Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dinsos Denpasar Gelar Pelatihan Literasi dan Parenting kepada Keluarga Penyandang Disabilitas

BALIILU Tayang

:

Parenting
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat membuka Kelas Kreativitas Disabilitas, Sabtu (26/11). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Sosial Kota Denpasar bersama K3S menggelar pelatihan kelas literasi dan parenting kepada 60 orang tua  atau keluarga penyandang disabilitas melalui “Kelas Kreativitas Disabilitas” yang dibuka langsung Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa di UPTD PLD Kota Denpasar, Sabtu (26/11).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Anggota DPRD Cynthia Pebriani, Kepala Dinas Sosial IGA Laxmy Saraswati, Kepala UPTD PLD Kota Denpasar, Duta Literasi Indonesia, Komunitas Bipolar serta  undangan lainnya.

Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, pelatihan kelas literasi bagi komunitas bipolar dan parenting group bagi orang tua atau keluarga penyandang disabilitas ini merupakan bentuk pelayanan paripurna dan berkelanjutan terhadap pengembangan potensi dan pendampingan bagi anak penyandang disabilitas yang mandiri.

“Kegiatan ini melatih orang tua atau keluarga penyandang disabilitas melalui pengembangan kecakapan life skill menuju kehidupan disabilitas yang better life,” ujar Ayu Kristi.

Lebih lanjut Ayu Kristi mengatakan, layanan bagi anak penyandang disabilitas diharapkan tidak hanya menyiapkan anak penyandang disabilitas untuk mengikuti secara akademik pendidikan formal/non formal saja, tetapi juga dapat membentuk karakter anak melalui program pendampingan bagi orang tua/keluarga penyandang disabilitas.

“Kepada orangtua dan peserta didik untuk terus semangat dan memberikan kesempatan berkreativitas bagi putra putrinya dengan penuh kasih sayang.  Di mana, Pemerintah Kota Denpasar dan K3S Denpasar tetap hadir melayani masyarakat dengan semangat Sewaka Dharma,” ujarnya.

Sementara Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty menjelaskan kegiatan pelatihan ini  mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kepada penyandang disabilitas.

Baca Juga  Sekda Denpasar Buka Musrenbang Kecamatan Dentim

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni 26-27 November dengan peserta sebanyak 60 orang tua/keluarga penyandang disabilitas. Adapun program pelatihan yang telah diberikan dalam layanan kelas kreativitas disabilitas meliputi kelas melukis, home industri, bermain musik/menyanyi dan komputer serta pelatihan literasi journaling for bipolar dengan tema “Happy Journaling dan Parenting Group Manajemen Emosi Anak Berkebutuhan Khusus”. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Komitmen Sapta Kriya Adi Cipta, Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Ratusan Bantuan Perumahan dan Disabilitas

Published

on

By

Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni di Mengwi
SERAHKAN BANTUAN: Wabup Bagus Alit Sucipta saat Penyerahan BRLH Kabupaten Badung Tahun 2026 dan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas di Wantilan Giri Mandala, Desa Adat Sembung Sobangan, Kecamatan Mengwi, Senin (12/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) Kabupaten Badung Tahun 2026 dan bantuan sosial bagi penyandang disabilitas. Kegiatan berlangsung di Wantilan Giri Mandala, Desa Adat Sembung Sobangan, Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Senin (12/10).

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menegaskan, penyerahan bantuan merupakan implementasi nyata Visi-Misi “Sapta Kriya Adi Cipta”. Khususnya poin kedua mengenai peningkatan kualitas hidup masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, serta poin kelima terkait peningkatan kualitas infrastruktur publik dan pemukiman.

“Bantuan ini disalurkan untuk membantu masyarakat kita, khususnya yang kurang mampu dan penyandang disabilitas. Kami berharap program ini dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian warga di desa dan banjar setempat melalui perputaran ekonomi lokal secara mandiri,” ujar Wabup.

Kedepan, Pemkab Badung mendorong nilai bantuan bedah rumah dinaikkan dari Rp 55 juta menjadi di atas Rp 70 juta pada tahun-tahun mendatang demi menyesuaikan harga bahan bangunan. Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Kabupaten Badung juga diminta merumuskan regulasi baru agar di tahun 2027 bantuan mencakup pembangunan sarana penunjang seperti dapur dan toilet.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung, AA Ngurah Bayu Kumara Putra, melaporkan program BRLH ini menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan selaras dengan Program Nasional Pembangunan Tiga Juta Rumah dari Pemerintah Pusat.

Pada 2026, sebanyak 439 unit rumah di Badung menerima bantuan dengan total anggaran Rp 16.425.000.000,00.

Rinciannya meliputi, APBD Badung 307 unit (Rp 12,785 Miliar), terdiri dari 143 unit pembangunan baru (Rp 55 juta/unit) dan 164 unit peningkatan kualitas (Rp 30 juta/unit). CSR Bank BPD Bali 44 unit (Rp 1,92 miliar), terdiri dari 24 unit bedah rumah penuh dan 20 unit sebagian. Sedangkan APBN (BSPS) 86 unit (Rp 1,72 miliar) dengan nilai Rp 20 juta/unit.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Bulan Bahasa Bali dan Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar 2025

Pemkab Badung melalui Dinas Sosial juga menyerahkan bansos sebesar Rp 1.000.000,00 kepada penyandang disabilitas (ODGJ dan non-sindrom). Bantuan diserahkan simbolis kepada 6 perwakilan kecamatan dan menyasar 599 penerima manfaat untuk periode Oktober 2026.

Sinergi berbagai pihak ini diharapkan efektif mencegah kawasan kumuh, mengurangi backlog perumahan, serta mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Badung.

Acara ini turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Regep, I Nyoman Satria, I Made Yudana, I Made Rai Wirata dan I Wayan Edi Sanjaya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung I Made Agus Aryawan, Inspektur I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, Kepala OPD terkait di lingkup Pemkab Badung, Direktur Bank BPD Bali, Dirut Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung, Camat se-Kabupaten Badung, perwakilan Forkopimda Badung, Perbekel/ Lurah, Bendesa Adat Sembung Sobangan serta para penerima manfaat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

Published

on

By

Prabowo dan El-Sisi Saksikan Pertukaran Kesepakatan Indonesia-Mesir
KESEPAKATAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi menyaksikan pertukaran sejumlah kesepakatan atau MoU antara kedua negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang. Keempat kesepakatan ini disampaikan saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Keempat kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua negara untuk memperluas hubungan kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Adapun keempat kerja sama yang diumumkan yakni:

  1. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Arab Mesir tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis;
  2. Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan khusus;
  3. Nota Kesepahaman tentang Statistik; dan
  4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Republik Arab Mesir tentang Kelautan dan Perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kesepakatan yang dihasilkan merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” ucap Presiden Prabowo.

Kerja sama yang mencakup bidang strategis ini menunjukkan makin luasnya peluang kolaborasi kedua negara di dalam berbagai sektor. Melalui berbagai kesepakatan ini, Indonesia dan Mesir terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  WYP Art Fondation Gelar Lomba “Bapang Barong Buntut” dan “Mekendang Tunggal” Se-Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sartono Hutomo Minta Evaluasi Distribusi BBM dan Ketahanan Pasokan Energi di Bali

Published

on

By

Sartono Hutomo Ikuti Kunker Reses Komisi XII DPR RI di Denpasar
KUNKER: Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). (Foto: dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali menyusul antrean yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ia juga menyoroti ketahanan stok batu bara untuk pembangkit listrik serta meminta persoalan pasokan energi ditindaklanjuti agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Sartono usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII mendalami berbagai persoalan energi bersama mitra kerja, termasuk PT Pertamina dan PT PLN.

Sartono menilai penyebab antrean BBM perlu ditelusuri dari berbagai aspek, mulai dari distribusi dan ketersediaan pasokan hingga kebijakan subsidi dan kuota. Ia juga menyoroti kemungkinan peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite yang perlu menjadi bahan evaluasi.

“BBM di Bali tentu kan harus dievaluasi, permasalahan di mana? Apakah hanya di Pertamina saja atau juga permasalahan di hulu? Apakah juga ada permasalahan di subsidi, di kuotanya yang terbatas? Atau juga terjadi perpindahan dari yang tadinya menggunakan Pertamax ke Pertalite,” ujar Sartono dikutip dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, hasil pendalaman terhadap berbagai kemungkinan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi persoalan serupa pada hari-hari dan bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, antrean dan kekurangan BBM berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat maupun dunia usaha.

“Kalau terjadi antrean dan sebagainya, ini kan juga menghambat dalam perekonomian kita. Harusnya lebih cepat lagi, tapi juga ada permasalahan di lapangan tentang kekurangan daripada BBM. Nah ini juga yang tadinya kita menginginkan ekonomi kita tumbuh menjadi terhambat,” tegas politisi tersebut.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Bulan Bahasa Bali dan Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar 2025

Selain persoalan BBM, Sartono menyoroti kecukupan stok batu bara untuk pembangkit listrik di Bali. Ia meminta agar ketahanan stok atau Hari Operasi Pembangkit (HOP) diperhatikan sehingga pasokan energi primer untuk pembangkit tetap terjaga.

“Untuk di Bali ini kan minimal kan harusnya mungkin 20 hari lah atau 15 sampai 20 hari. Jangan sampai satu minggu lah,” kata Sartono.

Ia menegaskan, persoalan ketahanan stok perlu dilihat tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari kebijakan energi secara nasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik di Bali, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha.

Sartono juga menyoroti adanya daftar tunggu (waiting list) pelaku usaha yang membutuhkan penambahan daya listrik. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar kesiapan pasokan energi primer dan kapasitas kelistrikan dapat mengikuti pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Jangan sampai kekurangan pasokan energi primer ini itu menghambat terhadap juga geliat pertumbuhan perekonomian. Baik secara di Bali maupun di nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai temuan selama kunjungan kerja reses tersebut akan menjadi catatan Komisi XII DPR RI untuk disampaikan dalam rapat kerja bersama pemerintah. Ia berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM, ketahanan stok batu bara, serta pemenuhan kebutuhan listrik dapat ditindaklanjuti dengan solusi konkret.

“Temuan-temuan di lapangan seperti ini harus ada solusi,” pungkas Sartono. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca