Sunday, 25 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Covid-19 Kamis (23/4) Positif Nambah 15, Sembuh 8, Dewa Indra: Waspadai Transmisi Lokal

BALIILU Tayang

:

sde
KETUA HARIAN GUGUS TUGAS COVID-19 BALI DEWA MADE INDRA

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Dewa Made Indra melaporkan perkembangan update Covid-19 di Bali sampai Kamis petang (23/4-2020) terjadi penambahan kasus positif sebanyak 15 orang atau jumlah akumulatif positif 167 orang dan sembuh sebanyak 8 orang atau jumlah akumulatif sembuh 55 orang.  

Dari 15 kasus positif yang ditemukan hari ini, kata Dewa Indra, 3 di antaranya terinfeksi di Bali atau transmisi lokal dan 12 imported case yakni 11 pekerja yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri dan 1 orang terinfeksi dari daerah terjangkit di luar Bali.

‘’Namun hari ini ada kabar baik. Dimana pihak rumah sakit melaporkan sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh. Mereka terdiri dari 5 pekerja migran Indonesia (PMI) dan 3 orang transmisi local,’’ terang Dewa Indra saat video conference, Kamis Petang (23/4-2020) di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali Renon Denpasar.

Artinya, kata Dewa Indra, ada peluang sembuh terbuka bagi siapa saja. Entah itu kasus imported case atau transmisi lokal. Semuanya memiliki peluang yang sama untuk sembuh. Dengan demikian jumlah akumulatif sahabat yang sembuh 55 orang. ‘’Untuk yang meninggal astungkara dilaporkan nihil, semoga tidak ada lagi tambahan yang meninggal ke depannya,’’ ujar Dewa Indra seraya memaparkan pasien yang masih berada atau masih dalam perawatan sebanyak 108 orang. Mereka dirawat di 11 rumah sakit rujukan dan karantina yang dikelola Pemerintah Provinsi Bali.

Dari jumlah akumulatif positif 167 orang sampai hari ini, Dewa Indra merinci lebih detail yakni kelompok WNA masih 8 orang, sedangkan  WNI menjadi 159 orang. Dari 159 orang WNI dibagi dua menurut dimana mereka terinfeksi. 159 terdiri dari 127 orang mereka terinfeksi secara imported case, artinya terinfeksi di negara lain atau di daerah lain yang terjangkit. ‘’Sebanyak 127 orang ini saya bagi 106 orang PMI yang baru pulang dari luar negeri dan 21 orang non-pekerja migran.

Baca Juga  Kasus Positif kembali Melonjak di Denpasar Bertambah 40 Orang, Persebaran OTG Didominasi Keluarga

Selanjutnya 32 orang tertinfeksi melalui transmisi local. Kalau dijumlahkan imported case 127 orang, transmisi lokal 32 orang maka jumlah akumulatif positif 159 orang WNI.

‘’Kasus melalui imported case tentu harus kita terima karena memang ada arus balik dari para pekerja migran yang pulang ke kampung halamannya. Artinya mereka memang terjangkitnya di luar negeri dan di luar daerah,’’ ujar Dewa Indra.

Yang perlu kita waspadai bersama, tegas Dewa Indra,  adalah angka yang terinfeksi melalui transmisi lokal. Dimana infeksinya di Bali melalui interaksi dengan orang-orang yang lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19. Hari ini dilaporkan ada 3 orang positif melalui transmisi lokal. Itu artinya masih ada saudara kita, sabahat kita, warga masyarakat yang belum disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, belum disiplin menggunakan masker, belum disiplin menjaga jarak fisik, belum disiplin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Kalau kita belum bisa meningkatkan kedisiplinan maka bukan tidak mungkin pertambahan kasus positif melalui transmisi lokal akan terjadi lagi.

Saran yang paling efektif meredam penularan melalui transmisi lokal, Dewa Indra mengatakan berulang-ulang karena faktanya masih terus terjadi, ‘’Jadi mari kita bersama-sama untuk menghentikan penyebaran melalui transmisi lokal dengan cara disiplin menggunakan masker, disiplin menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, sebisa mungkin mengurangi aktifitas di luar rumah, menghindari keramain dan kerumunan, karena kita tidak pernah satu siapa warga masyarakat yang terinfeksi. Karena banyak sekali orang terinfeksi tidak menunjukkan gejala sakit.’’

Kawan-kawan yang positif yang berada di rumah sakit dan di karantina, kata Dewa Indra, banyak yang tidak menunjukkan gelaja atau terindikasi Covid-19. Ia dalam keadaan sehat, tubuhnya kuat tetapi melalui tes swab ternyata positif. Kepada mereka tentu sudah dikarantina dan sudah dirawat di rumah sakit.

Baca Juga  Update Covid-19 (23/8) di Bali, Kasus Sembuh Meningkat Capai 72 Orang

Tetapi di masyarakat mungkin saja ada seperti itu bisa menginfeksi yang lain. Karena itu mari kita semua disiplin menggunakan cara yang sederhana seperti menggunakan masker. Melalui cara-cara sederhana itu kita berharap penyebaran Covid-19 melalui transmisi lokal bisa kita hentikan sampai di sini.

Sedangkan pertambahan kasus melalui imported case semasih ada sahabat kita yang pulang, maka pada saat yang sama ada peluang tambahan kasus positif. Tetapi itu kita tangani dengan baik di pintu masuk Bali baik di bandara maupun di pelabuhan. Dan kita berupaya memastikan tidak ada orang yang positif Covid-19  lalu lepas ke masyarakat. (*/gs)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Published

on

By

galungan dan kuningan
Ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Badung mengucapkan selamat Hari Raya Galungan (28 Pebruari 2024) dan Kuningan (9 Maret 2024). Dengan kemenangan dharma atas adharma kita wujudkan Badung yang shanti lan jagadhita. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Baca Juga  Update (9/8), 7 Orang Sembuh Covid-19 di Denpasar , Kasus Positif Bertambah 10 Orang
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Festival Ogoh-ogoh Singasana 2024

Usung Pelestarian Adat, Seni dan Budaya Tabanan

Published

on

By

Festival Ogoh-ogoh Singasana
FESTIVAL OGOH-OGOH: Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024 berlangsung di areal Gedung Kesenian I Ketut Maria, Taman Bung Karno hingga Jalan Gajah Mada, Tabanan, Sabtu (24/2). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam mendukung serta memfasilitasi kreatifitas dan inovasi seni generasi muda di Tabanan direalisasikannya melalui Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024. Dibuka dengan penuh sukacita dan semangat riang gembira, event seni dan budaya ini diikuti oleh ratusan peserta dan disaksikan ribuan masyarakat yang nampak memadati seputaran areal Gedung Kesenian I Ketut Maria, Taman Bung Karno hingga Jalan Gajah Mada, Tabanan, Sabtu (24/2).

Festival tahunan ini, merupakan inisiasi langsung dari orang nomor satu di Tabanan yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terutama Sekaa Yowana yang mengikuti perlombaan ogoh-ogoh, di mana penilaiannya telah dimulai sejak tanggal 22 Februari dan dilaksanakan hingga 26 Februari 2024 selama 5 hari. Saat itu juga turut menyaksikan parade, salah satu Anggota DPR RI, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan, Perbekel serta Bendesa Adat setempat juga para tokoh masyarakat.

Pelaksanaan Festival Ogoh-ogoh Singasana Tahun 2024 bedasarkan lomba yang diselenggarakan sebagai pilot project Kecamatan Tabanan ini mengambil tema ‘‘Nyomya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa Icaka 1946 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana‘‘. Diikuti oleh 12 peserta dari 12 Desa Dinas yang ada di Kecamatan Tabanan. Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan pada 23 Februari lalu, para pemenang lomba telah ditentukan. Di mana juara pertama diraih oleh Yowana dari Desa Subamia yang memenangkan hadiah sebesar 10 juta rupiah.

Kemudian juara kedua, yakni Yowana Desa Delod Peken dengan hadiah sebesar 7,5 juta rupiah dilanjutkan dengan juara ketiga, yakni dari Yowana Desa Denbantas dengan hadiah sebesar 5 juta rupiah. Selanjutnya pada festival kali ini akan ditentukan kejuaraan khusus dari juri kehormatan, yakni kategori juara Terfavorit pilihan Bupati Tabanan, juara Terunik pilihan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan dan juara Terkreatif pilihan Wakil Bupati Tabanan, di mana masing-masing juara akan mengantongi hadiah sebesar 5 juta rupiah.

Baca Juga  Update (9/8), 7 Orang Sembuh Covid-19 di Denpasar , Kasus Positif Bertambah 10 Orang

Bupati Sanjaya di kesempatan itu, memberikan apresiasi yang sangat baik atas turut serta seluruh lapisan masyarakat dalam memeriahkan kegiatan tahunan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi ini. Pihaknya juga seraya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Bendesa Adat, tokoh-tokoh serta seluruh pihak terkait karena terselenggaranya parade ogoh-ogoh yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Tabanan.

‘‘Kita di Pemerintah Era Baru ini, bahwa setiap tahun ada 12 bulan, banyak parade yang akan kita lakukan, seperti kemarin ada lampion dan parade nusantara, Parade Imlek dan lain-lain. Semua kita paradekan, sehingga masyarakat Tabanan menjadi riang gembira, menyambut Tabanan Era Baru ini. Bagaimana tugas pemerintah untuk menghibur masyarakat, sehingga masyarakat dan anak-anak menjadi riang gembira, dengan pemerintah juga melaksanakan pelestarian adat, agama dan seni budaya,‘‘ ujar Sanjaya penuh semangat.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I Made Yudiana juga menyampaikan terselenggaranya festival ini merupakan peran serta dan inisasi yang luar biasa dari Bupati Tabanan. ‘‘Mewakili para yowana, kami menghaturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Bupati atas ruang, waktu dan pendanaan yang telah diberikan. Sehingga kreativitas anak muda di Tabanan dapat terwadahi seperti saat ini,‘‘ jelasnya.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yakni untuk memberikan apresiasi atas kreativitas seni generasi muda, melestariakn adat seni dan budaya dan juga mempererat hubungan generasi muda, khususnya Sekaa Teruna di Tabanan. Dalam memeriahkan kegiatan ini, di seputaran Taman Bung Karno juga dilaksanakan berbagai pameran UMKM dan aneka kuliner, juga disediakan hiburan seperti joged, pementasan seni hingga penampilan grup band mulai dari 22 hingga 25 Februari 2024. (gs/bi)

Baca Juga  Tingkatkan SDP, Badung Gelar Pelatihan Manajemen Homestay/Pondok Wisata

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Alit Wiradana Hadiri ‘’Karya Melaspas’’ Pura Kahyangan Setra Dukuh Sakti Tek-Tek Peguyangan

Published

on

By

MELASPAS: Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana saat menghadiri upacara Karya Panca Madurga, Melaspas, Mendem Pedagingan Pura Kahyangan, Prajapati dan Setra Dukuh Sakti Tek-Tek Desa Adat Peguyangan, Sabtu (24/2). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana menghadiri upacara Karya Panca Madurga, Melaspas, Mendem Pedagingan Pura Kahyangan, Prajapati dan Setra Dukuh Sakti Tek-Tek Desa Adat Peguyangan bertepatan dengan Purnama Kesanga, Sabtu (24/2). Upacara ini dilaksanakan setelah rampungnya proses pembangunan pura secara keseluruhan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar beserta tokoh masyarakat serta unsur adat setempat.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Kahyangan, Prajapati dan Setra Dukuh Sakti Tek-Tek Desa Adat Peguyangan ini adalah salah satu upaya dan kesadaran krama desa dalam meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

“Pelaksanaan karya ini perlu diapresiasi bagaimana membangun sradha bhakti masyarakat melalui upakara yang dilaksanakan. Dan kami memberikan apresiasi kemandirian masyarakat untuk memunculkan kesadaran sehingga manfaat yang diperoleh dalam penyelenggaraan upacara keagamaan dapat kita peroleh dengan baik,” katanya.

Sementara Manggala Karya, I Gede Alit mengatakan, rangkaian pembangunan di Pura Kahyangan, Prajapati dan Setra Dukuh Sakti Tek-Tek Desa Adat Peguyangan ini dilaksanakan beberapa bulan lalu. Dimana juga dilaksanakan upacara melaspas lan mendem pedagingan.

Dikatakannya, upacara melaspas dan mendem pedagingan ini dilaksanakan setelah rampungnya pembangunan pura secara keseluruhan. Adapun dana pembangunan keseluruhan merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Badung yang diserahkan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar serta seluruh krama desa, dengan berlangsungnya upacara ini kedepannya dapat mengubah pola pikir masyarakat, bahwa semua tempat yang kita sucikan itu harus dan wajib dijaga, baik keindahan maupun kebersihannya,” ungkapnya. (eka/bi)

Baca Juga  Berkerumun dan Merokok di Kawasan KTR, 5 Anak Muda Dihukum Push-Up

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca