Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Dorong Revitalisasi KPN dan Kopma untuk Kuatkan Daya Saing Perkotaan

BALIILU Tayang

:

kpn denpasar
NARASUMBER: Pj. Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya saat menjadi narasumber pada Revitalisasi KPN yang digelar di Universitas Terbuka Denpasar, Jumat (5/12). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar terus mendorong penguatan gerakan koperasi melalui kegiatan Pendampingan Coop Space yang kali ini menyasar Koperasi Pegawai Negeri (KPN) dan Koperasi Mahasiswa (Kopma). Hal tersebut diungkapkan Pj. Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya saat menjadi narasumber pada Revitalisasi KPN yang digelar di Universitas Terbuka Denpasar, Jumat (5/12), dengan fokus pada upaya revitalisasi koperasi agar mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi perkotaan.

Pj. Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya mengatakan, revitalisasi koperasi merupakan kebutuhan mendesak seiring pesatnya pertumbuhan usaha sejenis di wilayah perkotaan. Ia menekankan bahwa koperasi di Denpasar harus melakukan percepatan transformasi agar memiliki daya saing yang kuat dan mampu memberi kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

“Gerakan revitalisasi perkotaan menjadi tuntutan utama. Di Kota Denpasar, usaha-usaha sejenis ikut tumbuh, sehingga jika ingin gerakan koperasi memiliki daya saing yang kompetitif dan benar-benar memberi makna bagi pertumbuhan ekonomi, logikanya koperasi di Denpasar harus melakukan revitalisasi,” ujar Eddy Mulya.

Ia menjelaskan bahwa langkah revitalisasi dimulai dari penguatan KPN dan Kopma, termasuk mendorong koperasi mahasiswa sebagai contoh bagi gerakan koperasi milenial. Menurutnya, hal ini penting sebagai proses alih generasi dalam tata kelola koperasi.

“Di Kota Denpasar, revitalisasi menjadi urgensi karena SDM dan fasilitas memadai. Jika salah satu syarat revitalisasi adalah bergerak menuju koperasi full digital dan less paper, maka Denpasar harus mampu memenuhi itu agar layanan koperasi benar-benar cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan profesional,” jelasnya.

Eddy Mulya menambahkan bahwa revitalisasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan SHU, tetapi juga menjaga marwah koperasi agar layak tumbuh dan bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Ia menilai bahwa selain unit simpan pinjam, KPN memiliki potensi pengembangan usaha lain seperti penyediaan makanan dan minuman, alat tulis, hingga peluang keterhubungan dengan bahan ajar serta kebutuhan peserta didik.

Baca Juga  Rangkaian HUT Ke-234 Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Alat Prokes

“Kami berharap ada satu atau dua KPN yang bisa menjadi role model, sehingga kita bisa lebih banyak mendengarkan cerita baik dari gerakan koperasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Dewa Made Agung menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memperkuat pemahaman koperasi serta mendorong percepatan inovasi, tidak hanya bagi koperasi yang sudah berkembang tetapi juga KPN dan Kopma.

“Tujuan yang ingin dicapai adalah pemahaman koperasi secara umum, dan Sekda telah menjelaskan bagaimana KPN dan Kopma didorong melakukan revitalisasi. Inovasi harus dilakukan, tidak hanya oleh koperasi yang sudah eksis, tetapi juga oleh KPN,” ujar Dewa Made Agung.

Ia menyampaikan bahwa gaung Kopma mulai kembali menguat, dan Pemkot Denpasar telah menyiapkan wadah Gerakan Generasi Koperasi sebagai upaya mengenalkan koperasi kepada anak muda melalui duta koperasi.

“Kami memiliki Generasi Koperasi sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk memberikan pemahaman tentang koperasi dan menyampaikan informasi kepada generasi milenial, sehingga keterlibatan anak muda dalam berkoperasi semakin kuat,” katanya.

Dewa Made Agung juga menekankan pentingnya Coop Creative Hub sebagai ruang kolaborasi antarkoperasi untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas. “Coop Creative Hub menjadi wadah komunikasi seperti hub di sektor swasta, tempat koperasi bisa menggali permasalahan, mencari solusi, dan mengembangkan kreativitas,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas KPN dan Kopma, sekaligus mempercepat hadirnya koperasi yang modern, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi perkotaan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jembrana Makin Tertata, Pemkab Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

Published

on

By

Lapangan Dauh Waru
BETEN ANCAK: Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat meresmikan kawasan Kaki Lima Beten Ancak, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri setelah para pedagang kaki lima (PKL) direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah daerah. Penataan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mempercantik wajah kota.

Para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar dan pinggir jalan sekitar lapangan dipindahkan ke lokasi baru di seberang jalan, yang diberi nama kawasan Kaki Lima Beten Ancak. Area tersebut menggunakan lahan pinjam pakai dari Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi Bali.

Lokasi relokasi dirancang mampu menampung hingga 56 PKL. Saat ini, sebanyak 46 pedagang telah menempati tempat baru tersebut. Pemerintah daerah memastikan fasilitas yang disediakan tetap strategis sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Rabu (18/2), mengatakan bahwa relokasi ini bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan di kawasan trotoar tanpa memutus mata pencaharian para PKL.

“Relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, tetapi justru memberikan tempat yang lebih tertata dan nyaman sehingga kawasan lapangan tetap indah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Dengan penataan ini, pemerintah berharap kawasan Lapangan Dauh Waru dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Masyarakat kini dapat menikmati fasilitas sosial di Lapangan Dauh Waru dengan lebih nyaman. Trotoar yang sebelumnya tertutup lapak kini kembali bersih, sementara para pengunjung tetap bisa berbelanja kuliner tepat disebrang lapangan Dauh Waru atau Kawasan Beten Ancak yang lokasinya sangat terjangkau. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar FGD Implementasi HKPD untuk Pelaksanaan BPHTB secara Online

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Miliki Warung yang Layak, Jadi Harapan Baru bagi Dadong Luh Sandat di Usia Senja

Published

on

By

bedah warung
BEDAH WARUNG: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Senyum sumringah tak lepas dari wajah Ni Luh Sandat (65) saat menyentuh dinding tembok baru warung miliknya.

Selama beberapa tahun ke belakang, warung kecil miliknya (red) yang terletak di Desa Tegalbadeng Barat itu hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah kerap bocor saat hujan tiba sehingga menyebabkan becek. Namun hari ini, segalanya berubah.

Melalui program “Bedah Warung”, hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, warung Dadong Luh Sandat kini bertransformasi menjadi tempat usaha yang lebih baik, layak, dan tentunya bersih.

“Saya mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara turut mensukseskan program bedah warung yang menjadi program di Jembrana. Harapan kita semua sama, kita ingin mendorong UMKM-UMKM kecil yang ada didesa itu bisa bertumbuh lebih baik kedepannya,” kata Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan usai peresmian program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2).

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Kembang saat peresmian program bedah warung milik I Komang Mudiarsana di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo yang juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

Kembali lagi, pihaknya berharap, adanya program bedah warung ini agar warung-warung tradisional mampu bersaing dengan toko-toko modern yang makin menjamur.

“Tentu harapan kami program Bedah Warung ini bisa menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” kata Bupati Kembang yang didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.

Bupati Kembang juga menambahkan program Bedah Warung tidak hanya memberikan bantuan fisik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana ke depan juga akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pemilik warung.

Baca Juga  Pimpin Apel Disiplin, Sekda Alit Wiradana Motivasi Tingkatkan Kinerja ASN

Pembinaan dan pendampingan bakal diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

“Pendampingan tersebut meliputi penataan produk, pencahayaan, penanganan produk kedaluwarsa, pemilihan distributor yang tepat hingga membantu akses permodalan melalui perbankan,” tutupnya (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Kwarda Pramuka Bali Lantik Pengurus Pramuka Tingkat Cabang & Ranting Se-Gianyar

Published

on

By

Kwartir Gianyar
LANTIK: Ketua Kwarda Pramuka Bali saat melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 - 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 – 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar.

Dalam Struktur Organisasi Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Bupati Gianyar sebagai Ketua, Wakil Bupati Gianyar selaku Wakil Ketua, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sebagai Sekretaris. Sedangkan pada Struktur Organisasi Kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama selaku Ketua, I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Ketua Harian, dan dibantu oleh tujuh Wakil Ketua dari berbagai bidang serta dua orang Sekretaris dan dua orang Bendahara.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Bahwa ikrar tersebut bukanlah sekedar naskah yang dibaca, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada NKRI dan diri sendiri untuk ngayah yang tulus. Jabatan tersebut sebagai bentuk amanah, dan pengabdian di Pramuka sebagai investasi amal yang tak ternilai.

“Pelantikan ini adalah sebuah momentum estafet pengabdian. Pengelolaan organisasi yang berjenjang menunjukkan bahwa system kita berjalan dengan solid. Mari bawa Gerakan Pramuka Gianyar menjadi barometer pedidikan karakter di Bali,” terangnya.

Lebih lanjut Tjokorda Ardhana Sukawati berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk melakukan sinergi internal dengan memastikan koordinasi antar Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung berjalan selaras. Selain itu, Pramuka juga harus tetap relevan dengan perubahan zaman, serta Pramuka bisa menjadi solusi di tengah masyarakat dengan mencerminkan nilai Tri Hita Karana yang menjadi nafas hidup masyarakat di Bali.

Baca Juga  Cegah Wabah PMK, Denpasar Gelar Vaksinasi di Desa Padang Sambian Klod

“Pengurus yang baru dilantik agar membangun kerjasama yang solid dan terarah antar unsur organisasi, sehingga setiap program dapat berjalan lebih optimal dan terukur,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga melantik Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung Kwarcab Gianyar Masa Bakti 2025-2030, Ketua Mabiran dan Anggota Pengurus Mabiran, Ketua dan Anggota Pengurus Kwartir Ranting dan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gianyar Masa Bakti 2025 – 2028. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca