Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Seluruh Fraksi DPRD Bali Apresiasi Pemprov Bali Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

Disampaikan pada Rapat Paripurna Ke-16 Masa Persidangan II DPRD Provinsi Bali Tahun Sidang 2022

Loading

BALIILU Tayang

:

golkar
Rapat Paripurna DPRD Bali dibuka Ketua Dewan I Nyoman Adi Wiryatama didampingi Wakil Ketua I Wayan Suyasa, hadir Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Seluruh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) yang telah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 9 kali berturut-turut. Apresiasi disampaikan seluruh fraksi pada Rapat Paripurna Ke-16 Masa Persidangan II DPRD Provinsi Bali Tahun Sidang 2022 pada Senin (Soma Wage Medangsia), 27 Juni 2022 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja Renon Denpasar.

Rapat Paripurna dibuka Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama didampingi Wakil Ketua I Wayan Suyasa, hadir Gubernur Bali Wayan Koster, anggota dewan, Forkopimda, Sekda Bali, dan Jajaran OPD Provinsi Bali serta Pokli DPRD Bali.

Dalam Rapat Paripurna terkait Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali Tahun 2022-2042 dan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021 itu, seluruh fraksi DPRD Bali menyampaikan apresiasinya yang diawali pandangan umum fraksi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali yang diwakili oleh Dr. Ketut Rochineng, S.H., M.H. (Foto: gs)

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali yang diwakili oleh Dr. Ketut Rochineng, S.H., M.H., mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas capaian 9 kali dalam 9 tahun berturut-turut Pemerintah Provinsi Bali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun 2021 yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna Dewan pada Selasa, 17 Mei 2022. Pencapaian opini WTP yang kesembilan kali ini merupakan prestasi, kerja keras, tulus ikhlas dan fokus dari Pemerintah Provinsi Bali dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing.

Baca Juga  Kadis PUPR Serahkan Bantuan Punia ASN Pemprov Bali untuk Keluarga Kurang Mampu di Kintamani Agar Punya Rumah Layak

‘’Kami Fraksi PDI Perjuangan, tetap berharap opini WTP ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Kami mendorong pencapaian predikat WTP ini tidak hanya sebagai prestasi administrasi normatif, tetapi harus dimaknai sebagai sebuah penghargaan terhadap integritas, taat asas, profesionalisme, dan transparansi Pemerintahan Provinsi Bali dalam tata kelola keuangan daerah,’’ ujar Rochineng.

Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali yang diwakili Ni Putu Yuli Artini, S,E., M.M. (Foto: gs)

Apresiasi dan penghargaan juga disampaikan Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali yang diwakili Ni Putu Yuli Artini, S,E., M.M. Yuli Artini menyampaikan Fraksi Partai Golkar memberikan penghargaan atas capaian Gubernur Bali Wayan Koster dan jajarannya yang telah 9 tahun berturut-turut memperoleh Opini WTP atas penilaian Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021.

Fraksi Partai Golkar lanjut berharap opini WTP ini semakin memperkuat komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ‘’Tentunya kita tidak ingin pencapaian ini hanya sebagai prestasi administrasi normatif, tetapi harus dimaknai sebagai sebuah penghargaan terhadap integritas, profesionalisme dan transparansi Pemerintah Provinsi Bali. Ini sekaligus tantangan besar untuk terus dapat dipertahankan dengan kualitas tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Kami berharap prestasi ini terus bisa ditingkatkan di masa-masa mendatang,’’ ujar Yuli Artini.

Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Bali yang diwakili I Ketut Juliarta, S.H. (Foto: gs)

Apresiasi juga disampaikan Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Bali yang diwakili I Ketut Juliarta, S.H. Fraksi Partai Gerindra mengharapkan prestasi WTP yang bersifat administratif ini diwujudkan dalam bentuk substantif terciptanya good and clean governance. Terhadap temuan dan rekomendasi BPK RI, Fraksi Partai Gerindra menyarankan Gubernur Koster berkoordinasi dengan BPK RI, agar rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti menuju Pemerintahan Bali good and clean governance.

Juliarta menegaskan, saat ini pandemi Covid-19 sudah menjadi endemik dan perekonomian Bali sudah mulai menggeliat. Untuk itu, Fraksi Gerindra meminta Gubernur Wayan Koster agar bisa menargetkan peningkatan Pendapatan Daerah.

Baca Juga  Samsat Bali Masuk Nominasi ‘’Innovative Government Award’’
Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bali yang diwakili I Komang Nova Sewi Putra, S.E. (Foto: gs)

Apresiasi terhadap Pemprov Bali meraih opini WTP 9 kali berturut-turut di tengah pandemi Covid-19 yang mampu merelisasikan Pendapatan Daerah dalam tahun anggaran 2021 yang ditargetkan sebesar Rp 5,99 triliun lebih, sampai dengan akhir Tahun Anggaran 2021 terealisasi sebesar Rp 5,92 triliun atau 98,79% juga disampaikan Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bali yang diwakili I Komang Nova Sewi Putra, S.E.

Menurutnya, opini WTP merupakan prestasi dan kerja keras bersama dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing. Fraksi Partai Demokrat juga memberikan apresiasi atas capaian pendapatan daerah sebesar 98,79 % dari anggaran sebesar Rp 5,99 triliun lebih dengan realisasi sebesar Rp 5,92 triliun lebih. Juga adanya peningkatan realisasi pendapatan daerah dari realisasi tahun 2020 sebesar Rp 5,72 triliun lebih menjadi sebesar Rp 5,92 triliun lebih atau sebesar 103,58%. Dengan demikian terjadi peningkatan sebesar Rp 200 miliar lebih atau 3,58%.

Fraksi Partai NasDem, PSI, dan Hanura DPRD Provinsi Bali yang diwakili Dr. Somvir. (Foto: gs)

Sementara Fraksi Partai NasDem, PSI, dan Hanura DPRD Provinsi Bali yang diwakili Dr. Somvir, mensyukuri dan ikut bangga karena Bali selama 9 tahun berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penilaian laporan hasil pemeriksaan BPK-RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021. Pencapaian opini WTP yang kesembilan kalinya ini merupakan prestasi dan kerja keras bersama dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.

‘’Kami berharap opini WTP ini semakin memperkuat komitmen semua untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Kita tentu tidak ingin pencapaian ini hanya sebagai prestasi administrasi normatif, tetapi harus dimaknai sebagai sebuah penghargaan terhadap integritas, profesionalisme dan transparansi Pemerintah Provinsi Bali, sekaligus tantangan besar untuk terus mempertahankannya, dengan kualitas tata kelola pemerintahan yang semakin baik,’’ ujar Somvir. (gs/bi)

Baca Juga  Pemprov Bali Gelontorkan Rp 51,96 Miliar sebagai Bonus Atlet Berprestasi di PON XXI dan Peparnas XVII

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kebakaran Rumah Pemotongan Ayam di Kesiman, Polisi Amankan TKP dan Periksa Saksi

Published

on

By

Kebakaran rumah pemotongan ayam di Kesiman, Denpasar Timur
KEBAKARAN: Kebakaran melanda sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jl. Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (5/10/2026) pagi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kebakaran melanda sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jl. Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (05/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.40 Wita, setelah warga melihat kobaran api dari sebuah pos kecil yang berada di area rumah.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan air sembari meminta bantuan. Api dengan cepat membesar akibat material bangunan yang mudah terbakar dan hembusan angin yang cukup kencang.

Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Dentim langsung mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap pemilik serta sejumlah saksi. Polsek Dentim juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Denpasar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kronologi dan penyebab kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil Daihatsu Ayla, tiga unit sepeda motor serta mesin pembersih ayam ikut terbakar. Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Sementara korban bersama anaknya telah dievakuasi ke rumah kerabat untuk tinggal sementara.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah awal di lokasi, mulai dari pengamanan TKP hingga pengumpulan keterangan saksi.

“Dari keterangan awal yang kami peroleh, api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian pos yang digunakan sebagai tempat beristirahat, di mana terdapat sambungan untuk lampu, peralatan elektronik dan pengisian daya telepon seluler. Namun, penyebab pasti masih dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik serta tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan, sehingga risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan. (gs/bi)

Baca Juga  Isi Kekosongan, Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali Dilantik

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Amanat HUT Ke-81 TNI, Presiden Prabowo Tegaskan Kekuatan TNI Tak Terpisahkan dari Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo sampaikan amanat pada upacara HUT ke-81 TNI
SAMPAIKAN AMANAT: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak kelahirannya tidak pernah terpisahkan dari rakyat. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Presiden Prabowo mengatakan bahwa jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional, sekaligus tentara pejuang harus terus menjadi landasan dalam menjalankan setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurut Presiden, semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 TNI, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

“TNI lahir dari rakyat. TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan. Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat. Tanpa digaji, yang beri makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.

Atas dasar sejarah tersebut, Presiden menekankan bahwa seluruh kekuatan yang dimiliki TNI harus senantiasa dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Kepala Negara mengingatkan setiap prajurit untuk tidak pernah menjauh dari rakyat dan senantiasa hadir di tengah masyarakat.

“Jiwamu, ragamu, sudah bukan milikmu lagi. Sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia. Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran TNI untuk terus mendengarkan kesulitan yang dihadapi masyarakat serta hadir ketika rakyat membutuhkan pertolongan. Presiden pun mengapresiasi kiprah para prajurit yang selama ini berada di garis depan dalam membantu masyarakat saat berbagai bencana melanda.

“Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana. Ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan,” ungkap Presiden.

Baca Juga  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Sambut Baik Penyelenggaraan Temu Karya Nasional di Bali

Menurut Presiden, kehadiran prajurit TNI dalam situasi darurat menunjukkan kuatnya semangat pengabdian kepada rakyat. Bahkan, para komandan dan panglima di lapangan dinilai mampu mengambil inisiatif tanpa harus menunggu perintah ketika mengetahui masyarakat tengah menghadapi kesulitan.

“Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab TNI. Saudara datang ketika jalan terputus. Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya membantu rakyat menghadapi bencana,” tutur Presiden.

Kepala Negara turut menyoroti berbagai bentuk pengabdian TNI, mulai dari membantu proses evakuasi, membuka akses jalan, membangun ribuan jembatan, hingga menyalurkan makanan dan obat-obatan ke wilayah terpencil dan terputus. Bagi Presiden, pengabdian tersebut menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan masyarakat.

“Di saat-saat sulit seperti itulah, rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka. Saya menyampaikan terima kasih saya, penghormatan saya kepada kalian. Terus menjadi tentara rakyat. Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat,” ucap Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa ketangguhan sebuah angkatan bersenjata tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan persenjataan, peralatan, maupun besarnya anggaran. Pengalaman sejarah dan perkembangan geopolitik dunia, menurut Presiden, menunjukkan bahwa semangat juang dan kerelaan untuk berkorban menjadi kekuatan yang tidak kalah penting.

“Tidak hanya senjata dan peralatan yang menentukan tentara itu tangguh atau tidak. Tidak hanya alat, tidak hanya anggaran, yang paling penting adalah semangat, jiwa rela berkorban,” kata Presiden.

Menutup pesan tersebut, Presiden menegaskan bahwa semangat rela berkorban yang dimiliki prajurit, bangsa, dan rakyat merupakan fondasi penting bagi kekuatan sebuah negara. “Tentara yang punya jiwa rela berkorban, bangsa yang rela berkorban, rakyat yang tangguh, rakyat yang berani itulah kekuatan suatu bangsa,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Baca Juga  Hadiri Peresmian Kantor Konjen Timor Leste, Sekda Dewa Made Indra Tawarkan Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Published

on

By

Presiden Prabowo pimpin upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap
INSPEKTUR UPACARA: Presiden Prabowo Subianto bertindak selaku inspektur upacara memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus memperkuat kesiapan menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

“Sekarang menunjukkan penuh gejolak, penuh ketidakpastian. Kita tidak tahu kapan ancaman kepada kita akan menjadi nyata. Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang. Melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh,” tutur Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, gangguan terhadap keamanan nasional juga dapat berlangsung melalui sektor ekonomi dan aktivitas penyelundupan yang mengancam kekayaan serta kehidupan bangsa.

“Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia. Penyelundupan keluar, kekayaan kita kalau dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita. Penyelundupan ke dalam, narkotika adalah ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa kita,” ujar Presiden.

Menghadapi perubahan bentuk ancaman tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya TNI untuk terus menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan. Presiden menegaskan bahwa masa damai harus dimanfaatkan sebagai masa persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun.

“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri. Belajar, belajar, belajar dan berlatih, berlatih, berlatih,” tegas Presiden.

Kepala Negara selanjutnya menekankan bahwa TNI harus dibangun sebagai kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Presiden menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi bagian penting dari kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan.

Baca Juga  Isi Kekosongan, Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali Dilantik

“TNI sekarang harus menguasai teknologi, TNI sekarang harus mengutamakan prestasi. Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekedar senioritas,” tuturnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kemampuan TNI untuk bersinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan dan ancaman yang dihadapi masyarakat. Kesiapan tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan ribuan pulau, wilayah laut yang luas, perbatasan yang panjang, serta berbagai objek strategis yang harus dijaga.

“Wilayah kita luas, kita memiliki ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan yang panjang. Berbagai objek strategis yang harus kita jaga. Kita juga akan terus membangun kekuatan kita,” ucapnya.

Di tengah penguatan kemampuan TNI, Presiden Prabowo juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya. “Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan prajurit. Pendidikan anak-anak prajurit, pelayanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit,” tuturnya.

Menutup amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan besarnya tanggung jawab prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia di tengah perubahan ancaman yang terus berkembang.

“Di pundak saudara ada beban yang tidak ringan. Kehormatan bangsa Indonesia, kedaulatan bangsa Indonesia, kemerdekaan bangsa Indonesia, kesejahteraan rakyat kita berada di pundak saudara-saudara,” tandas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca