Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penandatanganan Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Pengukuhan Bunda Anti-Narkoba

BALIILU Tayang

:

giri prasta
Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri acara penandatanganan komitmen yang dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda Anti Narkoba di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (15/9). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Presidency KTT G20, Pemerintah Kabupaten Badung bersama jajaran Forkopimda melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah yang dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda Anti-Narkoba berbasis keluarga dan Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkotika), bertempat di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Kamis (15/9).

Penandatangan komitmen bersama dilakukan langsung oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, Kepala Kejari Badung Imran Yusuf dan Kepala Pengadilan Negeri Denpasar I Nyoman Wiguna, yang disaksikan oleh Asisten Deputi III Kamtibmas Kemenkopolhukam Brigjen Pol. Bambang Pristiwanto bersama koordinator Perencana Ahli Madya Biro Perencanaan BNN RI Emma Suryaningtyas.

Pada kesempatan itu Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Anak Agung Gede Mudita mengukuhkan Nyonya Seniasih Giri Prasta sebagai Bunda Anti-Narkoba berbasis keluarga dan Kelurahan Legian, Kelurahan Kuta serta Kelurahan Kedonganan dikukuhkan sebagai Kelurahan Bersinar di Kabupaten Badung. Turut hadir Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Badung, Camat se-Kabupaten Badung, Perbekel/Lurah se-Kabupaten Badung serta Jajaran Polres Badung, Polresta Denpasar dan Dandim 1611 Badung.

Seusai mengikuti semua rangkaian acara, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan dalam rangka menyongsong pelaksanaan presidensi KTT G20 di Nusa Dua Badung Bali, Pemkab Badung bersama jajaran Forkopimda melaksanakan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah yang dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda Anti Narkoba berbasis keluarga dan Desa/Kelurahan Bersinar.

“Inilah kesiapan kami dalam rangka mensukseskan Presidensi KTT G20. Kami juga sudah melakukan koordinasi yang bersinergi bersama Forkopimda terkait masalah keamanan dan kenyamanan. Maka yakin dan percaya ini bisa berjalan dengan baik, dan bukan hanya untuk event G20 saja, ini akan tetap berlanjut untuk seterusnya,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Apresiasi Krama Adat Tohjiwa Gelar Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya

Asisten Deputi III Kamtibmas Kemenkopolhukam Brigjen Pol Bambang Pristiwanto menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Badung, karena Badung menjadi daerah yang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat sebagai jantung industri pariwisata di Indonesia. Di samping itu Badung juga dikatakan menjadi tolak ukur bangkitnya pariwisata Indonesia pasca pandemi Covid-19.

“Saat ini hotel restaurant sudah mulai penuh ini merupakan tanda positif bahwa pariwisata Indonesia dan Bali sudah mulai bangkit. Momentum yang baik ini harus terus kita jaga terlebih bagi Provinsi Bali dan Kabupaten Badung karena akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Presidensi KTT G20, yang akan membawa banyak delegasi asing ke Bali. Disamping waspada dalam menjaga kamtibmas, pandemi Covid-19 perlu juga waspada terhadap penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Perencana Ahli Madya Biro Perencanaan BNN RI Emma Suryaningtyas menyebutkan, sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengimplementasikan pelaksanaan Inpres No. 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta pengukuhan keamanan KTT G20. “Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika telah disusun Inpres No. 2 Tahun 2020 yang memberikan perintah kepada BNN untuk mengkoordinasikan Kementerian Lembaga serta pemerintah daerah dalam melaksanakan P4GN bersama Menkopolhukam,” jelasnya. 

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes melaporkan, perkembangan situasi kamtibmas di Kabupaten Badung menjelang Presidensi KTT G20 bulan November mendatang semua dapat berjalan dengan baik. Untuk itu tetap dilakukan upaya dan langkah-langkah bersama seluruh stakeholder terkait. “Seperti pada kegiatan hari ini dilaksanakan kegiatan penandatanganan himbauan kamtibmas khususnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Badung, sehingga akan ada gerak bersama dan persepsi bahwa menjaga kamtibmas menjelang KTT G20 merupakan tugas kita bersama,” ucapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Beri Motivasi Generasi Z di HUT Ke-49 ST. Dharma Guna Banjar Brahmana, Sangeh

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Buka Bulfest 2026 di Praja Mandala Singa Ambara Raja, Gubernur Koster Serahkan Penghargaan kepada Tiga Maestro Tari Buleleng

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membuka Buleleng Festival 2026 di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja.
BUKA BULFEST: Gubernur Bali Wayan Koster membuka Buleleng Festival (Bulfest) 2026 di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com — Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8/2026). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Momentum pembukaan semakin istimewa dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Gubernur Bali Wayan Koster kepada tiga maestro tari Buleleng, yakni Ni Luh Sustiawati, Luh Herawati, dan Ni Luh Menek.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Buleleng atas dedikasi, konsistensi, serta kontribusi luar biasa ketiganya dalam melestarikan, mengembangkan, dan memperkaya khazanah seni tari tradisional di Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengapresiasi penyelenggaraan Bulfest sebagai ruang untuk memajukan sekaligus memperkuat seni dan budaya Bali, khususnya karya-karya seni dari Kabupaten Buleleng.

“Saya mengapresiasi program Bupati yang telah menyelenggarakan Bulfest untuk memajukan dan memperkuat seni budaya Bali, khususnya karya seni dari Kabupaten Buleleng,” ujar Koster.

Menurutnya, Bulfest tidak hanya menjadi wahana bagi para seniman, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan kuliner, kerajinan, dan produk UMKM khas Buleleng. Keberadaan UMKM dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Koster juga menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program pembangunan di Buleleng. Sejumlah agenda strategis turut disampaikan, mulai dari pembangunan shortcut titik 9–10 yang akan dilanjutkan hingga titik 12, pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, hingga pengembangan sejumlah pelabuhan lainnya.

“Kalau semuanya sudah selesai pada 2029, dari Denpasar ke Buleleng nanti bisa satu setengah jam,” katanya.

Selain infrastruktur konektivitas, Koster menyebut pengembangan kawasan ekonomi di Kecamatan Gerokgak serta pembangunan tahap kedua Turyapada Tower sebagai bagian dari upaya memperkuat Buleleng.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Beri Motivasi Generasi Z di HUT Ke-49 ST. Dharma Guna Banjar Brahmana, Sangeh

Ia berharap berbagai rencana pembangunan tersebut dapat berjalan dan rampung sebelum masa jabatannya berakhir pada 2030.

“Kita harus menunjukkan komitmen kita sama-sama untuk memajukan Buleleng. Saya mohon guyub, bersatu menjaga Buleleng dan Bali agar tetap kondusif,” tegasnya.

Koster juga mengingatkan pentingnya menjaga seni, budaya, tradisi, dan kearifan lokal Bali. Menurutnya, budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali dan harus dijaga secara konsisten serta penuh tanggung jawab.

“Budaya tidak akan pernah mati, karena budaya adalah jiwa kehidupan kita, napas masyarakat Bali. Jaga dengan konsisten dan serius sepanjang masa,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkreativitas sekaligus memastikan regenerasi seniman berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa Bulfest bukan sekadar perhelatan seni, melainkan ruang bersama untuk menghidupkan kembali ingatan, identitas, kreativitas, dan rasa memiliki terhadap kebudayaan Buleleng.

Mengangkat tema “Uriping Rasa”, Sutjidra menjelaskan bahwa budaya akan tetap hidup ketika rasa di dalam hati masyarakat tetap menyala.

“Uriping Rasa mengajak kita menjaga rasa hormat kepada leluhur, cinta pada tanah kelahiran, kebanggaan identitas, kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, serta tanggung jawab mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Menurut Sutjidra, tradisi tidak harus ditinggalkan ketika zaman berubah. Sebaliknya, tradisi harus mampu menemukan ruang baru agar tetap hidup, relevan, dan dapat diterima generasi masa kini.

Selama enam hari pelaksanaan, Bulfest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan seni, budaya, ekonomi kreatif, UMKM, kerajinan, kuliner, dan inovasi. Nuansa Singaraja tempo dulu juga dihadirkan untuk memperkuat identitas dan karakter Buleleng.

Sutjidra berharap Bulfest menjadi momentum untuk menumbuhkan kebanggaan sebagai orang Buleleng, kecintaan terhadap seni dan budaya, semangat gotong royong, serta kreativitas masyarakat.

Baca Juga  Di HUT Ke-41 ST. Setiakawan, Bupati Giri Prasta Berpesan Agar Gunakan Medsos dengan Bijak

“Marilah kita hidupkan rasa, hidupkan budaya, dan bersama membangun Buleleng yang semakin maju, berbudaya, dan berkarakter,” pungkasnya.

Melalui Bulfest 2026, pemerintah berharap festival ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan; memberikan ruang berkarya bagi seniman, mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat citra Buleleng sebagai daerah yang kaya akan seni, budaya, sejarah, dan kreativitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Jajarannya Inovatif dan Kerja Maksimal Genjot Realisasi PAD 2026

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar.
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster minta jajaran perangkat daerah bekerja maksimal untuk mengejar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Penekanan itu disampaikannya saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8).

Gubernur Koster dalam arahan singkat menyinggung pentingnya dukungan anggaran dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. “Kita banyak program, tak akan bisa jalan kalau tanpa dukungan anggaran,” katanya. Ia ingin jajaran Pemprov Bali punya pemahaman yang sama terkait hal tersebut. Oleh sebab itu, Gubernur Koster mendorong jajarannya bekerja maksimal. “Jangan kerja biasa-biasa saja. Datang jam delapan, pulang jam empat,” ujarnya sembari memotivasi perangkat daerah berlomba memberikan yang terbaik agar bisa meninggalkan legacy membanggakan. “Tak hanya membanggakan OPD terkait, tapi juga Pemprov Bali,” imbuhnya. Masih dalam arahannya, Gubernur Koster mendorong OPD penghasil membuat berbagai terobosan untuk meningkatkan realisasi pendapatan.

Untuk diketahui, rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal April 2026, dimana saat itu disepakati penambahan 10 persen target pendapatan pada tiap OPD penghasil.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Dewa Tagel Wirasa dalam paparannya menginformasikan, realisasi PAD hingga 14 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp. 2.499.175.145.467 atau 58,95 persen dari target induk yang ditetapkan sebesar Rp. 4.239.252.167.568. Realisasi ini didukung pemasukan dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan yang sah.

Dalam kegiatan rakor, Gubernur Koster memberi perhatian khusus pada upaya perangkat daerah penghasil seperti Bapenda, BPKAD, BKPSDM, Badan Penghubung, Disparda, PUPRKim, Disnaker dan ESDM, Dinkes, RS Mata Bali Mandara, RSU Bali Mandara, RS Dharma Yadnya dan Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama. Terhadap sejumlah layanan yang memungkinkan dikembangkan secara komersial, Gubernur Koster minta pengelolaan dilakukan dengan meniru pola swasta. Sementara Bapenda didorong mengintensifkan pola jemput bola untuk mengejar penunggak pajak kendaraan agar memenuhi kewajiban mereka. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Terima Pengurus KKI, Jelang Kejuaraan Piala Gubernur Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Bebas

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan Remisi Umum kepada warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Negara.
REMISI: Bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8).

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

​Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan dipastikan langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa tahanan.

​Bupati Kembang berharap para warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukumannya maupun yang mendapatkan pengurangan masa pidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.

​”Harapan kami bagi warga binaan yang hari ini mendapat remisi dan bebas, tentu bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang positif. Saya juga berharap masyarakat dapat menerima mereka kembali, karena mereka telah dibina dan dididik di sini agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap berkontribusi membangun desa dan membangun Jembrana,” ujarnya.

​Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengungkapkan bahwa seluruh usulan remisi dari pihaknya telah disetujui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026.

​”Kami mengusulkan total 123 napi untuk menerima remisi kemerdekaan dan seluruhnya disetujui. Rinciannya, 122 orang penerima RU I dan 1 orang penerima RU II yang langsung bebas,” ungkapnya

Warga binaan yang memperoleh RU II hingga langsung bebas merupakan terpidana kasus pencurian dengan pemotongan masa tahanan selama 2 bulan.

“Karena sisa masa pidananya kurang dari 2 bulan, maka tepat pada momentum kemerdekaan ini yang bersangkutan dapat langsung menghirup udara bebas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Terima Pengurus KKI, Jelang Kejuaraan Piala Gubernur Bali
Lanjutkan Membaca