Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Update Data Kejadian Bencana di Bali Jumat, 7 Juli 2023

BALIILU Tayang

:

ngis
TANAH LONGSOR: Salah satu bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Ngis Kaler, Desa Tribuana Kecamatan Abang. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali I Made Rentin menyampaikan update data kejadian bencana kabupaten/kota se-Bali pada Jumat, 7 Juli 2023 sampai dengan pukul 17.00 Wita.

Sesuai hasil rekapitulasi BPBD Bali, total kejadian sebanyak 78 kejadian di antaranya pohon tumbang 31 titik, banjir 12 titik, longsor 29 titik, bangunan jebol 4 titik, jalan jebol 1 titik, orang hanyut 1 orang selamat. Korban 3 orang, luka 2 orang, meninggal 1 orang, masih dalam pencarian 1 orang. Kerusakan rumah 2 unit dan infrastruktur 1 jalan raya jebol.

Secara rinci Made Rentin memaparkan di wilayah Kota Denpasar terjadi pohon tumbang di Jalan Drupadi No 99.

Di Kabupaten Badung terjadi Tanah Longsor di Banjar Bantas, Desa Sibang Gede, Abiansemal; Pohon Tumbang di Perum Giri Hill, Permata Raya Jimbaran; Pohon Tumbang Jalan menuju SMPN 4 Petang, Banjar Senapan, Desa Carangsari, Petang; Pohon Tumbang di Pura Dalem Gede Desa Sibang Kaja, Abiansemal; Pohon Tumbang di Banjar Dualang, Desa Sibang Gede, Abiansemal; Tembok Penyengker Jebol di Pura Subak Indrakila Banjar Penikit, Desa Belok Sidan, Petang; Pohon Tumbang di Setra Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan; Pohon Tumbang di Banjar Anggungan Desa Carangsari, Petang; Tanah Longsor di Pura Pucak Sekar, Desa Sulangai, Petang; Tanah Longsor di Jalan Beng-Ayung Rafting, Banjar Beng, Desa Carangsari, Petang; Pohon Tumbang di Pura Taman Sari, Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Abiansemal; Banjir di Jalan Abiansemal-Blahkiuh, Abiansemal; Tanah Longsor di Banjar Karangenjung Bakti, Desa Sembung, Mengwi; Tanah Longsor di Jalan Puputan Jagaraga Banjar Beneh Kawan, Desa Blahkiuh, Abiansemal; Pohon Tumbang di Perbatasan Jembatan Gunung-Punggul, Desa Taman Abiansemal; Tembok Roboh di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdhi bhuana; Banjir di Pura Beji Puseh lan Desa, Banjar Sayan, Desa Werdhi Bhuana; Tanah Longsor di Desa Kuum; Tembok Roboh di Beji Taman Gili Dukuh, Desa Blahkiuh, Abiansemal.

Baca Juga  Kalaksa BPBD Bali Pimpin Rapat Tikor Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru

Di Kabupaten Gianyar terjadi Pohon Tumbang di Jalan Tukad Melangit Utara RS Family Usada; Pohon Tumbang di Desa Selat Samplangan, Kecamatan Gianyar; Pohon Tumbang di Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar; Pohon Tumbang di Jalan Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring; Pohon Tumbang di Banjar Pacung, desa Bitera Kecamatan Gianyar; Pohon Tumbang di Banjar Belusung Kaja, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring; Pohon Tumbang di Jalan Banjar Jungut Sukawati, Kecamatan Sukawati; Pohon Tumbang di Banjar Tengkulak Kaja Kauh, Desa Kemenuh, Kecamatan Gianyar; Pohon Tumbang di Jalan Menuju Madangan Kaja-Bonyuh, Kecamatan Gianyar; Pohon Tumbang di Ratna 1 No 6 Pratama Mandala; Pohon Tumbang di Banjar Jungut Sukawati, Kecamatan Sukawati; Pohon Tumbang di Banjar Uma Anyar, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Gianyar; Tanah Longsor di Barat Pura Grya Sakti Manuaba, Banjar Tangkas, Desa Kenderan Kecamatan Tegalalang; Tanah Longsor di Jalan Manuaba-Sapat, Banjar Tengah Triwangsa; Tanah Longsor di Tempek Bucuan,Banjar Tengah Triwangsa; Tanah Longsor di Dusun Bukian menuju Melinggih Payangan; Tanah Longsor di Banjar Sema Desa Sumita; Tanah Longsor di Desa Buahan Kecamatan Payangan; Tanah Longsor di DTW Sebatu, Kecamatan Tegalalang; Tanah Longsor di Pura Taman Baginda Sebatu, Kecamatan Tegalalang; Tanah Longsor di Sebelah Barat Pura Puseh Desa Beng, Kecamatan Gianyar; Tanah Longsor di Barat Pura Duur Bingin Tegalalang; Tanah Longsor di Jalan Penghubung Pejeng-Ubud dekata Hotel Maya; Pohon Tumbang di Ds. Sanding, Tampaksiring; Pohon Tumbang di Ds. Pejeng Kaja, Tampaksiring; Orang hanyut di Ling. Taman Kaja, Kel. Ubud. Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan menderita luka-luka; Pohon Tumbang di area parkir Goa Gajah, Bedulu, Blahbatuh; Pohon Tumbang menimpa warung di Ds. Buruan, Blahbatuh. Bangunan rusak ringan. Diperkirakan kerugian 10 juta rupiah.   

Baca Juga  Buka Rakorda Penanggulangan Bencana, Sekda Dewa Indra Ingatkan Pentingnya Koordinasi dan Kolaborasi Multi-Helix

Di Kabupaten Tabanan terjadi Banjir di Perumahan Gria Multi Jadi Desa Sanggulan; Banjir di Perumahan Panorama Desa Sanggulan; Banjir Di Perumahan Pesona Jadi Desa Sanggulan.

Di Kabupaten Jembrana terjadi Pohon Tumbang di Jalan Munduk Kemoning, Kelurahan Dangin Tukad Aya, Jembrana; Pohon Tumbang di Jalan Pulau Irian, Desa Budeng; Pohon Tumbang di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Banyu Biru; Banjir di Wilayah Desa Kaliakah; Banjir di Jalan Sahadewa, Kelurahan Banjar Tengah; Banjir di Jalan Ngurah Rai, Kota Negara; Banjir di Lingkungan Awen, Kelurahan Lelateng; Banjir di Desa Pengambengan; Banjar di Jalan Sudirman depan Kantor PN Jembrana.

Di Kabupaten Karangasem terjadi Tanah Longsor di Dusun Ngis Kaler, Desa Tribuana Kecamatan Abang; Pohon Tumbang di Desa Abang; Banjir di Banjar Dinas Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang; Tanah Longsor di Banjar Dinas Segeha, Desa Bunutan, Kecamatan Abang.

Di Kabupaten Buleleng dari hasil koordinasi saat ini nihil informasi kejadian.

Di Kabupaten Klungkung dari hasil koordinasi saat ini masih dilakukan penanganan di lapangan. Ada warga dievakuasi ke Balai Budaya Klungkung karena air sungai meluap.

Di Kabupaten Bangli terjadi Pohon Tumbang di Kelurahan Kawan Jalur Tegalalang-Tambahan; Tanah Longsor Desa Tembuku, Jalur Bangli-Karangasem; Jalan Jebol di Jalur Tambahan-Bakas-Jehem, Desa Jehem; Tanah Longsor di ruas jalan Metro-Kedui, Desa Yangapi; Tanah Longsor di Jalan Bau-Susut, Kelurahan Cempaga; Pohon Tumbang di Desa Dausa, Kintamani; Tanah Longsor di Jalan Galiran, Desa Jehem; Bangunan Roboh di Desa Jehem; Tanah Longsor di Jalan Besakih, Desa Jehem; Tanah Longsor di Banjar Bukti Desa Yangapi; Tanah Longsor di Jalan Penglipuran-Cekeng, Desa Sulahan; Tanah Longsor di Banjar Cingang-Kayang, Desa Kayubihi; Pohon Tumbang di Desa Apuan; Tanah Longsor di Jalan menuju Bangun Lemah Kangin Desa Apuan; Tanah Longsor di Ruas Jalan Undisan-Peninjauan, Desa Undisan.

Baca Juga  Pemprov Bali Dukung Upaya Wujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana

Made Rentin mengungkapkan data masih bersifat sementara, dan akan diupdate pada kesempatan berikutnya.

Sementara itu, BMKG menyebutkan potensi banjir pesisir (rob) wilayah pesisir Bali tanggal 5- 8 Juli 2023 karena adanya fenomena fase Bulan Purnama (Full Moon) pada tanggal 3 Juli 2023 bersamaan dengan Perigee (Jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 4 Juli 2023 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Bali, diantaranya: Pantai Soka, Pantai Pasut, Pantai Kelanting, Pantai Yeh Gangga, Pantai Kedungu, Pantai Tanah Lot, Pantai Batu Bolong, Pantai Seminyak, Pantai Kuta, Pantai Jerman, Pantai Nusa Penida, Pantai Balangan, Pantai Padang-padang, Pantai Nuggalan, Pantai Pandawa, Pantai Nusa Dua, Pantai Serangan, Pantai Sanur, Pantai Sindu, Pantai Saba, Pantai Masceti, Pantai Lebih, Pantai Kusamba, Pantai Batu Kori.

 Potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah, yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Untuk  itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG Wilayah III Denpasar melalui :  Telp. : (0361) 751122, Website : balai3.denpasar.bmkg.go.id atau http://maritim.bmkg.go.id – Join FB BBMKG Wilayah III Denpasar, Twitter @bbMKG3 dan Instagram @bmkgbali – Unduh aplikasi mobile apps INFO BMKG di appstore dan playstore: info BMKG. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemprov Bali Dukung Upaya Wujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi
KUNJUNGI SRT: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Memberikan motivasi dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi muda, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asintel, Aslog, Aster, Kapendam, dan Kazidam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut langsung ole Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta dan Wakil Kepala Sekolah Rakyat.

Mengawali kunjungannya, Pangdam menerima paparan dari Wakil Kepala Sekolah mengenai pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Selanjutnya, Pangdam meninjau secara langsung aktivitas para siswa, termasuk pelaksanaan makan siang bersama, serta melihat fasilitas asrama guna memastikan kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pengarahan dan perkenalan diri. Dalam arahannya, Pangdam menanamkan pemahaman tentang pentingnya keberanian, ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam meraih masa depan. Menurutnya, keberanian sejati lahir dari ketulusan hati, tidak memiliki kepentingan pribadi, serta tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri.

Pangdam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui sistem pendidikan berasrama (boarding school). Pangdam juga mengingatkan bahwa pada masa perjuangan dahulu, keberadaan Sekolah Rakyat turut melahirkan generasi yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat juang tinggi hingga mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Kita tidak bisa mencapai keberhasilan kalau tidak disiplin dan rajin belajar. Kita juga harus belajar menghargai satu sama lain, menghargai guru, menghargai lingkungan, serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita capai hari ini,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Buka Rakorda Penanggulangan Bencana, Sekda Dewa Indra Ingatkan Pentingnya Koordinasi dan Kolaborasi Multi-Helix

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa para siswa patut bersyukur karena mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari kebutuhan makan, pakaian, buku-buku hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Oleh karena itu, seluruh fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar sungguh-sungguh dan terus berusaha mengembangkan kemampuan diri.

“Rajin-rajinlah belajar untuk mencapai kesuksesan. Jadilah orang yang optimistis, berani bersaing, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Semua profesi itu bagus sepanjang dijalani dengan tulus, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh,” pesan Pangdam.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, Kodam IX/Udayana juga memberikan bantuan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi para siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, Pangdam turut memberikan uang saku secara langsung kepada para siswa sebagai bentuk motivasi dan penyemangat agar mereka semakin giat belajar, berprestasi, serta terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan yel-yel penuh semangat bersama para siswa, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan yang semakin mempererat kedekatan antara Pangdam dengan generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bali merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin percaya diri, memiliki karakter disiplin, tekun dalam belajar, serta optimistis dalam menggapai cita-cita. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya TNI dalam turut membangun sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Pemprov Bali Salurkan Bantuan "Bali Peduli Bencana" untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Seni Budaya XV Tahun 2026, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Festival Seni Budaya XV
PEMBUKAAN FESTIVAL SENI BUDAYA XV: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat pembukaan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XV Tahun 2026 di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11).

FSB XV tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 16 November 2026. Ajang tahunan ini mengangkat tema utama Sani Buddhayah Taya Ning Rat, sebuah frasa mendalam yang mengandung arti bahwa Seni Budaya Merupakan Sinar Bagi Hati dan Dunia.

Bupati seusai membuka acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada para seniman, budayawan, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata Pemkab Badung dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Kebijakan ini dinilai sangat strategis sebagai benteng pertahanan identitas diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian masif.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menyampaikan bahwa FSB Badung tahun ini dikemas menarik dengan diisi berbagai metode penampilan. Diantaranya adalah Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Reksadana (Pagelaran), serta Kandarupa (Pameran).

Baca Juga  Pemprov Bali Dukung Upaya Wujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana

Sukadana menyebutkan festival kali ini tampil beda karena tidak hanya diikuti oleh seniman lokal di seantero Pulau Bali saja. Ajang ini juga diramaikan oleh sanggar dan seniman dari luar daerah, seperti sekaa kesenian dari Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sanggar seni asal Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Acara pembukaan FSB turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Organisasi kewanitaan beserta anggota, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, jajaran Camat se-Kabupaten Badung, Lurah, Perbekel, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca