Tuesday, 5 July 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

LKPP Tahun 2021 Dapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian

BALIILU Tayang

:

Ketua BPK
Ketua BPK, Isma Yatun saat konferensi pers. (Foto: Muchlis Jr)

Bogor, baliilu.com – Presiden Joko Widodo menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 23 Juni 2022. Dalam keterangannya selepas acara, Ketua BPK, Isma Yatun menyatakan bahwa LKPP tahun 2021 mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

“Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK, LKPP tahun 2021 mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian atas konsolidasian dari 83 kementerian dan lembaga, dan satu lembaga keuangan, lembaga bendahara umum negara,” ujar Isma.

Isma menjelaskan bahwa dari 87 kementerian/lembaga (K/L) yang diperiksa, sebanyak empat K/L mendapatkan opini wajar dengan pengecualian yaitu Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Tapi secara material keempat RKAKL tersebut tidak mempengaruhi secara signifikan kepada laporan keuangan pemerintah pusat,” lanjutnya.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, BPK menaruh perhatian terhadap substansi dari LKPP terkait pengelolaan insentif dan fasilitas perpajakan tahun 2021 yang dinilai belum sepenuhnya memadai. Atas permasalahan tersebut, kata Isma, BPK merekomendasikan pemerintah untuk menguji kembali kebenaran pengajuan insentif dan fasilitas perpajakan.

“Atas permasalahan ini BPK merekomendasikan pemerintah antara lain agar menguji kembali kebenaran pengajuan insentif dan fasilitas perpajakan yang telah diajukan wajib pajak dan disetujui, serta menagih kekurangan pembayaran pajak beserta sanksinya untuk pemberian insentif dan fasilitas yang tidak sesuai,” kata Isma.

Kemudian, terkait penganggaran pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja nonprogram PCPEN pada 80 K/L minimal sebesar Rp12,52 triliun belum sepenuhnya sesuai ketentuan. BPK merekomendasikan pemerintah untuk memperbaiki mekanisme penganggaran hingga pertanggungjawaban belanja tersebut.

“Atas permasalahan ini BPK merekomendasikan pemerintah antara lain agar memperbaiki mekanisme penganggaran, pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja untuk memitigasi resiko ketidakpatuhan dalam proses ketidaktercapaian output dan ketidaktepatan sasaran dalam pelaksanaan belajar,” tambahnya.

Baca Juga  Tinjau Kegiatan di Pesantren API, Presiden: Bisa Jadi Contoh Penerapan Prokes

Di akhir keterangannya, Isma berharap rekomendasi yang disampaikan oleh BPK dapat segera ditindaklanjuti pemerintah, baik kementerian, lembaga, maupun bendahara umum negara. Ia juga mengapresiasi kerja sama K/L selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang baik sekali selama kami melakukan proses pemeriksaan sampai dengan selesainya proses pemeriksaan,” ucapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ni Luh Sukadani Raih Gelar Doktor Ilmu Peternakan Fapet Unud

Published

on

By

ni luh
Ni Luh Sukadani foto bersama usai mengikuti ujian terbuka promosi doktor. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Peternakan Universitas Udayana kembali melahirkan seorang doktor di bidang Ilmu Peternakan. Adalah Ni Luh Sukadani yang merupakan Kepala UPTD Rumah Kreatif Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali melalui ujian terbuka promosi doktor yang dipimpin Ketua Sidang, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, M.S., IPU. pada Kamis, 30 Juni 2022.

Tim Promotor terdiri dari Prof. Dr. Ir. I Gst. Nym. Gde. Bidura, MS.,IPU., Asean Eng., Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, M.S., IPU., dan Dr. Ir. Ni Wayan Siti, M.Si.  Promosi Doktor menghadirkan penguji eksternal Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP.  dan 5 orang dosen penyanggah dan 4 orang dosen undangan akademik dari Fapet Unud. Disertasi yang berhasil dipertahankan berjudul “Performa Produksi dan Karakteristik Karkas Itik Bali Jantan yang Diberi Ekstrak Air Daun Indigofera Zollingerian”.

Luh Sukadani memaparkan, hasil penelitian disertasi ini mendapatkan novelty bahwa penggunaan ekstrak air daun Indigofera Zollingerian pada level 6% dalam air minum berkhasiat sebagai additive herbal yang dapat meningkatkan performa produksi dan berkualitas karkas itik Bali jantan umur 8 minggu.

Tujuannya umum dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui dampak pemanfaatan ekstrak air daun Indigofera Zollingerian sebagai feed additive pada ternak itik. Sedangkan tujuan khusus untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia ekstrak air daun Indigofera Zollingerian, mengkaji pemanfaatan ekstrak air daun Indigofera Zollingerian pada peningkatan performa produksi dan karakteristik karkas itik Bali jantan umur 8 minggu, dan untuk mengetahui level penggunaan ekstrak air daun Indigofera Zollingerian yang dapat meningkatkan performa produksi dan karakteristik karkas itik Bali jantan umur 8 minggu. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1295-Ni-Luh-Sukadani-Raih-Gelar-Doktor-Ilmu-Peternakan-Fapet-Unud.html (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Baca Juga  Buka INACRAFT 2022, Presiden Ajak Masyarakat Cintai Produk Kerajinan Dalam Negeri
Lanjutkan Membaca

NEWS

Fapet Unud Sosialisasikan Prodi S2 dan S3 ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali

Published

on

By

sosialisasi
Tim dari Fapet Unud foto bersama usai menyosialisasikan Prodi S2 dan S3 ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Peternakan Universitas Udayana kembali melaksanakan sosialisasi dan promosi Prodi S2 dan S3 ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali pada Selasa, 28 Juni 2022. Kegiatan ini diwakili oleh Koordinator Program Studi Magister Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Unud, Dr. Ir. Ni Wayan Siti, M.Si. dan Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Peternakan Fapet Unud Prof. Dr. Ir. Ni Nyoman Suryani, M.Si. 

Kunjungan dilaksanakan bertujuan untuk memperkenalkan Prodi S2 dan S3 Fapet Unud di masyarakat, sehingga banyak yang mengenal dan tertarik selanjutnya mau menimba ilmu di Fapet Unud. Nantinya dapat meningkatkan jumlah mahasiswa pada program pascasarjana melalui kegiatan promosi Program Studi Magister Ilmu Peternakan (S2) dan Program Doktor (S3) Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Unud di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. 

Pelaksanaan kunjungan ini diterima oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Dr. I Wayan Sunada, SP., M.Agb. dan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan A.A. Istri Inten Wiradewi, S.Pt., M.Si. beserta staff. Kadis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Fapet Unud untuk promosi prodi S2 dan S3 Fapet Unud.

Koprodi Doktor Ilmu Peternakan Fapet Unud. Prof. Dr. Ir. Ni Nyoman Suryani, M.Si. menyampaikan beberapa hal, salah satunya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan Fapet Unud ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali yaitu sosialisasi dan promosi untuk Prodi S2 dan S3 Fapet Unud. “Fapet Unud memiliki 3 prodi yaitu Prodi S1 Sarjana Peternakan, Prodi S2 Magister Ilmu Peternakan dan Prodi S3 Doktor Ilmu Peternakan. Jadi semua strata ada di Fakultas Peternakan Universitas Udayana,” ujar Dr. Suryani. 

Baca Juga  Buka INACRAFT 2022, Presiden Ajak Masyarakat Cintai Produk Kerajinan Dalam Negeri

‘’Terkait keberadaan Prodi S2 dan S3 di Fakultas Peternakan Universitas Udayana, kami sangat mengharapkan bapak dan ibu berminat mendaftar dan untuk bisa lanjut studi di Prodi S2 dan S3,” lanjut Dr. Suryani.

Kemudian Koprodi Magister Peternakan Dr. Ir. Ni Wayan Siti, M.Si. menjelaskan tentang teknis pendaftaran dan perkuliahan di Prodi S2 dan S3 di Fapet Unud. Kunjungan diakhiri dengan pemberian brosur Prodi S2 dan S3 Fapet Unud oleh Koprodi S3 ke Kadis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sosialisasi keberadaan Litbang Tumbuhan Pakan dan Litbang Sapi Bali Universitas Udayana oleh Prof. Dr. Ir. I Wayan Suarna, M.S. dan Dr. Ir. Ni Putu Sarini, M.Sc. selaku ketua Litbang. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1302-Sosialisasi-dan-Promosi-Prodi-Magister-dan-Doktor-Ilmu-Peternakan-Fapet-Unud-ke-Dinas-Pertanian-dan-Ketahanan-Pangan-Provinsi-Bali.html (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca

NEWS

Putu Yuda Prabawa, Mahasiswa Prodi Spesialis Patologi Klinik FK Unud Raih IFCC Roche Travel Scholarship

Published

on

By

mahasiswa
Mahasiswa Program Studi Spesialis Patologi Klinik, dr. I Putu Yuda Prabawa, S.Ked. saat di Seoul. (Foto: Ist)

Seoul, Korea Selatan, baliilu.com – Fakultas Kedokteran Universitas Udayana kembali berpartisipasi di kancah internasional. Kali ini mahasiswa Program Studi Spesialis Patologi Klinik, dr. I Putu Yuda Prabawa, S.Ked., turut menjadi peserta dalam 24th International Congress of Clinical Chemistry and Laboratory Medicine & 16th Asia-Pacific Congress of Clinical Biochemistry yang diselenggarakan di Coex Korea Exhibition Center, Seoul, Korea dari tanggal 26 s/d 30 Juni 2022.

IFCC merupakan konferensi yang pertama kali diselenggarakan tahun 1954. Tujuan utama konferensi ini adalah globalisasi pengetahuan medis terkait Kimia Klinis dan Kedokteran Laboratorium melalui sistem yang terstruktur dengan baik.

dr. Yuda dalam kesempatan ini mendapatkan IFCC Roche Travel Scholarship untuk penelitiannya yang akan dipresentasikan secara Poster. Reward ini terpilih setelah dilakukan penjurian yang ketat oleh IFCC, dimana kontestan acara ini berasal dari 30 negara.

Keberhasilan dr. Yuda tidak lepas dari peran serta pembimbingnya yaitu Prof. Dr. dr. Anak Agung Wiradewi Lestari, Sp.PK(K) dan Dr. dr. Ni Kadek Mulyantari, Sp.PK(K) yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Patologi Klinis FK Unud.

Konferensi yang dihadiri oleh 300 peserta dari 30 negara ini berisikan acara program simposium yang menarik dan informatif termasuk kuliah pleno, lokakarya pendidikan, pertemuan global, dan sesi poster. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1279-Mahasiswa-Program-Studi-Spesialis-Patologi-Klinik-FK-Unud-Raih-IFCC-Roche-Travel-Scholarship-Pada-24th-International-Congress-of-Clinical-Chemistry-and-Laboratory-Medicine-IFCC-WorldLab-SEOUL-2022.html (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Baca Juga  Mensesneg Pratikno Pastikan Presiden Hadir di Acara Puncak HPN 2022 di Kendari
Lanjutkan Membaca