Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Raih Penghargaan Pembina Koperasi Terbaik

Diwakili oleh Kadis Koperasi dan UKM, Ketua Umum DEKOPIN Serahkan Penghargaan Pembina Koperasi Terbaik kepada Gubernur Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster
Pemerintah Provinsi Bali mendapat penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN), pada HUT ke -75 Koperasi yang dilaksanakan di Prime Plaza Sanur, Kamis (Wraspati Umanis, Pahang) 14 Juli 2022. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster terus meraih prestasi yang membanggakan dengan berhasil membawa Pemerintah Provinsi Bali mendapat penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN), pada HUT ke -75 Koperasi yang dilaksanakan di Prime Plaza Sanur, Kamis (Wraspati Umanis, Pahang) 14 Juli 2022.

Dengan mengusung tema “Percepatan dan Perkuatan Kedaulatan Pangan Serta Energi Terbarukan Melalui Peran Koperasi dan Kelompok Perempuan”, Gubernur Bali Wayan Koster berhasil meraih penghargaan sebagai Pembina Koperasi Terbaik se-Indonesia bersama dengan tiga Gubernur lainnya yaitu Gubernur Jawa Timur, Gubernur Sulawesi Tenggara dan Gubernur Kalimantan Utara.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN), Sri Untari Bisowarno menyerahkan langsung penghargaan kepada Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Wayan Mardiana atas kontribusi Gubernur Bali yang dinilai berhasil membina Koperasi Bali menjadi koperasi yang unggul, mandiri dan berdaya saing khususnya dalam hal pembinaan koperasi guna percepatan dan perkuatan kedaulatan pangan serta energi terbarukan.

“Tema HUT Koperasi sangat aktual mengingat persoalan pangan dan energi menjadi persoalan yang sangat serius dewasa ini. Ini menunjukkan Koperasi turut hadir memperkuat ketahanan pangan serta mendukung energi terbarukan,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam sambutannya seraya menyampaikan juga upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam membina Koperasi Bali menjadi koperasi yang unggul, mandiri dan berdaya saing.

Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM dalam sambutan virtualnya menyampaikan bahwa fokus pemberdayaan koperasi saat ini menyasar sektor riil terutama pada sektor pangan. Pemerintah Republik Indonesia saat ini fokus mendukung pengembangan koperasi tani dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan termasuk mendukung penelitian pangan berbasis keunggulan komoditas lokal. Selain itu ia juga berharap koperasi dapat terus berinovasi tanpa meninggalkan asas kekeluargaan, kebersamaan dan gotong-royong.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-25, DPRD Bali Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

Bersamaan dengan perayaan HUT Koperasi Indonesia tersebut, Dewan Koperasi Indonesia juga meluncurkan aplikasi terbaru mereka yaitu Coop-Pay yang merupakan aplikasi pembayaran dan pembelian berbagai layanan Biller secara elektronik dengan menggunakan uang elektronik Speedcash. Inovasi dari DEKOPIN ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi di seluruh Koperasi di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

HUT Ke-54 ST Dwi Tunggal Banjar Puseh Desa Adat Sading

Wabup Bagus Alit Sucipta Tekankan Pentingnya Kebersamaan dalam Berorganisasi

Loading

Published

on

By

hut st desa sading
HADIRI PERAYAAN HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta, menghadiri puncak perayaan HUT Ke-54 Sekaa Teruna Dwi Tunggal Banjar Puseh, Lingkungan Puseh Pengalasan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu (11/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sekaa Teruna (ST) Dwi Tunggal Banjar Puseh, Lingkungan Puseh Pengalasan, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (11/7).

Puncak perayaan yang berlangsung di Balai Banjar Puseh tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama 54 tahun. Acara turut dihadiri perwakilan anggota DPR RI, Perwakilan DPD RI, DPRD Kabupaten Badung Made Rai Wirata, perwakilan Camat Mengwi, Lurah Sading, Bendesa Adat Sading, Bhabinkamtibmas, Babinsa Sading, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Pemkab Badung terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana kreativitas sebesar Rp 20 juta yang diterima Ketua ST Dwi Tunggal I Made Adi Pradnya Dinata. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan serah terima kepengurusan, pelantikan anggota baru, serta penyerahan bendera Sekaa Teruna Dwi Tunggal sebagai simbol estafet kepemimpinan dan regenerasi organisasi.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh seluruh anggota ST Dwi Tunggal sehingga puncak perayaan HUT ke-54 dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, Sekaa Teruna memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam melestarikan seni, adat, budaya, dan tradisi warisan leluhur.

“Sekaa Teruna Dwi Tunggal merupakan generasi muda yang hebat dan tangguh. Organisasi ini menjadi tempat membangun karakter, memperkuat solidaritas, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai adat dan budaya. Karena itu, saya mengajak seluruh Sekaa Teruna untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, dan kebersamaan dalam berorganisasi,” ujarnya.

Baca Juga  Tatap Muka Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Bersama Masyarakat Bangli

Sementara itu, Ketua ST Dwi Tunggal yang baru I Made Adi Pradnya Dinata menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin ST Dwi Tunggal tersebut.

“Kepercayaan ini merupakan amanah dan kehormatan bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan ini. Saya akan berupaya semaksimal mungkin menjalankan program-program ST. Dwi Tunggal dengan penuh semangat, dedikasi, dan tanggung jawab selama lima tahun ke depan. Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang selama ini senantiasa mendukung berbagai kegiatan Sekaa Teruna. Sebagai generasi penerus, kami siap mendukung dan mensukseskan program-program Pemerintah Kabupaten Badung,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pengunjung PKB 2026 Tembus 1,8 Juta Orang, 20.929 Seniman Terlibat, Total Omzet Penjualan Lebih Rp 16 M

Published

on

By

pkb 2026
TUTUP PKB 2026: Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster yang secara resmi menutup Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, ternyata selama satu bulan penuh penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali sebagai ruang untuk mengumandangkan ekspresi seni budaya kolosal terbesar di Bali ini mampu meningkatkan antusiasme sekaa/komunitas /sanggar/lembaga seni dalam berkarya yang disaksikan oleh jutaan penonton, hingga memberikan manfaat ekonomi untuk IKM dan pedagang kuliner.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah sekaa/komunitas/sanggar/lembaga seni yang terlibat pada Pesta Kesenian Bali ke-48 Tahun 2026 mencapai sebanyak 673 sekaa/sanggar dengan melibatkan 20.929 seniman/pelaku seni.

Kata Gubernur Koster, bahwa lembaga seni yang terlibat pada tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 yang jumlahnya hanya 517, sedangkan untuk jumlah senimannya pada tahun ini juga ikut naik mencapai 900 lebih, dibandingkan pada tahun 2025.

Selain itu, jumlah sajian seni/karya seni yang dipergelarkan pada PKB Tahun 2026 juga ikut naik, yang mencapai sebanyak 879 sajian seni, atau mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2025 yang hanya berjumlah 529 sajian karya seni.

Apresiasi yang luar biasa dari masyarakat juga diberikan kepada para seniman, budayawan, dan pelaku seni yang tampil di Pesta Kesenian Bali, hal ini dibuktikan dengan tingginya jumlah kunjungan menonton berbagai sajian seni yang dipergelarkan.

Tercatat jumlah pengunjung Pesta Kesenian Bali Tahun ini sebanyak 1.822.857 orang (data sampai tadi siang, pertanggal 11 Juli 2026, red), dimana ada 5.743 orang di dalamnya merupakan wisatawan asing.

“Tahun lalu pengunjung Pesta Kesenian Bali hanya mencapai 1,6 juta lebih, jadi pada tahun 2026 ini pengunjungnya meningkat sekitar 200.000 orang lebih. Begitu juga junlah Wisman yang datang ke Pesta Kesenian Bali semakin banyak pada tahun ini, dibandingkan pada tahun 2025 jumlahnya hanya mencapai 2.400 orang,” kata Gubernur Koster yang juga ikut hadir sebanyak 16 kali menyaksikan para seniman, budayawan, dan pelaku seni tampil di Pesta Kesenian Bali.

Baca Juga  Tatap Muka Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Bersama Masyarakat Bangli

Tidak hanya hadir langsung, penonton sajian Pesta Kesenian Bali melalui live streaming pada kanal youtobe ditonton sebanyak 2.124.927 tayangan. Angka ini jauh meningkat, dibandingkan dengan kunjungan Pesta Kesenian Bali tahun 2025 dengan jumlah kunjungan sebanyak 1.639.543 orang.

Kemudian untuk diketahui bersama, penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali bukan saja hadir sebagai panggung apresiasi seni budaya, tetapi juga mampu menjadi etalase karya budaya, kriya, dan kerajinan masyarakat Bali yang berkualitas unggul. Melalui kegiatan Kandarupa (Pameran) Seni Rupa dan Pameran IKM Bali Bangkit, kesenian tidak hanya diapresiasi tetapi juga diberdayakan. Pameran ini mendorong para perajin Bali naik kelas, dengan menghadirkan karya seni yang berkualitas dengan harga pantas. Hasilnya, pameran ini memberikan dampak signifikan untuk meningkatkan

kesejahteraan masyarakat Bali. Selama sebulan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali Pameran IKM Bali Bangkit yang terdiri dari 124 pelaku IKM, per tanggal 10 Juli 2026 omzet penjualannya mencapai Rp 11.271.843.966,00.

Sedangkan Pameran Kuliner Tradisional Bali menghadirkan 75 stand kuliner, tercatat hingga tanggal 10 Juli 2026 memiliki omzet penjualan mencapai Rp. 5.067.733.000,00. “Omzet penjualan kuliner tradisional Bali tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Koster, pada Sabtu (Saniscara Wage, Medangsia) tanggal 11 Juli 2026 malam, seraya mengatakan jadi selain menyaksikan seni budaya di Pesta Kesenian Bali, kita juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi IKM dan pedagang kuliner tradisional khas Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bali Siap Jadi Pusat Kolaborasi Ekonomi Berbasis Dharma, Gubernur Koster Komit Dukung Global Hindu Business Conference 2026

Published

on

By

global hindu bussines
JAMU DELEGASI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menjamu para delegasi Global Hindu Business Conference (GHBC) 2026, pada Gala Dinner di Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (10/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung penyelenggaraan Global Hindu Business Conference (GHBC) 2026, saat menjamu para delegasi pada Gala Dinner di Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (10/7). Forum bisnis internasional tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring ekonomi global umat Hindu sekaligus memperkenalkan Bali sebagai pusat pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Dharma.

GHBC 2026 akan berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar dan diikuti sekitar 300 delegasi dari delapan negara, di antaranya India, Malaysia, Singapura, Nepal, Mauritius, Australia, Uni Emirat Arab (Dubai), serta Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengenang pengalamannya saat terlibat sebagai Wakil Sekretaris penyelenggaraan World Hindu Federation di Bali pada 1992. Momen menyambut para delegasi internasional kala itu, menurutnya, menjadi kenangan yang membangkitkan semangat untuk kembali menerima keluarga besar Hindu dunia di Pulau Dewata.

“Karena itu, saya menyambut dengan penuh sukacita para delegasi yang hadir pada Global Hindu Business Conference dan mengucapkan terima kasih karena Bali kembali dipercaya menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Di hadapan para peserta, Gubernur memaparkan berbagai potensi Bali, mulai dari kondisi kependudukan, budaya, ekonomi hingga arah pembangunan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa Bali saat ini mendorong kebijakan kependudukan yang mendukung keberlanjutan masyarakat Bali, termasuk melalui anjuran memiliki hingga empat anak guna menjaga kelestarian identitas budaya, termasuk keberadaan nama tradisional Nyoman dan Ketut.

Menurut Koster, kekuatan utama Bali terletak pada budayanya. Karena itu, desa adat harus tetap menjadi fondasi dalam menjaga kehidupan masyarakat, perekonomian, serta kelestarian alam. Pariwisata, budaya, dan ekonomi, katanya, harus berjalan secara seimbang agar Bali tetap memiliki daya saing di tingkat dunia.

Baca Juga  Tiba di Pulau Dewata, Wapres Tutup Rapimnas Kadin 2021

Komitmen tersebut diperkuat melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025–2125) yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian budaya, peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan energi bersih, infrastruktur, pendidikan, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia.

“Bali harus tetap eksis sepanjang zaman, bukan hanya ada, tetapi tetap memiliki identitas, berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Sementara itu, Founder Hindu Global Entrepreneur Network, Dato Pardip K. Kukreja Watu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan terhadap penyelenggaraan GHBC 2026. Menurutnya, kehadiran delegasi dari delapan negara menjadi tonggak penting dalam membangun jejaring bisnis global umat Hindu.

Ia menilai Bali merupakan contoh nyata bagaimana budaya, spiritualitas, kehidupan sosial, dan ekonomi mampu berjalan secara harmonis. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia justru menghadapi tantangan berupa krisis kesadaran, kesenjangan sosial, serta degradasi lingkungan. Karena itu, kolaborasi bisnis berbasis nilai-nilai Dharma dinilai menjadi semakin relevan.

Datu Pati Watu Greja juga mengungkapkan bahwa konferensi tersebut dihadiri sejumlah pelaku usaha dan investor internasional yang bergerak di berbagai sektor strategis, seperti energi terbarukan, kendaraan listrik, logistik, teknologi, quality assurance, wellness, hingga pariwisata. Menurutnya, para investor tersebut siap menjajaki peluang kerja sama dan investasi di Bali melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

Ia berharap momentum GHBC 2026 menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas antara Bali dan komunitas bisnis Hindu dunia, tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan GHBC 2026, Bali kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai pusat pertemuan internasional yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan ekonomi dalam membangun masa depan yang harmonis dan berkelanjutan. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Jadi Narasumber Dialog Wacana Publik

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca