Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wayan Koster Solidkan Seluruh Pengurus dan Kader PDI Perjuangan di Bali Siap Menang Hattrick

Kebijakan Koster Sebagai Gubernur Bali Diapresiasi Telah Berpihak ke Petani Kopi, Petani Arak, dan Petani Garam Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
TOUST ARAK: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster bersama Sekretaris DPD PDIP Bali IGN Jaya Negara, Ketua DPC PDIP Badung Nyoman Giri Prasta, Ketua DPC PDIP Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, dan Ketua DPC PDIP Karangasem Gede Dana melakukan toust arak saat acara lomba Barista Kopi Bali yang digelar DPD PDIP Bali, Sabu (10/6) di Alun-alun Kota Bangli. (Foto: ist)

Bangli, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. bersama seluruh Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali, Anggota DPR RI Dapil Bali, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Bali, hingga Bupati/Walikota se-Bali dengan kompak menyuarakan nada sanggup memenangkan Pemilu Legislatif 2024 dan sanggup memenangkan Pilpres di Pemilu 2024 dengan mendukung Bapak Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia.

Kesolidan seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan se-Bali ini ditunjukkan dalam acara Lomba Barista Kopi Bali yang digelar pada, Sabtu (Saniscara Paing, Ukir) 10 Juni 2023 di Alun-alun Kota Bangli serangkaian perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno Tahun 2023 dengan tema ‘’Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya’’ untuk memantapkan implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dalam kegiatan yang berpihak kepada produk lokal Bali sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali ini juga diserahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat Bangli yang membutuhkan.

koster
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster saat menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Bangli. (Foto: ist)

Wayan Koster yang menjabat sebagai Gubernur Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PDI Perjuangan di Bali yang konsisten mampu melaksanakan kegiatan Bulan Bung Karno ke – 5 sesuai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali dengan menghadirkan kegiatan ideologis, kultural, serta memberikan manfaat untuk masyarakat yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali.

‘‘Kita tidak sekedar berkumpul dan berkegiatan melakukan aktivitas kepartaian dengan membangun soliditas serta konsolidasi. Namun PDI Perjuangan dibuat semakin kokoh, kuat, dan semakin solid atas terlaksananya gerakan yang membawa misi untuk kesejahteraan masyarakat hingga berpihak kepada produk lokal masyarakat di masing – masing Kabupaten/Kota se-Bali,‘‘ ujar Wayan Koster.

Baca Juga  Menteri Trenggono dan Gubernur Koster Kompak Kawal Pembangunan Pelabuhan Perikanan Bali Barat Senilai Rp 1,2 T

Sebelum Lomba Barista Kopi Bali ini terlaksana, pada 9 Juni 2023 di Kabupaten Karangasem telah terselenggara Lomba Mixology Arak Bali. Saya lihat sangat bagus dan Kita berharap para peserta mendapat fasilitas oleh Kepala Daerah di Kabupaten/Kota se-Bali, supaya mereka ikut berkontribusi, bekerja, dan berperan membuka usaha di restaurant/hotel.

“Untuk Lomba Barista Kopi Bali adalah upaya PDI Perjuangan di dalam memasarkan dan memanfaatkan produk unggulan kopi di Kabupaten Bangli. Namun untuk diketahui, Bali juga memiliki produk kopi unggulan selain di Bangli, ada di Pupuan, Kabupaten Tabanan, di Banyuatis, Kabupaten Buleleng, dan di Petang, Kabupaten Badung,” ujar Gubernur Bali yang terus berjuang menyejahterakan petani kopi Bali ini.

Wayan Koster yang membranding produk kopi arak ke pasar nasional dan internasional, dalam sambutannya berharap kegiatan Barista Kopi Bali semakin bergeliat agar memberikan manfaat langsung kepada petani kopi di Pulau Dewata. Begitu juga kegiatan Mixology Arak Bali supaya memberikan manfaat untuk petani arak. Untuk diketahui, sejak berlakunya Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, kini produk arak dan mixology kopi arak semakin berkembang yang jumlahnya mencapai 42 produk dengan kemasan sangat bagus atau tidak kalah dengan produk internasional seperti Whiskey, Soju, Sake, Rum, Gin, Vodka, Tequila, dan Brandy.

kopi
Lomba Barista Kopi Bali di Alun-alun Kota Bangli. (Foto: gs)

Produk Arak Bali juga sudah mendapat izin BPOM dan pita cukai. Saya mendapat laporan, pita cukai yang masuk nilainya sudah miliaran Rupiah. “Hotel berkelas dunia, Group Marriott yang memiliki 26 hotel di Bali telah menggunakan produk lokal Bali seperti arak Bali, garam Bali, beras Bali, kopi Bali, buah – buahan dan sayur – sayuran Bali. Untuk itu, kegiatan PDI Perjuangan berupa Mixology Arak Bali dan Barista Kopi Bali adalah strategi pembinaan di hilirisasi sebagai wujud implementasi PDI Perjuangan yang berpihak kepada wong cilik, kaum marhaen dan petani,” jelas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan.

Baca Juga  Tua Muda Rebut Foto Bareng Saat Koster Hadiri Nikah Tokoh Demokrat Buleleng

Selain arak dan kopi Bali yang terus dibranding oleh Gubernur Bali jebolan ITB ini, Wayan Koster mendapatkan apresiasi tepuk tangan dari kader PDI Perjuangan seluruh Bali, saat Murdaning Jagat Bali ini menegaskan dulu garam tradisional lokal Bali tidak boleh masuk ke pasar modern, setelah Saya keluarkan kebijakan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali, kini garam Bali sudah masuk ke pasar modern. “Garam Bali sangat gurih dan enak, garam lokal ini tersebar di Amed, Karangasem, di Kusamba, Klungkung, di Les, Buleleng, di Kelating, Tabanan, dan di Gumbrih, Jembrana,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Inilah yang harus Kita perjuangkan secara bersama – sama, supaya masyarakat Kita sejahtera. Karena itu, Kita di PDI Perjuangan tidak hanya melakukan aktivitas untuk kepentingan internal partai, namun memiliki aktivitas yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. “Hanya PDI Perjuangan yang konsisten mengangkat, memasarkan, dan mendukung produk lokal Bali,” tegasnya yang disambut tepuk tangan.

Mengakhiri arahannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster yang baru pulang dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan meminta kepada seluruh pengurus, kader, petugas partai di eksekutif dan di legislatif PDI Perjuangan di Bali untuk : 1) Solid bergerak bersatu padu, jangan gontok – gontokan, jangan mudah diadu domba oleh orang lain, namun sebagai kader PDI Perjuangan Kita harus solid, kompak, dan bersatu sebagai modal untuk memasuki Pemilu 2024; 2) Kita harus terus berkegiatan yang positif untuk memberikan manfaat ke masyarakat; 3) Kawan – kawan seperjuangan dimanapun berada, Kita harus menang hattrick 3 kali. Kita harus menang Pilpres dengan mendukung Bapak Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI dengan meraih suara di Bali minimun mencapai 92 persen, dan kerja keras memenangkan Pemilu Legislatif dan Pilpres di bulan Februari 2024; serta 4) Kerja turun ke masyarakat di wilayah masing – masing.

Baca Juga  Kampanye di Seririt, Wayan Koster Mendadak Minta Stop Sejenak, Alasannya Bikin Sejuk Hati dan Damai
koster
Salam tiga jari, kompak memenangkan PDI Perjuangan di Pemilu Legislatif, Pilkada dan Pilpres 2024. (Foto: gs)

“Saya mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan hingga masyarakat Bali jalan santai bersama Bapak Ganjar Pranowo pada, Sabtu 17 Juni 2023 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar,” tutupnya yang disambut nada sanggup memenangkan Pemilu Legislatif 2024 dan sanggup memenangkan Pilpres di Pemilu 2024, salam Pancasila, merdeka, merdeka, merdeka !!!

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta yang merupakan Bupati Bangli menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Bapak Wayan Koster serta seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan di Bali yang telah memilih Lomba Barista Kopi Bali di Bangli. “Saya melaporkan dengan terselenggaranya kegiatan ini di Bangli, seluruh hotel, villa dan penginapan di Bangli penuh di-booking oleh kader PDI Perjuangan,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Lebih Efisien, Pemprov Bali Dorong Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa melalui Tata Kelola Akuntabel dan Transparan

Published

on

By

Sekda Bali Dewa Made Indra membuka advokasi pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.
BUKA ADVOKASI: Sekda Bali Dewa Made Indra saat membuka advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah agar semakin efisien, transparan, dan berintegritas sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi konsolidasi pengadaan dan clearing house untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK-K).

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan terima kasih kepada LKPP dan KPK yang terus memberikan perhatian terhadap proses pengadaan barang dan jasa. Khusus hari ini, kita mendapatkan advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house,” ujar Dewa Made Indra saat membuka kegiatan tersebut di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8).

Dewa Made Indra menjelaskan, Pemprov Bali telah melaksanakan konsolidasi pengadaan sejak 2023, khususnya untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa sejenis di berbagai perangkat daerah, salah satunya alat tulis kantor (ATK). Konsolidasi tersebut dilaksanakan sejak tahap perencanaan hingga proses pengadaan.

Menurut Dewa Made Indra, penerapan konsolidasi memberikan manfaat yang signifikan, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun proses pengadaan. Berdasarkan laporan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Bali, konsolidasi mampu menghasilkan harga yang lebih efisien dibandingkan dengan pengadaan secara terpisah oleh masing-masing perangkat daerah.

Sementara itu, clearing house merupakan mekanisme konsultasi prapengadaan yang bertujuan memberikan kepastian dan keyakinan kepada pengelola pengadaan dalam mengambil keputusan.

Dewa Made Indra juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa. Ia mengakui bahwa sektor pengadaan merupakan salah satu area yang rawan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta komitmen kuat dari seluruh pihak.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Selamat Bertugas kepada Bpk Wayan Koster dan Bpk I Nyoman Giri Prasta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Periode 2025-2030

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Advokasi LKPP Firmansyah mengapresiasi upaya Pemprov Bali dalam mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk melalui konsolidasi pengadaan dan clearing house.

Firmansyah menambahkan, tantangan pengadaan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mendorong penguatan industri dalam negeri dan pemberdayaan UMK-K serta memastikan manfaat pengadaan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu, keberhasilan tata kelola pengadaan barang dan jasa tidak cukup hanya diukur dari terselesaikannya proses pembelian barang atau jasa, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Seskab Teddy: Atas Instruksi Presiden, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT

Published

on

By

Sebanyak 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak gempa NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
BANTUAN BENCANA GEMPA: Sejumlah 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak bencana gempa bumi di NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

NTT, baliilu.com – Pemerintah, atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, terus mempercepat pengiriman bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima pascabencana, Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 253 ton logistik telah diangkut menuju wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pada Rabu dini hari, lima pesawat kembali diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa total 65 ton bantuan.

“Yang pertama, atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana, tanggal 19 Agustus 2026, jam 4 pagi kembali diberangkatkan 5 pesawat menuju NTT, hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Seskab.

Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak. Pemerintah menyiapkan dua posko utama untuk mempercepat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Dari Posko Labuan Bajo, bantuan didorong menuju sejumlah wilayah, antara lain Manggarai dan Ngada. Sementara itu, bantuan dari Posko Maumere didistribusikan menuju Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Jalur udara diperkuat dengan helikopter serta pesawat Cassa dan pesawat berukuran lebih kecil. Untuk jalur laut, tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga hampir berlabuh.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ungkap Teddy.

Pemerintah, lanjut Seskab Teddy, terus memantau penanganan bencana agar seluruh proses dapat berjalan cepat dan bantuan dapat segera diterima masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT.

Baca Juga  Tiga Mantan Bupati Jembrana ‘’All Out’’ Menangkan Koster-Giri dan Bang-Ipat

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” pungkas Seskab. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri: Polri Pastikan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT

Published

on

By

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi terdampak dan pengungsian gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
TINJAU LOKASI: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat meninjau langsung lokasi terdampak dan pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (18/8/2026). (Foto: Hms Polri)

Nusa Tenggara Timur, baliilu.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau langsung lokasi terdampak dan pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (18/8/2026).

Kapolri mengatakan, sesuai arahan Presiden, Polri bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat penanganan bencana mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8/2026).

Hingga saat ini, tercatat 1.245 orang menjadi korban bencana, terdiri dari 67 orang meninggal dunia, 509 orang luka berat, dan 669 orang luka ringan. Sementara itu, sebanyak 27.700 orang masih berada di pengungsian yang tersebar pada 107 titik di tujuh kabupaten.

Kapolri mengatakan sebagian besar lokasi pengungsian saat ini sudah dapat dijangkau. Polri bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

Untuk mempercepat koordinasi penanganan, Polri telah membentuk delapan Posko Tanggap Bencana, terdiri dari satu posko di Labuan Bajo dan tujuh posko pada Polres terdampak. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan dan koordinasi penanganan masyarakat sekaligus untuk menginventarisasi berbagai kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Selamat Bertugas kepada Bpk Wayan Koster dan Bpk I Nyoman Giri Prasta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Periode 2025-2030

Polri juga telah mengirimkan 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT. Personel tersebut diperkuat dengan kemampuan SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga dukungan pendistribusian bantuan.

Di sisi lain, dukungan logistik terus digerakkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Secara keseluruhan, Polri telah mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan yang berasal dari Mabes Polri dan lima Polda jajaran, berupa bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Khusus dalam kegiatan hari ini, Polri menyalurkan 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan enam truk.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian,” kata Kapolri.

Kapolri menegaskan distribusi bantuan akan terus disesuaikan dengan hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan kebutuhan seperti tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, MCK, maupun perlengkapan lainnya dapat dipenuhi secara bertahap.

Dalam penanganan kesehatan, Polri juga memastikan masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan akan segera dibantu. Apabila diperlukan, masyarakat akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan difasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya.

“Terhadap masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan, tentunya akan segera kita bantu dan apabila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Kami akan memfasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya,” tegas Kapolri.

Kapolri juga menyebut masyarakat dengan kebutuhan khusus menjadi perhatian, termasuk ibu hamil yang mendekati proses persalinan. Polri akan memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

Baca Juga  Wayan Koster-Giri Prasta Mengucapkan Rahajeng Rahina Galungan dan Kuningan

Selain personel dan bantuan logistik, Polri menyiagakan dukungan sarana operasional berupa satu unit kapal, tiga unit pesawat, dan tiga unit helikopter untuk mendukung pelayanan serta penanganan masyarakat terdampak bencana. Sarana angkut udara tersebut juga digunakan untuk mendukung evakuasi, pengiriman bantuan dan logistik, serta pemantauan wilayah yang belum dapat dijangkau secara optimal melalui jalur darat.

Kapolri mengakui masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau sejumlah wilayah secara cepat akibat kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus disiapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau beberapa wilayah dengan cepat karena kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus kami siapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolri.

Kapolri menekankan bahwa seluruh sumber daya tersebut dikerahkan sebagai bagian dari upaya bersama untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana. Polri juga akan terus berkoordinasi dengan BNPB, TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh unsur terkait agar setiap kebutuhan masyarakat dapat ditangani secepat mungkin.

“Kita semua berdoa agar kondisi segera membaik, seluruh proses penanganan berjalan lancar, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca