Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

LPPM Unud Gelar Rakor Program MBKM Membangun Desa/KKNT Periode III Tahun 2023

BALIILU Tayang

:

lppm
LPPM Unud pada Rabu, 10 Mei 2023 menyelenggarakan Rakor Program MBKM Membangun Desa/KKNT Unud Periode III Tahun 2023, bertempat di ruang Bangsa Rektorat Bukit Jimbaran. (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) pada Rabu, 10 Mei 2023 menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Program MBKM Membangun Desa/KKNT Unud Periode III Tahun 2023, bertempat di ruang Bangsa Rektorat Bukit Jimbaran.

Rakor yang dibuka oleh Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU menghadirkan beberapa pembicara yakni Prof. Dr. Ir. Gede Rai Maya Temaja, MP.,IPU dengan pemaparan “Konsep & Implementasi Kurikulum MBKM di Unud”, Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,Ph.D.,IPU dengan pemaparan “Mendorong Keikutsertaan Mahasiswa Dalam MBKM untuk Mendongkrak IKU MBKM”, Drs Ir. I Ketut Sardiana, M.Si dengan pemaparan “MBKM Mandiri Unud dan MBKM Terpusat”, Ir. Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti, ST.,M.Sc.,Ph.D.,IPM dengan pemaparan “MBKM Membangun Desa/KKNT., dan Duman Care Khrisne, S.T.,M.T. dengan pemaparan “Simak MBKM”.

Ketua LPPM Unud Prof. Dr. I Nyoman Suarsana, M.Si dalam kesempatan ini menyampaikan capaian IKU di Universitas Udayana, yang dalam program MBKM ini LPPM memfasilitasi 2 dari 8 MBKM mandiri yang diprogramkan oleh Universitas yaitu riset dan MBKM Membangun Desa/KKNT. Untuk MBKM riset dan MBKM Membangun Desa/KKNT telah terlaksana 2 periode sebelumnya. MBKM Membangun Desa/KKNT yang sedang berjalan di bulan Mei sampai dengan Juli diikuti sebanyak 68 mahasiswa dari 6 Prodi, sedangkan periode yang pertama diikuti oleh 71 mahasiswa dari 10 Prodi.

lppm unud
Peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Program MBKM Membangun Desa/KKNT Unud Periode III Tahun 2023, bertempat di ruang Bangsa Rektorat Bukit Jimbaran, Rabu (10/5). (Foto: ist)

Adapun prodi yang ikut serta dalam periode yang sedang berlangsung ini adalah Prodi Arsitektur, Prodi Arkeologi, Prodi Antropologi, Prodi Sejarah, Prodi Hubungan Internasional dan Prodi Industri Perjalanan Pariwisata.  Dengan adanya rakor ini diharapkan dapat menambah jumlah keikutsertaan dari MBKM Membangun Desa/KKNT.

Sementara Rektor Unud menyampaikan, program MBKM ini dinamikanya sangat cepat sekali dan harus dipahami sejak didengungkan tiga tahun yang lalu dan outputnya semakin tinggi. MBKM di suatu perguruan tinggi ini menjadi perhatian pimpinan dari yang tertinggi sampai ke tingkat Menteri menjadi produk yang sangat penting bagi perguruan tinggi. Segala sesuatu aktivitas di perguruan tinggi tersebut dikait-kaitkan dengan capain MBKM kita. “Jadi kalau kita lihat MBKM itu untuk memangkas/memperpendek jembatan atau jarak antara perguruan tinggi dengan dunia industry,” ujar Rektor. 

Baca Juga  FMIPA Berbangga, Rektor Unud Kukuhkan 3 Guru Besar Tetap Baru FMIPA

Dalam tatanan perguruan tinggi ada yang namanya kontrak kinerja rektor, yang pertama setiap rektor melakukan kontrak kinerja dengan kementerian yang berkaitan dengan kementerian keuangan dan aset, dan yang kedua kontrak kinerja dengan Kementerian Pendidikan dan Kebuyaaan berkaitan dengan capaian tridharma yang sebagaian besar IKU, dan produk kinerja tersebut menjadi indikator keberhasilan seorang rektor memimpin suatu perguruan tinggi.

Untuk itu Unud diharapkan terus melakukan berbagai terobosan agar jumlah peserta MBKM  meningkat dari tahun ke tahun, meningkat dari segi jumlah, kemudian program-program yang memungkinkan diakuinya MBKM itu juga harus di perbaharuai dan ditingkatkan. Dengan dilaksanakan Rakor ini, Rektor pun berharap bagaimana sekarang kita berkoordinasi, sehingga capaian MBKM khususnya di IKU 2 tidak merah di tahun ini. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5559-LPPM-Universitas-Udayana-Gelar-Rapat-Koordinasi-Program-MBKM-Membangun-Desa-KKNT-Periode-III-Tahun-2023.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Satu Jam Bersama Menkumham Digelar di Unud

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  POMNAS XVIII 2023 Resmi Dibuka, Diikuti 2.717 Atlet

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Program Studi Doktor Ilmu Peternakan Unud Gelar Lokakarya Kurikulum

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca