Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BEM FKH Unud Turut Dalam Musyawarah Nasional IMAKAHI XXV

BALIILU Tayang

:

bem
Pengurus baru IMAKAHI foto bersama saat Munas IMAKAHI yang dilaksanakan selama 3 hari dua malam di Jatinangor lebih tepatnya di Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran sejak tanggal 27 hingga 29 Januari 2023. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) setiap tahunnya mengadakan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) yang pada tahun ini sudah berada di tahun ke-25. Kegiatan ini diikui oleh seluruh delegasi fakultas kedokteran hewan di Indonesia yang menjadi anggota dari IMAKAHI. Tahun ini, Munas IMAKAHI dilaksanakan selama 3 hari dua malam di Jatinangor lebih tepatnya di Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran sejak tanggal 27 hingga 29 Januari 2023.

Kegiatan hari pertama Munas XXV dimulai pada Jumat (27/1) sekaligus pembukaan secara resmi dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjdjaran yang dihadiri oleh Kaprodi Kedokteran Hewan Universitas Padjdjaran, Perwakilan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Padjdjaran, dan Perwakilan PDHI. Dalam pembukaan yang diselenggarakan ini Kaprodi Kedokteran Hewan Universitas Padjdjaran berpesan, “Saya berharap adik-adik mahasiswa di sini tidak hanya menjadi mahasiswa biasa saja tetapi jadilah mahasiswa yang suka membahas dan mengkritisi isu sosial dan isu veteriner di sekitar kita.”

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan perubahan dan penetapan tata tertib sidang yang dipimpin oleh presidum sementara 1, presidium sementara 2, dan presidium sementara 3.  Penetapan tata tertib ini berlangsung selama 12 jam dimulai dari pukul 9.30-21.30 WIB. Pada agenda ini terjadi dinamika sidang yang baik, dimana setiap delegasi menyampaikan pendapatnya dengan tetap menjujung tinggi kesopanan walaupun sesekali harus dilakukan lobbying karena adanya adu argumen yang kuat.

Setelah ditetapkannya tata tertib sidang, agenda sidang dilanjutkan dengan penetapan presidium tetap. Penetapan presidium ini dilakukan dengan mengajukan diri sebagai presidium tetap dan menyebutkan alasan mengapa mereka ingin mengajukan diri sebagai presidium tetap. Tahun ini terdapat 6 delegasi yang berasal dari Univeritas Airlangga (Unair), Universitas Udayana (Unud), Universtas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Syah Kula (USK) . Setelah pengajuan nama penentuan presidium dilakukan dengan cara  musyawarah dan pengambilan suara oleh setiap delegasi. Hasil dari musyawarah menetapkan delegasi USK sebagai presidum 1, delegasi UGM sebagai presidium 2, dan delegasi Unud sebagai presidium 3.

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Seminar Kewirausahaan

Kegiatan pun dilanjutkan pada hari kedua (28/1) yang diawali oleh pemaparan Laporan Pertanggungjawaban dari PB IMAKAHI dan BPI IMAKAHI dengan ditambahkan sesi tanya jawab oleh perserta sidang. Laporan pertanggungjawaban tersebut pada tahun ini mendapatkan keputusan diterima bersyarat. Setelah pemaparan LPJ dari PB dan BPI IMAKAHI kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan LPJ proker unggulan dari masing-masing PC IMAKAHI yang nantinya proker tersebut akan dipilih proker unggulan terbaik. Pada tahun ini pemegang proker unggulan terbaik didapatkan oleh Universitas Gadjah Mada.

Agenda kegiatan lalu dilanjutkan dengan pembacaan dan penetapan surat keputusan demisioner PB dan BPI IMAKAHI. Lalu kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Anggaran Dasar (AD) IMAKAHI oleh presidium 1 dan dilanjutkan dengan pengubahan dan penetapan Anggaran Rumah Tangga (ART). Akan tetapi, karena keterbatasan waktu pengubahan dan penetapan ART hanya dapat dilakukan hingga bab III dan agenda dilanjutkan pada keesokan harinya.

Kegiatan pun dilanjutkan pada hari ketiga (29/1) dengan pembahasan dan penetapan ART dimulai dari bab IV hingga seterusnya. Pada perubahan dan penetapannya terdapat pengubahan besar-besaran pada bab yang membahas tentang Badan Pengawas IMAKAHI (BPI) dikarenakan pertimbangan kinerja BPI yang dirasa kurang terasa oleh masing-masing delegasi Pengurus Cabang (PC) IMAKAHI. Setelah penetapan ART IMAKAHI kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan dan penetapan tentang Garis-Garis Besar Haluan Progam Kerja IMAKAHI (GBHPK). Perubahan pada GBHPK sendiri tidaklah terlalu banyak dan sebagian besar hanya perubahan penulisan dan redaksi penjelas saja.

Setelah pembahasan dan penetapan GBHPK agenda dilanjutkan dengan pembahasan SWOT program kerja yang dilakukan oleh PB IMAKAHI. Pada agenda ini menambahkan dan menetapkan dua progam kerja rekomendasi untuk kepengurusan PB IMAKAHI selanjutnya. Kegiatan pun dilanjutkan dengan pembahasan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Akan tetapi, keputusan seluruh delegasi sidang beranggapan bahwa penggunaan Repelita ini tidak relevan untuk IMAKAHI dikarenakan perubahan zaman yang terjadi dan pemilihan ketua di setiap tahunnya sehingga membuat Repelita resmi dihapus.

Baca Juga  Melalui VEACE, BEM FKH Unud Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi Gratis untuk Anjing dan Kucing Liar

Agenda dilanjutkan dengan pembahasan UU keanggotaan yang pada tahun ini hanya dibacakan karena tidak adanya Rancangan Undang-undang baru oleh BPI. Memasuki pleno 4 yang berisi agenda pemilihan ketua umum dan sekretaris jenderal PB  dan BPI IMAKAHI. Pemilihan ini menghasilkan Nadia Tasya Rosalia (Unair) sebagai Ketua Umum PB IMAKAHI dan Dexa Ramadhani (UWKS) sebagai Sekretaris Jenderal PB IMAKAHI. BPI sendiri mendapatkan Chabib Koirudin (UWKS) sebagai ketua umum dan Galuh Paguita Puspahanin sebagai wakil ketua. Dipilihnya pemimpin baru PB dan BPI menandakan bahwa kegiatan Munas XXV ini telah usai. Diharapkan dengan ditetapkannya peraturan dan pemimpin yang baru dapat menjadikan IMAKAHI semakin lebih baik. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2609-BADAN-EKSEKUTIF-MAHASISWA-FAKULTAS-KEDOKTERAN-HEWAN-UNIVERSITAS-UDAYANA-TURUT-DALAM-MUSYAWARAH-NASIONAL-IMAKAHI-XXV.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polsek Blahbatuh dan Masyarakat Bersinergi Dalam Pencarian Korban Kecelakaan Tunggal di Medahan

Published

on

By

Polsek Blahbatuh
Polisi dan warga masyarakat saat mengevakuasi korban. (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 Wita, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal Out of Control (OC) di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh. Sepeda motor yang dikendarai WEP, laki-laki, 35 tahun, warga Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke aliran Tukad Uma. Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Setelah menemukan sepeda motor di aliran sungai tanpa pengendaranya, warga bersama perangkat desa segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Blahbatuh. Respons cepat masyarakat menjadi langkah awal yang sangat membantu dalam penanganan peristiwa ini.

Personel Polsek Blahbatuh yang dipimpin Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Dewa Nyoman Gede Wiratmaja, S.H., bersama unsur terkait segera mendatangi tempat kejadian perkara. Pencarian dilakukan secara terpadu bersama pemerintah desa, prajuru adat, dan warga setempat di sepanjang aliran Tukad Uma.

Sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tersangkut di bendungan sungai. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa dengan ambulans PMI Kabupaten Gianyar ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Blahbatuh menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja sama seluruh pihak dalam proses pencarian dan evakuasi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi sehingga kejadian ini diduga berkaitan dengan kambuhnya penyakit tersebut saat berada di area perairan. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Webinar WVD 2022, Pastikan Hewan Miliki Kesempatan dan Kesejahteraan Hidup
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan Palawara Siap Buka Malam Puncak D’Youth Fest 6.0

Usung Pesan Kebangkitan Harmoni Alam

Loading

Published

on

By

d youth fest
JELANG PEMBUKAAN: Persiapan menjelang pembukaan Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kolaborasi spektakuler Ogoh-ogoh Gajah, karya ST. Yowana Saka Bhuwana, Banjar Tainsiat bersama Kedux Garage bersama Palawara Music Company dan Manubada Art bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” siap membuka malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

Mengusung tema besar Feel the Growth, pertunjukan pembuka tersebut menjadi representasi semangat kebangkitan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan yang selaras dengan semangat D’Youth Fest sebagai ruang tumbuh kreativitas generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat ditemui di sela-sela gladi, Jumat (10/7), mengatakan bahwa kolaborasi seni tersebut menjadi salah satu sajian utama yang memadukan kekuatan seni tradisi, kreativitas kontemporer, dan pesan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, karya tari kolosal “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta” mengangkat kisah perjalanan dari kehancuran menuju harapan. Berangkat dari tema Regrow, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana keserakahan manusia merusak keseimbangan alam hingga menghadirkan kehancuran. Di tengah kondisi tersebut hadir sosok Sang Penjaga Agung sebagai simbol kebijaksanaan yang membangkitkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.

Pertunjukan dibagi dalam tiga babak. Babak pertama menggambarkan eksploitasi alam yang melahirkan kerusakan, babak kedua menjadi titik balik ketika kesadaran mulai tumbuh dan alam kembali bernapas, sedangkan babak ketiga menghadirkan harmoni baru ketika manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual kembali menyatu.

“Melalui kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan tari kolosal Palawara, kami ingin menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat Feel the Growth kami maknai sebagai ajakan untuk terus bertumbuh bersama melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Luh Putu Ryastiti.

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Seminar Kewirausahaan

Lebih lanjut dijelaskan, malam puncak D’Youth Fest 6.0 akan menghadirkan beragam atraksi unggulan yang memadukan seni budaya, kreativitas modern, ekonomi kreatif, hingga hiburan musik dari musisi lokal dan nasional. Sederet penampil akan memeriahkan festival tersebut, di antaranya Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Selain itu, sedikitnya 20 pelaku UMKM kuliner dan lima unit food truck turut dilibatkan untuk memperkuat promosi produk lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Rangkaian D’Youth Fest 6.0 sendiri telah berlangsung sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026 melalui berbagai kegiatan kreatif seperti Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, Bali Screen Printing Community, hingga malam puncak festival yang dikemas dengan kampanye peduli lingkungan berkolaborasi dengan Komunitas Eling Ring Pertiwi. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan puluhan komunitas kreatif lintas sektor sebagai bentuk penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Pada penyelenggaraan tahun ini, D’Youth Fest juga memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi selama festival berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan kepada generasi muda sekaligus mendukung penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Denpasar berharap D’Youth Fest 6.0 mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, budaya, inovasi, dan semangat kewirausahaan generasi muda sehingga mampu melahirkan karya-karya yang berdampak bagi pembangunan daerah.

“D’Youth Fest bukan sekadar festival hiburan, tetapi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan identitas kreatif Kota Denpasar. Kami berharap semangat yang lahir dari festival ini terus tumbuh menjadi energi positif dalam memperkuat ekonomi kreatif, melestarikan budaya, serta mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” tutup Luh Putu Ryastiti. (gs/bi)

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Webinar WVD 2022, Pastikan Hewan Miliki Kesempatan dan Kesejahteraan Hidup

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

“Bhakti Penganyaran“ Pemkab Badung di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang

Bupati Badung Adi Arnawa Ajak Jaga Nilai Sradha dan Gotong-royong

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
SERAHKAN PUNIA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan punia saat memimpin “bhakti penganyaran“ di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/7). (Foto: Hms Badung)

Lumajang, Jatim, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin bhakti penganyaran di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/7).

Prosesi pelaksanaan upacara bhakti penganyaran dan bakti penyineban dipuput Ida Pedanda Gede Putu Ngenjung dari Griya Keniten Selat Duda, Karangasem, Bali dan disaksikan langsung oleh Bupati Lumajang Hj. Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Aji Kusuma, unsur Forkopimda, PHDI Kabupaten Lumajang, Camat Senduro, Kepala Desa Senduro, serta tokoh masyarakat setempat.

Dari Kabupaten Badung sendiri upacara bhakti penganyaran dan penyineban dihadiri oleh anggota DPRD Badung, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, jajaran pimpinan OPD, serta umat Hindu dari berbagai daerah di Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung bersama jajaran Pemkab Badung juga menyerahkan dana punia sebesar Rp. 150 juta sebagai bentuk sradha bhakti dan dukungan terhadap pelestarian kegiatan keagamaan di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung. Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung turut ngayah dengan mempersembahkan Tari Rejang.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengatakan, kehadiran Pemkab Badung dalam bhakti penganyaran merupakan wujud pelaksanaan kewajiban spiritual sekaligus mempererat persaudaraan umat Hindu lintas daerah.

“Kami hadir untuk menghaturkan bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus mempererat tali persaudaraan dengan umat Hindu di Lumajang dan berbagai daerah di Nusantara. Nilai kebersamaan, gotong-royong, dan sradha bhakti harus terus dijaga sebagai kekuatan umat Hindu,” ujarnya.

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Webinar WVD 2022, Pastikan Hewan Miliki Kesempatan dan Kesejahteraan Hidup

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung pelestarian adat, seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari pembangunan yang berlandaskan filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Pelaksanaan bhakti penganyaran berlangsung tertib dan penuh semangat ngayah. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan spiritual dan persaudaraan antardaerah dalam menjaga kelestarian tradisi serta nilai-nilai keagamaan Hindu di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca