Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bangun Mindset Wirausaha di Era Digital

Sebanyak 700 Mahasiswa dari Berbagai Universitas di Bali Ikuti Kuliah Umum Kewirausahaan 2023 Unud

Loading

BALIILU Tayang

:

unud
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ngakan Putu Gede Suardana. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Unit Pengembangan Kewirausahaan (UPK) dan Biro Kemahasiswaan Universitas Udayana melaksanakan Kuliah Umum Kewirausahaan 2023 dengan tema ‘’Membangun Mindset Wirausaha di Era Digital’’ yang berlangsung secara daring melalui Webex Meeting, Kamis (2/3/2023).

Ni Putu Ariantari selaku Ketua UPK Unud melaporkan bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan di setiap awal tahun dan merupakan langkah awal pengenalan kewirausahaan kepada para adik-adik mahasiswa. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memantik dan menumbuhkan minat mahasiswa dalam bidang kewirausahaan.

unud
Narasumber Dewa Made Muku. (Foto: ist)

Kuliah Umum Kewirausahaan ini menghadirkan dua orang narasumber ahli dibidangnya yaitu Dewa Krisna Muku selaku Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (Instiki) dengan materi ‘’Interpreneural Mindset’’ dan IB Agung Gunarbawa, selaku CEO Founder Samsara Living, dengan materi ‘’Destination Branding’’. Output yang diharapkan yakni para mahasiswa nantinya tidak hanya menjadi job seeker, akan tetapi juga menjadi job creator.

Sementara Rektor Universitas Udayana yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ngakan Putu Gede Suardana menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Umum ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa dari Universitas Udayana, akan tetapi ikut hadir beberapa universitas negeri dan swasta lainnya yaitu ISI Denpasar, Universitas Mahasaraswati, Warmadewa, Undiksha, PNB, Universitas Mahendradata, Undiknas, Universitas Bali Internasional, STIMI Handayani, ITB Markandya, UHN Denpasar, STIKOM, dan Instiki Bali dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 700 orang.

unud
Peserta Kuliah Umum Kewirausahaan secara daring. (Foto: ist)

Melalui kegiatan Kuliah Umum Kewirausahaan diharapkan dapat menumbuhkan mindset mahasiswa untuk membangun jiwa kewirausahaan dikarenakan masih besarnya mindset siswa sebagai job seeker setelah lulus dari Perguruan Tinggi. Kewirausahaan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan masyarakat, dan memicu pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan berbagai sektor ekonomi, sehingga memajukan ekonomi bangsa dan negara. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5417-700-Mahasiswa-dari-Berbagai-Universitas-di-Bali-Ikuti-Kuliah-Umum-Kewirausahaan-2023-Jangan-Hanya-Menjadi-Job-Seeker-Jadilah-Job-Creator-.html (gs/bi)

Baca Juga  Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud Gelar Puncak Perayaan BKFKP Ke-11

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival Ke-10

Published

on

By

Duta Budaya Badung Hadiri Colours of Cultures Festival
HADIRI COCF: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadiri Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang berlangsung di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (16/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Seni budaya Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Delegasi kesenian Tari Kecak Kabupaten Badung tampil memukau dalam ajang bergengsi Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang berlangsung di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (16/10).

Kehadiran Badung dalam festival bertema “Tanda Mata Nusantara” ini menjadi bukti pengakuan luas terhadap kekayaan seni daerah. Festival tahunan yang berlangsung pada 16–18 Oktober ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara IndonesiaTIC dan FORKAPPSI, dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI, BUMN, BUMD, serta berbagai komunitas pecinta budaya tanah air. Pada tahun ini, CoCF telah resmi masuk dalam kalender eksklusif Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Penampilan ikonik Tari Kecak Badung disaksikan langsung oleh Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, yang hadir memperkuat promosi pariwisata daerah didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Menteri Pariwisata, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Ketua FORKAPPSI, serta jajaran tokoh budaya nasional.

Selain mementaskan seni pertunjukan, rangkaian festival berskala nasional ini turut menghadirkan instalasi seni interaktif, pengalaman multisensori, pameran produk kerajinan dan cinderamata daerah, hingga eksibisi kuliner tradisional dari berbagai penjuru nusantara serta mancanegara.

Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas performa luar biasa para seniman muda Badung di panggung utama CoCF 2026. “Tari Kecak bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan napas budaya leluhur kita yang terus hidup. Melalui ajang ini, kita tidak hanya memamerkan keindahan estetika seni Bali, tetapi juga menyampaikan pesan keragaman dan persatuan Nusantara. Semoga kehadiran Badung memperkuat posisi budaya kita di panggung nasional,” ujarnya.

Baca Juga  FH Unud dan Otorita IKN Lakukan Penandatanganan Kerja Sama

Melalui partisipasi aktif ini, Pemkab Badung berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkuat citra positif Badung sebagai destinasi pariwisata dunia yang berwawasan budaya unggul. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Raih Penghargaan Nasional di ITMW 2026, Bupati Adi Arnawa Gagas Strategi Pariwisata Badung 5.0

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Konferensi ITMW 2026
HADIRI ITMW 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa saat acara The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week Conference 2026 di Ballroom Wantilan, Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan visi besar transformasi pariwisata daerah dalam ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) Conference 2026. Sesi khusus bertajuk The Resilience of Indonesia tersebut diselenggarakan di Ballroom Wantilan, Prama Sanur Beach Bali, Denpasar, Sabtu (17/10).

Dalam forum tahunan unggulan MarkPlus Tourism (MCorp) yang dibuka resmi oleh Gubernur Bali Wayan Koster ini, Kabupaten Badung sukses mengukir prestasi gemilang. Badung dianugerahi penghargaan Best Regency Destination Award 2026 untuk dua kategori sekaligus, yakni Excellence in Accessibility dan Excellence in Attraction. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Badung, Anak Agung Putri Mas Agung.

Saat menjadi pembicara, Bupati Wayan Adi Arnawa memaparkan materi bertema “Membangun Ekosistem Pariwisata 5.0, Integrasi Infrastruktur, Mobilitas dan Pemerataan Ekonomi Berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Konsep ini menekankan pergeseran pengelolaan pariwisata dari kuantitas jumlah kunjungan (mass tourism) menuju penciptaan nilai pariwisata berkualitas (quality tourism) yang berkelanjutan. “Tantangan pariwisata Badung ke depan bukan hanya mempertahankan daya tarik dan meningkatkan kunjungan, tetapi memastikan pergerakan wisatawan memberikan manfaat ekonomi merata bagi masyarakat, termasuk di wilayah tengah dan utara,” ujar Adi Arnawa.

Guna mewujudkan pemerataan tersebut, Bupati menelurkan strategi Beyond the South untuk mendiversifikasi pengalaman wisata agar tidak menumpuk di pesisir selatan. Potensi warisan sejarah, desa wisata, budaya, hingga agrowisata akan diintegrasikan melalui penguatan konektivitas infrastruktur.

Sejumlah rencana strategis yang dipaparkan meliputi pengembangan Jalan Lingkar Selatan (JLS), jalan pintas Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat, serta transportasi terpadu berupa trem pesisir, Water Taxi, dan bus pengumpan (feeder). Aksesibilitas ini dirancang untuk mengurai kemacetan sekaligus membuka jalur ekonomi bagi UMKM, sektor pertanian, dan pengelola homestay di desa wisata.

Baca Juga  Prodi Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Gelar Lokakarya Kurikulum

Acara berskala nasional ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johanis Asadoma, anggota DPD RI Dapil Sumatera Barat Irman Gusman, Founder & Chair of MCORP Hermawan Kartajaya, para Bupati dan Walikota se-Indonesia, para Pimpinan Asosiasi dan Organisasi Pariwisata, para Pimpinan Perusahaan, Akademisi, dan Praktisi Pariwisata. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pangdam IX/Udayana dan Menhan RI Pastikan Kesiapan Prajurit Yonif TP 928/BSY

Published

on

By

Menhan Tinjau Kesiapan Yonif TP 928/BSY di Gilimanuk
PENINJAUAN: Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan prajurit dan satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 928/BSY di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (18/10/2026). (Foto: Pendam IX)

Jembrana, baliilu.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan prajurit dan satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 928/BSY di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (18/10/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan RI didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa untuk memastikan kesiapan satuan sekaligus memperkuat peran prajurit dalam mendukung pertahanan negara dan pembangunan wilayah.

Kedatangan Menhan RI beserta rombongan menggunakan helikopter Caracal TNI AU HT-7206 di Lapangan Umum Gilimanuk disambut Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Dewa Agung Hadisaputra, S.H. Rombongan kemudian menuju Markas Yonif TP 928/BSY dan disambut Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M., serta menerima jajar kehormatan dari personel satuan.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan RI turut didampingi Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Juhari serta Wakasad Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E., beserta sejumlah staf Kementerian Pertahanan. Hadir pula Danrem 163/Wira Satya, Kasrem 163/Wira Satya, para Asisten Kasdam IX/Udayana, para Dansat dan Kabalakdam IX/Udayana, serta unsur Forkopimda Kabupaten Jembrana.

Agenda dilanjutkan dengan paparan Danyonif TP 928/BSY mengenai kondisi pangkalan, kesiapan personel dan materiil, program kegiatan, serta pelaksanaan tugas pokok satuan. Paparan tersebut juga mencakup pembinaan kemampuan operasional, pengamanan satuan, prestasi prajurit, hingga pengembangan kompi pertanian, perikanan, peternakan, dan kesehatan sebagai bagian dari karakteristik satuan teritorial pembangunan.

Pada kesempatan itu, Wakasad Letjen TNI Tri Budi Utomo menekankan pentingnya sinergi antara satuan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah, khususnya sektor pertanian. Ia juga menyoroti perlunya perencanaan kebutuhan pendukung satuan, termasuk ketersediaan sumber air, fasilitas perumahan prajurit, serta pengembangan tanaman keras yang memiliki manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga  PSMIL Pascasarjana Unud dan Unimas Garap Penelitian Hibah Kerja Sama Luar Negeri

Selain aspek pembangunan, Wakasad mengingatkan pentingnya meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi peredaran narkoba melalui jalur strategis Gilimanuk. Kemampuan menembak, bela diri, dan keterampilan dasar keprajuritan juga harus terus diasah melalui latihan yang terukur dan berkelanjutan. Di sisi lain, sosialisasi penerimaan prajurit perlu dioptimalkan agar masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menhan RI yang dinilai menjadi dorongan semangat bagi seluruh prajurit Yonif TP 928/BSY. Pangdam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapan satuan, mengupayakan pemenuhan fasilitas perumahan prajurit, serta mengoptimalkan pemenuhan personel guna mendukung pengembangan dan pelaksanaan tugas satuan secara maksimal.

Dalam pengarahannya kepada prajurit, Menhan RI menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar peninjauan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada prajurit agar semakin siap menjalankan tugas dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Keberadaan Yonif TP 928/BSY diharapkan mampu mendukung stabilitas wilayah Jembrana sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menhan RI juga mengingatkan bahwa seluruh fasilitas, perlengkapan, dan sarana pendukung yang digunakan prajurit merupakan amanah negara yang bersumber dari kepercayaan rakyat. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Menhan RI menekankan bahwa prajurit Yonif TP memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi pertahanan sekaligus mendukung pembangunan wilayah. Kedua peran tersebut harus dilaksanakan secara seimbang dan profesional, sehingga kehadiran satuan tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.

Baca Juga  Tim PKM-RE FK Unud Gelar Penelitian Efektivitas Ekstrak Biji Lamun Turunkan Kadar Kolestrol

Menutup kunjungan, Menhan RI menyampaikan bahwa prajurit yang saat ini menempati penampungan sementara direncanakan akan pindah ke pangkalan baru Yonif TP 928/BSY. Kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas, penulisan pesan dan kesan serta foto bersama prajurit sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam keterangannya menyampaikan bahwa kunjungan Menhan RI menjadi motivasi bagi prajurit Yonif TP 928/BSY untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan operasional, dan kualitas pengabdian.

“Melalui kunjungan ini, diharapkan prajurit semakin siap menjalankan tugas pertahanan negara sekaligus berperan aktif membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah,” ujarnya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan satuan, semangat pengabdian prajurit, serta sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pertahanan negara dan pembangunan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca