Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wayan Koster Solidkan Seluruh Pengurus dan Kader PDI Perjuangan di Bali Siap Menang Hattrick

Kebijakan Koster Sebagai Gubernur Bali Diapresiasi Telah Berpihak ke Petani Kopi, Petani Arak, dan Petani Garam Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
TOUST ARAK: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster bersama Sekretaris DPD PDIP Bali IGN Jaya Negara, Ketua DPC PDIP Badung Nyoman Giri Prasta, Ketua DPC PDIP Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, dan Ketua DPC PDIP Karangasem Gede Dana melakukan toust arak saat acara lomba Barista Kopi Bali yang digelar DPD PDIP Bali, Sabu (10/6) di Alun-alun Kota Bangli. (Foto: ist)

Bangli, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. bersama seluruh Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali, Anggota DPR RI Dapil Bali, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Bali, hingga Bupati/Walikota se-Bali dengan kompak menyuarakan nada sanggup memenangkan Pemilu Legislatif 2024 dan sanggup memenangkan Pilpres di Pemilu 2024 dengan mendukung Bapak Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia.

Kesolidan seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan se-Bali ini ditunjukkan dalam acara Lomba Barista Kopi Bali yang digelar pada, Sabtu (Saniscara Paing, Ukir) 10 Juni 2023 di Alun-alun Kota Bangli serangkaian perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno Tahun 2023 dengan tema ‘’Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya’’ untuk memantapkan implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dalam kegiatan yang berpihak kepada produk lokal Bali sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali ini juga diserahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat Bangli yang membutuhkan.

koster
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster saat menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Bangli. (Foto: ist)

Wayan Koster yang menjabat sebagai Gubernur Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PDI Perjuangan di Bali yang konsisten mampu melaksanakan kegiatan Bulan Bung Karno ke – 5 sesuai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali dengan menghadirkan kegiatan ideologis, kultural, serta memberikan manfaat untuk masyarakat yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali.

‘‘Kita tidak sekedar berkumpul dan berkegiatan melakukan aktivitas kepartaian dengan membangun soliditas serta konsolidasi. Namun PDI Perjuangan dibuat semakin kokoh, kuat, dan semakin solid atas terlaksananya gerakan yang membawa misi untuk kesejahteraan masyarakat hingga berpihak kepada produk lokal masyarakat di masing – masing Kabupaten/Kota se-Bali,‘‘ ujar Wayan Koster.

Baca Juga  "Toast" Arak Bali, Awali Langkah Gubernur Koster dan Dubes Korsel Bahas Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Sebelum Lomba Barista Kopi Bali ini terlaksana, pada 9 Juni 2023 di Kabupaten Karangasem telah terselenggara Lomba Mixology Arak Bali. Saya lihat sangat bagus dan Kita berharap para peserta mendapat fasilitas oleh Kepala Daerah di Kabupaten/Kota se-Bali, supaya mereka ikut berkontribusi, bekerja, dan berperan membuka usaha di restaurant/hotel.

“Untuk Lomba Barista Kopi Bali adalah upaya PDI Perjuangan di dalam memasarkan dan memanfaatkan produk unggulan kopi di Kabupaten Bangli. Namun untuk diketahui, Bali juga memiliki produk kopi unggulan selain di Bangli, ada di Pupuan, Kabupaten Tabanan, di Banyuatis, Kabupaten Buleleng, dan di Petang, Kabupaten Badung,” ujar Gubernur Bali yang terus berjuang menyejahterakan petani kopi Bali ini.

Wayan Koster yang membranding produk kopi arak ke pasar nasional dan internasional, dalam sambutannya berharap kegiatan Barista Kopi Bali semakin bergeliat agar memberikan manfaat langsung kepada petani kopi di Pulau Dewata. Begitu juga kegiatan Mixology Arak Bali supaya memberikan manfaat untuk petani arak. Untuk diketahui, sejak berlakunya Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, kini produk arak dan mixology kopi arak semakin berkembang yang jumlahnya mencapai 42 produk dengan kemasan sangat bagus atau tidak kalah dengan produk internasional seperti Whiskey, Soju, Sake, Rum, Gin, Vodka, Tequila, dan Brandy.

kopi
Lomba Barista Kopi Bali di Alun-alun Kota Bangli. (Foto: gs)

Produk Arak Bali juga sudah mendapat izin BPOM dan pita cukai. Saya mendapat laporan, pita cukai yang masuk nilainya sudah miliaran Rupiah. “Hotel berkelas dunia, Group Marriott yang memiliki 26 hotel di Bali telah menggunakan produk lokal Bali seperti arak Bali, garam Bali, beras Bali, kopi Bali, buah – buahan dan sayur – sayuran Bali. Untuk itu, kegiatan PDI Perjuangan berupa Mixology Arak Bali dan Barista Kopi Bali adalah strategi pembinaan di hilirisasi sebagai wujud implementasi PDI Perjuangan yang berpihak kepada wong cilik, kaum marhaen dan petani,” jelas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan.

Baca Juga  Di Padangbai, Warga Hingga Turis Asing Sapa Wayan Koster

Selain arak dan kopi Bali yang terus dibranding oleh Gubernur Bali jebolan ITB ini, Wayan Koster mendapatkan apresiasi tepuk tangan dari kader PDI Perjuangan seluruh Bali, saat Murdaning Jagat Bali ini menegaskan dulu garam tradisional lokal Bali tidak boleh masuk ke pasar modern, setelah Saya keluarkan kebijakan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali, kini garam Bali sudah masuk ke pasar modern. “Garam Bali sangat gurih dan enak, garam lokal ini tersebar di Amed, Karangasem, di Kusamba, Klungkung, di Les, Buleleng, di Kelating, Tabanan, dan di Gumbrih, Jembrana,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Inilah yang harus Kita perjuangkan secara bersama – sama, supaya masyarakat Kita sejahtera. Karena itu, Kita di PDI Perjuangan tidak hanya melakukan aktivitas untuk kepentingan internal partai, namun memiliki aktivitas yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. “Hanya PDI Perjuangan yang konsisten mengangkat, memasarkan, dan mendukung produk lokal Bali,” tegasnya yang disambut tepuk tangan.

Mengakhiri arahannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster yang baru pulang dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan meminta kepada seluruh pengurus, kader, petugas partai di eksekutif dan di legislatif PDI Perjuangan di Bali untuk : 1) Solid bergerak bersatu padu, jangan gontok – gontokan, jangan mudah diadu domba oleh orang lain, namun sebagai kader PDI Perjuangan Kita harus solid, kompak, dan bersatu sebagai modal untuk memasuki Pemilu 2024; 2) Kita harus terus berkegiatan yang positif untuk memberikan manfaat ke masyarakat; 3) Kawan – kawan seperjuangan dimanapun berada, Kita harus menang hattrick 3 kali. Kita harus menang Pilpres dengan mendukung Bapak Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI dengan meraih suara di Bali minimun mencapai 92 persen, dan kerja keras memenangkan Pemilu Legislatif dan Pilpres di bulan Februari 2024; serta 4) Kerja turun ke masyarakat di wilayah masing – masing.

Baca Juga  Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ke Depan
koster
Salam tiga jari, kompak memenangkan PDI Perjuangan di Pemilu Legislatif, Pilkada dan Pilpres 2024. (Foto: gs)

“Saya mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan hingga masyarakat Bali jalan santai bersama Bapak Ganjar Pranowo pada, Sabtu 17 Juni 2023 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar,” tutupnya yang disambut nada sanggup memenangkan Pemilu Legislatif 2024 dan sanggup memenangkan Pilpres di Pemilu 2024, salam Pancasila, merdeka, merdeka, merdeka !!!

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta yang merupakan Bupati Bangli menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Bapak Wayan Koster serta seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan di Bali yang telah memilih Lomba Barista Kopi Bali di Bangli. “Saya melaporkan dengan terselenggaranya kegiatan ini di Bangli, seluruh hotel, villa dan penginapan di Bangli penuh di-booking oleh kader PDI Perjuangan,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Seniasih Giri Prasta Kampanyekan Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

Published

on

By

seniasih giri prasta
AKSI SOSIAL: Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, saat menghadiri Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, mengajak masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan mencegah stunting sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/6).

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta menggandeng sejumlah perangkat daerah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Menurutnya, ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kecerdasan, serta menjaga kesehatan keluarga.

“Melalui Gerakan Gemar Makan Ikan, kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan konsumsi ikan yang cukup, kita dapat mendukung terwujudnya generasi Bali yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk pola konsumsi yang sehat. Karena itu, para ibu diharapkan menjadi pelopor dalam membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak usia dini sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Kegiatan yang dihadiri masyarakat dan kader PKK tersebut juga diisi dengan edukasi pengolahan ikan menjadi berbagai menu sehat, bergizi, dan menarik bagi anak-anak. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Selain memberikan edukasi, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok rentan di setiap lokasi kegiatan. Sebanyak 50 paket bantuan disalurkan kepada balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kader PKK. Masing-masing paket berisi 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

Baca Juga  Rapat Koordinasi PDIP di Bali, Megawati Bakar Semangat Kader

Aksi sosial ini turut mendapat dukungan berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyerahkan 50 paket Gemarikan kepada kader PKK di masing-masing desa. Sementara itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali menyalurkan 10 paket sembako bagi lansia. Dukungan juga diberikan oleh Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali berupa bantuan susu bagi ibu hamil dan balita.

Bantuan lainnya berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali berupa multivitamin, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali berupa tambahan 50 paket telur dan 1.000 bibit cabai, serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali yang menyerahkan 50 bibit pohon terdiri atas durian, alpukat, dan jambu kristal.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari vaksinasi rabies oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan dokter spesialis dan skrining penyakit tidak menular oleh Rumah Sakit Bali Mandara, hingga bimbingan teknis serta demo memasak olahan pangan lokal oleh PKK setempat bekerja sama dengan Bali Chef Community yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Melalui Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi”, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan

Published

on

By

KPRP Polri
ASSESSMENT: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo berfoto bersama Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 di Mabes Polri, Selasa (9/6). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).

Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.

Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.

Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal, ujar Anwar.

Baca Juga  Pamedek Dukung Gubernur Wayan Koster Wujudkan Kawasan Suci Besakih Bersih dari Sampah Plastik

Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.

Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan, katanya.

Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri, tegasnya.

Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era Talentism, yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.

Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.

Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat, kata Ary.

Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Baca Juga  Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ke Depan

Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.

“Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.

“Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ary.

Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas,” tutupnya.

Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Wayan Koster dan Ni Putu Putri Suastini Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2575

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo
BUKA MUNAS: Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bandar Lampung, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia akan terwujud apabila pengelolaan kekayaan alam dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 33. Menurut Presiden, Indonesia merupakan negara yang dikaruniai sumber daya alam yang melimpah, sehingga tantangan utama bangsa saat ini adalah mengelolanya secara optimal demi kesejahteraan rakyat.

“Dari dulu, Nusantara kita didatangi karena kekayaannya. Bangsa-bangsa asing itu datang ke sini waktu itu, berbulan-bulan ke sini. Bukan wisata, dia ke sini mencari kekayaan, sampai sekarang. Jadi saudara-saudara, segala kekayaan kita, tantangannya adalah harus dikelola oleh kita dengan sebaik-baiknya. Dengan secerdas-cerdasnya,” ucap Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diamanatkan konstitusi. “Saudara-saudara, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan,” ungkap Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pengelolaan kekayaan alam nasional agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara maksimal oleh rakyat Indonesia. Kepala Negara mengatakan bahwa hasil pengelolaan sumber daya alam seharusnya menjadi modal pembangunan nasional dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini dan logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia,” kata Presiden.

Baca Juga  Koster Digendong dan Diarak Umat Hindu dan Muslim, Warga Sumberklampok: Seng Koster Seng Coblos

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia. Presiden meyakini bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang makmur apabila mampu mengelola kekayaan dan potensi nasional secara tepat.

Presiden Prabowo pun menegaskan pentingnya persatuan, kerja sama, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera. “Rakyat paling ngerti. Rakyat ngerti bahwa untuk dapat hidup yang baik harus ada kerukunan. Harus ada apa? Harus ada paguyuban. Harus ada kerja sama. Harus ada saling mengisi. Bukan saling menghantam. Tapi elit semakin pintar,” pungkas Kepala Negara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca