Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Baru Dibuka, Program Magister Komputer ITB STIKOM Bali Jaring Satu Kelas

Ada Juga Program Kuliah S1 dan S2 Terusan

Loading

BALIILU Tayang

:

Stikom
Press Conference Launching Program Magister Komputer Prodi Sistem Informasi ITB STIKOM Bali, Jumat (25/11/2022). (Foto ; eka)

Denpasar, baliilu.com – Program Magister Komputer dengan Program Studi Sistem Informasi, ITB STIKOM Bali benar-benar ditunggu masyarakat. Terbukti, baru saja di-launching 1 jam, sedikitnya 1 kelas sudah mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa baru angkatan perdana tahun akademik 2022/2023. Untuk angkatan perdana ini ITB STIKOM Bali menargetkan terjaring 90 mahasiswa baru atau 3 kelas. 

Peluncuran Program Magister Komputer ITB STIKOM Bali ini dIlakukan oleh Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., selaku Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar yang menaungi ITB STIKOM Bali bersama seluruh pengurus Yayasan dan  seluruh Dosen dan karyawan di kampus tersebut, Renon, Denpasar, Jumat (25/11/2022).

Sebelumnya, bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2022, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Bali dan NTB Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Erotadi S.T., M.T., atas nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI menyerahkan izin operasional penyelenggaraan pendidikan Program S2 Sistem Informasi kepada Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan yang saat itu didampingi Wakil Rektor II Dr. Ni Luh Putri Srinadi, S.E., M.M.Kom., dan Staf Center of Ecxcellent (Pusat Keunggulan)  Dr. Dandy Pramana Hostiadi, S.Kom., M.T.,

Dalam sambutannya, Prof. Made Bandem meluapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas keluarnya izin operasional Magister Komputer ini. Sebab, butuh waktu perjuangan sekitar 3 tahun akhirnya terwujud. Mantan Rektor ISI Denpasar dan ISI Yogyakarta ini mengisahkan, setelah berjuang mentrasformasikan STMIK STIKOM Bali menjadi ITB STIKOM Bali pada Mei 2019 lalu, dari situlah pihaknya bersama rektorat terus berupaya mengajukan izin operasional Magister Komputer hingga akhirnya terwujud. 

“Saya sangat bersyukur dan bangga bahwa izin perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi menjadi Institut telah disetujui pada bulan Mei tahun 2019 sehingga STMIK STIKOM Bali menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali. Kegembiraan saya bertambah karena kami ITB STIKOM Bali telah menerima Surat Keputusan Mendikbudristek tentang  izin pembukaan Prodi S2 Sistem Informasi.  Pada kesempatan ini, saya atas nama pribadi dan yayasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada saudara rektor dan jajarannya yang tak kenal lelah berusaha memenuhi segala persyaratan yang diminta oleh Kemendikbudristek RI hingga akhirnya izin operasional Magister Komputer ini bisa keluar dan kita launching hari ini,” kata Prof. Made Bandem. 

Baca Juga  E-Sport Jadi Unggulan ITB STIKOM Bali, Juara Umum DTIK Fest 2025

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, dengan turunnya izin operasional Magister Komputer ini maka ITB STIKOM Bali adalah satu-satunya PTS di Bali dan Nusa Tenggara yang dipercaya oleh Kemendikbudristek RI untuk menyelenggarakan jenjang pendidikan S2 Prodi Sistem Informasi. 

“Kami adalah perguruan tinggi swasta bidang IT pertama di Bali dan Nusa Tenggara yang menyelenggrakan pendidikan jenjang S2 Sistem Informasi. Ini sudah lama ditunggu banyak orang dan akhirnya izin operasionalnya kami terima. Nanti gelarnya Magister Komputer atau M.Kom. Untuk angkatan perdana ini target kami bisa menjaring 90 orang mahasiswa baru. Bagi alumni kami, pasti banyak diskon, jadi silahkan daftar menjadi mahasiswa baru S2 angkatan perdana,” pungkas Dadang Hermawan.

Berfoto bersama seusai Peluncuran Program Magister Komputer ITB STIKOM Bali. (Foto : eka)

Dadang Hermawan yang didampingi Direktur Program Pasca Sarjana Dr. Roy Rudolf Huzein, M.T., menjelaskan, mahasiswa Program Pascasarjana Sistem Informasi ini akan menempuh 38 SKS dan beberapa mata kuliah pilihan. Riciannya, 12 SKS pada semester I, kemudian 12 SKS pada semester II, lalu 8 SKS pada semester III, dan 6 SKS pada semester IV serta mata kuliah pilihan.

“Perkuliahan dilaksanakan dalam 4 semester dan maksimal 8 semester. 1 Semester adalah 14 kali pertemuan, termasuk UTS dan UAS. Dosen adalah tim, minimal 2 orang. Kalau sehari ada 2 mata kuliah maka akan disediakan coffee break. Sebelum ujian tesis mahasiswa diwajibkan ujian TOEFL, TPA dan sertifkikasI IT,” terang Dadang Hermawan.

Dadang Hermawan menambahkan, persyaratan menjadi mahasiswa Program Magister Komputer Prodi Sistem Informasi ITB STIKOM Bali tidaklah rumit. “Tamat S1/D4 semua prodi, khusus prodi non IT ada matrikulasi secara gratis,” sebutnya.

Lalu berapa biaya kuliah untuk mencapai gelar Magister Komputer atau M.Kom ini? “Ini rinciannya, biaya pendaftaran hanya Rp 700.000, pendaftaran hari pertama 25 November 2022 dan hari kedua 26 November 2022 diskon Rp 300.000. Khusus alumni ITB STIKOM Bali dan grup dapat diskon lagi Rp 200.000. Total biaya kuliah Rp 38.000.000 selama 4 semester, jika lebih dari 4 semester maka membayar lagi pada semester 5 sebesar Rp 5.000.000 per semester. Khusus untuk alumni ITB STIKOM Bali dan grup dapat diskon Rp 2.000.000, kelas pagi dan siang dapat lagi diskon Rp 2.000.000,” kata Dadang Hermawan. 

Baca Juga  Kuliah di ITB STIKOM Bali Pasti Dapat Kerja, Kenapa?

Ada yang menarik dari peluncuran pembukaan pendaftaran Program Magister Komputer tersebut yakni adanya program kuliah terusan S1 dan S2 bagi lulusan SLTA/sederajat tahun 2023 dan sebelumnya. Dalam program tersebut para lulusan SLTA dapat mendaftar langsung ke program S1 sekaligus lanjut S2  sehingga para mahasiswa setelah lulus S1 dapat lanjut ke S2 tanpa menunggu jeda dulu. Menurut Dadang, “Beberapa keuntungan mengikuti program ini, mahasiswa dapat biaya total lebih murah sampai dengan belasan juta rupiah dan juga lama kuliah lebih cepat 2 semester serta yang paling penting adalah perencanaan masa depan untuk mendapatkan S2 lebih mendekati kepastian,” pungkasnya. (rsn/gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

TP Posyandu Bali Sosialisasikan Transformasi Posyandu dan Serahkan Bantuan kepada 110 Kader

Published

on

By

Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali menggelar sosialisasi transformasi Posyandu di dua lokasi di Kabupaten Buleleng
SOSIALISASI: Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali saat menggelar sosialisasi transformasi Posyandu sebagai tindak lanjut atas implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang dilaksanakan di dua lokasi di Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali kembali menggelar sosialisasi transformasi Posyandu sebagai tindak lanjut atas implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Sosialisasi kali ini dilaksanakan di dua lokasi di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, dan Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula.

Khusus di Desa Sembiran, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan aksi sosial kepada para kader Posyandu sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, transformasi Posyandu menempatkan Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu yang tidak hanya melayani bidang kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, menegaskan bahwa transformasi Posyandu tidak dimaksudkan untuk menambah beban kerja kader. Pelayanan terhadap enam bidang SPM dilaksanakan secara sinergis dengan tetap menempatkan kader sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

“Tugas kader adalah menampung aspirasi serta mencatat dan mendata permasalahan yang terjadi di lapangan. Data tersebut kemudian diteruskan kepada pengurus dan perangkat desa untuk ditindaklanjuti oleh instansi sesuai bidang kewenangannya,” ujar Putu Anom Agustina saat memberikan sosialisasi di Wantilan Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, ketika Posyandu membuka pelayanan, masyarakat dapat datang untuk menyampaikan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi. Setelah melakukan pencatatan dan memeriksa kelengkapan administrasi, kader dapat melaksanakan kunjungan lapangan apabila diperlukan. Hasilnya kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  BPRS Fajar Raih Penghargaan Inovasi Teknologi Informasi Terbaik

Menurut Putu Anom Agustina, kader memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai persoalan di lapangan. Melalui peran tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Made Dwi Dewata, menyampaikan bahwa bantuan kepada kader merupakan bentuk perhatian dan apresiasi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

Bantuan diserahkan kepada 110 kader dari delapan Posyandu yang tersebar di enam dusun di Desa Sembiran. Setiap kader menerima 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

“Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali kepada para kader yang telah bekerja dengan tulus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, sebelum melaksanakan tugas, para kader juga harus memahami esensi tugasnya agar tidak mengalami hambatan dan seluruh proses pelayanan dapat berjalan sesuai alur,” ujar Made Dwi Dewata.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang sama juga diberikan dilokasi kedua dengan 74 orang penerima dari 10 Posyandu di Desa Padangbulia.

Melalui sosialisasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah, TP Posyandu Provinsi Bali berharap seluruh kader memiliki pemahaman yang sama mengenai transformasi Posyandu. Dengan demikian, para kader dapat menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangannya serta menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendukung pelayanan dasar yang berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Matangkan Persiapan Akhir Lovina Festival 2026

Published

on

By

Rapat final persiapan Lovina Festival 2026 dipimpin Ketua Panitia Putu Ayu Reika Nurhaeni di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng
LOVINA FESTIVAL: Rapat final persiapan akhir menjelang pelaksanaan Lovina Festival 2026 yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Senin (20/7). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mematangkan persiapan akhir menjelang pelaksanaan Lovina Festival 2026 yang akan digelar selama lima hari, mulai 24-28 Juli 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memastikan kesiapan masing-masing agar festival berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi wisatawan.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat final yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Senin (20/7). Rapat dihadiri jajaran OPD terkait, perbekel wilayah sekitar, hingga pelaku pariwisata setempat.

Reika mengatakan rapat tersebut menjadi tahap akhir penyempurnaan seluruh aspek teknis sebelum pembukaan festival pada Jumat (24/7). Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan.

“Ini merupakan rapat akhir persiapan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar matang sehingga Lovina Festival 2026 dapat berlangsung sukses,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan menyiapkan 10 kantong parkir yang tersebar di kawasan festival dengan dukungan Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Dari sisi keamanan, Satpol PP bersama unsur terkait akan melakukan skrining, patroli, dan pengamanan di 14 titik strategis selama festival berlangsung. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi kondisi darurat, sementara Dinas Kesehatan menyiapkan layanan medis bagi pengunjung.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area kegiatan dan menjadwalkan pembersihan kawasan festival sebanyak tiga kali sehari. Pelaku UMKM juga diminta mengelola sampah sejak dari sumbernya guna menjaga kebersihan kawasan wisata.

Baca Juga  Perdana, Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial Digelar untuk Guru Se-Klungkung

Di sektor ekonomi, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) telah melakukan kurasi terhadap 82 pelaku UMKM agar produk yang dipasarkan memiliki kualitas terbaik dan mampu menarik minat wisatawan.

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng melalui Seksi Kehumasan turut menyiapkan layanan komunikasi publik, mulai dari dokumentasi, publikasi media, fasilitasi jumpa pers, penyusunan rilis berita bersama Tim Kreatif dan Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokom), siaran keliling, hingga layanan live streaming agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

Lovina Festival 2026 akan menghadirkan beragam atraksi, di antaranya lomba perahu layar mini, RUN, Cross Country, Lomba Sapi Gerumbungan, Gemar Makan Ikan, pertunjukan seni budaya, hingga hiburan musik modern.

Sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, Lovina Festival diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lovina sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali Utara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Malam Apresiasi Puncak HUT Ke-79 Koperasi

Kukuhkan Pengurus KD-KMP, Perkuat Peran Koperasi di Denpasar

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Malam Apresiasi Puncak HUT Ke-79 Koperasi Indonesia di Lapangan Lumintang
MALAM APRESIASI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Malam Apresiasi Puncak Peringatan HUT Ke-79 Koperasi Indonesia yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (19/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Malam Apresiasi Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Koperasi Indonesia yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (19/7). Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, kegiatan tersebut turut dihadiri dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar Wayan Sutama, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar.

Pada kesempatan itu, Jaya Negara mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Penggerak Percepatan Berusaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD-KMP) Kota Denpasar. Selain itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, juga melantik Pengurus Dekopinda Kota Denpasar. Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan koperasi agar semakin mampu berperan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar.

Di sela-sela kegiatan Walikota Jaya Negara menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk terus memperkuat sinergi dengan gerakan koperasi. Menurutnya, momentum Hari Koperasi Indonesia ke-79 menjadi langkah bersama dalam membangun koperasi yang sehat, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mendukung terwujudnya Denpasar Maju dan Indonesia Berjaya. Pemerintah, kata Jaya Negara, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh insan koperasi demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Jaya Negara menjelaskan, saat ini Kota Denpasar memiliki sekitar 1.200 koperasi, dengan sekitar 520 koperasi yang aktif menjalankan kegiatan usaha. Keberadaan koperasi tersebut mampu menyerap hampir 2.400 tenaga kerja serta mengelola aset mencapai sekitar Rp 3,4 triliun.

“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi berbasis kerakyatan,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Dukung Kegiatan Perkuliahan, ITB STIKOM Bali Berikan Beasiswa bagi Keluarga Media Online

Lebih lanjut, Jaya Negara mendorong seluruh koperasi agar memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disiapkan pemerintah, termasuk program penjaminan kredit daerah melalui Jamkrida. Jaya Negara mengungkapkan, hingga saat ini baru 87 koperasi yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Karena itu, Pemerintah Kota Denpasar bersama Dinas Koperasi dan UMKM akan terus mendorong optimalisasi akses pembiayaan guna memperkuat permodalan koperasi dan UMKM sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara lebih luas.

Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Ida Bagus Benny Pidada Rurus didampingi Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Koperasi Made Parama Dyaksa, mengatakan rangkaian HUT Ke-79 Koperasi diisi berbagai kegiatan edukatif, mulai dari sosialisasi perkoperasian, pameran produk unggulan, workshop transformasi digital, hingga pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi.

Sementara Ketua Dekopinda Kota Denpasar Ida Ayu Made Dwijayanthi, juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan tata kelola, kapasitas sumber daya manusia, serta mempercepat transformasi digital koperasi.

Pada malam apresiasi tersebut juga diserahkan penghargaan kepada koperasi berprestasi tahun 2026 dalam berbagai kategori, termasuk Organizational Value, Business Value, Social Value, peningkatan kelembagaan, dan operasional Koperasi Merah Putih. Kegiatan ditutup dengan peluncuran aplikasi Siwa Kerti, sebuah inovasi digital yang diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan integrasi jaringan koperasi di seluruh Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca