Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Potensi Bencana Sangat Tinggi, Komisi IV DPRD Bali Perjuangkan Dana Ideal Anggaran BPBD Bali

BALIILU Tayang

:

suwirta
RAKER: Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta saat memimpin Raker dengan BPBD Bali, di ruang Banggar DPRD Bali, Denpasar, Selasa (8/9/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi IV DPRD Bali siap mendorong dan memperjuangkan dana ideal yang dibutuhkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali dalam rangka penanggulangan kebencanaan di wilayah Provinsi Bali.

“Kami di Komisi IV akan mendorong dan memperjuangkan ini bukan tanpa dasar karena kami melihat pertama dari potensi bencana kita sangat tinggi, kemudian dari segi mitigasi kita masih banyak yang kurang dimana mitigasi di akomodasi pariwisata masih kecil kemudian di sekolah tangguh bencana kecil, desa juga begitu,“ ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta usai memimpin Raker dengan BPBD Bali, di ruang Banggar DPRD Bali, Denpasar, Selasa (8/9/2026).

Hadir dalam raker tersebut anggota Komisi IV DPRD Bali Ni Made Sumiati, Putu Diah Pradnya Maharani, dan Putu Mangku Mertayasa. Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.

Suwirta lanjut menegaskan anggaran ideal yang dibutuhkan BPBD Bali harus didorong karena kebencanaan ini bukan masalah bagaimana menghadapi pasca bencana, tetapi mitigasi kesiapan sebelum bencana juga penting. Demikian juga sumber daya manusia juga masih kurang, jadi ini tidak bisa tanpa anggaran.

“Nah, oleh sebab itu dalam rapat-rapat gabungan nanti akan kami sampaikan termasuk juga pemanfaatan dana BTT Provinsi Bali di masing-masing kabupaten dan kota dengan regulasi permendagri atau kemendagri, dimana tidak bisa digunakan untuk menangani permasalahan pasca bencana, kecuali risiko-risiko bencana. Oleh karena itu nanti saya akan berusaha untuk berkoordinasi pada saat kami ke Menteri Dalam Negeri, kami akan sampaikan itu, dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan,“ ucapnya.

Kemudian terkait dengan keseriusan pemerintah kabupaten kota, bagaimana komitmennya terlihat dari anggaran kebencanaan yang dipasang ada yang pasang tidak sampai 200 juta, bahkan ada yang 1,5 juta dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ini perlu Kalaksa BPBD Bali bisa kumpul bersama dengan kalaksa kab/kota agar jangan sampai nanti ada bencana kita kewalahan, karena tidak ada anggaran. “Jangan kita seperti pemadam kebakaran baru terjadi kita baru panik kan. Mitigasi bencana ini penting sekali untuk dipersiapkan salah satunya anggaran sebagai pendukung,“ katanya.

Baca Juga  Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan Sosial di Kapal dan Dalung

Selain Komisi IV DPRD Bali akan terus mendorong anggaran tersebut, masih ada jalan lain, seperti memanfaatkan dana CSR dari BPD Bali atau PLN. “Yang penting pak Kalaksa interaksi dengan stakeholder dengan baik sehingga celah-celah untuk mendapatkan anggaran bisa didapatkan. Ingat bencana ini bisa datang kapan aja, jadi kita harus antisipasi dengan baik,“ tegasnya.

Call Center Menjadi Kebutuhan

Terkait masalah kebencanaan, Suwirta mengungkapkan bahwa Call Center kebencanaan menjadi kebutuhan. Selama ini orang mengalami kebencanaan mau nelpon kemana, kadang-kadang nelpon kantor, kadang-kadang kantornya tutup. Maka dari itu call center menjadi kebutuhan.

Selama ini call center dari pusat juga sering berubah-ubah, sehingga di kabupaten, kota kadang-kadang membuat call center sendiri. Contohnya Klungkung, BPD-nya 23000. Tapi bagusnya ada call center terintegrasi, ada dari pusat.

“Nah sekarang saya nggak tahu di mana kira-kira permasalahannya sehingga call center ini nggak jadi-jadi, terus berubah-ubah. Kalau memang belum mungkin, Bali bisa mempunyai call center sendiri dulu. Sehingga nanti pak Kalaksa lewat kominfonya nanti bisa mendorong untuk membuat call center sendiri. Saya kira untuk membuat ini tidak terlalu susah, asal ada kemauan. Kalau saya di Klungkung dulu, 23000 sudah pasti kebencanaan,” ucapnya.

Bangunan Mitigasi Bencana

Terkait tanggap bencana melalui bangunan mitigasi bencana, seperti yang terjadi di Serangan, Suwirta menilai itu pengecualian yang dilakukan khusus. Ketika tidak bisa membangun ke samping, karena tidak mempunyai kekuatan dan daerahnya flat seperti Denpasar atau Serangan, untuk lari cari bukit akan jauh. Maka satu-satunya adalah bangunannya naik.

“Nah mungkin saya kira kalau itu diperdebatkan masalahnya beda nanti. Pengecualian ya terkait dengan kebencanaan. Saya kira tidak bisa dipatok, yang penting pemetaan dulu, pemetaan bencana atau potensinya kan diketahui, kemudian kebutuhannya,” pungkasnya.

Baca Juga  Anggota DPRD Badung Dendy Astra Wijaya Dampingi Wabup Badung Tinjau DTW Alas Pala Sangeh Pasca-Bencana Pohon Tumbang

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengungkapkan BPBD Bali mendapat pagu anggaran tahun 2027 sebesar 21 miliar lebih yang sudah dipetakan untuk apa saja. Namun ia mengatakan anggaran ideal yang dibutuhkan saat ini sekitar 29 miliar sudah cukup feasible, karena seluruh OPD juga berbasis bencana.

Jika masih ada ketersediaan anggaran atau spare anggaran sekitar 8 miliar tersebut, menurut Teja tentu masih ada beberapa kegiatan yang perlu dikuatkan seperti penguatan akses peringatan dini tsunami karena belum semua desa-desa di zone bahaya yang jumlahnya 10 desa mendapat peralatan system peringatan dini. Begitu juga kegiatan lain seperti peringatan dini banjir, peralatan logistik bencana. Meskipun dalam bencana partisipasi publik di Bali luar biasa sangat saling membantu. Tetapi pemerintah wajib memiliki logistik untuk 24 jam pertama, dan hari ketiga keempat masyarakat akan banyak membantu dan untuk 24 jam pertama penyediaan buffer stock pemerintah wajib. (gde)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jalan Santai Milad Ke-37 RWM Al-Hasanah Canggu Permai

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Milad Ke-37 RWM Al-Hasanah
HADIRI PERINGATAN MILAD: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan Milad Ke-37 Rukun Warga Muslim Al-Hasanah di Perumahan Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (25/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri secara langsung acara puncak peringatan Milad Ke-37 Rukun Warga Muslim (RWM) Al-Hasanah yang dipusatkan di Perumahan Canggu Permai, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (25/10). Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berkesempatan melepas secara resmi ratusan peserta jalan santai yang menjadi bagian utama dari rangkaian perayaan.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar RWM Al-Hasanah yang telah memasuki usia Ke-37 tahun. Ia berharap momentum hari jadi ini dapat dijadikan sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh semangat persaudaraan antar warga demi terwujudnya tatanan sosial yang harmonis.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya mengucapkan selamat atas peringatan Milad Ke-37 ini. Semoga momentum ini mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat persaudaraan serta mendorong lahirnya berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Bupati turut memberikan apresiasi yang tinggi atas peran aktif RWM Al-Hasanah dalam dinamika kehidupan sosial dan keagamaan di daerah. Keberadaan organisasi kemasyarakatan berbasis keumatan seperti ini dinilai memiliki arti penting dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat nilai-nilai kebajikan, serta merawat keharmonisan antar umat beragama di Gumi Keris.

“Keberagaman yang dimiliki Kabupaten Badung harus senantiasa dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong. Di mana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Mari kita bersama-sama menjaga daerah kita dan mendukung program pembangunan Kabupaten Badung,” tegas Adi Arnawa.

Sementara itu, Ketua Keluarga Besar Masjid Al-Hasanah Canggu Permai, Nur Hasim, menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada Bupati Badung atas kehadiran dan perhatian langsung yang diberikan kepada warga. Kehadiran pemimpin daerah dinilai memberi motivasi berlipat bagi warga untuk berkontribusi positif.

Baca Juga  Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bali Serahkan Bantuan Logistik kepada BPBD Kab/Kota

“Kehadiran Bapak Bupati menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar kami. Acara ini terasa semakin berwarna dan bermakna, sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Kami siap bersama seluruh elemen masyarakat menjaga daerah ini, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta merawat kerukunan. Perbedaan bukan penghalang untuk bersaudara, melainkan kekuatan untuk membangun daerah,” ungkap Nur Hasim.

Agenda peringatan ini turut dihadiri oleh Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya, Bendesa Adat Tibubeneng, Kelian Dinas Tandeg, Kelian Dinas Canggu Permai, serta tokoh pengurus Rukun Warga Muslim setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

“Karya Ngenteg Linggih“ di Balai Banjar Selat

Bupati Adi Arnawa Ingatkan Warga Optimalkan Ruang Adat dan Budaya

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Banjar Selat
HADIRI KARYA: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Balai Banjar Selat, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Minggu (25/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri prosesi upacara (upasaksi) Karya Ngenteg Linggih serangkaian Karya Mamungkah, Mendem Pedagingan, Rsi Gana, Ngenteg Linggih, Ngingkup, dan Padudusan Alit di Balai Banjar Selat, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Minggu (25/10) siang.

Rangkaian karya suci tersebut dipuput oleh Ida Ratu Pedanda dari Griya Gede Selat. Agenda keagamaan ini turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Dendi Astra Wijaya, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika, pelingsir Puri Selat, serta krama Banjar Selat. Dalam kesempatan itu, Bupati melaksanakan persembahyangan bersama dan menandatangani prasasti peresmian.

Dalam Sambrama Wacananya, Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong-royong warga dalam mensukseskan rangkaian upacara sekaligus meresmikan fasilitas banjar baru. “Saya merasa bersyukur dapat hadir bersama krama Banjar Selat dalam rangkaian karya suci ini. Saya mengapresiasi semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat yang telah mempersiapkan serta melaksanakan karya ini dengan baik. Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, rahayu, dan memberikan kerahayuan bagi kita semua,” ucapnya.

Bupati berharap gedung Balai Banjar Selat yang baru dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan adat, budaya, dan sosial guna mempererat semangat kekeluargaan. “Dengan adanya Balai Banjar yang baru ini, saya berharap krama dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan, adat, dan budaya. Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat serta menjadi tempat untuk memperkuat persatuan dan semangat menyama braya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa turut memaparkan program prioritas Pemkab Badung yang pro-rakyat. Di antaranya program santunan khusus lansia berusia 75 tahun ke atas sebesar Rp 3 juta per tahun yang cair saat hari ulang tahun, serta bantuan hari raya keagamaan sebesar Rp 2 juta per Kepala Keluarga (KK). Seluruh bantuan ditegaskan wajib disalurkan secara transparan tanpa pemotongan.

Baca Juga  Kalaksa BPBD Bali Pimpin Rapat Tikor Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru

Sementara itu, Pemucuk Karya yang juga Perbekel Desa Selat, Made Semawan, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi balai banjar dilakukan karena lokasi lama berdiri di atas lahan milik pribadi. Berkat dukungan penuh pemerintah daerah dan swadaya warga, pembangunan di lokasi baru berhasil rampung. Upacara pengurip bangunan ini didanai dari APBDes Selat dengan total anggaran mencapai Rp 314.000.000. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-54 STT Giri Kusuma Kelod, Wabup Bagus Alit Sucipta Sebut Pemuda Garda Depan Pembangunan

Published

on

By

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri HUT Ke-54 STT Giri Kusuma Kelod
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri Perayaan HUT Ke-54 STT Giri Kusuma Kelod di Balai Banjar Negara Kelod, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu malam (24/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Sekaa Teruna Teruni (STT) Giri Kusuma Kelod sekaligus Pelantikan Anggota Baru di Balai Banjar Negara Kelod, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu malam (24/10).

Kehadiran Wakil Bupati Badung disambut hangat oleh krama banjar, tokoh masyarakat, serta pengurus dan anggota sekaa teruna. Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Suardana, Camat Mengwi beserta unsur Tripika, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, Wakil Kelian Desa Sading Nyoman Ardika, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat dan kebersamaan pemuda Banjar Negara Kelod yang aktif menjaga kekompakan serta melestarikan tradisi dan budaya Bali. Menurutnya, Sekaa Teruna merupakan garda terdepan dalam menjaga keharmonisan dan modal sosial pembangunan di Kabupaten Badung.

“Selamat Hari Ulang Tahun Ke-54 untuk STT. Giri Kusuma Kelod dan selamat kepada para anggota baru yang dilantik. Generasi muda adalah tulang punggung desa adat dan penerus masa depan daerah. Tetap jaga persatuan, tingkatkan kreativitas, serta teruslah berkarya untuk kemajuan Banjar Negara Kelod dan Kelurahan Sading,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kelian Desa Sading Nyoman Ardika turut menyampaikan pesan agar seluruh anggota menjadikan momentum ini sebagai ajang pembelajaran dalam berorganisasi secara mandiri.

“Selamat merayakan hari ulang tahun Sekaa Teruna Teruni Giri Kusuma Kelod yang ke-54. Mudah-mudahan apa yang menjadi pengabdian dari anak-anak sekalian bisa terbimbing, bisa pulih. Mari bersama-sama krama sekalian, belajar berorganisasi, dan belajar mandiri,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung menyerahkan bantuan dana kegiatan sebesar Rp 30 juta dan anggota DPRD Badung I Made Suwardana sebesar Rp 5 juta. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng serta penampilan kreativitas seni dari pemuda setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Parlemen Australia Kunjungi Bali Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca