Tuesday, 5 July 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SENI

Pandemi Melandai, Presiden Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit

BALIILU Tayang

:

presiden
Presiden saat bertemu pekerja seni di Taman Balekambang Surakarta. (Foto: Kris)

Surakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo berharap melandainya pandemi menjadi momentum aktivitas seni dan budaya untuk bangkit kembali setelah terhenti selama dua tahun. Pernyataan ini disampaikan Presiden setelah bertemu dan memberikan bantuan untuk pekerja seni di Taman Balekambang Surakarta, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Kamis, 26 Mei 2022.

“Sudah dua tahun ini vakum tidak ada kegiatan dan saya harapkan setelah pandemi bisa kita kendalikan, kita harapkan aktivitas itu bisa dimulai lagi. Seni tradisi, seniman rakyat, wayang orang, reog, ketoprak, semuanya harus hidup kembali dalam rangka merawat, memelihara seni budaya kita,” ucap Presiden.

Presiden menginginkan Taman Balekambang yang telah direvitalisasi ini dapat menjadi pusat kebudayaan. “Akan memberikan dampak yang baik terhadap seni budaya kita dan utamanya juga bisa menunjukkan bahwa seni tradisi itu tetap hidup sampai kapan pun,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu mendukung revitalisasi yang berkaitan dengan fasilitas kesenian dan kebudayaan.

“Semua yang berkaitan dengan kebudayaan, seni budaya, pemerintah pusat akan mendorong, di mana pun,” tutur Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Baca Juga  Melihat Kehangatan Presiden Bersama Cucunya
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SENI

Lomba Barong Bangkung, Asah Kreativitas Generasi Muda dalam Melestarikan Seni Budaya Bali

Published

on

By

Lomba Barong Bangkung
Lomba Barong Bangkung, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, saat membuka secara langsung lomba Barong Bangkung yang dilaksanakan di Wantilan Banjar Pande, Desa Dajan Peken, Tabanan, Jumat, (1/7) siang. (Foto : Ist)

Tabanan, baliilu.com – Kiat pelestarian tradisi, seni, adat dan budaya, oleh generasi muda semakin marak dan semakin inovatif di masyarakat. Barong Bangkung bukan hanya digunakan sebagai sarana Ngelawang di Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan, tetapi juga dikembangkan dan kerap kali dikemas sebagai ajang lomba di kalangan Pemuda.

Seperti halnya yang dilakukan oleh ST. Eka Adnyana Banjar Pande, Tabanan, yang menggelar lomba Barong Bangkung dengan tujuan mulia. Hal ini mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, sekaligus membuka secara langsung lomba Barong Bangkung yang dilaksanakan di Wantilan Banjar Pande, Desa Dajan Peken, Tabanan, Jumat, (1/7) siang.

Lomba yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar Sekaa Barong Bangkung ini, juga digelar serangkaian menyambut HUT ST. Eka Adnyana ke-42 dan berhasil menjaring puluhan Sekaa Barong Bangkung untuk berpartisipasi. Sekitar 13 Sekaa Barong Bangkung terbaik, khususnya di Kabupaten Tabanan yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.

Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi oleh anggota DPR RI I Made Urip, Ketua DPRD Tabanan dan beberapa anggotanya, Sekda dan OPD terkait, mengungkapkan dukungannya atas kreativitas ST. Eka Adnyana.

“Kalau bicara soal Barong Bangkung, saya mempunyai pengalaman tersendiri terhadap dunia Barong Bangkung di Tabanan. Tahun 2002 Barong Bangkong langka keberadaannya di Tabanan, dan berkat diskusi dengan berbagai pihak, saat ini Barong Bangkung semakin marak,” ujar Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya sangat bangga memiliki pemuda peduli akan tradisi, seni, adat dan budaya. “Ini membuktikan, Sekaa Teruna sebagai tulang punggung pembangunan di daerah Kabupaten Tabanan sudah tidak diragukan lagi kreativitasnya. Sekali lagi, tepuk tangan buat Sekaa Teruna Banjar Pande, Kota Tabanan ini,” pungkas Sanjaya disambut tepuk tangan oleh seluruh hadirin.

Baca Juga  Resmikan Penataan Huta Siallagan, Presiden: Tertata Rapi dan Berkelas

Terlebih dari itu, Sanjaya juga mengaku sebelumnya telah melakukan diskusi dengan seniman Tabanan sehingga pasca pandemi ini kegiatan yang berkaitan dengan tradisi, seni, adat, dan budaya kembali digelorakan. Kegiatan yang positif ini diharapkan pihaknya agar terus dilanjutkan dan dikembangakan dengan ruang lingkup yang lebih besar serta buatkan agenda tahunan, sehingga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini saja.

Untuk itu, selaku Kepala Daerah, Sanjaya menyatakan kesiapannya untuk selalu mendukung kreativitas positif dari pemuda. “Saya siap mensupport kreativitas pemuda apalagi berkaitan dengan tradisi, seni, adat dan budaya adiluhung kita. Sehingga, nantinya Pemkab gampang melakukan pemilihan nantinya untuk pentas di even-even besar, seperti HUT Kota dan lainnya,” imbuh Sanjaya.

Selebihnya, Bupati Sanjaya berharap agar pemuda tetap menjaga kreativitas dan inovasinya. Jadikanlah ini sebagai sebuah kebiasaan yang positif guna menghindarkan pemuda dari hal-hal yang bersifat negatif. Tidak kalah pentingnya, Sanjaya menekankan, Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus terus belajar menuntut ilmu setinggi-tingginya sehingga mampu berpikir cerdas, mempunyai karakter dan jati diri yang kuat, serta jujur dalam berprilaku untuk membangun Tabanan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca

SENI

Dukung Kreativitas Seniman, Ketua Dekranasda Tabanan Hadiri “Wimbakara” Desain dan Peragaan Busana

Published

on

By

Dukung Kreativitas Seniman
Dukung Kreativitas Seniman, Ketua TP PKK Tabanan dan juga selaku Ketua Dekranasda Tabanan, Ny Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., bersama rombongan saat menghadiri Wimbakara (Lomba) Desain dan Peragaan Busana PKB XLIV tahun 2022, yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (26/6). (Foto : Ist)

Denpasar, baliiliu.com – Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kreativitas seniman muda Tabanan, Ketua TP PKK Tabanan dan juga selaku Ketua Dekranasda Tabanan, Ny Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., bersama rombongan  menghadiri Wimbakara (Lomba) Desain dan Peragaan Busana PKB XLIV tahun 2022, yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (26/6).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali, serta Ketua Dekranasda se-Kabupaten/Kota di Bali, Ketua Darma Wanita, Kadis PMD dan Dinas Kebudayaan bidang kesenian. 

Dengan menyabet juara 2 Desain dan Peragaan Busana Casual Berpasangan Tekstil Tradisional Bali dan Juara 3 Lomba Desain dan Peragaan Busana Pengantin Adat Bali Modifikasi Sesuai Pakem Berpasangan, Kontribusi Dekranasda Tabanan dalam mendukung semarak Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 ditunjukkan dalam beragam kegiatan seni. Pada kesempatan ini kegiatan seni yang ditunjukkan adalah  Wimbakara (Lomba) Desain dan Peragaan Busana yang masuk dalam Sub Kegiatan Pelindungan, Pengembangan, Pemanfaatan Objek Pemajuan Tradisi Budaya. Tentunya dengan menghadirkan desainer terbaik dan andalan Kabupaten Tabanan untuk turut berkompetisi dalam perhelatan seni tersebut. 

Perwakilan masing-masing 8 Kabupaten di Bali yang berkontribusi terdiri dari 6 peserta/model berpasangan yang berkontribusi memperagakan hasil desain busana dari 2 seniman kenamaan Tabanan yakni, Andri Purwanto, S.T., dan I Komang Gede Kartono Yasa, S.Pd., M.Pd. Dibagi ke dalam 3 kategori lomba yaitu, Wimbakara (Lomba) Desain dan Peragaan Busana Kerja adat Bali Berpasangan, Wimbakara (Lomba) Desain dan Peragaan Busana Casual Berpasangan, Wimbakara (Lomba) Desain dan Peragaan Busana Pengantin Modifikasi Berpasangan. Peragaan busana tersebut disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh para audiens. 

“Ini suatu ajang kesenian bergengsi yang bertujuan untuk menampilkan karya-karya seni, melestarikan, dan berinovasi. Kita lombakan berbagai kategori ini untuk merangsang anak-anak muda, para desainer Bali untuk berkarya bagi krama Bali,” kata Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny Putri Koster.

Baca Juga  Harapan Petani atas Kehadiran Dua Bendungan di Jawa Timur

Pihaknya menegaskan, PKB menjadi tempatnya kota/kabupaten menampilkan karya seni terbaik sebagai wujud dan tanda bahwa kita mengambil tanggung jawab sebagai pelestari dan berinovasi mengembangkan seni sesuai dengan tuntutan jaman.

Selaku Ketua Dekranasda, tentunya Ny. Rai Sanjaya sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian tradisi, seni, dan budaya dalam bentuk seni peragaan busana yang sangat sesuai dengan poin-poin dalam perwujudan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). 

“Kegiatan seperti ini patut kita berikan apresiasi, terlebih kepada para seniman-seniman muda di Tabanan, karena orientasinya pasti menuju ke satu tujuan dan satu maksud, yakni membangkitkan seni dan budaya di Tabanan,” ungkap Ny Rai Sanjaya saat menghadiri kegiatan lomba yang telah dimulai sejak pukul 10 pagi tersebut. 

Pihaknya juga menyampaikan dukungannya terhadap beragam kegiatan yang tergabung di dalam naungan Dekranasda, tak hanya yang ditampilkan dan yang dipamerkan namun juga yang diperjualkan seperti IKM/UMKM Tabanan yang bergabung di PKB tahun 2022 ini.

“Ayo mari kita ajegkan Bali, mendukung dan melestarikan kesenian dan budaya Bali dengan  meramaikan PKB dan membeli kerajinan di IKM/UMKM yang ada di sini, agar perekonomian di Bali bisa segera bangkit,”tandasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca

SENI

Sekeha Gong Eka Dharma Swara Ikuti Pembinaan Konsultan Seni Denpasar

Angkat Cerita ‘’Hyangbatu’’ pada Rekasedana Topeng Prembon PKB XLIV

Published

on

By

yangbatu
Pembinaan Sekeha Gong Eka Dharma Swara, Banjar Yangbatu Kauh yang merupakan Duta Kota Denpasar pada Rekasedana (Pergelaran) Topeng Prembon pada Senin (16/5) di Jaba Pura Dalem Desa Adat Yangbatu. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Kebudayaan Kota Denpasar kembali melakukan pembinaan Duta Kesenian Kota Denpasar di ajang PKB XLIV pada Senin (17/5) di Jaba Pura Dalem Desa Adat Yangbatu. Adapun Sekeha Gong Eka Dharma Swara, Banjar Yangbatu Kauh yang merupakan Duta Kota Denpasar pada Rekasedana (Pergelaran) Topeng Prembon.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara, Ketua Komisi III DPRD Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Tokoh Masyarakat, Prajuru Adat/Dinas, serta undangan lainnya. 

Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan, secara umum persiapan Sekeha Kesenian Duta Kota Denpasar yang akan tampil di ajang PKB XLIV Tahun 2022 khususnya pada Sekeha Topeng Prembon yang dilaksanakan pembinaan telah siap untuk tampil. Namun, dalam upaya penyempurnaan penampilan seni perlu diperhatikan poin-poin penting atau uger-uger dalam sebuah pementasan seni tabuh yang terbentuk dalam sebuah pakem tertentu.

“Secara umum Duta Kota Denpasar, khususnya Sekeha Topeng Prembon telah siap untuk tampil, namun perlu dilaksanakan penyempurnaan dan penjiwaan saat penampilan,” jelasnya.

Koordinator Sekeha, I Wayan Agus Yuliawan menjelaskan, pada intinya Sekeha Gong Eka Dharma Swara, Banjar Yangbatu Kauh siap tampil di PKB XLIV tahun 2022. Hal ini lantaran persiapan dan penajaman materi terus dimaksimalkan.

“Untuk materi saya kira sudah siap, dan sekarang tinggal proses penajaman dan penyempurnaan sehingga saat tampil dapat lebih maksimal,” jelasnya.

Agus mengatakan, dalam sajian pementasan Topeng Prembon tahun ini pihaknya mengangkat judul ‘’Hyangbatu’’ yang mengandung cerita sejarah Desa Adat Yangbatu. Dimana dikisahkan Raja Gelgel, Ida Dalem Waturenggong melaksanakan perjalanan ke Bandana Negara. Hal ini bertujuan untuk menelusuri keberadaan Pasraman Ida Brahmana Keling.

Baca Juga  Kesan Hendra Setiawan Tanding Lawan Presiden: Lebih Berat Dibandingkan Lawan The Minions

“Perjalanan tersebut dilaksanakan untuk mengingat jasa-jasa Ida Brahmana Keling yang sudah mensukseskan atau menyempurnakan pelaksanaan Yadnya Nangluk Merana di Pura Agung Besakih,” jelasnya.

Singkat cerita, kata Agus, kehadiran Ida Dalem Waturenggong di Bandana Negara disambut oleh para patih dan masyarakat. Dalam perjalanannya, atas permohonan Bandesa Hyangbatu, sebelum melanjutkan perjalanan ke pasraman, agar sebaiknya Ida Dalem Waturenggong memohon keselamatan, khususnya di Pura Dalem Hyangbatu. Yang sudah dibangun sejak pemerintahan Raja Dalem Watu Ireng.

“Disanalah Ida Dalem Waturenggong me-Hyang-Hyang memohon keselamatan. Dimana, tiba-tiba muncul kepulan asap dari sebuah batu yang dibarengi dengan keluarnya air suci. Hingga kini, wilayah tersebut dikenal dengan Desa Adat Yangbatu,” tuturnya. (way/eka/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca