Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BEM FKH Unud Gelar Seminar Kewirausahaan

Jadi Wirausaha untuk Dapatkan Kebebasan Finansial dan Waktu

Loading

BALIILU Tayang

:

seminar fkh unud
Salah satu pembicara saat memberikan materi pada Seminar Nasional Kewirausahaan pada Minggu, 2 Oktober 2022 di Ruang Sidang Lantai 1 Gedung FKH Sudirman. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) menyelenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema “Entrepreneur is the Future: Let’s Build Your Own Startup from Your Idea as Dreams Come True” pada Minggu, 2 Oktober 2022 di Ruang Sidang Lantai 1 Gedung FKH Sudirman dengan mengundang Dr. I Gusti Bagus Sastrawan Mananda, SST. Par., M.M., M.Par dan Drh. I Wayan Yustisia Samarariana, S.KH., M.Si sebagai pembicara.

“Saya sangat senang sekali karena kegiatan ini ada kegiatan positif yang nantinya sangat berguna untuk adik-adik kedepannya,” ujar Wakil Dekan 3, Dr. Drh. I Wayan Sudira, M.Si. saat memberikan sambutan sekaligus membuka seminar Nasional FKH 2022. Sudira lanjut mengatakan, ‘’Saya selaku Wakil Dekan 3 bertanggung jawab sekali kepada adik-adik dan saya akan selalu tidak melepaskan adik-adik sendiri kebingungan. Silahkan kalau bingung datang ke ruangan saya bisa di-chat kapan pun kalau terkait dengan kemahasiswaan.” 

Seminar Nasional FKH merupakan salah satu kegiatan tahunan BEM FKH. Kegiatan ini mengundang Dr. I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda, SST. Par., M.M., M. Par yang merupakan dosen sekaligus tutor kewirausahaan, pemilik Arak Whiskey, juga pemilik beberapa Platform dan Private Villa di Ubud sekaligus Co Owner dari Bharata Sport and Fashion. Dengan mengangkat tema “Understanding The Basic of Entrepreneurship”, ia menjelaskan poin-poin penting menjadi wirausaha, sharing pengalaman dan menjelaskan bagaimana masalah dapat menjadi sebuah kesempatan untuk berbisnis. Tujuan akhir menjadi wirausaha adalah untuk mendapatkan kebebasan secara finansial dan kebebasan waktu. Bisnis terbaik adalah bisnis yang dimulai, bukan hanya bisnis yang dipikirkan.

Pemateri kedua dengan tema “Bring your entepreneurship Ideas Into Reality” dibawakan oleh Drh. I Wayan Semarariana, S.KH., M.Si., merupakan pengurus ADHNAI (Flying Vet) dan Ketua Ikayana Vet FKH Unud sekaligus Founder Pramisemara Group. Ia juga mendapat penghargaan Wirausaha Muda Pemula Berprestasi 2017 serta Pemuda Pelopor Bidang Lingkungan bersama Karang Taruna Eka Canthi 2014. Semarariana menjelaskan tentang cara memulai bisnis yang dimulai dari time management, advance time management dan complex management dengan mempersiapkan cashflow, invest and ccommitmen. Ia memberikan beberapa post keuangan yang dapat dilakukan serta model Bussiness Model Canvas beserta penjelasan singkatnya. Bussiness Model Canvas ini yang kemudian dikerjakan oleh semua peserta dalam kelompok yang akan dikumpulkan dan diharapkan dapat mendorong ide-ide usaha dari mahasiswa dan memudahkan dalam pelaksanaannya.

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Webinar WVD 2022, Pastikan Hewan Miliki Kesempatan dan Kesejahteraan Hidup

“Kegiatan ini sangat baik karena kami diajarkan apa itu berwirausaha dan tips-tips untuk memulai berwirausaha. Selain itu pengalaman dari para pembicara sangat memotivasi dan memberikan banyak pelajaran bagi kami untuk berani memulai sesuatu. Harapan saya semoga kegiatan seminar kewirausahaan selanjutnya bisa bertahan dengan baik dan mampu memberikan kebermanfaatan bagi para peserta,” ujar salah satu peserta seraya mengatakan sudah sangat sesuai dengan output setelah mempelajari bussiness model canvas mahasiswa akan mendapat gambaran secara jelas dan tertata mengenai ide-ide berwirausaha yang mahasiswa miliki sehingga tujuan berwirausaha akan tercapai. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1940-Seminar-Kewirausahaan-FKH-2022-Entrepreneur-is-the-Future-Let-s-Build-Your-Own-Startup-from-Your-Idea-as-Dreams-Come-True.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Tim MBKM Bina Desa Mahasiswa FH Unud Gelar Seminar Kewirausahaan di Desa Kuwum

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Tingkatkan Pemahaman Soal Kewirausahaan, Kelurahan Peguyangan Gelar Seminar

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Rayakan Hari Bumi, BEM FKH Unud Adakan ''Beach Clean Up'' dan Buka Bersama

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca