Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Konseling Pra Perkawinan Hindu

Harapkan Calon Pengantin Menjadi Pasangan Sukhinah Bhawantu

Loading

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya Negara
Walikota Jaya Negara saat membuka Konseling Pra Perkawinan Hindu di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Jumat(24/6). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com -WHDI Kota Denpasar bersinergi dengan Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu menggelar Konseling Pra Perkawinan Hindu bagi calon pengantin di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Jumat(24/6).

Acara ini dibuka secara resmi Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di dampingi Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara ditandai dengan pengalungan tanda peserta.

Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, remaja merupakan individu-individu calon pengantin yang akan membangun keluarga dan calon orang tua bagi anak-anak yang dilahirkan. Sehingga perlu disiapkan agar memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga. Kesiapan berkeluarga merupakan salah satu kunci terbangunnya ketahanan keluarga dan keluarga yang berkualitas.

 “Dengan kesiapan yang matang nantinya  diharapkan mampu melahirkan generasi yang juga berkualitas,” kata Jaya Negara.

Selain itu Calon pengantin yang akan menikah perlu mempersiapan kondisi kesehatannya agar dapat menjalankan kehamilan sehat sehingga dapat melahirkan generasi penerus yang sehat dan menciptakan keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

 “Oleh karena itu konseling pra perkawinan menuju keluarga sukhinah bagi calon pengantin tetap diberikan dengan tetap menerapkan protokol pencegahan dan penularan Covid-19 melalui adaptasi kebiasaan baru,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan konseling pra perkawinan menuju keluarga sukhinah bagi calon pengantin yang telah direncanakan bisa menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), persoalan gagal tumbuh pada anak (stunting) yang menjadi tantangan dalam pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas.  Dengan konseling pra perkawinan ini diharapkan bisa menambah pengetahuan dan pemahaman calon pengantin untuk merencanakan kehamilan, menjaga jarak kehamilan yang juga menentukan kualitas anak.

“Yang terpenting setelah mengikuti pra perkawinan ini jangan sampai saat perkawinan terjadi pasangannya berbeda,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Ekspor Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan, Pemkot Denpasar Siap MoU dan PKS Dengan Kopitu

Ketua Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu, Dr. Ida Ayu Alit Maharatni S.P.Si, M.Si mengatakan,  Konseling Pra Perkawinana Hindu diikuti 8 pasang calon pengantin,  dari  sebelumnya sosialisasi diikuti 40 pasang dari 4 kecamatan se- Kota Denpasar. Acara  berlangsung selama tiga hari  yakni sampai Hari Minggu mendatang.

Menurutnya, konseling pra perkawinan ini menggunakan 5 modul untuk mengantarkan mereka untuk siap melanjutkan ke jenjang grahasta. Pertama mereka belajar adat budaya sekaligus agama, selama pelatihan materi diberikan  hanya 30 persen dan 70 persen lagi adalah praktek. Seperti dasar-dasar mereka masuk menjadi wanita Hindu Bali ke banjar,  mendapatkan pelatihan membuat canang sederhana. Kemudian laki laki  mengulat klakat, ngebet sate dan lain -lain.

“Kami juga memberikan modul psikologi tentang perubahan identitas mereka adaptasi terhadap lingkungan baru setelah perkawinan saling mengerti saling menerima dan saling siap atas kekurangan dan kelebihan  pasangan,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan kepada  peserta untuk  bisa  siap finansial menjadi orang tua. Tidak hanya itu  mereka juga diberikan pembekalan tentang hukum, karena bagaimana juga perkawinan adalah perbuatan hukum . Sehingga suami atau istri menghargai hukuman sehingga tidak terjadi kekerasan rumah tangga dan kekerasan psikologis dan kekerasan pada anak.

 “Kita berikan rambu-rambu agar peserta mengerti mana batasan- batasan hal yang disebut menasehati dan mana masuk kategori kekerasan,” jelasnya.

 Terkait dengan  kesehatan reproduksi pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas II Denpasar Barat  untuk melakukan scanning calon pengantin. Tidak hanya itu calon pengantin juga harus datang ke puskesmas untuk  melakukan pemeriksaan IMS dan HIV.

Acara ini juga mendatangkan dokter kandungan untuk wanita dan dokter andrologi  untuk laki laki sehingga memiliki bekal dan menjaga kesehatan reproduksi. Untuk kelancaran acara ini pihaknya juga dibantu oleh Universitas Hindu Negeri terkait agama, Ikatan Dokter Indonesia, Himpunan Psikologi Indonesia dan beberapa pengacara.

Baca Juga  Edukasi Keuangan dan Produk Perbankan Sejak Dini

Alit Maharatni  menambahkan, setelah mengikuti konseling ini peserta akan mendapatkan bonus berupa pre wedding yang disponsori oleh Salon Agung.  Dengan mengikuti konseling ini ia berharap mereka mendapatkan bekal hal-hal untuk menghadapi masalah. Mereka  menjadi pasangan dan  orang tua kompak sehingga  tercipta anak yang suputra Sukhinah Bhawantu bahagia dan sejahtera. (ayu/eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Edukasi Keuangan dan Produk Perbankan Sejak Dini
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Sambut Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Denpasar Gelar Parade Baleganjur Tingkat Ramaja

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Sambut Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Denpasar Gelar Parade Baleganjur Tingkat Ramaja

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca