Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tekan Inflasi, Pemkot Denpasar Gelar Operasi Pasar Sasar Warga Desa Tegal Harum

BALIILU Tayang

:

wiradana
Operasi pasar di Desa Tegal Harum, Jumat (23/9) dihadiri Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kadisperindag Denpasar Ni Nyoman Sri Utari. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Untuk menekan laju inflasi di Kota Denpasar berbagai langkah telah dilakukan Pemkot Denpasar. Salah satunya dengan operasi pasar yang menyasar warga desa/kelurahan di Kota Denpasar.

Pada Jumat, (23/9) operasi pasar digelar di Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat yang dipusatkan di Banjar Sapta Bumi.

Hadir dalam pelaksanaan operasi pasar Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Denpasar Ni Nyoman Sri Utari dan OPD terkait lainnya.

“Operasi pasar salah satu langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam menekan laju inflasi di Kota Denpasar agar tidak semakin meningkat,” ujar Alit Wiradana yang ditemui di sela-sela kegiatan operasi pasar.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar telah menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat dalam hal pengendalian inflasi. Pengendalian inflasi dengan menggelar operasi pasar ke desa/kelurahan untuk bahu-membahu dalam mengendalikan inflasi. “Harapan kita bersama dengan arahan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar serta membangun sinergitas bersama dapat melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi serta diarahkan pada tercapainya ketersedian pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif sesuai dengan roadmap TPID tahun 2022-2024. Kami imbau juga agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik, karena pemerintah terus berupaya agar ketersedian barang tercukupi dan harga terjangkau,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Sementara Kadis Perindag, Ni Nyoman Sri Utari menyampaikan pelaksanaan operasi pasar di wilayah desa/kelurahan telah dimulai di Kota Denpasar. Sebelumnya telah digelar operasi pasar di pasar-pasar tradisional. “Sesuai arahan pemerintah pusat serta arahan dari Walikota dan Wakil Walikota Denpasar dengan pelaksanaan operasi pasar diawali di Desa Tegal Harum, yang selanjutnya telah terjadwal ke desa/kelurahan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Serangkaian HUT Ke-26, Perumda Tirta Sewakadarma Gelar Upacara "Mulang Pekelem"

Lebih lanjut disampaikan operasi pasar di wilayah Desa Tegal Harum memfasilitasi masyarakat untuk dapat memenuhi bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, cabai, telur, hingga beras yang lebih murah dari harga di pasar. Seperti harga bawang merah di pasar mencapai harga per Kg Rp. 23 ribu, di operasi pasar dijual dengan harga Rp. 21 ribu per Kg.  Bawang putih dijual Rp. 19 ribu per Kg di operasi pasar,  dan minyak goreng curah 1 liter dijual Rp. 13 ribu.  “Kami di Pemkot Denpasar memberikan subsidi sewa angkut transportasi pengirimin komoditi sehingga bisa menjual dengan harga yang lebih murah di operasi pasar yang ada di desa/kelurahan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan operasi pasar pihaknya melakukan sinergitas bersama Tim TPID,  Perusahaan Daerah Pasar Sewakadarma hingga Bulog. Di samping itu dalam menggairahkan UMKM yang ada di desa setempat juga dilibatkan seperti pedagang kuliner, hingga produk kerajinan lainnya seperti dupa dan lain-lain. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jembrana Makin Tertata, Pemkab Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

Published

on

By

Lapangan Dauh Waru
BETEN ANCAK: Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat meresmikan kawasan Kaki Lima Beten Ancak, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri setelah para pedagang kaki lima (PKL) direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah daerah. Penataan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mempercantik wajah kota.

Para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar dan pinggir jalan sekitar lapangan dipindahkan ke lokasi baru di seberang jalan, yang diberi nama kawasan Kaki Lima Beten Ancak. Area tersebut menggunakan lahan pinjam pakai dari Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi Bali.

Lokasi relokasi dirancang mampu menampung hingga 56 PKL. Saat ini, sebanyak 46 pedagang telah menempati tempat baru tersebut. Pemerintah daerah memastikan fasilitas yang disediakan tetap strategis sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Rabu (18/2), mengatakan bahwa relokasi ini bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan di kawasan trotoar tanpa memutus mata pencaharian para PKL.

“Relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, tetapi justru memberikan tempat yang lebih tertata dan nyaman sehingga kawasan lapangan tetap indah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Dengan penataan ini, pemerintah berharap kawasan Lapangan Dauh Waru dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Masyarakat kini dapat menikmati fasilitas sosial di Lapangan Dauh Waru dengan lebih nyaman. Trotoar yang sebelumnya tertutup lapak kini kembali bersih, sementara para pengunjung tetap bisa berbelanja kuliner tepat disebrang lapangan Dauh Waru atau Kawasan Beten Ancak yang lokasinya sangat terjangkau. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin ASN

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Miliki Warung yang Layak, Jadi Harapan Baru bagi Dadong Luh Sandat di Usia Senja

Published

on

By

bedah warung
BEDAH WARUNG: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Senyum sumringah tak lepas dari wajah Ni Luh Sandat (65) saat menyentuh dinding tembok baru warung miliknya.

Selama beberapa tahun ke belakang, warung kecil miliknya (red) yang terletak di Desa Tegalbadeng Barat itu hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah kerap bocor saat hujan tiba sehingga menyebabkan becek. Namun hari ini, segalanya berubah.

Melalui program “Bedah Warung”, hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, warung Dadong Luh Sandat kini bertransformasi menjadi tempat usaha yang lebih baik, layak, dan tentunya bersih.

“Saya mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara turut mensukseskan program bedah warung yang menjadi program di Jembrana. Harapan kita semua sama, kita ingin mendorong UMKM-UMKM kecil yang ada didesa itu bisa bertumbuh lebih baik kedepannya,” kata Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan usai peresmian program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2).

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Kembang saat peresmian program bedah warung milik I Komang Mudiarsana di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo yang juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

Kembali lagi, pihaknya berharap, adanya program bedah warung ini agar warung-warung tradisional mampu bersaing dengan toko-toko modern yang makin menjamur.

“Tentu harapan kami program Bedah Warung ini bisa menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” kata Bupati Kembang yang didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.

Bupati Kembang juga menambahkan program Bedah Warung tidak hanya memberikan bantuan fisik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana ke depan juga akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pemilik warung.

Baca Juga  Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin ASN

Pembinaan dan pendampingan bakal diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

“Pendampingan tersebut meliputi penataan produk, pencahayaan, penanganan produk kedaluwarsa, pemilihan distributor yang tepat hingga membantu akses permodalan melalui perbankan,” tutupnya (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Kwarda Pramuka Bali Lantik Pengurus Pramuka Tingkat Cabang & Ranting Se-Gianyar

Published

on

By

Kwartir Gianyar
LANTIK: Ketua Kwarda Pramuka Bali saat melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 - 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 – 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar.

Dalam Struktur Organisasi Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Bupati Gianyar sebagai Ketua, Wakil Bupati Gianyar selaku Wakil Ketua, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sebagai Sekretaris. Sedangkan pada Struktur Organisasi Kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama selaku Ketua, I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Ketua Harian, dan dibantu oleh tujuh Wakil Ketua dari berbagai bidang serta dua orang Sekretaris dan dua orang Bendahara.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Bahwa ikrar tersebut bukanlah sekedar naskah yang dibaca, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada NKRI dan diri sendiri untuk ngayah yang tulus. Jabatan tersebut sebagai bentuk amanah, dan pengabdian di Pramuka sebagai investasi amal yang tak ternilai.

“Pelantikan ini adalah sebuah momentum estafet pengabdian. Pengelolaan organisasi yang berjenjang menunjukkan bahwa system kita berjalan dengan solid. Mari bawa Gerakan Pramuka Gianyar menjadi barometer pedidikan karakter di Bali,” terangnya.

Lebih lanjut Tjokorda Ardhana Sukawati berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk melakukan sinergi internal dengan memastikan koordinasi antar Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung berjalan selaras. Selain itu, Pramuka juga harus tetap relevan dengan perubahan zaman, serta Pramuka bisa menjadi solusi di tengah masyarakat dengan mencerminkan nilai Tri Hita Karana yang menjadi nafas hidup masyarakat di Bali.

Baca Juga  Tim Gabungan Pemkot Denpasar Gelar Sidak Lalulintas dan Angkutan Jalan

“Pengurus yang baru dilantik agar membangun kerjasama yang solid dan terarah antar unsur organisasi, sehingga setiap program dapat berjalan lebih optimal dan terukur,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga melantik Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung Kwarcab Gianyar Masa Bakti 2025-2030, Ketua Mabiran dan Anggota Pengurus Mabiran, Ketua dan Anggota Pengurus Kwartir Ranting dan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gianyar Masa Bakti 2025 – 2028. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca