Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SOSIAL

Mensos Risma Buka Peringatan Hari Disabilitas dan HKSN 2022 di Klungkung

BALIILU Tayang

:

risma
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. (Foto: gs)

Klungkung, baliilu.com – Puncak Peringatan Hari Disabilitas Nasional dan Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2022 yang dilaksanakan secara hybrid dengan titik pusat di Lapangan Ida Idewa Istri Kanya Klungkung, pada Selasa, 20 Desember 2022 dibuka secara langsung oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini.

Peringatan yang mengambil tema ‘‘Bangkit Bersama Membangun Bangsa‘‘ ini dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Komisi VIII DPR RI, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, para Bupati dan Walikota se-Bali, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Mensos Rismaharani mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung yang telah bersedia menjadi tuan rumah peringatan Hari Disabilitas dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2022 yang rangkaian kegiatan dimulai sejak 3 Desember lalu dan akan berlanjut terus hingga beberapa kegiatan ke depan. Terimakasih juga disampaikan kepada Komisi VIII yang selalu mensupport kegiatan Kementerian Sosial dan seluruh pihak yang selalu bersinergi dalam mengatasi permasalahan di masyarakat.

risma
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini saat menyapa secara daring para peserta dari beberapa daerah yang mengikuti acara secara daring. (Foto: gs)

“Terutama yang ada di lapangan saat ini bekerja, khususnya saat ini bertugas di Cianjur, saya mengucapkan terimakasih. Para Tagana, teman-teman relawan dan lainnya yang saat ini mereka harus berjibaku agar bagaimana bisa memenuhi kebutuhan warga Cianjur,” ujar Risma.

Selain itu, Menteri Risma juga mengatakan ada beberapa kegiatan yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari perbaikan rumah, perbaikan sekolah, hingga pembuatan air bersih bersama. “Pembuatan saluran air bersih bersama yang kita maksudkan untuk bagaimana bisa terbangun kesetiakawanan sosial. Kita bisa terkondisikan, tetap kita pertahankan demi nusantara kita tercinta,” ujar Risma dengan harapan hal ini bisa selalu terbangun kuat di masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Normalisasi Tukad Unda di Kawasan PKB, Pembangunan Normalisasi Capai 73 Persen
risma
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini foto bersama para undangan dan anak-anak disabilitas yang ikut mengisi acara peringatan. (Foto: gs)

Di samping itu, kebersamaan juga dikatakan Risma menunjukkan kegotong-royongan yang baik serta apa pun yang dilakukan secara bergotong-royong pasti lebih mengirit biaya. “Dengan jumlah penduduk yang padat di Indonesia, kita harus saling peduli, membuat semuanya saling memahami satu sama lainnya, tidak ada lagi kita ngomong perbedaan suku, agama dan lain sebagainya di bumi nusantara yang kita cintai ini,” pinta Mensos Risma.

Di peringatan Hari Disabilitas Internasional ini, Mensos juga berpesan bahwa setiap manusia, setiap makhluk Tuhan pasti diberikan kekurangan dan kelebihan. Sehingga tidak ada lagi orang tua, teman-teman dan saudara di sekitar kita yang membully atau meremehkan mereka karena mereka memiliki kekurangan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati merasakan sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini, Ketua Komisi VIII DPR RI, Gubernur Sulawesi Selatan dan rombongan yang sudah memilih Bali, khususnya Kabupaten Klungkung sebagai pelaksanaan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan Hari Disabilitas Internasional dan Tahun 2022. ”Dipilihnya Bali, saya harapkan mampu memberikan vibrasi positif baik bagi masyarakat Bali dan juga tamu undangan yang jauh-jauh datang ke Bali. Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan Hari Disabilitas Internasional dan Tahun 2022, saya harapkan menjadi momentum semakin eratnya persaudaraan kita antara yang satu dengan yang lain, sekaligus menghilangkan adanya perbedaan antara yang satu dengan yang lain (penyandang disabilitas),” ungkap Wagub Bali yang biasa disapa Cok Ace ini.

Ditambahkannya, bahwa Peringatan Hari Kesetiawanan Sosial Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 20 Desember, sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan nilai – nilai Pancasila dan mengamalkan semangat kesetiakawanan sosial sebagai tujuan kita bersama untuk memajukan kesejahteraan umum dan memajukan keadilan sosial. “Dengan mengangkat tema ‘Bangkit Bersama Membangun Bangsa’, Wagub Cok Ace menyatakan bahwa hal ini sejalan dengan program pembangunan Provinsi Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini pada kesempatan itu menyerahkan sejumlah penghargaan kepada kepala daerah dan lembaga televisi serta lembaga sosial yang menggerakkan organisasinya dalam visi kemanusiaan yang memberikan perhatian kepada korban bencana, salah satunya yang diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang sudah berdedikasi dalam pengabdian sosial dan kemanusiaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Pitra Yadnya Desa Adat Lepang Banjarangkan Klungkung

Di akhir sambutannya, Mensos Risma sempat berbincang-bincang dengan peserta dari seluruh Kabupaten Kota di Bali dan beberapa peserta dari luar daerah sekaligus menyaksikan penyerahan bantuan sosial yang dilaksanakan serentak. Mensos juga berkesempatan mengunjungi pameran berbagai macam kerajinan dari UMKM berbagai daerah dari seluruh Indonesia yang akan berlangsung beberapa hari ke depan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSIAL

Implementasi Konsep Tanam Tuwuh, Generasi Penerus Bali Berbagi Kasih di Sidatapa

Published

on

By

tanam tuwuh
TANAM TUWUH: Generasi penerus (GP) Bali yang terdiri atas komunitas tanam tuwuh, Saya Giri Prasta dan komunitas Mahadewa bersinergi dan berkolaborasi ikut berkontribusi menanam benih kebaikan melalui program Koster Giri (KG) Movement, berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Sidatapa Buleleng. (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Selain mengusung konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam pilgub 2024, paslon Gubernur / Wakil Gubernur Bali no urut 2 Koster-Giri juga mengusung Konsep Tanam Tuwuh, yang merujuk pada ide menanam “benih-benih peradaban” untuk mendorong kesadaran kolektif dan kolaborasi dalam masyarakat.

Dikenalkan oleh Giri Prasta, konsep ini menekankan pentingnya kontribusi personal, komunal dan pemerintah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Dengan semakin banyak “benih” yang ditanam, semakin banyak pula kehidupan yang terwujud. Ini mencakup berbagai aspek pembangunan meliputi sosial ekonomi dan budaya di Bali.

Contoh nyata dari konsep Tanam Tuwuh yang telah diterapkan Giri Prasta di Bali meliputi Program Badung Angelus Buana adalah inisiatif Badung memberikan bantuan keuangan untuk kabupaten / kota di Bali, mencerminkan kolaborasi dalam pembangunan masyarakat. Badung juga memberikan bantuan dana untuk pelaksanaan upacara keagamaan, mendukung pelestarian budaya dan tradisi Bali. Serta penguatan Sistem Subak sebagai organisasi pertanian tradisional, yang mengedepankan gotong-royong dan pelestarian lingkungan, hal ini sejalan dengan prinsip Tanam Tuwuh.

Dampak jangka panjang dari penerapan konsep Tanam Tuwuh di Bali mencakup peningkatan kesadaran lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini mendorong masyarakat untuk mandiri dalam mengelola sumber daya, meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan pertanian dan konservasi. Pengembangan ekonomi berkelanjutan, melalui kolaborasi antardaerah dan dukungan finansial, Tanam Tuwuh berpotensi menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang lebih adil.

Hal-hal inilah yang menginspirasi generasi penerus (GP) Bali yang terdiri atas komunitas tanam tuwuh, Saya Giri Prasta dan komunitas Mahadewa bersinergi dan berkolaborasi ikut berkontribusi menanam benih kebaikan melalui program Koster Giri (KG) Movement, berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Sidatapa Buleleng.

Baca Juga  Peringatan HDI di Badung, Wabup Suiasa: Perteguh Komitmen Bangun Kesetaraan Hak-hak Disabilitas

Sebagai generasi penerus Bali mereka memberikan apresiasi tinggi atas upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur fisik selama ini. Namun di sisi lain mereka juga berkomitmen untuk menanam kembali ide dan gagasan dalam menumbuhkan rasa solidaritas & peduli terhadap sesama, sebagai benih peradaban Bali yang adaftif atas perkembangan zaman tanpa pernah kehilangan akar jati diri sebagai krama Bali. Yang terikat dalam konsep “menyama braya” sebagai bentuk penguatan sumber daya manusia Bali.

“Sinergi GP Bali bukan hanya kata, tapi komitmen untuk mendukung semua sektor yang ada di Bali bisa tumbuh dan berkembang dengan harmoni. Sebagai generasi penerus yang cerdas kita harus selektif memilih pemimpin Bali ke depan, Bali memerlukan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh potensi yang ada di Bali. Dan kami melihat itu ada pada pasangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta,” ujar koordinator KG Movement di sela kegiatan. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SOSIAL

Pemkot Denpasar Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Korban Musibah Pohon Tumbang di Depan Pasar Badung

Published

on

By

korban pohon tumbang pasar badung
MELAYAT: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Pemkot Denpasar saat melayat di Rumah Duka Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, Jalan Gunung Semeru No. 5, Pemedilan, Pemecutan, Denpasar Barat pada Kamis (5/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, korban musibah pohon tumbang di depan Pasar Badung, Kota Denpasar. Dimana, siswi berusia 9 tahun ini menghembuskan napas terakhir di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar pada Minggu (1/9) pukul 08.00 Wita setelah menjalani perawatan intensif sejak kejadian tertimpa pohon tumbang tepat sepekan yang lalu, Minggu (25/8) sore.

Ungkapan duka cita disampaikan langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Pemkot Denpasar saat melayat di Rumah Duka, Jalan Gunung Semeru No. 5, Pemedilan, Pemecutan, Denpasar Barat pada Kamis (5/9).

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah dan berpulangnya Anak Agung Ayu Lakshmi Devi.

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Denpasar turut prihatin atas musibah ini (tertimpa pohon tumbang) dan ijinkan kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga almarhum mendapatkan tempat yang utama di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dumogi Amor Ing Acintya,” ujar Walikota Jaya Negara.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pemkot Denpasar turut berbelasungkawa atas berpulangnya Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, korban tertimpa pohon tumbang di depan Pasar Badung dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

“Yang pertama kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ayu Lakshmi Devi, dan yang kedua semoga santunan dan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Kepala Lingkungan Banjar Pemedilan, Pemecutan Denpasar, Sutadijaya, mengatakan bahwa Anak Agung Ayu Lakshmi Devi yang akrab disapa Gek Devi yang masih berstatus pelajar SD ini adalah sosok yang baik, polos, penurut, dan ceria di lingkungannya.

Baca Juga  Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Normalisasi Tukad Unda di Kawasan PKB, Pembangunan Normalisasi Capai 73 Persen

“Devi sosoknya itu baik, polos, penurut, sering sama ibunya. Korban juga aktif di banjar, di lingkungan sini, intinya keluarganya tidak neko-neko, taat aturan,” ujarnya.

Untuk diketahui, terkait musibah ini, Pemkot Denpasar turut memberikan santunan yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam musibah ini. Santunan diberikan melalui berbagai instansi yakni Santunan Duka Cita dari BPBD Kota Denpasar sebesar Rp. 15 juta, Santunan dari Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar sebesar Rp. 35 juta, dan Santunan Asuransi dari DLHK Kota Denpasar sebesar Rp. 15 juta. Selain itu, pengawalan asuransi perawatan dan pengobatan saat perawatan telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan tanggungan Pemkot Denpasar. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SOSIAL

‘Pemprov Bali Hadir’ Beri Bantuan Warga Kurang Mampu di Desa Bondalem

‘‘Ngrombo’’ Bersama Komunitas Satu Hati dan Stakeholder Lainnya

Loading

Published

on

By

indra
SERAHKAN BANTUAN: ‘Pemprov Bali Hadir’ yang dipimpin Sekda Bali Dewa Made Indra menyerahkan bantuan di 3 (tiga) lokasi penerima bantuan pada Minggu (23/6) di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui program ‘Pemprov Bali Hadir’ kembali memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Provinsi Bali. Bekerjasama dengan Komunitas Satu Hati, ‘Pemprov Bali Hadir’ menyerahkan bantuan di 3 (tiga) lokasi penerima bantuan pada Minggu (23/6) di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Penerima Bantuan Pertama atas nama Ayu Windrayani beralamat di Banjar Jro Kuta, Desa Bondalem telah lumpuh sejak lahir karena penyakit polio yang mengakibatkan tidak dapat beraktifitas normal seperti perempuan biasanya. Untuk melakukan kegiatan sehari-hari ia sangat bergantung pada bantuan orang tua dan keluarga lainnya. Namun belakangan orang tua Ayu Windrayani yang merupakan nelayan pun tidak dapat membantu banyak dalam ekonomi keluarga karena sudah sering sakit-sakitan mengingat usia tua.

Pemerintah Provinsi Bali ngrombo bersama Komunitas Satu Hati memberikan bantuan berupa kursi roda, kasur, sembako dan uang tunai kepada Ayu Windrayani dan keluarga. Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra mewakili Pj. Gubernur Bali berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu beban keluarga. “Harus dilatih pakai kursi roda biar terbiasa,” ungkap Dewa Made Indra saat menyerahkan bantuan kepada keluarga.

Selanjutnya di Banjar Suksuk, Desa Bondalem Pemerintah Provinsi Bali bersama Komunitas Satu Hati menyerahkan bantuan kepada Bapak Nyoman Kari yang telah 15 tahun lumpuh karena terjatuh dari pohon lontar (ental) ketika hendak mencari tuak. Bantuan yang diberikan berupa bantuan uang tunai, kasur, sembako serta bantuan rehab dapur dan kamar mandi. Bapak Nyoman Kari beserta keluarga tinggal di rumah sangat sederhana dengan dapur terbuka yang kurang layak. Dapur kayu bakar tersebut tidak memiliki dinding yang menyebabkan air akan masuk ketika hujan terjadi. Begitu juga dengan kamar mandi yang terlihat setengah terbuka karena pintu yang rusak.

Baca Juga  2 WNA Terseret Arus Pantai Kelingking, 1 Orang Ditemukan Meninggal

Di lokasi terakhir di Banjar Lemo Sari, Desa Bondalem bantuan biaya sekolah diberikan kepada Novi (7 tahun). Selain itu diserahkan juga bantuan pakaian sekolah lengkap, tas, sembako, uang tunai dan bantuan rehab kamar mandi. Orang tua Novi merupakan penyakap (petani penggarap tanpa lahan) dan pengrajin tuak yang tinggal di lahan orang lain. Penghasilan kedua orang tua-nya nyaris tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Begitupun dengan kedua kakak laki-laki Novi, satu telah tamat SMA dan satu lagi harus putus sekolah setelah tamat SMP.

Sementara itu Sekda Dewa Made Indra berharap Novi memiliki masa depan yang lebih baik dan tidak putus sekolah. Ia meminta agar Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali beserta dengan Disdikpora Provinsi Bali dapat membujuk pihak keluarga agar Novi dapat menjadi anak asuh di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Udyana Wiguna, Buleleng. “Nanti sekolahnya dijamin, makannya dijamin, kebutuhan hariannya juga dijamin. Kalau Galungan atau Sabtu, Minggu bisa dijemput,” kata birokrat asal Pemaron, Buleleng. Ia menyampaikan dengan menjadi anak asuh di PSAA binaan Pemprov Bali tersebut, pendidikan Novi dapat terjamin lebih baik.

Sebelumnya di Balai Desa Bondalem, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga memberikan pelayanan kesehatan gratis serta bantuan kaca mata baca gratis kepada masyarakat. Selain itu diserahkan juga bantuan paket sembako dan uang tunai kepada lansia, anak yatim piatu, balita terindikasi stunting dan penyandang disabilitas yang merupakan bantuan dari Instansi Pemerintah Provinsi Bali, Bank BPD Bali dan Yayasan Metta Mama Maggha. Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan ngrombo bersama berbagai pihak sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali yang didukung oleh berbagai pihak termasuk Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Rumah Sakit Mata Bali Mandara, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Biro Pem Kesra Setda Provinsi Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Jaga Stamina, Polres Klungkung Bagikan Vitamin

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca