Sunday, 5 February 2023
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

20 Menit Berhubungan Intim, Tiba-tiba Suriani Tak Bernapas Lagi

BALIILU Tayang

:

de
Anggota Polsek Singaraja saat di TKP, Senin (15/2).

Buleleng, baliilu.com – Setelah 20 menit di dalam kamar yang diduga berhubungan intim, tiba-tiba korban Made Suriani (31) menggeliat. Walaupun saksi Made S sempat memberikan pertolongan dengan menekan-nekan dada korban, namun saksi tidak menyangka bahwa korban tidak bernapas lagi.

Pihak Humas Polres Buleleng menyampaikan kejadian peristiwa ini kepada awak media melalui aplikasi WA, setelah Polsek Singaraja menerima laporan dari saksi Astawa, Senin siang, 15 Februari 2021.  Dikatakan, peristiwa ini terjadi di Jalan Srikandi Gang Kepundung Blok A No. 3 Desa Baktiseraga Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Kronologis kejadian, menurut saksi Made S yang pensiunan guru bahwa korban adalah selingkuhannya. Sekitar pukul 09.00 Wita, Senin (15/2)  korban yang beralamat di Jalan Pahlawan Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng datang ke TKP.  Saat itu saksi masih bersih-bersih rumah dimana rumah tersebut adalah milik anak saksi atas nama Putu Astawa.

Saksi Made S lanjut mengatakan 20 menit kemudian saksi bersama korban masuk kamar untuk diduga melakukan hubungan suami istri. Menurut saksi setelah 20 menit berhubungan tiba-tiba korban menggeliat. Saksi tidak menyangka bahwa korban tidak bernapas, dan sempat memberikan pertolongan dengan menekan-nekan bagian dada korban.

Sekitar pukul 10.56 Wita saksi Made S menelepon anak saksi atas nama Putu Astawa untuk datang ke TKP. Saat Putu Astawa datang  ternyata korban sudah tidak bernapas.. Akhirnya dari pihak Astawa menghubungi Babinsa Baktiseraga dan lanjut melaporkan ke Polsek Singaraja.

Setelah menerima laporan, Polsek Singaraja mendatangi TKP, mendampingi tim medis dari Puskemas Anturan untuk melakukan pemeriksaan korban, menghubungi PMI untuk membawa korban ke rumah sakit. Saat ini, kasus ini masih ditangani Polsek Singaraja, sedangkan korban masih di RSUD  Kabupaten Buleleng. (gs)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Vihara Dharma Catta

Published

on

By

sanjaya
Bupati Tabanan Komang Sanjaya saat menghadiri perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh 2574 di Vihara Dharma Catta/Kong Co Bio Tabanan. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Sebagai salah satu daerah yang heterogen dengan berbagai macam perbedaan, sikap toleransi antarumat beragama merupakan salah satu sikap yang wajib diimplementasikan oleh setiap umat. Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, selaku Kepala Daerah selalu berupaya menjaga silaturahmi dengan berbagai umat guna menjaga keharmonisan di Kabupaten Tabanan. 

Seperti halnya kali ini, Minggu (5/2), Bupati Sanjaya didampingi, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan OPD terkait, menghadiri perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh 2574 di Vihara Dharma Catta/Kong Co Bio, Jln. Melati No.18 Tabanan. Turut hadir, Ketua FKUB dan Walubi Tabanan, Perbekel dan Bendesa Adat setempat, serta undangan lainnya, juga para umat yang hadir merayakan.

Dalam sambutannya saat itu, Bupati Sanjaya mengatakan perbedaan adalah sebuah keniscayaan dan juga sebagai anugerah. “Pelangi yang sangat indah karena adanya warna-warni yang berbeda. Demikian juga kehidupan sosial kita menjadi indah dan dinamis karena kita semua memiliki perbedaan. Indonesia juga demikian penuh warna-warni. Bung Karno dari dulu juga menyampaikan pesan yang sama, mari kita mencintai Indonesia dengan penuh warna-warni ini, begitu juga di Tabanan,” ucap Sanjaya. 

Di samping itu, Bupati Sanjaya juga sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain itu, Sanjaya menyatakan bahwa perbedaan ini patut disyukuri, adanya umat yang heterogen memberikan kebudayaan yang beragam pula di Kabupaten Tabanan. Untuk itu, Bupati Sanjaya meminta kepada seluruh umat di Tabanan agar selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama melalui akulturasi budaya dengan semangat kebhinekaan.

Bupati Sanjaya juga berharap agar harmonisasi ini bukan hanya slogan semata tetapi harus dijabarkan oleh seluruh umat di Tabanan. “Mari kita wujudkan secara nyata seperti saat ini. Tidak ada lagi suku, ras, agama, merasa ada perbedaan. Caranya adalah kerja bareng, kolaborasi membuat sebuah kegiatan yang diayomi oleh pemerintah daerah. Untuk itu mari kita selalu implementasikan hal tersebut salah satunya melalui festival,” imbuh Sanjaya.

Sementara, Lim Surya Adinata selaku Panitia Acara, menyampaikan, bahwa perayaan Imlek ini “Merajut Kebhinekaan, Memperkuat Kerukunan menuju Tabanan Era Baru Aman, Unggul dan Madani”. Ia memambahkan bahwa Tabanan adalah kota toleransi yang dibuktikan dengan Tabanan mendapatkan penghargaan Harmony Awards. “Dan dari dulu saya sudah merasakan di lingkungan kami, warga banjar, warga kami, kampung jawa, sudah memiliki kerukunan yang sangat bagus sekali,” ungkapnya. 

Pihaknya juga menyampaikan bahwa sangat bangga menjadi warga Tabanan. Mewakili seluruh umat, Lim Surya Adinata menyampaikan terimakasih kepada Bupati Tabanan dan seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan atas dukungan dan apresiasinya dalam kegiatan ini. Pihaknya juga berharap agar kerukunan ini tetap terjaga dan menjadi lebih baik lagi. “Semoga situasi ini bisa terpelihara untuk selamanya Pak,” imbuh pihaknya. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Adi Arnawa Lepas Jalan Sehat Gebyar Sholawat Menuju Satu Abad NU

Published

on

By

jalan sehat
Sekda Badung sekaligus Ketua FKUB Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa melepas peserta jalan sehat serangkaian kegiatan Gebyar Sholawat Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama di Outdoor Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (5/2). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa yang juga selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung menghadiri sekaligus melepas jalan sehat dalam rangka kegiatan Gebyar Sholawat Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama yang juga dirangkaikan dengan penggalian dana untuk Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali, bertempat di Outdoor Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (5/2). Turut hadir Ketua PWNU Bali K.H. Abdul Aziz, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Badung dan para peserta jalan sehat.

Sebagai wujud dukungan Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana Pemkab Badung sebesar Rp. 30 juta.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua keluarga besar NU Bali meskipun dalam suasana hujan tidak pernah gentar untuk dapat hadir dalam kegiatan ini.

“Ini menunjukkan bahwa keluarga besar NU Bali memang dari dulu selalu menjadi warga yang terdepan. Bangsa ini berdiri tidak terlepas dari dukungan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama seluruh Indonesia,” ujarnya.

Pemkab Badung membuktikan bahwa kerukunan umat beragama di Badung telah terjalin dengan baik ini dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan hari ini Pemerintah Kabupaten Badung telah memfasilitasi tempat dan bantuan dana motivasi serta dukungan karena ini merupakan suatu komitmen Pemkab Badung kepada keluarga besar NU Bali.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan Harlah 1 Abad hari ini akan memberikan motivasi buat kita untuk tetap bersatu seperti pepatah mengatakan dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Mari jaga kesatuan dan persatuan kita, karena bagaimanapun juga Provinsi Bali dan Kabupaten Badung yang kita cintai adalah satu-satunya daerah yang berkembang dari sektor pariwisata oleh karena itulah kenyamanan, keamanan, persatuan wajib hukumnya kita jaga bersama-sama,” pungkas Adi Arnawa. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri Puncak HUT Ke-57 ST. Bhakti Yowana Loka, Sekda Adi Arnawa Ingatkan Sekaa Teruna Harus Bersatu

Published

on

By

sekda adi arnawa
Sekda Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak HUT ST. Bhakti Yowana Loka ke-57 yang ditandai dengan pemotongan tumpeng di Banjar Karangjung, Desa Sembung Kecamatan Mengwi, Sabtu (4/2). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Mewakili Bupati Badung Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak HUT Ke-57 ST. Bhakti Yowana Loka yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sekaligus pelantikan pengurus baru periode 2022-2025 Banjar Karangjung, Desa Sembung Kecamatan Mengwi, Sabtu (4/2).

Turut hadir anggota DPRD Badung Wayan Regep, Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Sekdes Sembung, Bendesa Adat Karangjung serta tokoh masyarakat setempat.

Sebagai wujud dukungan dan motivasi, Pemkab Badung melalui Sekda Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp.10 juta dan bantuan dana pribadi Bupati Badung Giri Prasta sebesar Rp.10 juta.

Sekda Adi Arnawa mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ST. Bhakti Yowana Loka Sembung karena sudah berinisiatif dan bersemangat serta bergotong royong melaksanakan segala kegiatan serangkaian HUT ST. Bhakti Yowana Loka yang Ke-57. “Saya menyampaikan sesuai dengan pesan Bupati Badung Giri Prasta terkait dengan kebutuhan sekaa teruna dalam menunjang segala kebutuhan dan melaksanakan segala kreatifitas untuk mewujudkan dan melestarikan adat, seni, tradisi dan budaya Pemkab Badung akan selalu hadir untuk membantu,” ucapnya.

Lebih lanjut Adi Arnawa juga mengingatkan agar sekaa teruna tetap bersatu karena dengan bersatu dan bersama-sama segala kegiatan di organisasi serta kegiatan di masyarakat akan dapat berjalan dengan baik, seraya mengucapkan selamat hari jadi untuk ST. Bhakti Yowana Loka Banjar Karangjung Desa Sembung semoga semakin jaya dan semakin kompak.

Sementara Ketua Panitia I Nyoman Juliastika menyampaikan terimakasih kepada Bupati Badung yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Badung yang sudah berkenan hadir sekaligus memberi bantuan sehingga kegiatan hut kali ini dapat terlaksana. Dilaporkan juga hut kali ini mengangkat tema “Kriyamana Giri Segara” yang bermakna kreatifitas tanpa batas. Sekaa teruna diharapkan memiliki kreatifitas yang memadukan kecerdasan serta kegembiraan dan keikhlasan karena sekaa truna merupakan ujung tombak dalam rangka meneruskan pembangunan dan perjuangan di masyarakat untuk kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca