Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Biologi FMIPA Unud Jadi Tuan Rumah Kongres KOBI 2022

BALIILU Tayang

:

prodi biologi
Dekan FMIPA Unud (kanan) foto bersama saat Prodi Biologi FMIPA Universitas Udayana menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres KOBI ke-4 pada 16-17 November 2022, di Ruang Nusantara, Gedung Agrokomplek, Kampus Universitas Udayana, Sudirman Denpasar Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Prodi Biologi FMIPA Universitas Udayana menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres KOBI (Konsorsium Biologi Indonesia) yang ke-4. Kongres berlangsung pada tanggal 16-17 November 2022, di Ruang Nusantara, Gedung Agrokomplek, Kampus Universitas Udayana, Sudirman Denpasar Bali. Penyelenggaraan Kongres berkolaborasi dengan Pelaksanaan Science and Technology International Conference (STIC). 

Ketua KOBI Periode 2020-2022 Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., dalam sambutannya pada intinya menyampaikan kinerja yang telah dilakukan.

Dekan FMIPA Unud Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc.,Ph.D saat membuka kongres menyampaikan bahwa KOBI sesuai tujuannya yaitu berperan aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi biologi dalam penguasaan keanekaragaman hayati, pemanfaatan sumber daya alam hayati (bioresources) secara optimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat manusia dan kelestarian lingkungan. Ada 3 langkah utama yang telah disetujui untuk dilakukan yaitu: (1) Menghimpun lembaga-lembaga pendidikan tinggi di bidang biologi baik pemerintah maupun swasta; (2) Melakukan komunikasi, menjalin kerja sama, dan bersinergi dengan lembaga-lembaga yang bergerak dalam bidang biologi dan bidang terkait, baik di dalam maupun di luar negeri; (3) Membantu pemerintah dalam pembangunan berbagai sektor kehidupan yang terkait dengan bidang Biologi.

fmipa
Foto bersama saat penyelenggaraan Kongres KOBI ke-4 pada 16-17 November 2022, di Ruang Nusantara, Gedung Agrokomplek, Kampus Universitas Udayana, Sudirman Denpasar Bali. (Foto: ist) 

Kongres KOBI telah berhasil menetapkan tiga keputusan besar, yaitu pertama, menetap kembali Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. sebagai ketua KOBI periode 2022-2026, kedua, menetapkan Garis Besar Program Kerja KOBI periode 2022-2026 dan ketiga, melakukan perubahan beberapa aspek dalam anggaran dasar dan anggara rumah tangga KOBI (AD-ART). Dalam kongres juga disajikan beberapa materi, yaitu : (1) Jabatan Fungsional Kurator Hayati dengan narasumber Plt. Direktur Pembinaan Jabatan Fungsional dan Pengembangan Profesi (Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN); (2) Presentasi Perkumpulan Biologi Medik Indonesia (PBMI) Indonesia Biologist Association (IBA); (3) Sharing information Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) oleh Prof. Jatna Supriatna; dan (3) Diskusi kerja sama dengan mitra KOBI.

Baca Juga  FMIPA Unud Jadi Tuan Rumah Kongres Konsorsium Biologi Indonesia

Dalam kongres tersebut, KOBI juga menetapkan poin-poin penting terkait Indonesia Biodiversity Index (IBI), yaitu terkait agenda G20 tentang konservasi ekosistem mangrove dan keanekaragaman hayati pada 16 November 2022.

Ekosistem mangrove memiliki komoditas ekonomi yang kaya baik flora maupun fauna. Seperti kepiting, udang, ikan, dll. The Economics of Biodiversity: The Dasgupta Review menyoroti bahwa,  untuk memahami bahwa ekonomi manusia dibatasi dan membentuk kembali pemahaman kita tentang apa yang membentuk pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang benar-benar berkelanjutan: memperhitungkan sepenuhnya dampak interaksi kita dengan alam dan menyeimbangkan kembali permintaan kita dengan kapasitas alam untuk persediaan.

‘‘Oleh karena itu, kita perlu mengukur status dan tren keanekaragaman hayati di tempat atau ekosistem tertentu. Seperti untuk melihat indikator keanekaragaman hayati pada ekosistem mangrove,‘‘ ujar Dekan.

Saat ini, Konsorsium Biologi Indonesia telah mempromosikan dan mengembangkan Indonesia Biodiversity Index (IBI). IBI dapat digunakan sebagai indikator pengukuran keanekaragaman hayati berbasis ekosistem dan atau yurisdiksi. Namun, IBI masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan baik tata kelola maupun infrastruktur untuk menjalankan big data. Oleh karena itu, kolaborasi antara pihak pemerintah, akademisi, peneliti, dan praktik konservasi sangat penting untuk memperkuat inisiatif IBI. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2186-PS-BIOLOGI-FMIPA-MENJADI-TUAN-RUMAH-KONGRES-KOBI-2022.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Laksanakan Mediasi Pasca Keributan Antar Penghuni Kos, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Published

on

By

Polsek Dentim
DAMAI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak yang sempat ribut pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Reskrim Polsek Dentim. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai tindak lanjut atas keributan yang melibatkan penghuni kos di Jl. Akasia XVI, Gang Durian, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Polsek Denpasar Timur (Dentim) melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak pada Kamis (9/7/2026) di Ruang Reskrim Polsek Dentim.

Mediasi tersebut turut dihadiri Kelian Lingkungan Kesiman Banjar Buaji Anyar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesiman, serta kedua belah pihak yang terlibat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penyelesaian permasalahan melalui musyawarah guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Keributan diketahui terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Peristiwa bermula saat sejumlah penghuni kos merayakan kemenangan tim Argentina usai menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026 dengan menggeber sepeda motor dan berteriak. Suara bising tersebut mengganggu penghuni kos di seberang gang yang sedang beristirahat. Teguran yang diberikan kemudian berkembang menjadi cekcok hingga berujung keributan. Berkat kesigapan warga, pecalang, dan personel Polsek Dentim, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang lebih jauh.

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dengan menandatangani Surat Kesepakatan Perdamaian di atas materai. Selain sepakat untuk tidak saling menuntut, keduanya juga berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta bersedia diproses sesuai ketentuan hukum apabila mengulangi perbuatan serupa maupun melanggar isi kesepakatan yang telah dibuat.

Kapolsek Dentim, AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan bentuk pendekatan problem solving yang selalu dikedepankan Polri dalam menangani permasalahan sosial yang masih dapat diselesaikan secara musyawarah.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap memperhatikan aturan hukum yang berlaku. Kami berharap kedua belah pihak dapat memegang komitmen yang telah disepakati bersama, menjaga hubungan baik, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggalnya,” ujar AKP Udiana. (gs/bi)

Baca Juga  FMIPA Gelar Pembahasan dan Pelaporan Hasil AMI 2023

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Blahbatuh dan Masyarakat Bersinergi Dalam Pencarian Korban Kecelakaan Tunggal di Medahan

Published

on

By

Polsek Blahbatuh
Polisi dan warga masyarakat saat mengevakuasi korban. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 Wita, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal Out of Control (OC) di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh. Sepeda motor yang dikendarai WEP, laki-laki, 35 tahun, warga Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke aliran Tukad Uma. Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Setelah menemukan sepeda motor di aliran sungai tanpa pengendaranya, warga bersama perangkat desa segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Blahbatuh. Respons cepat masyarakat menjadi langkah awal yang sangat membantu dalam penanganan peristiwa ini.

Personel Polsek Blahbatuh yang dipimpin Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Dewa Nyoman Gede Wiratmaja, S.H., bersama unsur terkait segera mendatangi tempat kejadian perkara. Pencarian dilakukan secara terpadu bersama pemerintah desa, prajuru adat, dan warga setempat di sepanjang aliran Tukad Uma.

Sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tersangkut di bendungan sungai. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa dengan ambulans PMI Kabupaten Gianyar ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja sama seluruh pihak dalam proses pencarian dan evakuasi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi sehingga kejadian ini diduga berkaitan dengan kambuhnya penyakit tersebut saat berada di area perairan. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  FMIPA Unud Latih Anak SOS Village Buat Sabun dan Lulur Krim Lamun
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan Palawara Siap Buka Malam Puncak D’Youth Fest 6.0

Usung Pesan Kebangkitan Harmoni Alam

Loading

Published

on

By

d youth fest
JELANG PEMBUKAAN: Persiapan menjelang pembukaan Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kolaborasi spektakuler Ogoh-ogoh Gajah, karya ST. Yowana Saka Bhuwana, Banjar Tainsiat bersama Kedux Garage bersama Palawara Music Company dan Manubada Art bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” siap membuka malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

Mengusung tema besar Feel the Growth, pertunjukan pembuka tersebut menjadi representasi semangat kebangkitan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan yang selaras dengan semangat D’Youth Fest sebagai ruang tumbuh kreativitas generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat ditemui di sela-sela gladi, Jumat (10/7), mengatakan bahwa kolaborasi seni tersebut menjadi salah satu sajian utama yang memadukan kekuatan seni tradisi, kreativitas kontemporer, dan pesan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, karya tari kolosal “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” mengangkat kisah perjalanan dari kehancuran menuju harapan. Berangkat dari tema Regrow, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana keserakahan manusia merusak keseimbangan alam hingga menghadirkan kehancuran. Di tengah kondisi tersebut hadir sosok Sang Penjaga Agung sebagai simbol kebijaksanaan yang membangkitkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.

Pertunjukan dibagi dalam tiga babak. Babak pertama menggambarkan eksploitasi alam yang melahirkan kerusakan, babak kedua menjadi titik balik ketika kesadaran mulai tumbuh dan alam kembali bernapas, sedangkan babak ketiga menghadirkan harmoni baru ketika manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual kembali menyatu.

“Melalui kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan tari kolosal Palawara, kami ingin menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat Feel the Growth kami maknai sebagai ajakan untuk terus bertumbuh bersama melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Luh Putu Ryastiti.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional

Lebih lanjut dijelaskan, malam puncak D’Youth Fest 6.0 akan menghadirkan beragam atraksi unggulan yang memadukan seni budaya, kreativitas modern, ekonomi kreatif, hingga hiburan musik dari musisi lokal dan nasional. Sederet penampil akan memeriahkan festival tersebut, di antaranya Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Selain itu, sedikitnya 20 pelaku UMKM kuliner dan lima unit food truck turut dilibatkan untuk memperkuat promosi produk lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Rangkaian D’Youth Fest 6.0 sendiri telah berlangsung sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026 melalui berbagai kegiatan kreatif seperti Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, Bali Screen Printing Community, hingga malam puncak festival yang dikemas dengan kampanye peduli lingkungan berkolaborasi dengan Komunitas Eling Ring Pertiwi. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan puluhan komunitas kreatif lintas sektor sebagai bentuk penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Pada penyelenggaraan tahun ini, D’Youth Fest juga memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi selama festival berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan kepada generasi muda sekaligus mendukung penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Denpasar berharap D’Youth Fest 6.0 mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, budaya, inovasi, dan semangat kewirausahaan generasi muda sehingga mampu melahirkan karya-karya yang berdampak bagi pembangunan daerah.

“D’Youth Fest bukan sekadar festival hiburan, tetapi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan identitas kreatif Kota Denpasar. Kami berharap semangat yang lahir dari festival ini terus tumbuh menjadi energi positif dalam memperkuat ekonomi kreatif, melestarikan budaya, serta mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” tutup Luh Putu Ryastiti. (gs/bi)

Baca Juga  Persiapkan Diri di Ajang Gemastik, SIC Informatika FMIPA Unud Bentuk Tim

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca