Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gelar Apel Disiplin, Sekda Alit Wiradana Ajak Seluruh ASN Tingkatkan Disiplin dan Kinerja

BALIILU Tayang

:

Apel Pagi
Sekda Denpasar IB Alit Wiradana saat memimpin pelaksanaan apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Denpasar, pada Senin (29/8). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com  – Sekda Denpasar, IB Alit Wiradana memimpin pelaksanaan apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Denpasar, pada Senin (29/8).

Apel pagi rutin digelar setiap Senin pasca Kota Denpasar masuk dalam kriteria level 1 kasus Covid-19, serta tindak lanjut dari surat Menpan RB melalui BKPSDM, tanggal 30 Desember 2021 Perihal Imbauan Apel Pagi di Lingkungan Instansi Pemerintah. Apel pagi ini diikuti oleh  seluruh pegawai ASN maupun non ASN  di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selain di sekretariat daerah pelaksanaan apel juga dilaksanakan di seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sekda Denpasar IB Alit Wiradana kembali mengingatkan kepada seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerja. Selain itu seluruh bagian yang ada di sekretariat daerah agar segera meningkatkan capaian realisasi anggaran saat ini yang masih rendah.

“Saya ingin mengingatkan, terkait progres realisasi serapan anggaran khususnya di lingkungan sekretariat daerah yang sudah menginjak triwulan ketiga saat ini masih rendah, yakni masih di bawah lima puluh persen. Saya mengimbau kepada seluruh bagian untuk segera mengevaluasi agar mencapai target, serta agar sekretariat daerah ini mampu menjadi contoh bagi OPD yang lain,” ujar Alit Wiradana.

Lebih lanjut, Alit Wiradana menyampaikan apresiasi kepada seluruh bagian yang telah disiplin dalam menjalankan tugasnya serta mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa bersama-sama menjalankan tugas dengan dilandasi spirit Vasudhaiva Kutumbakam dalam bekerja di Kota Denpasar yang sama-sama  dicintai ini. (arya/eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dukung Produk Dalam Negeri, Sekda Denpasar Hadiri Business Matching 2024 di Sanur

NEWS

Polsek Sukawati Turun Tangan Evakuasi Tiga Buruh Tertimbun Longsor di Tegenungan, Satu Korban Meninggal Dunia

Published

on

By

longsor di kemenuh
Personel polisi saat ikut serta mengevakuasi korban longsor di Banjar Tegenungan Gianyar, Kamis (12/2). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Peristiwa tanah longsor menimpa proyek perbaikan senderan tembok pelinggih merajan di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Tiga orang pekerja bangunan tertimbun material longsor saat melakukan penggalian di lokasi proyek.

Lokasi kejadian berada di proyek senderan tembok merajan milik Dewa Made Artha di Jalan Air Terjun Tegenungan. Longsor terjadi secara tiba-tiba saat pekerja menggali dasar pondasi senderan yang sebelumnya rusak akibat hujan.

Korban pertama, Ketut Warta (50) asal Banjar Kertiyasa, Desa Bona, tertimbun sebatas kaki dan berhasil menyelamatkan diri dalam kondisi selamat. Korban kedua, I Wayan Cenik (45), tertimbun hingga leher dan berhasil dievakuasi, kemudian mendapat perawatan di RS Arisanthi Ubud dengan luka memar pada paha kiri. Sedangkan korban ketiga, I Nyoman Sukana (46), ditemukan tertimbun seluruh tubuh dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Kronologis kejadian bermula dari pembangunan proyek kos-kosan di lahan yang lebih rendah sekitar empat meter dari rumah warga di sekitarnya, sehingga menyebabkan tembok penyengker merajan longsor saat hujan. Perbaikan senderan dimulai sejak 10 Februari 2026, namun saat proses penggalian berlangsung, tanah tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja. Saksi di lokasi segera meminta bantuan dan bersama warga melakukan upaya penyelamatan.

Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, SH bersama personel Polsek Sukawati langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi bersama BPBD Gianyar.

Korban kedua berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.40 Wita, sementara korban ketiga ditemukan pada pukul 12.50 Wita dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di RS Arisanthi Ubud. Jenazah saat ini dititipkan di RS Sanjiwani Gianyar dan rencananya akan dikremasi menunggu hari baik.

Baca Juga  Tekan Penyebaran HIV/AIDS, KPA Kota Denpasar Gelar Temu Informasi Bersama Forum Guru Pembina KSPAN

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan faktor keselamatan kerja serta kondisi tanah saat melakukan aktivitas penggalian di area rawan longsor. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Resmikan Bedah Warung, Bupati Kembang Apresiasi BUMDesma Asta Buana Sejahtera

Published

on

By

Asta Buana Sejahtera
SERAHKAN BANSOS: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menyalurkan bantuan sosial berupa program bedah rumah dan bedah warung di Banjar Arca, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Rabu (11/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan di Kabupaten Jembrana. BUMDesa Bersama (BUMDesma) Asta Buana Sejahtera, Kecamatan Pekutatan, menyalurkan bantuan sosial berupa program bedah rumah dan bedah warung yang bersumber dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Pengelolaan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP) tahun 2025.

Dari SHU yang berhasil dibukukan tahun ini, BUMDesma menyisihkan anggaran sebesar Rp 85 juta untuk merealisasikan dua unit bedah rumah dan satu unit bedah warung. Program tersebut menjadi wujud komitmen BUMDesma dalam menjalankan fungsi sosial sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat desa.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia hadir langsung meresmikan program bedah warung di Banjar Arca, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Rabu (11/2).

Menurutnya, capaian BUMDesma Pekutatan yang sudah mampu menghasilkan SHU dan berkontribusi kembali kepada masyarakat patut diapresiasi. “Tahun 2025 ini BUMDesma Kecamatan Pekutatan sudah bisa menghasilkan SHU dan hari ini sudah bisa memberikan partisipasinya kepada masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program bedah warung memiliki tujuan khusus, yakni meningkatkan ekonomi masyarakat kecil yang memang menggantungkan hidup dari usaha berdagang. Bantuan diberikan kepada warga yang telah memiliki cikal bakal usaha warung, namun kondisinya dinilai kurang layak.

“Harus ada warung kecil yang memang faktanya sehari-hari berjualan, tetapi kondisinya kurang layak. Maka kita sentuh bersama-sama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga BUMDesma, CSR perusahaan, termasuk Bank BPD,” jelasnya. Tahun sebelumnya, bantuan serupa juga didukung Bank BPD sebanyak 10 unit.

Bupati berharap, melalui sentuhan tersebut, warung-warung desa bisa naik kelas dan mampu bersaing dengan toko-toko lain, termasuk toko modern yang kian menjamur.

Baca Juga  Pengukuhan Bendesa Adat Panjer, Wawali Arya Wibawa: Sinergi Adat dan Dinas Dukung Kemajuan Kota Denpasar

Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar menjaga kebersihan dan manajemen usaha. “Berjualan harus bersih, murah senyum dan ramah. Dagangan harus tertata rapi, pencahayaan bagus, produk kedaluwarsa diperhatikan. Warungnya bersih dan manajemennya juga harus baik. Harus punya ciri atau tematik dalam berdagang,” pesannya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan bedah warung, Ni Ketut Tasni asal Banjar Arca, Desa Pulukan, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Selain renovasi warung, ia juga memperoleh tambahan modal usaha sebesar Rp 1 juta.

“Terima kasih Bapak Bupati sudah memberikan bedah warung dan modal. Warung saya sekarang jadi bagus dan lebih nyaman untuk berjualan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tangani Sampah, Pemkab Gianyar Jalin Kerja Sama dengan Kota Osaki Jepang

Published

on

By

pemkab gianyar
SIDANG PARIPURNA: DPRD Kabupaten Gianyar saat menggelar Sidang Paripurna Persetujuan Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan Pemerintah Kota Osaki Prefektur Kagoshima, Jepang di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar, Kamis (12/2). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar menggelar Sidang Paripurna Persetujuan Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan Pemerintah Kota Osaki Prefektur Kagoshima, Jepang di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar, Kamis (12/2). Kerja sama Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan Pemerintah Kota Osaki Jepang, merupakan langkah strategis dalam sistem pengelolaan sampah yang mampu menekan volume sampah di TPA secara maksimal demi menjamin hak masyarakat atas lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, menjelaskan bahwa tujuan kerja sama tersebut yakni pada peningkatan sumber daya manusia. Dengan adanya pendampingan secara langsung, tentunya akan memberikan motivasi dan pembelajaran bagi pengelola persampahan serta masyarakat di Kabupaten Gianyar pada umumnya terkait pengelolaan sampah yang dapat memberikan manfaat secara ekonomi, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan menjamin kelestarian alam dan lingkungan serta dapat mengubah perilaku masyarakat.

“Kami sangat berharap, Kota Osaki berkenan membagi ilmu melalui pendampingan langsung kepada pengelola persampahan di Kabupaten Gianyar. Melalui kerja sama ini, tidak hanya berbicara tentang transfer teknologi atau bantuan mesin, tetapi yang lebih penting adalah Transfer Pengetahuan dan Perubahan Budaya,” tegas Agung Mayun.

Lebih lanjut Agung Mayun berharap adanya dukungan teknologi, peningkatan kapasitas, serta penguatan sistem pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Tak lupa dirinya juga mengucap terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Gianyar yang telah meluangkan waktu dan pikiran dalam melakukan telah dan pembahasan.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gianyar I Nyoman Amerthayasa menyampaikan Komisi II telah mencermati secara menyeluruh substansi kerja sama yang disampaikan, baik dari aspek kebijakan, manfaat yang diharapkan, kesiapan perangkat daerah, maupun dari aspek hukum dan keuangan daerah. Rencana kerja sama ini merupakan bagian dari upaya tindak lanjut Pemerintah Daerah dalam penanganan permasalahan sampah yang saat ini menjadi salah satu isu strategis di Kabupaten Gianyar.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Tinjau Bazzar Pangan Dinas Perikanan di Desa Dangri Klod

Lebih lanjut Nyoman Amerthayasa menjelaskan, dalam kerja sama tersebut juga tekanan pada gerakan dan kampanye peningkatan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan. Hal tersebut sangat penting, mengingat permasalahan sampah bukan hanya masalah teknis, tetapi juga berkaitan dengan perubahan perilaku dan kepedulian seluruh masyarakat terhadap lingkungan.

“Sebagai gambaran, pengelolaan sampah harus kita pandang sebagai bagian dari siklus kehidupan yang harus ditangani secara bijaksana. Semua makhluk hidup yang telah mengakhiri masa hidupnya diperlakukan dengan baik, demikian pula sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia harus dikelola secara layak agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan,” jelasnya.

Meskipun demikian, Komisi II juga memberikan beberapa catatan penting, antara lain perlunya kejelasan ruang lingkup teknis pelaksanaan kerja sama, kesiapan perangkat daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup, serta pentingnya dukungan sumber daya manusia yang memadai agar pelaksanaan kerja sama dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca