Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

UMK Denpasar 2025 Ditetapkan Rp. 3.298.116,50, Pemkot Sosialisasi Sasar Pekerja dan Perusahan

BALIILU Tayang

:

UMK Denpasar
SOSIALISASI: Pelaksanaan sosialisasi UMK tahun 2025 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi di Gedung Shanti Graha Denpasar pada Jumat (20/12). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar secara resmi menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Denpasar tahun 2025 sebesar Rp. 3.298.116,50 (tiga juta dua ratus sembilan puluh delapan ribu seratus enam belas koma lima puluh rupiah). Sebagai upaya memberikan pemahaman bagi pekerja dan perusahan, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi turut digelar sosialisasi yang dipusatkan di Gedung Shanti Graha Denpasar pada Sabtu (21/12).

Pelaksanaan sosialisasi ini dibuka Walikota Denpasar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, I Made Toya, SH, MH, didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kota Denpasar, drh. I Gusti Ayu Ngurah Raini. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yakni Ketua 1 Dewan Pengupahan, Dr. Dra. I Gusti Ayu Wimba, MM. Sosialisasi ini dihadiri oleh unsur manajemen dan pekerja dari 50 perusahaan yang tersebar di Kota Denpasar.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kota Denpasar, drh. I Gusti Ayu Ngurah Raini dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa ditetapkannya Upah Minimum bagi para pekerja, merupakan upaya pemerintah untuk melindungi para pekerja agar mendapatkan pendapatan/upah yang layak. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan peran serta pekerja dalam proses produksi barang dan jasa.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang, pengusulan Upah Minimum dilaksanakan oleh Dewan Pengupahan. Sehingga sesuai Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025 khususnya pada Bab II pasal 2, ayat 3 bahwa kenaikan Upah Minimum Provinsi, Kabupaten dan kota tahun 2025 adalah sebesar 6,5%.

“Sesuai hasil sidang, Dewan Pengupahan Kota Denpasar mengusulkan kepada Walikota Denpasar besaran Upah Minimum Kota (UMK) Denpasar tahun 2025 sebesar Rp. 3.298.116,50 (tiga juta dua ratus sembilan puluh delapan ribu seratus enam belas koma lima puluh rupiah), naik sebesar 6,5% dari tahun 2024,” ujarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Situasi Kondusif, Desa Pemecutan Klod Data Penduduk Non Permanen

Ditambahkannya, Upah Minimum Kota (UMK) Denpasar tahun 2025 sebesar Rp. 3.298.116,50, naik sebesar 6,5% dari tahun 2024 yang semula Rp. 3.096.823 (tiga juta sembilan puluh enam ribu delapan ratus dua puluh tiga rupiah) dengan kenaikan sebesar Rp. 201.293,495 (dua ratus satu ribu dua ratus sembilan puluh tiga koma empat sembilan lima rupiah). Hal ini pun telah ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Bali Nomor: 946/03-M/HK/2024 Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota Tahun 2025.

“Semoga dengan kenaikan UMK ini dapat menjadi pedoman bersama antara pemerintah, pekerja dan pengusaha untuk sama-sama memberikan upah yang layak dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jembrana Makin Tertata, Pemkab Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

Published

on

By

Lapangan Dauh Waru
BETEN ANCAK: Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat meresmikan kawasan Kaki Lima Beten Ancak, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri setelah para pedagang kaki lima (PKL) direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah daerah. Penataan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mempercantik wajah kota.

Para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar dan pinggir jalan sekitar lapangan dipindahkan ke lokasi baru di seberang jalan, yang diberi nama kawasan Kaki Lima Beten Ancak. Area tersebut menggunakan lahan pinjam pakai dari Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi Bali.

Lokasi relokasi dirancang mampu menampung hingga 56 PKL. Saat ini, sebanyak 46 pedagang telah menempati tempat baru tersebut. Pemerintah daerah memastikan fasilitas yang disediakan tetap strategis sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Rabu (18/2), mengatakan bahwa relokasi ini bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan di kawasan trotoar tanpa memutus mata pencaharian para PKL.

“Relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, tetapi justru memberikan tempat yang lebih tertata dan nyaman sehingga kawasan lapangan tetap indah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Dengan penataan ini, pemerintah berharap kawasan Lapangan Dauh Waru dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Masyarakat kini dapat menikmati fasilitas sosial di Lapangan Dauh Waru dengan lebih nyaman. Trotoar yang sebelumnya tertutup lapak kini kembali bersih, sementara para pengunjung tetap bisa berbelanja kuliner tepat disebrang lapangan Dauh Waru atau Kawasan Beten Ancak yang lokasinya sangat terjangkau. (gs/bi)

Baca Juga  Tingkatkan Situasi Kondusif, Desa Pemecutan Klod Data Penduduk Non Permanen

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Miliki Warung yang Layak, Jadi Harapan Baru bagi Dadong Luh Sandat di Usia Senja

Published

on

By

bedah warung
BEDAH WARUNG: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Senyum sumringah tak lepas dari wajah Ni Luh Sandat (65) saat menyentuh dinding tembok baru warung miliknya.

Selama beberapa tahun ke belakang, warung kecil miliknya (red) yang terletak di Desa Tegalbadeng Barat itu hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah kerap bocor saat hujan tiba sehingga menyebabkan becek. Namun hari ini, segalanya berubah.

Melalui program “Bedah Warung”, hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, warung Dadong Luh Sandat kini bertransformasi menjadi tempat usaha yang lebih baik, layak, dan tentunya bersih.

“Saya mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara turut mensukseskan program bedah warung yang menjadi program di Jembrana. Harapan kita semua sama, kita ingin mendorong UMKM-UMKM kecil yang ada didesa itu bisa bertumbuh lebih baik kedepannya,” kata Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan usai peresmian program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2).

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Kembang saat peresmian program bedah warung milik I Komang Mudiarsana di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo yang juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

Kembali lagi, pihaknya berharap, adanya program bedah warung ini agar warung-warung tradisional mampu bersaing dengan toko-toko modern yang makin menjamur.

“Tentu harapan kami program Bedah Warung ini bisa menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” kata Bupati Kembang yang didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.

Bupati Kembang juga menambahkan program Bedah Warung tidak hanya memberikan bantuan fisik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana ke depan juga akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pemilik warung.

Baca Juga  Juli Ini, Pengerjaan Perbaikan Jalan Teuku Umar Barat Dimulai

Pembinaan dan pendampingan bakal diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

“Pendampingan tersebut meliputi penataan produk, pencahayaan, penanganan produk kedaluwarsa, pemilihan distributor yang tepat hingga membantu akses permodalan melalui perbankan,” tutupnya (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Kwarda Pramuka Bali Lantik Pengurus Pramuka Tingkat Cabang & Ranting Se-Gianyar

Published

on

By

Kwartir Gianyar
LANTIK: Ketua Kwarda Pramuka Bali saat melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 - 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 – 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar.

Dalam Struktur Organisasi Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Bupati Gianyar sebagai Ketua, Wakil Bupati Gianyar selaku Wakil Ketua, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sebagai Sekretaris. Sedangkan pada Struktur Organisasi Kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama selaku Ketua, I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Ketua Harian, dan dibantu oleh tujuh Wakil Ketua dari berbagai bidang serta dua orang Sekretaris dan dua orang Bendahara.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Bahwa ikrar tersebut bukanlah sekedar naskah yang dibaca, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada NKRI dan diri sendiri untuk ngayah yang tulus. Jabatan tersebut sebagai bentuk amanah, dan pengabdian di Pramuka sebagai investasi amal yang tak ternilai.

“Pelantikan ini adalah sebuah momentum estafet pengabdian. Pengelolaan organisasi yang berjenjang menunjukkan bahwa system kita berjalan dengan solid. Mari bawa Gerakan Pramuka Gianyar menjadi barometer pedidikan karakter di Bali,” terangnya.

Lebih lanjut Tjokorda Ardhana Sukawati berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk melakukan sinergi internal dengan memastikan koordinasi antar Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung berjalan selaras. Selain itu, Pramuka juga harus tetap relevan dengan perubahan zaman, serta Pramuka bisa menjadi solusi di tengah masyarakat dengan mencerminkan nilai Tri Hita Karana yang menjadi nafas hidup masyarakat di Bali.

Baca Juga  Rangkaian Kerjasama Kota Denpasar - Kota Darwin Australia, Pemkot Denpasar Fasilitasi MoU Kadin Denpasar dengan Chamber of Commerce Northern Territory Australia

“Pengurus yang baru dilantik agar membangun kerjasama yang solid dan terarah antar unsur organisasi, sehingga setiap program dapat berjalan lebih optimal dan terukur,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga melantik Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung Kwarcab Gianyar Masa Bakti 2025-2030, Ketua Mabiran dan Anggota Pengurus Mabiran, Ketua dan Anggota Pengurus Kwartir Ranting dan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gianyar Masa Bakti 2025 – 2028. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca