Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia ke SEA Games Ke-31 di Vietnam

BALIILU Tayang

:

presiden jokowi
Presiden Joko Widodo secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games Ke-31 di Vietnam. (Foto: Muchlis Jr)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games Ke-31 di Vietnam pada 12-23 Mei 2022. Dalam sambutannya pada acara pelepasan yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 9 Mei 2022, Presiden ingin agar kontingen Indonesia dapat mengharumkan nama bangsa di ajang tersebut.

“Hari ini segera akan kita lepas kontingen SEA Games Ke-31 ke Vietnam. Saya ingin kontingen yang sekarang yang tadi disampaikan oleh Menpora lebih ramping, tetapi kita semuanya masyarakat Indonesia ingin kontingen ini meraih prestasi yang setinggi-tingginya, meraih medali yang sebanyak-banyaknya untuk mengharumkan nama negara kita, bangsa kita Indonesia,” ungkap Presiden.

Pada pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara kali ini, Kepala Negara ingin agar kontingen Indonesia bisa bertengger di posisi tiga besar klasemen perolehan medali. Berkaca pada beberapa SEA Games sebelumnya, Indonesia berada pada posisi kelima dan keempat.

“Saya ingat di SEA Games-SEA Games sebelumnya, di Singapura 2015 kita berada di peringkat kelima. Kemudian di Malaysia kita juga masih berada di peringkat kelima. Dan di 2019 kemarin di Filipina, kita masuk ke peringkat keempat. Kali ini kita semuanya ingin agar SEA Games Ke-31 Vietnam kita bisa masuk ke rangking yang ketiga, kedua, atau yang kesatu,” ujarnya.

Meskipun hal tersebut merupakan tantangan yang tidak mudah, namun Presiden Jokowi optimistis bahwa prestasi tersebut bisa diraih karena seleksi para atlet yang akan dikirimkan ke ajang SEA Games Ke-31 di Vietnam ini telah dilakukan dengan baik.

“Memang bukan hal yang mudah, tapi saya dengar bahwa seleksi telah dilakukan dengan baik dan kita harapkan prestasi itu betul-betul bisa menetas,” tandasnya.

Baca Juga  Pandangan Para Duta Besar dalam Penguatan Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam laporannya mengatakan bahwa pengiriman kontingen ke SEA Games kali ini berbeda dengan pengiriman ke SEA Games Ke-30 tahun 2019 di Filipina. Menpora menyebut bahwa kontingen Indonesia yang dikirimkan ke SEA Games Ke-31 berdasarkan rekomendasi dari tim reviu adalah berjumlah 776 orang yang terdiri atas atlet 499 orang, ofisial 214 orang, dan pendamping 63 orang. Mereka akan mengikuti 318 nomor pertandingan dari 32 cabang olahraga dan kontingen ini akan dipimpin oleh Chef de Mission (CdM) Ferry Kono (Sekretaris Jenderal KOI) serta Wakil CdM Ade Lukman (Sekretaris Jenderal KONI).

“Jauh berkurang bila dibandingkan dengan kontingen Indonesia yang dikirim ke SEA Games Ke-30 di Filipina tahun 2019 yang lalu yaitu 1304 orang, terdiri dari atlet 841 orang, ofisial 300 orang, pendamping 163 orang. Walaupun jumlahnya berkurang tetapi diharapkan tetap dapat menjadi tolok ukur pembinaan prestasi olahraga nasional,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

16 SMP di Buleleng Ikuti Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng 2026

Published

on

By

jantra olahraga
JANTRA OLAHRAGA TRADISIONAL: Pelaksanaan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 23–24 Mei 2026 di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah melalui pelaksanaan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 23–24 Mei 2026 di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja ini menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI Tahun 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika, secara resmi membuka kegiatan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti hampir 300 peserta dari 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan generasi muda agar lebih mengenal, mencintai, dan bangga terhadap olahraga tradisional Bali di tengah perkembangan zaman modern.

“Melalui Jantra Olahraga Tradisional ini, kami ingin menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menjaga agar olahraga tradisional Bali tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman,” ungkapnya

Ia menambahkan, cabang olahraga tradisional yang diperlombakan meliputi terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, serta metajog berkelompok putra. Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya menonjolkan aspek kompetisi, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas, kebersamaan, dan solidaritas sosial di kalangan peserta.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan melestarikan olahraga tradisional sebagai warisan budaya bangsa, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal, meningkatkan kebugaran jasmani dan kerja sama antar peserta, serta menyiapkan duta Kabupaten Buleleng untuk ajang Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga  Bertolak ke Kaltim, Presiden Jokowi Akan Hadiri Nusantara TNI Fun Run

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah membangun karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan yang terkandung dalam olahraga tradisional,” ungkapnya

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap olahraga tradisional Bali tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat serta mampu menjadi bagian penting dalam penguatan identitas budaya daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Giri Prasta Lantik Pengurus KONI Jembrana

Targetkan Reformasi Pembinaan Atlet dan Venue Olahraga Bali

Loading

Published

on

By

koni jembrana
LANTIK PENGURUS KONI JEMBRANA: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, resmi melantik kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana masa bakti 2026–2030 di Ballroom Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Sabtu (23/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, resmi melantik kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana masa bakti 2026–2030 di Ballroom Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Sabtu (23/5).

Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka atau bendera organisasi oleh Giri Prasta selaku Ketua KONI Bali kepada Ketua KONI Jembrana terpilih, I Gede Ngurah Patriana Krisna. Acara dilanjutkan dengan penyematan pin kepengurusan secara simbolis serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam arahannya, Giri Prasta menegaskan pelantikan pengurus baru harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi, pembinaan atlet, serta pembangunan ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Bali menjelang berbagai agenda olahraga nasional.

“Hari ini momentum yang bagus. Dengan dikukuhkannya kepengurusan KONI Jembrana 2026–2030, maka para pengurus wajib menyempurnakan rencana kerja,” ujar Giri Prasta.

Ia menyebut KONI Bali saat ini tengah mempersiapkan regulasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Kabupaten Buleleng. Regulasi tersebut, kata dia, akan diterbitkan sembilan bulan sebelum pelaksanaan dan disusun sesuai pedoman pusat tanpa perubahan tambahan.

“Di depan mata ada Porprov di Buleleng. Sembilan bulan sebelumnya kami akan mengeluarkan regulasi sesuai pedoman pusat, tanpa adendum lagi. Kita tegak lurus dengan regulasi,” katanya.

Menurutnya, pengembangan atlet berbasis sistem berkelanjutan (sustainable development) menjadi fokus utama KONI Bali. Salah satunya melalui penyempurnaan basis data atlet hingga tingkat kabupaten.

“Penyempurnaan basis data atlet ingin saya dorong, termasuk untuk Kabupaten Jembrana. Atlet-atlet yang pernah meraih prestasi di SEA Games maupun Asian Games harus didata dengan baik. Cabang olahraga harus mampu memetakan potensi atletnya,” ujarnya.

Giri Prasta juga menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas olahraga yang representatif di Bali. Pemerintah daerah, kata dia, akan menghitung kebutuhan renovasi hingga pembangunan venue baru, termasuk di Jembrana.

Baca Juga  Presiden Jokowi Tunaikan Salat Jumat di San Francisco

“Kita sadar semuanya membutuhkan fasilitas dan venue yang representatif. Jembrana akan kita lihat apa yang bisa dilakukan untuk peremajaan, renovasi, bahkan pembangunan baru,” katanya.

Selain itu, ia meminta pemerintah kabupaten dan kota di Bali memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini melalui jalur pendidikan dengan menjadikan olahraga sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di tingkat SD dan SMP.

“Saya minta bupati dan wali kota bergandengan tangan. Olahraga harus menjadi ekstrakurikuler wajib melalui kolaborasi dinas pendidikan dan dinas olahraga masing-masing,” tegasnya.

Giri Prasta menambahkan Bali juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, serta menargetkan pembangunan venue representatif menuju 2031.

Ia bahkan menyampaikan harapan besar agar Bali mampu meloloskan cabang olahraga sepak bola ke ajang PON melalui kerja sama dengan klub profesional Bali United.

“Mimpi saya, kita semua bisa menonton sepak bola Bali tampil di PON,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, yang juga Wakil Bupati Jembrana, menegaskan pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik awal peningkatan kualitas pembinaan atlet di Jembrana.

“Pelantikan ini bukan seremonial belaka, tetapi momentum peningkatan kualitas atlet ke tingkat berikutnya, mulai dari pembinaan usia dini melalui ajang-ajang terkecil hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Patriana Krisna.

Ia menegaskan seluruh pengurus KONI Jembrana akan bekerja secara solid, transparan, dan berdedikasi tinggi demi kemajuan olahraga daerah.

“Kami percaya atlet tidak terlahir hebat, tetapi pembinaan merupakan faktor utama untuk melahirkan atlet berprestasi,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Giri Prasta Pimpin Rapat Perdana Pengurus KONI Bali 2026–2030, Siapkan Pelaksanaan PORPROV hingga PON

Published

on

By

koni bali
RAKOR: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali saat memimpin rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam upaya meningkatkan prestasi atlet muda Bali yang berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Bali pada Selasa (19/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali mengumpulkan seluruh pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali periode 2026–2030 dalam rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam upaya meningkatkan prestasi atlet muda Bali. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Bali pada Selasa (19/5).

“Hari ini kami melakukan rapat perdana pengurus KONI Bali secara menyeluruh untuk secara spesifik membuat regulasi yang membangun guna memajukan para atlet kita,” ujar Giri Prasta.

Ia menyampaikan, KONI saat ini juga tengah tancap gas untuk mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), termasuk persiapan prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan PON.

“Setelah keputusan atau regulasi selesai, seusai rapat kerja nanti akan kami sosialisasikan ke kabupaten/kota agar tidak ada lagi interpretasi berbeda terkait pelaksanaan peraturan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan peraturan tersebut akan disusun bersama masing-masing cabang olahraga (cabor) guna mengakomodasi aspek regulasi dalam mendukung atlet-atlet Bali yang berlaga di berbagai kejuaraan olahraga.

“Yang kedua, kami juga sudah melakukan inventarisasi terkait data atlet yang ada secara by name by address,” ungkap Giri.

Database tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk menyalurkan bantuan dan bentuk perhatian lainnya bagi para atlet yang telah purna tugas, baik yang sudah menyumbangkan medali maupun yang belum.

Selanjutnya, Giri Prasta menyampaikan bahwa pada Juni mendatang, KONI Provinsi Bali akan segera melaksanakan rapat kerja untuk membahas dan menetapkan seluruh program kerja dari masing-masing cabang olahraga beserta kebutuhan anggarannya.

Sementara itu, penjaringan atlet muda akan dilakukan dari tingkat paling bawah, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga jenjang berikutnya, dengan menggalakkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Ia menambahkan bahwa KONI akan melibatkan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga kabupaten/kota dalam upaya penjaringan atlet-atlet muda Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Pandangan Para Duta Besar dalam Penguatan Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca