Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

44 Tahun Berkarya, Irma June Dedikasikan “Bali Arts Academy” untuk Indonesia

BALIILU Tayang

:

Dr. Irma Ivonne June Kairupan, S.Th, M.A. (Foto: dok IJ)

Denpasar, baliilu.com – Bali dikenal sebagai salah satu destinasi popular bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Keindahan alam serta kekayaan budayanya menjadi alasan utama bagi mereka untuk datang berkunjung. Namun kesenian tradisi yang sangat potensial dimilikinya belum tereksplorasi secara optimal.

Sebagai partisipasi nyata agar Bali juga menjadi salah satu sentral kesenian di Tanah Air, Penyanyi Legendaris Indonesia Irma June mendirikan Bali Arts Academy (BAA), berlokasi di Jalan Gunung Catur IV No. 8, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar, Bali. Soft opening akademi tersebut digelar pada Jumat, 9 Juni 2023.

Irma June saat diwawancarai pada Sabtu (3/6/2023) mengatakan, “44 tahun sudah saya berkarya di bidang seni, dan inilah dedikasi saya untuk Indonesia, Bali Arts Academy.”

Seperti dijelaskan oleh Irma June, ia mendirikan BAA bekerjasama dengan Chandra Budiarso dari Riverside Community, pemilik komplek gedung Riverside Convention Center. Tujuan BAA didirikan untuk menyatukan segala unsur seni dari berbagai bidang dan menjadikannya sebagai all-in-one School of Arts pertama di Indonesia.

“Kami memilih konsep dengan bentuk academy karena format di dalamnya 80% praktek dan 20% teori. Alasannya karena kami ingin murid-murid lulusan dari BAA menjadi orang-orang yang siap terjun langsung di bidangnya masing-masing, dan bisa dipertanggungjawabkan di industri yang mereka tekuni,” kata Irma June yang melegenda lewat lagunya yang berjudul Datanglah, Kristal Kristal Cinta, Takkan Berubah, Bila, dan masih banyak yang lainnya.

Secara officially, BAA akan mulai beroperasi pada Jumat, 9 Juni 2023. Saat ini sudah ada calon-calon murid yang mendaftar, dan kebanyakan mereka berasal dari Bali. Ke depannya BAA akan lebih bergerak lagi untuk menjangkau calon murid baik dari luar pulau Bali maupun sampai ke luar negeri. Karena BAA punya program-program khusus berbentuk camp dan workshop setiap tahunnya. Dan secara berkala BAA juga akan mendatangkan pengajar-pengajar tamu dari luar Bali secara bergantian, supaya bisa menambah bekal ilmu dan semangat buat murid-muridnya.

Baca Juga  Indonesia Sambut Baik Dukungan Malaysia Terhadap Pembangunan IKN

Saat ini jurusan-jurusan di BAA yang sudah siap untuk beroperasional yaitu; Musik (vokal dan instrument musik termasuk string dan brass sections), Film dan TV Production (termasuk acting, photography, dan lainnya), Sand Arts (lukis pasir), Decoration Arts (3 materi dekorasi), Fashion Design (basic dan pola), Barista, dan Public Speaking. Ke depannya masih banyak jurusan lainnya yang  akan menyusul, seperti; Make Up Artist, Culinary Arts, Seni Tari (tradisional dan modern), dan berkemungkinan akan membuka kelas Capoeira Dance yang merupakan bagian dari Martial Arts.

“Intinya saya akan mengusahakan untuk segala jenis arts ada kelasnya nanti di BAA,” kata Irma June, pemilik nama lengkap Dr. Irma Ivonne June Kairupan, S.Th, M.A.

Irma June memilih pengajar-pengajar untuk di BAA dengan sangat selektif. Karena ia tidak mau pengajar yang asal-asalan. Ia harus tahu latar belakang pendidikan mereka, pengalaman mereka, dan juga karakter mereka.

“Sebelum saya putuskan untuk mengajak mereka bekerjasama, saya ajak mereka ketemuan dulu dan ngobrol santai untuk menggali mereka lebih dalam. Beberapa dari mereka memang saya sudah kenal baik sekali secara pribadi dan saya tahu persis pencapaian mereka selama ini. Tapi ada beberapa lagi yang saya dapat dari rekomendasi beberapa pengajar lain yang sudah masuk BAA duluan. Dan puji Tuhan semua rekomendasi tersebut memang ngga ada yang gagal,” kata Irma June.

Irma June menegaskan, BAA menjual kualitas pengajar, itu yang terutama. BAA juga mengutamakan keberhasilan dari setiap murid di dalamnya. Itu sebabnya ada beberapa persyaratan khusus untuk murid masuk di akademi tersebut.

Lebih lanjut Irma June menjelaskan, sebelum murid masuk di BAA ia memberikan waktu khusus untuk calon murid tersebut berkonsultasi dan memberikan arahan di bidang apa sebaiknya murid tersebut masuk. Ia juga akan membuat jadwal interview dengan calon murid tersebut dan audisi jika memang dibutuhkan. Karena ia tidak ingin calon murid tersebut salah dalam memilih bidang yang dimasuki.

Baca Juga  Menteri Hadi Tjahjanto Launching Kabupaten Badung Lengkap Pertama di Indonesia

“Kami sangat menghargai setiap uang, waktu, tenaga, dan pikiran yang dikeluarkan oleh calon murid tersebut. Setelah itu calon murid akan menandatangani surat perjanjian khusus yang salah satunya menyatakan siap untuk menyelesaikan periode kelas yang ditetapkan, karena setiap subject class memiliki periodenya masing-masing. Dan apabila murid tersebut tidak menyelesaikan periode belajar yang sudah ditetapkan, maka pihak sekolah tidak akan mengeluarkan sertifikat kelulusan untuk murid tersebut,” kata Irma June.

Inspirasi dan konsep awal pembuatan BAA sudah didapatkan Irma June sejak tahun 2007. Saat itu yang membuatnya dulu mendirikan Irma June Music and Entertainment Education Center di Karawaci, Tangerang Selatan. Tapi setelah setahun lebih beroperasi dan karena kemudian ia dan partner tidak bisa sejalan lagi dalam visi dan misi, maka ia terpaksa menyudahi sekolah tersebut yang sebenarnya sudah punya murid banyak sekali.

“Konsep sekolah tersebut tetap saya simpan sampai hari ini dan yang terjadi di BAA adalah pengembangan dari yang pernah ada sebelumnya. Karena selama berada di Bali saya banyak mendapatkan ide-ide baru dari apa yang saya lihat dan pelajari,” kata Irma June.

Visi dari BAA adalah menciptakan banyak regenerasi di bidang seni dan lebih menumbuhkan kecintaan masyarakat luas terhadap seni, serta menghargai karya seni itu sendiri. Dan BAA punya misi untuk memberikan edukasi kepada banyak orang bahwa pekerja-pekerja di bidang seni sangat pantas untuk diperhitungkan dan bekerja di bidang seni itu memiliki gengsi tersendiri.

“Kata siapa orang tidak bisa hidup sejahtera dengan bekerja di bidang seni? Sangat bisa koq, kalau kita tahu bagaimana caranya yang benar,” kata Irma June.

BAA akan membentuk praktek performance untuk murid-muridnya, bukan seperti tempat-tempat kursus pada umumnya. Secara berkala satu sampai dua kali dalam setahun BAA akan membuat pagelaran berbentuk musical Broadway yang isinya adalah seluruh murid yang berkolaborasi dengan para pengajar, dan acara tersebut akan di-publish dengan menjual tiket sebagai bentuk acara komersial yang memang layak untuk ditonton. Sehingga melalui acara tersebut para murid bisa merasakan praktek langsung terjun ke industri yang sesungguhnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster, Salah Satu Pembaca Puisi Terbaik di Indonesia

“Kebetulan di lokasi BAA juga ada convention center-nya , Riverside Convention Center, jadi sangat memungkinkan untuk kami melakukan pagelaran berbentuk musical Broadway,” kata Irma June.

Selain itu, BAA juga memberikan after sales service kepada murid-murid yang sudah lulus, yaitu dengan membukakan jalan bagi mereka untuk terjun langsung ke industri sesuai bidangnya masing-masing. BAA juga mempersiapkan management, production house, dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait yang bisa membantu untuk membukakan jalan bagi mereka.

“Mohon doa dan support-nya ya untuk Bali Arts Academy. Lebih dekat mengenal Bali Arts Academy bisa dengan mengunjungi akun Instagram-nya melalui link berikut ini; https://www.instagram.com/p/CspZs_oSL-H/,” kata Irma June. (*/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Minta Pertamina Bergerak Cepat Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM di Bali

Jaga Kondusivitas Bali di Mata Dunia

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Panggil Pertamina Patra Niaga
PANGGIL JAJARAN PT PERTAMINA PN: Gubernur Bali Wayan Koster saat memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026), untuk meminta penjelasan terkait antrean panjang kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PT Pertamina Patra Niaga hadir bersama perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Pertemuan juga dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan.

Gubernur Koster meminta Pertamina bergerak cepat memperkuat pasokan dan mengoptimalkan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax, guna memastikan kebutuhan masyarakat Bali terpenuhi.

“Pengelolaan BBM di Bali agar dilakukan secara ketat. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Bali di mata masyarakat dunia,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur Koster berharap penyaluran BBM segera kembali normal sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga, Alam Kanda Winali, menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pertamina untuk mempercepat pemulihan pasokan dan distribusi BBM di Bali.

Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan serta mengoptimalkan penyaluran setelah kapal pengangkut BBM bersandar.

Dengan kedatangan kapal pengangkut BBM, Pertamina memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter (kL) per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan Pertamina Patra Niaga dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi agar kebutuhan setiap SPBU dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga  Wamenlu Arif Havas: Indonesia Harus Cermat Bermain di Tengah BRICS dan Barat

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis, dengan total muatan mencapai 26.200 kL.

“Jadwal kedatangan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pasokan tetap terjaga dan kebutuhan BBM masyarakat Bali terpenuhi,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan jadwal kedatangan kapal tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan proses pembongkaran muatan dan distribusi BBM dari terminal ke SPBU. Pertamina juga melakukan evaluasi kebutuhan berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah.

“Kami akan terus mengupayakan percepatan pemulihan pasokan dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal,” jelas pihak Pertamina. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Fasilitas dan Perizinan untuk Perseden Berlaga di Liga 3 Nasional

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Asprov PSSI Denpasar
TERIMA ASPROV PSSI DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus harapan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Gubernur Bali dapat membantu tim menjalani kompetisi dengan optimal. “Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi.

Menanggapi hal itu, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.

“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.

Koster menegaskan, pembinaan sepak bola Bali perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Baca Juga  Wamenlu Arif Havas: Indonesia Harus Cermat Bermain di Tengah BRICS dan Barat

Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.

“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.

Keikutsertaan Perseden dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan membantu tim mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Pamit Kapolda Bali
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus penyampaian terima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel Adityajaya berpamitan setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Bali. Ia berharap sinergi antara Pemprov Bali dan Polda Bali dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama Daniel menjabat sebagai Kapolda Bali. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kekompakan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk menghadapi berbagai dinamika di Bali. Terlebih, karakteristik Bali sebagai kawasan pariwisata internasional membutuhkan dukungan bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Gubernur Koster juga menyampaikan doa dan harapan agar Daniel dapat menjalankan tugas dengan baik di jabatan barunya. “Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” katanya.

Sementara itu, Daniel Adityajaya menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Bali dan Polda Bali semakin baik ke depannya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali dapat terus terjaga. “Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” ujar Daniel.

Baca Juga  Wamenlu Arif Havas: Indonesia Harus Cermat Bermain di Tengah BRICS dan Barat

Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Daniel Adityajaya sebagai Kapolda Bali. Gubernur berharap sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca