Upacara Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., sebelum menuju mimbar upacara selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kebesaran, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, serta pemeriksaan pasukan. Presiden Prabowo kemudian memimpin mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup anggota Polri.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri. Presiden turut menganugerahkan Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.

Usai rangkaian penganugerahan, Presiden Prabowo menyampaikan amanat selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat, ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.

Setelah upacara pokok, Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI menuju ke depan pasukan untuk menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana yang disematkan oleh Kapolri. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan foto bersama Presiden dengan pasukan.

Baca Juga  HUT Ke-33 BPR Kanti, Bertabur Prestasi dan Penghargaan

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah peragaan kemampuan dan keterampilan personel Polri. Presiden dan Wakil Presiden menyaksikan penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, peragaan penyelamatan sandera, terjun payung, serta aksi trail cross jumping dan smoke bomb.

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan yang melintas di hadapan mimbar upacara. Defile tersebut menampilkan kesiapan, disiplin, serta soliditas jajaran Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setelah rangkaian upacara dan defile, acara dilanjutkan dengan syukuran Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Dalam prosesi syukuran tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada Kapolri.

Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat komitmen pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Peringatan ini mencerminkan semangat Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung pembangunan Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Bhayangkara Ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Pengabdian melalui Tema “Polri untuk Masyarakat”

Published

on

By

hari bhayangkara
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. (Foto: Hms Polri)

Bogor, Jabar, baliilu.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7). Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, usia ke-80 bukan sekadar perjalanan waktu bagi institusi Polri, tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Hari Bhayangkara ke-80 memiliki makna yang sangat penting. Delapan puluh tahun bukan sekadar perjalanan usia sebuah institusi, tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Momentum ini menjadi refleksi untuk memperteguh semangat dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Johnny.

Menurutnya, melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus memperkuat transformasi menuju institusi kepolisian yang modern, profesional, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.

Johnny menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” dipilih karena masyarakat merupakan kekuatan utama Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ sangat relevan karena kami menyadari bahwa kekuatan sejati Polri adalah masyarakat. Oleh karena itu, orientasi kepada masyarakat menjadi komitmen dalam setiap pelaksanaan tugas, baik pelayanan publik, perlindungan, pengayoman, maupun penegakan hukum yang berkeadilan,” katanya.

Ia menambahkan, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menghadirkan Polri yang semakin profesional, humanis, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan keamanan yang terus berkembang. (gs/bi)

Baca Juga  HUT Ke-33 BPR Kanti, Bertabur Prestasi dan Penghargaan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca