Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Jadi Narasumber Dialog Interaraktif ‘‘Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih‘‘

Dengan Kebersihan Lingkungan akan Tumbuh Manusia yang Sehat, Bermental Sehat dan Fisik yang Sehat

Loading

BALIILU Tayang

:

bunda putri
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menjadi narasumber Dialog Interaktif terkait 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru dengan tema "Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih", di Studio Kompas TV, Rabu (15/2). (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bukan hanya tanggung jawab pemerintah sebagai lembaga perpanjangan tangan pusat, namun merupakan tanggung jawab bersama termasuk komponen masyarakat. Kebersihan dapat diwujudkan dengan menjaga dan memelihara tatanan lingkungan yang tertata dengan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan sampah plastik, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa plastik adalah benda yang sulit untuk dienyahkan. Hal ini sesuai dengan program pemerintah dalam mewujudkan Bali mandiri energi dengan energi bersih.

Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menjadi narasumber Dialog Interaktif terkait 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru dengan tema “Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih”, di Studio Kompas TV, Rabu (15/2). Turut mendampingi dua narasumber yang ahli di bidangnya yakni Koordinator Kelompok Ahli Pemprov Bali Prof. Made Damriyasa dan Anggota Kelompok Ahli Bidang Pembangunan Ir. Putu Dana Pariawan Salain.

Ny. Putri Koster lanjut menjelaskan bahwa Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sebagai ex officio merupakan partner pemerintah sebagai organisasi penggerak dan pendukung program pemerintah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah Bali yang sudah tertuang ke dalam program lima tahun masa kepemimpinan.

Dengan mengetahui tentang apa yang ingin dicapai, mengetahui apa yang sedang dikerjakan dan tentang apa yang akan dicapai di masa yang akan datang maka program yang ingin dituju adalah kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan, yang sehat lahir batin dan tentunya mewujudkan keluarga yang sehat berkualitas di tengah kemajuan pembangunan infrastruktur yang ada.

Sebagai partner pemerintah, Tim Penggerak PKK menyampaikan 44 tonggak peradaban penanda Bali era Baru adalah hasil pemikiran tokoh-tokoh Bali untuk kemajuan masyarakat, yang hadir untuk menyampaikan dan mewujudkan program pemerintah yang ingin disampaikan secara menyeluruh.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Hadiri Kampanye Wujudkan Indonesia Bebas DBD

Keberhasilan 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru di 4 tahun 4 bulan masa kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Cok Ace tidak luput dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, karena kita semua sadar harus bergerak langsung dalam mendukung program untuk keberhasilan bersama.

Dijelaskan Ny. Putri Koster bahwa pemanfaatan energi yang mengeluarkan polusi dan memberi dampak buruk pada manusianya, secara tidak langsung akan mempengaruhi kesehatan masyarakat itu sendiri. Sehingga program yang ingin diwujudkan Gubernur Bali ke depan adalah Bali yang bersih dari kendaraan berbasis bahan bakar fosil, yang nantinya secara transformasi berganti menjadi kendaraan listrik yang digerakkan oleh tenaga surya (matahari), air dan angin (yang nantinya dikelola dan diolah sesuai musim).

“Dengan kebersihan lingkungan maka manusia juga akan tumbuh menjadi manusia yang sehat, bermental sehat dan tumbuh dengan fisik yang sehat juga. Karena kesehatan melahirkan manusia yang unggul,” ungkap Ny. Putri Koster.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK pihaknya menyampaikan bahwa visi keluarga yang harus diwujudkan adalah jangan hidup berketergantungan dan mampu mewujudkan hidup yang mandiri di bidang energi, mulai mandiri dari sikap mental, dan yang terpenting adalah keluarga menuju lingkungan yang sehat karena Bali sebagai paru-paru dunia wajib memiliki alam yang bersih dan manusia yang sehat dengan landasan hidup bermental positif.

bunda putri
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster foto bersama usai menjadi narasumber di Dialog Interaktif terkait 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru dengan tema “Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih”, di Studio Kompas TV, Rabu (15/2). (Foto: ist)

Koordinator Kelompok Ahli Bidang Pembangunan Provinsi Bali, Prof. Made Damriyasa menyampaikan bahwa program yang berangkat dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah program untuk mewujudkan masyarakat Bali era baru dengan penataan fundamental berlandaskan tiga (3) aspek yakni manusia, alam dan budaya sebagai modal perwujudan pembangunan.

Tiga unsur utama yang berkaitan dengan manusia, alam dan budaya adalah pemuliaan desa adat salah satunya mewujudkan penggunaan busana adat Bali, pelestarian bahasa dan aksara Bali, perwujudan perekonomian Kerthi Bali serta pembangunan antarwilayah.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Dorong Kain Tenun Endek Bali Tembus Dunia Modeling Internasional

Karena saat ini Bali membutuhkan energi listrik, dimana ketika Bali mampu mewujudkan masyarakat sehat dengan lingkungan dan energi yang bersih, maka sumber daya manusia juga akan tumbuh dalam produktivitas yang baik dan positif. Hal ini tentu saja berkaitan dengan kualitas udaranya yang sehat dan bersih akan mempengaruhi imunitas tubuh sehingga tahan terhadap virus penyakit yang ada.

Bali yang sudah dirancang dengan sistem perwujudan energi bersih yakni transformasi bahan bakar berbasis fosil menuju ke energi listrik diharapkan mampu mewujudkan peta jalan transformasi dengan target capaian sampai tahun 2045, dengan evaluasi yang dilakukan setiap 10 tahun sekali menuju zero waste dan mewujudkan Bali yang hijau, tangguh dan sejahtera.

Sedangkan Anggota Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali Bidang Infrastruktur, Putu Dana Pariawan Salain menegaskan Bali mandiri energi bersih adalah Bali dengan sejumlah destinasinya saat ini memiliki ketergantungan pada energi yang berasal dari bahan bakar berbasis fosil memiliki dampak buruk terhadap lingkungan akan mempengaruhi kesehatan makhluk yang ada di lingkungannya. Untuk itu Bali harus mampu menyediakan energi yang bersih, dengan melakukan penggantian energi yang berbasis fosil menuju energi bersih yang dampaknya tidak mengotori udara yakni salah satunya adalah penerapan penggunaan kendaraan berbasis baterai atau listrik.

“Perlu dilakukan transformasi transportasi hijau berbasis baterai sebagai langkah pembiasaan dan mari kita sikapi dengan positif sehingga kita mampu memberi makna dengan baik pada setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terutama Gubernur selaku Kepala Daerah. Karena transformasi dari bahan bakar berbasis fosil ke bahan bakar baterai atau listrik merupakan salah satu upaya untuk membersihkan lingkungan sekaligus menyehatkan manusianya,” ungkap Putu Dana Pariawan.

Baca Juga  Tinjau Korban Banjir Bandang di Jembrana, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster Serahkan Bantuan 2,165 Ton Beras

Green transportation adalah salah satu program yang sedang gencar dilakukan Gubernur Bali, hal ini akan diwujudkan dengan penyiapan shuttle bus energi baterai sebanyak 20 pax di Besakih saat karya Betara Turun Kabeh mendatang, yang akan diuji coba bulan Maret nanti.

Terwujudnya target mengganti satu proses besar sumber daya alam (SDA) berupa energi berbasis fosil menuju ramah lingkungan ini juga tergantung kesanggupan masyarakat itu sendiri. Karena sebuah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah (dalam hal ini Gubernur) tidak akan pernah berhasil terwujud apalagi tidak didukung oleh masyarakat itu sendiri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Evakuasi Jenasah di Bawah Tebing

Published

on

By

Pantai Savaya
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi jenasah tanpa identitas dari Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore. (Foto: Hms SAR)

Pecatu, Badung, baliilu.com – Sesosok tubuh laki-laki ditemukan terdampar di Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore. Info kejadian baru diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.10 Wita dari anggota Polsek Kuta Selatan.

Tak berselang lama, 3 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi melibatkan unsur SAR lainnya dari Polsek Kuta Selatan, Bhabinsa Desa Pecatu Pecatu, Linmas Desa Pecatu, petugas Ambulance Banser dan masyarakat setempat.

Upaya evakuasi cukup memakan waktu, karena akses ke posisi jenasah harus menuruni medan yang curam dan batu karang tajam. “Jenasah dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Selain kondisi yang beresiko tersebut, evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati karena situasi gelap, pencahayaan terbatas.

Akhirnya kurang lebih pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan selesai melakukan evakuasi. Jenasah tanpa identitas tersebut dibawa menuju RSUP Prof. Ngoerah menggunakan Ambulance Banser. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Puji Kesbangpol Bali, Bunda Putri Koster Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat untuk Lebih Peduli Sesama
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Bali, Libatkan UMKM dan Salurkan Donasi Kemanusiaan

Published

on

By

Kemala Run
PEMBUKAAN AJANG LARI: Pembukaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. (Foto: Hms Polri)

Gianyar, baliilu.com – Pelaksanaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Event lari yang digelar di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, itu dinilai tidak hanya berhasil dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah, masyarakat lokal, hingga aksi sosial kemanusiaan.

Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen Pol. Sambodo Purnomo Yogo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, dengan total 11.000 peserta mengikuti lomba mulai dari kategori half marathon, 10 kilometer, hingga 5 kilometer.

“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 dapat berjalan dengan lancar dan baik, sesuai yang kita rencanakan. Hampir seluruh peserta saat ini sudah memasuki area finish, dan semuanya berjalan lancar,” ujar Sambodo usai kegiatan.

Menurut Sambodo, tingginya antusiasme masyarakat dan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik besar dan layak menjadi agenda tahunan.

“Kalau melihat animo yang luar biasa seperti ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa kita laksanakan setiap tahun,” katanya.

Keberhasilan Wondr Kemala Run 2026 juga terlihat dari dampak ekonominya. Pengamat Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai event seperti ini menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang saat ini berada di angka 5,82 persen (year on year), lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Ekonomi Bali sangat bergantung pada mobilitas. Ketika kita mampu menarik ribuan orang datang, maka diperkirakan akan terjadi stimulus ekonomi melalui konsumsi pada sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi,” ujar Nandya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Hadiri Kampanye Wujudkan Indonesia Bebas DBD

Ia menjelaskan, dengan jumlah peserta sekitar 11.000 orang dan pola belanja tertentu, potensi perputaran ekonomi selama acara berlangsung diperkirakan mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar.

“Untuk peserta luar daerah, rata-rata pengeluaran dapat berada pada kisaran Rp 10 juta per orang. Dengan asumsi sekitar 11.000 peserta dan skenario optimistis, potensi perputaran ekonomi dari kegiatan ini diperkirakan dapat mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar,” jelasnya.

Selain menggerakkan sektor pariwisata dan jasa, event ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM dilibatkan untuk meramaikan area acara sekaligus melayani kebutuhan peserta dan pengunjung.

Sambodo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi perhatian utama panitia. Selain personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, pecalang, dan unsur masyarakat, UMKM juga diberikan ruang agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung.

“Kita juga melibatkan UMKM, termasuk juga untuk memberikan cheering semangat kepada para peserta,” ujarnya.

Senada dengan itu, Nandya menekankan pentingnya pelibatan UMKM agar dampak ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu.

“Pelibatan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” katanya.

Di sisi lain, Wondr Kemala Run 2026 juga membawa misi sosial melalui penggalangan donasi kemanusiaan. Panitia membuka kesempatan berdonasi bagi peserta dan masyarakat, termasuk melalui lelang lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita bisa berdonasi juga di sini, dan ada lelang lukisan juga dari anak-anak ABK, dan nanti semua dana yang terkumpul kita akan berikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana kemarin, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” tutur Sambodo.

Baca Juga  Belajar dari Pameran Kriya Nusa 2022, Ny. Putri Koster Harap ke Depan Kerajinan Nusantara Dapat Menjangkau Pasar Dunia

Dengan suksesnya pelaksanaan, besarnya antusiasme peserta, dampak ekonomi yang signifikan, keterlibatan masyarakat luas, serta aksi sosial kemanusiaan, Wondr Kemala Run 2026 dinilai menjadi contoh event olahraga yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kepedulian sosial. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemerintah Beri Harapan Palsu, Harga BBM Nonsubsidi Naik Ugal-ugalan Tanpa Empati

Published

on

By

harga bbm
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam.( Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Langkah Pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara drastis, mendapatkan kritik tajam dari Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyebut langkah tersebut dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi.

“Lagi-lagi Pertamina menaikkan harga BBM tanpa ancang-ancang, dan kenaikannya pun sekarang cukup signifikan. Kebijakan ini pastinya sangat memberatkan rakyat,” kata Mufti Anam, dalam keterangan tertulisnya kepada media, di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi per 18 April ini, untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga tersebut dilakukan tanpa ada informasi sebelumnya kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi harga BBM di situs Mypertamina, harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp 13.100 per liter menjadi Rp 19.400 per liter. Kenaikan juga dialami Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.

Hal yang sama juga terjadi pada harga Pertamina DEX yang melesat dari Rp 14.500 per liter menjadi Rp 23.900 per liter. Sementara harga BBM subsidi masih sama.

Mufti pun menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi sebuah langkah kemunduran setelah sebelumnya Pemerintah dinilai berani karena tidak menaikkan harga BBM subsidi di tengah gejolak geopolitik global yang memengaruhi harga minyak dunia.

“Kemarin masyarakat ditenangkan dengan narasi bahwa harga BBM tidak akan naik. Rakyat diminta percaya, diminta tenang. Baru saja masyarakat menyambut dengan sukacita,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

“Tapi apa yang terjadi? Tiba-tiba hari ini harga BBM melonjak sangat tajam, tanpa kesiapan, tanpa empati, tanpa komunikasi,” imbuh Mufti.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Hadiri Kampanye Wujudkan Indonesia Bebas DBD

Mufti menyatakan apa yang dilakukan Pertamina saat ini sebenarnya sudah menjadi kekhawatiran sejak lama, di mana Pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi namun melakukan berbagai langkah substitusi.

Bahkan Mufti sebelumnya sudah mengingatkan agar Pemerintah tidak memberi harapan palsu kepada masyarakat dengan tidak menaikkan harga BBM.

“Ternyata Pemerintah benar PHP (pemberi harapan palsu) kepada rakyat,” ungkapnya.

Karena meskipun yang dinaikkan adalah harga BBM nonsubsidi yang biasanya digunakan oleh kalangan menengah ke atas, kata Mufti, namun dampaknya dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Termasuk masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah.

Belum lagi, fakta sulitnya BBM subsidi ditemukan di sejumlah daerah juga terjadi usai Pemerintah memberi kebijakan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi. Ini dinilai sebagai sebuah ironi.

“Pemerintah seolah menutup mata terhadap kenyataan di lapangan bahwa tidak semua rakyat bisa mengakses BBM subsidi,” sebut Mufti.

“Di banyak daerah, rakyat harus antre panjang, bahkan pulang dengan tangan kosong karena stok  BBM subsidi habis. Dalam kondisi seperti itu, mereka dipaksa membeli BBM nonsubsidi. Dan hari ini, justru BBM nonsubsidi harganya dinaikkan secara ugal-ugalan,” imbuhnya.

Mufti memandang, kenaikan harga BBM sekarang tak lagi soal subsidi atau nonsubsidi. Sebab kondisi memaksa masyarakat yang seharusnya berhak memperoleh BBM subsidi terpaksa membeli BBM nonsubsidi yang kini harganya meroket.

“Ini bukan lagi soal subsidi atau nonsubsidi. Ini soal keadilan bagi rakyat. Dan ini soal sensitivitas Pemerintah yang menaikkan harga BBM di saat kondisi ekonomi rakyat sedang tak baik-baik saja,” tegasnya.

Mufti menambahkan, ketika yang berhak tidak bisa mendapatkan subsidi, lalu harga alternatifnya dinaikkan signifikan, maka yang terjadi adalah Pemerintah sedang memindahkan beban langsung ke pundak rakyat.

Baca Juga  KIBE Gelar Pawai Indonesia Energi Bersih 2050 dan Sampaikan Rekomendasi ke KESDM

“Yang membuat kita semakin heran, ketika situasi global mulai mereda dan jalur distribusi energi kembali terbuka, justru harga dinaikkan,” ujar Mufti.

Anggota Komisi di DPR yang membidangi urusan kawasan perdagangan dan bermitra dengan Pertamina ini pun meminta Pemerintah dan Pertamina memperbaiki distribusi BBM subsidi. Mufti mendorong agar stok BBM subsidi yang sulit di beberapa daerah segera ditangani.

“Pastikan yang berhak benar-benar bisa mendapatkan BBM subsidi agar tidak perlu membeli BBM nonsubsidi yang harganya melangit tinggi,” kata Legislator dari Dapil Jawa Timur II itu.

Mufti juga mengingatkan agar Pemerintah segera melakukan penyesuaian harga saat kondisi global sudah membaik. Ia meminta Pemerintah memahami dampak turunan yang terjadi saat harga BBM naik.

“Jika harga minyak dunia mulai turun, maka segera turunkan harga. Jangan tunggu tekanan rakyat baru bergerak,” tutup Mufti. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca