Wednesday, 28 September 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

20 Menit Berhubungan Intim, Tiba-tiba Suriani Tak Bernapas Lagi

BALIILU Tayang

:

de
Anggota Polsek Singaraja saat di TKP, Senin (15/2).

Buleleng, baliilu.com – Setelah 20 menit di dalam kamar yang diduga berhubungan intim, tiba-tiba korban Made Suriani (31) menggeliat. Walaupun saksi Made S sempat memberikan pertolongan dengan menekan-nekan dada korban, namun saksi tidak menyangka bahwa korban tidak bernapas lagi.

Pihak Humas Polres Buleleng menyampaikan kejadian peristiwa ini kepada awak media melalui aplikasi WA, setelah Polsek Singaraja menerima laporan dari saksi Astawa, Senin siang, 15 Februari 2021.  Dikatakan, peristiwa ini terjadi di Jalan Srikandi Gang Kepundung Blok A No. 3 Desa Baktiseraga Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Kronologis kejadian, menurut saksi Made S yang pensiunan guru bahwa korban adalah selingkuhannya. Sekitar pukul 09.00 Wita, Senin (15/2)  korban yang beralamat di Jalan Pahlawan Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng datang ke TKP.  Saat itu saksi masih bersih-bersih rumah dimana rumah tersebut adalah milik anak saksi atas nama Putu Astawa.

Saksi Made S lanjut mengatakan 20 menit kemudian saksi bersama korban masuk kamar untuk diduga melakukan hubungan suami istri. Menurut saksi setelah 20 menit berhubungan tiba-tiba korban menggeliat. Saksi tidak menyangka bahwa korban tidak bernapas, dan sempat memberikan pertolongan dengan menekan-nekan bagian dada korban.

Sekitar pukul 10.56 Wita saksi Made S menelepon anak saksi atas nama Putu Astawa untuk datang ke TKP. Saat Putu Astawa datang  ternyata korban sudah tidak bernapas.. Akhirnya dari pihak Astawa menghubungi Babinsa Baktiseraga dan lanjut melaporkan ke Polsek Singaraja.

Setelah menerima laporan, Polsek Singaraja mendatangi TKP, mendampingi tim medis dari Puskemas Anturan untuk melakukan pemeriksaan korban, menghubungi PMI untuk membawa korban ke rumah sakit. Saat ini, kasus ini masih ditangani Polsek Singaraja, sedangkan korban masih di RSUD  Kabupaten Buleleng. (gs)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

621 Personel Polda Bali Amankan Kegiatan “Agriculture Minister Meeting”

Published

on

By

Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol. Firman Nainggolan, S.H, M.H., yang bertindak sebagai Karendal Ops Gapura Agung-XIII 2022 saat memimpin apel. (Foto: Ist)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Gelaran kegiatan Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 Indonesia, AMM akan dimulai dengan side event Global Forum. Kegiatan berbentuk panel diskusi ini akan membahas secara khusus tentang pertanian digital.

Sebagai bentuk dukungan terhadap ajang internasional tersebut, Polda Bali dan jajaran melaksanakan Apel Kesiapan Pasukan Ops Gapura Agung-XIII dalam rangka pengamanan Kegiatan Agriculture Minister Meeting (AMM) yang berlokasi di Central Parkir ITDC, Nusa Dua, Selasa (27/9/2022).

Apel dimulai pukul 09.00 Wita dan yang bertindak sebagai pemimpin apel pada gelar kesiapan tersebut Kepala Biro Operasi Polda Bali Kombes Pol. Firman Nainggolan, S.H, M.H, yang bertindak sebagai Karendal Ops Gapura Agung-XIII 2022.

Dalam arahannya, Karendal Ops Gapura Agung-XIII 2022 ini menyampaikan bahwa kekurangan pengamanan pada operasi-operasi sebelumnya untuk benahi dan ditingkatkan, sebab pengamanan dalam rangkaian G-20 ini masih panjang.

“Mari kita benahi apa yang menjadi kekurangan dalam pengamanan operasi sebelumnya, karena rangkaian pengamanan yang berkaitan dengan G-20 masih ada lagi beberapa event Internasional setelah ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pula, Karo Ops Polda Bali menyampaikan kepada seluruh personel yang terlibat untuk menyiasati agar tetap menjaga kesehatan saat bertugas, sehingga tugas yang diemban dapat berjalan baik.

“Saya minta setiap personel yang terlibat untuk tetap menjaga kesehatan, untuk itu silahkan rekan-rekan dalam bertugas di lapangan menyiasatinya, silahkan bergantian istirahat, jangan sampai tidak ada personel di tempat yang terploting,” tutupnya.

Agriculture Minister Meeting akan berlangsung dari tanggal 27 sampai 29 September 2022 yang melangsungkan pertemuan di hotel Intercontinental Jimbaran. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ungkap Jaringan Narkoba, Polresta Denpasar Terima Penghargaan dari BNNP Bali

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.M.Si. menerima penghargaan dari Kepala BNNP Bali. (gs/bi)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP) khususnya kepada personel Satresnarkoba, Rabu (28/9/22) di Mapolresta.

Hal ini berdasarkan keputusan kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali nomor : KEP /07/IX/ Ka / HM.05/ 2022/ BNNP-BALI tentang pemberian penghargaan memperkuat hubungan kerjasama penanganan P4GN dengan instansi terkait.

Adapun personel yang menerima penghargaan 21 personel Polresta Denpasar di antaranya :

  1. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.M.Si.
  2. Wakapolresta AKBP I Wayan Jiartana, S.H.,S.I.K.,M.Si.
  3. Kasat Narkoba AKP Mirza Gunawan,S.I.K.
  4. Kanit Idik I AKP I Wayan Sujana, S.H.,M.H.
  5. Kasubdit Idik II Ipda Alpran Prabaswara Pradana,S.Tr.K.
  6. Kasubdit Idik I Ipda I Wayan Sudarsana, S.H.
    dan 15 personel Sat Resnarkoba Polresta Denpasar.

Adapun berdasarkan data penanganan narkoba oleh Sat Resnarkoba Polresta Denpasar selama tahun 2021 sebanyak 298 perkara dengan 382 tersangka dengan barang bukti narkoba jenis sabu 4.375 gram, ganja 38.320 gram, hasis 488 gram, ekstasi 1.528 butir dan tembakau gorila 367 gram.

Sedangkan penanganan narkoba awal tahun 2022 sampai saat ini yaitu sebanyak 229 perkara dengan 297 tersangka serta barang bukti narkoba jenis sabu 20.393 gram, ganja 22.597 gram, ganja cair 384 gram, ekstasi 2.148 gram dan tembakau gorila 67 gram.

Ka BNNP Bali Brigadir Jendral Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, S.H.,M.Si. mengatakan pemberian penghargaan ini merupakan bentuk dukungan BNN kepada Polresta Denpasar dan jajaran dimana saat ini Indonesia sedang mengalami darurat narkoba, dan kejahatan narkoba merupakan salah satu kejahatan ekstaordinary selain Terorisme dan Korupsi, pelaku penyalahgunaan narkoba di Indonesia hampir mencapai 3,5 juta dan di Bali mencapai 15 ribu, hampir setiap hari Kepolisian maupun BNN melakukan pengungkapan kasus narkoba dan lebih dari 50 % kasus penuntutan merupakan kasus Narkoba begitu pula di persidangan.

Sehingga BNN selaku badan yang dibentuk Presiden untuk menangani kasus Narkoba secara konprehensif mengkoordinir tugas-tugas yang dilakukan aparat penegak hukum narkoba dan ini dipandang perlu mengambil langkah tepat dan ekstrem sehingga generasi muda kita mendatang yang bebas narkoba dapat tercapai.

“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan Polresta Denpasar yang luar biasa, berhasil mengungkap kasus dan jaringan besar dengan harapan ini akan bisa memutus mata rantai penyebaran narkoba, untuk itu koordinasi dan bersama saling bahu-membahu dalam penanganan narkoba akan terus ditingkatkan,” ucap Kepala BNNP Bali.

Sementara itu Kapolresta Denpasar menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polresta Denpasar dan khususnya kepada personel yang mendapatkan penghargaan, ini menjadi momentum terbaik dan semoga ini dapat menjadi motivasi personel lainnya untuk terus meningkatkan kinerja yang professional yaitu polri yang presisi.

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan yang terus ada dan terus berkembang seiring perkembangan jaman, sehingga Polresta Denpasar melalui Sat Resnarkoba dan Polsek jajaran terus berbagai upaya untuk menangani melakukan penyalahgunaan narkoba baik melalui penyuluhan, imbauan bahkan penegakan hukum.

“Polresta Denpasar siap untuk berelaborasi terkait apa yang menjadi tugas baik preemtif, preventif maupun refresif dalam rangka memerangi narkoba dan selamat kepada personel yang menerima penghargaan, teruslah berkompetisi dan berprestasi yang sehat untuk diri sendiri dan institusi Polri,” ucap Kapolresta Denpasar. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Bersama Menparekraf Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Benoa

Published

on

By

Wawali
Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno saat melaksanakan penanaman mangrove di kawasan Jalan Raya Menuku Pelabuhan Benoa, Selasa (27/9). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melaksanakan penanaman pohon mangrove serangkaian kegiatan pohon kolektif gogreener yang digelar di kawasan  Jalan Raya Menuku Pelabuhan Benoa, Selasa (27/9).

Turut mendampingi kegiatan tersebut  Kepala Bank Indonesia Perwakilan  Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali  Made Teja, VP Public Policy and Goverment Relation Gojek, Tricia Iskandar, CEO dan Founder Jejakin, Arfan Arlanda serta undangan lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, penanaman bibit bakau atau mangrove ini merupakan bentuk keberlanjutan di dalam rencana net zero kedepannya. Di samping itu pula untuk meningkatkan eco pariwisata berkelanjutan.

“Pariwisata berkelanjutan bermanfaat untuk menyerap banyak tenaga kerja, sehingga mendorong ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Inisiatif ini merupakan salah satu upaya kerja sama antara pelaku sektor industri dan pemerintah,” katanya.

Dia menambahkan, konsep pariwisata berkelanjutan merupakan salah satu fokus utama pemerintah untuk memastikan pengembangan pariwisata secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan dan memelihara keberlangsungan ekosistem lingkungan.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi gerakan penanaman pohon mangrove tersebut. Pihaknya juga mengingatkan kepada komunitas mangrove ranger untuk merawat pohon mangove tersebut.

Disamping itu pihaknya berkomitmen terus menjaga hutan mangrove. Adapun hal yang telah dilakukan seperti bekerjasama dengan nelayan yang ada dipesisir dengan memberikan subsidi kepada nelayan untuk membersihkan mangrove.  “Ini merupakan bentuk kolaborasi kita di dalam menjaga ekosistem khususnya pohon mangrove,” ujarnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja  mengungkapkan, ekosistem bakau tidak hanya dapat menyerap emisi karbon, namun juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.

“Hutan Mangrove memiliki potensi ekowisata begitu besar yang diharapkan dapat mendorong pemulihan pariwisata Bali. Kami sangat mendukung inisiatif yang dilakukan Gojek yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memelihara ekosistem pariwisata kita,” ujar dia.

VP Public Policy and Goverment Relation Gojek, Tricia Iskandar mengatakan pihaknya menyadari bahwa sektor swasta memiliki peran penting untuk mendorong industri pariwisata yang ramah lingkungan serta bertanggung jawab, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan pemerintah. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca