Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Biologi FMIPA Unud Segera Terakreditasi Internasional ASIIN

BALIILU Tayang

:

fmopa
Himpunan Mahasiswa Biologi pada Minggu, 6 Mei 2023, menyelenggarakan acara Konservasi Biologi ke-38 dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Program Studi Biologi FMIPA Universitas Udayana. (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com –  Himpunan Mahasiswa Biologi pada Minggu, 6 Mei 2023, menyelenggarakan acara Konservasi Biologi ke-38 dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Program Studi Biologi FMIPA Universitas Udayana.

Sangat disadari bahwa selama ini PS Biologi sangat berhubungan erat dengan masyarakat melalui pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu Together With Biology Create Color in Society yang berarti “Melalui kegiatan Konservasi Biologi ke-38, kita dapat menciptakan berbagai macam warna dalam lingkungan masyarakat” dijadikan tema perayaan kali ini. Melalui kegiatan ini civitas Biology FMIPA Universitas Udayana berharap agar PS Biologi bisa menciptakan berbagai macam warna partisipasi dalam menghidupkan lingkungan masyarakat.

Dalam perayaan ke-38 yang dilaksanakan di gedung Auditorium Widya Sabha ini dihadiri oleh civitas Biologi yaitu: dosen, pegawai, maupun mahasiswa untuk ikut turut serta memeriahkan Konservadsi Biologi ke-38. Dalam kesempatan kali ini, Dekan Fakultas MIPA Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc, Ph.D yang juga merupakan salah satu dosen dari PS Biologi menyampaikan harapannya semoga tahun 2023 ini Prodi Biologi semakin jaya semakin maju, full of innovation dan tentunya luarannya bisa diterima di masyarakat dengan baik. Watiniasih berharap Program Studi Biologi dapat mengawal akreditasi internasional ASIIN yang sedang dipersiapkan supaya kualitas PS Biologi semakin baik, dan juga dapat memenuhi kuota akreditasi internasional yang diinstruksikan atau ditugaskan oleh Rektor kepada FMIPA dan PS Biologi. Bapak/ibu dosen diharapkan mampu menjadi penggerak, sebagai pengisi dari berbagai kinerja yang sudah ditugaskan oleh Rektor kepada program studi yang mana kinerja tersebut merupakan barometer pencapaian Program Studi yang tentunya akan membawa perubahan tidak saja bagi mahasiswa, dosen, pegawai pada khususnya tapi juga membawa perubahan positif kepada Prodi Biologi, FMIPA, serta Universitas Udayana pada umumnya. Partisipasi mahasiswa untuk meningkatkan keikutsertaannya di program-program Kementerian terutama PKM dan MBKM serta aktif mengikuti lomba-lomba tingkat nasional maupun internasional sangat diharapkan oleh Watiniasih. Dimana prestasi-prestasi tersebut tentunya merupakan salah satu barometer kualitas mahasiswa di Program Studi. 

Baca Juga  FMIPA Gelar Pembahasan dan Pelaporan Hasil AMI 2023

Dosen muda di PS Biologi yang baru saja melaksanakan Sumpah/Janji PNS, I Ketut Putra Juliantara S.Pd, M.Si, sangat berharap agar akreditasi Biologi secara nasional tetap menjadi Prodi yang Unggul dan SDM Prodi semakin berkualitas. Proses belajar mengajar yang sudah dilaksanakan based on case study/project agar menjadi penyemangat kita bersama untuk lebih menjaga dan meningkatkan kualitas program studi. Apalagi prodi biologi akan melaksanakan akreditasi internasional ASIIN sehingga dukungan semua pihak sangat diharapkan demi tercapainya Prodi Biologi yang semakin unggul dan berkualitas. 

Ketua Himabio, Ahmad Rovikhi atau biasa dipanggil Vikhi mengharapkan PS Biologi selalu jaya di umur yang ke-38. Semoga mahasiswa baru kedepannya bisa menjadi mahasiswa unggul, mandiri dan berbudaya seperti Visi dari Universitas Udayana. Ia juga berharap Prodi Biologi segera menaikkan tingkat akreditasinya dari yang Unggul menjadi terakreditasi secara internasional. Kata Vikhi, kita tahu saat ini PS Biologi sedang berupaya melaksanakan akreditasi internasional ASIIN, semoga dengan dilaksanakannya akreditasi ASIIN ini PS. Biologi FMIPA Unud dapat semakin bersaing secara nasional maupun internasional yang pada akhirnya mampu mencapai Visi dan Misinya sesuai road map pengembangan Program Studi. Jayalah PS Biologi, katanya mengakhiri wawancara.

Koordiantor Program Studi Biologi I Ketut Ginantra S.Pd, M.Si selain mengucapakan selamat hari jadi ke-38 PS Biologi semoga PS Biologi semakin maju juga menyampaikan rasa bangganya dengan apa yang telah dicapai oleh PS Biologi sampai saat ini. Di usia yang tidak lagi muda ini, Ginantra mengharapkan sinergitas dan partisipasi-partisipasi dari semua civitas mahasiswa, dosen, pegawai, para alumni dan juga stakeholder atau pengguna lulusan prodi biologi dapat bersatu, bekerja sama saling mengisi untuk kemajuan prodi Biologi. Apalagi saat ini Prodi Biologi sedang mempersiapkan diri menuju terakreditasi ASIIN yang merupakan akreditasi internasional. Tentu ini bukanlah hal yang mudah, banyak hal yang harus ditinggakatkan untuk bisa mendapatkan status terakreditasi ASIIN ini. Semoga PS Biologi semakin maju, tandas Ginantra.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional di Desa Pancasari Sukasada Buleleng

 Tidak lupa salah satu civitas mahasiswa prodi biologi yang ditemui, yaitu Anak Agung Ngurah Bagus Abimanyu yang akrab disapa Gunggus juga mengucapkan selamat, bangga atas apa yang telah dicapai saat ini, dan berharap PS Biologi semakin jaya. Seperti diketahui katanya, PS Biologi saat ini sudah terakreditasi Unggul. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa PS. Biologi memiliki kualitas yang baik dalam pelaksanaan pembelajarannya, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta bagaimana penerapan ilmu-ilmu yang dihasilkan oleh PS Biologi dapat diaplikasikan di masyarakat ataupun stakeholders. Tentu saja ini bukan prestasi yang instan katanya. Ini adalah buah dari kerja keras semua pihak. Namun terlepas dari capaian yang sangat membanggakan tersebut, Gunggus berharap PS Biologi semakin banyak peminatnya, terutama cowoknya, karena saat ini peminat PS Biologi masih didominasi oleh kaum perempuan. ‘‘Padahal banyak sekali ahli biologi internasional dari kaum pria. Untuk itu ayo beramai-ramai menjadi ahli Biologi,‘‘ pinta Gunggus. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2921-Segera-Terakreditasi-Internasional-ASIIN-Pinta-Civitas-pada-Konservasi-ke-38-Biologi.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  Sebanyak 90 Mahasiswa Aktif Ikuti Porseni FMIPA 2023

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  FMIPA Unud Bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Gelar Bimtek IT

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PANEN RAYA: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Setibanya di lokasi, Kepala Negara meninjau insinerator atau alat pembakar sampah, serta melihat berbagai hasil dan inisiatif hilirisasi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat industri nasional. Kedatangan Kepala Negara disambut dengan pertunjukan Tari Beskalan Putri, sebelum kemudian meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI di bidang ketahanan pangan.

Presiden Prabowo kemudian menyaksikan secara langsung proses panen raya tebu yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional sebagai wujud kolaborasi TNI dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terpadu oleh seluruh matra TNI.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,” ujar Panglima TNI.

Secara khusus, Panglima TNI menjelaskan bahwa panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh mencakup lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 72.045 ton.

Baca Juga  Kolaborasi FK dan FMIPA Unud Sukses Raih Juara 3 Udayana Education Festival 2023

“Luas siap panen mencapai 800,5 hektare dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata Rp720 ribu per ton. Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol, industri ataupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Kepala Negara menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca