Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Lepas 4.116 Mahasiswa KKN Terjun ke Desa Periode XXVII

BALIILU Tayang

:

rektor unus
MELEPAS KKN: Rektor Unud melepas KKN ke Desa ditandai pemakaian nametag dan topi pada mahasiswa peserta KKN dan penyerahan kepada perwakilan desa oleh Rektor Unud didampingi Ketua dan Sekretaris LPPM, Jumat (14/7/2023). (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Rektor Universitas Udayana Prof. I Nyoman Gde Antara pada Jumat, 14 Juli 2023 melepas dan menerjunkan mahasiswa dan DPL KKN PPM Periode XXVII, KKN Tematik Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, dan KKN Tematik Infrastruktur PUPR Universitas Udayana (Unud) 2023 bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Unud Kampus Jimbaran.

Dengan mengusung tema “Kerja Nyata Mengabdi untuk Negeri, Bangkitkan Ekonomi dan Kesehatan Berkualitas”, Unud melepas sebanyak 4.116 mahasiswa peserta KKN Periode XXVII dari 13 Fakultas yang akan disebar di 264 Desa lokasi KKN di 8 kabupaten di Bali. Kegiatan KKN ini akan dimulai pada 15 Juli sampai dengan 27 Agustus 2023. 

Pelepasan KKN ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama KKN Literasi dan Inklusi Keuangan antara Universitas Udayana dengan OJK Wilayah 8 Bali dan Nusa Tenggara oleh Ketua LPPM dan para Dekan Fakultas. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, Ketua Senat, Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris LPPM, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, Kepala UPT dan Unit di lingkungan Unud, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Perwakilan Kepala Desa dan perwakilan mahasiswa KKN serta Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Kristianti Puji Rahayu, SE, MBA.

kkn
Ketua LPPM Unud Prof. I Nyoman Suarsana. (Foto: ist)

Ketua LPPM Unud Prof. I Nyoman Suarsana menyampaikan KKN merupakan kegiatan akademik dari aspek pendidikan yang pelaksanaannya dikelola dalam bentuk pengabdian. Jadi KKN merupakan kegiatan intrakulikuler yang memadukan pendidikan, penelitian dan pengabdian. Dalam kegiatan KKN mahasiswa diberi pengalaman belajar dan bekerja di luar kampus dalam bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Bagi mahasiswa KKN ini akan menjadi pengalaman baru, melihat dan mengalami langsung fakta nyata di desa. Sangat menarik dan menjadi tantangan tersendiri karena akan ada pertemuan antara teori dan fakta atau kasus di lapangan.

Baca Juga  <strong>Terobosan Inovatif, Rektor Unud Dukung LKMM-TD FKP Unud</strong>

LPPM dan panitia KKN telah mempersiapkan model KKN Tematik dengan tema KKN Tematik Literasi dan Inklusi Keuangan bekerjasama dengan OJK; kemudian KKN Tematik Infrastruktur bekerjasama dengan kementerian PUPR. Selain KKN PPM reguler, KKN periode ini mencoba untuk mengintegrasikan dengan desa dimana desa tersebut menjadi lokasi kegiatan penerima manfaat hibah skim PUM yang dilakukan oleh dosen Unud.

“Kepada seluruh mahasiswa peserta KKN kami dari LPPM dan panitia KKN berpesan agar senantiasa menjaga nama baik Unud di lingkungan masyarakat. Juga berharap melalui kegiatan KKN ini para mahasiswa dapat beradaptasi dengan cepat dan berkomunikasi secara baik dengan masyarakat. Bekerjalah maksimal dan berikan yang terbaik kepada masyarakat desa,” ujar Prof. Suarsana.

rektor
Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara. (Foto: ist)

Sementara Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara dalam sambutannya meminta peserta KKN agar apa yang menjadi prioritas di KKN dilakukan dengan sebaik-baiknya. Sebanyak 4.116 mahasiswa akan dilepas ke desa dan harapannya dapat kembali lagi secara utuh. Untuk itu agar baik-baik selama di desa, bekerja secara bersama-sama supaya tidak terjadi kendala. Harapannya mahasiswa KKN dapat nyaman dari program hari pertama hingga hari terakhir di desa kemudian kembali lagi ke kampus untuk melakukan tugas sebagai mahasiswa dan menyelesaikan tugas lainnya.

Nanti selama di desa menjadi utusan Unud, untuk itu Rektor menitipkan nama baik Unud selama di desa. Peserta agar berkoordinasi terkait dengan teknis keberangkatan ke desa dan Dosen Pembimbing Lapangan agar turut melakukan komunikasi juga dengan pihak desa. Selama ber-KKN mahasiswa diberikan kesempatan untuk ijin tidak hadir di desa selama dua kali, agar dimanfaatkan dengan baik jangan sampai ijin sebanyak tiga kali.

unud
Foto bersama civitas akademika Unud usai pelepasan KKN ke Desa. (Foto: ist)

“Harapan saya tertib di mahasiswa, tertib di dosen pembimbing lapangan ditunjang dengan manajemen yang bagus untuk melakukan KKN, harapan saya KKN Universitas Udayana akan berjalan sesuai dengan harapan kita, penuh arti penuh makna dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Rektor Unud.

Baca Juga  Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unud Terima Kunjungan Studi Banding Fikom Universitas Islam Riau

Pelepasan ditandai dengan pemakaian nametag dan topi pada mahasiswa peserta KKN dan penyerahan kepada perwakilan desa oleh Rektor Unud didampingi Ketua dan Sekretaris LPPM. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/headline5752-Universitas-Udayana-Lepas-4-116-Mahasiswa-Kuliah-Kerja-Nyata-KKN-Terjun-ke-Desa.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Panen Raya Jagung di Gianyar, Polres Gianyar Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Published

on

By

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Banjar Tarukan Kelod, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (2/9/2026).
PANEN JAGUNG: Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H. saat melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di lahan milik Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Banjar Tarukan Kelod, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (2/9/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Polres Gianyar bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar dan kelompok tani melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional. Kegiatan berlangsung di lahan milik Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Banjar Tarukan Kelod, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan dihadiri Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James Rajagukguk beserta pengurus, Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa, S.I.K., jajaran pejabat utama Polres Gianyar, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Camat Tampaksiring, Kapolsek Tampaksiring, Danramil 1616-03/Tampaksiring, perangkat Desa Pejeng Kaja serta Kelompok Tani Subak Belong.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gianyar menegaskan bahwa kegiatan panen raya merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri, khususnya Polres Gianyar dan Polda Bali, dalam menyukseskan program swasembada jagung Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional dan daerah,” ujar AKBP James.

Lahan pertanian seluas sekitar 4.500 meter persegi atau 45 are tersebut sebelumnya ditanami jagung pada 12 Juni 2026. Dari lahan tersebut, panen Kuartal II Tahun 2026 menghasilkan sekitar 3 ton jagung.

Kapolres Gianyar mengatakan, keberhasilan panen tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya para petani yang terlibat dalam pengelolaan lahan.

“Lahan yang dikelola dengan luas kurang lebih 4.500 meter persegi ini bukan hanya menjadi simbol sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat menghasilkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga  ‘’Medical Educating and Learning’’, Wujud Pengabdian BEM FK Unud

Lebih lanjut, hasil panen tersebut akan diserap oleh mitra serta pasar masyarakat di wilayah Pejeng Kaja. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan program pertanian yang melibatkan petani binaan Polri.

“Hasil panen sekitar 3 ton ini akan diserap oleh para mitra serta pasar masyarakat Pejeng Kaja. Kami berharap hasil tersebut dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi para petani dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Kapolres.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan panen jagung secara simbolis oleh Kapolres Gianyar bersama para undangan.

Panen raya ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Kerahkan Water Cannon Bantu Pemadaman Kebakaran Gudang Rongsokan di Jalan Nakula

Published

on

By

Personel Polresta Denpasar mengerahkan unit water cannon Sat Samapta untuk membantu pemadaman dan pendinginan pasca kebakaran di Jalan Nakula, Rabu, 2 September 2026.
PEMADAMAN: Personel Polresta Denpasar pada Rabu, 2 September 2026 diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan pasca kebakaran di Jalan Nakula dengan mengerahkan unit water cannon Sat Samapta Polresta Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar turun langsung membantu penanganan kebakaran yang melanda bangunan bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.

Kebakaran yang terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 22.30 Wita tersebut hingga kini masih mendapatkan penanganan intensif. Mengingat masih terdapat sejumlah titik api di lokasi, personel Polresta Denpasar pada Rabu, 2 September 2026 diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan dengan mengerahkan unit water cannon Sat Samapta Polresta Denpasar.

Pengerahan water cannon dilakukan sebagai langkah responsif untuk membantu petugas pemadam kebakaran dalam menjangkau dan memadamkan sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali. Personel juga terus berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang sejak awal telah melakukan penanganan di lokasi.

Kebakaran tersebut melanda area dengan luas sementara diperkirakan mencapai kurang lebih 3 hektare. Sejumlah bangunan semi permanen, kendaraan dan barang-barang bekas yang berada di lokasi terdampak kebakaran.

Berdasarkan data sementara, objek yang terbakar meliputi dua unit mobil, 11 unit sepeda motor, tiga unit sepeda gayung, barang bekas/rongsokan, serta sejumlah rumah semi permanen berikut peralatan rumah tangga, dokumen penting dan barang elektronik milik warga.

Upaya pemadaman menghadapi tantangan karena kondisi angin yang cukup kencang. Bahkan, pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 15.13 Wita, kembali muncul titik api di bagian barat lokasi. Api sempat membesar dan merembet ke area sekitar meskipun sebelumnya petugas pemadam telah bersiaga di lokasi.

Dua unit rumah semi permanen milik warga yang berada di sebelah barat, berdekatan dengan lokasi munculnya titik api, turut terdampak kebakaran. Petugas PMK Kota Denpasar bersama PMK Kabupaten Badung kemudian kembali melakukan penanganan dengan dukungan dua unit excavator untuk membantu membongkar dan mengurai puing-puing yang berpotensi menyimpan bara api.

Baca Juga  Unud Terima Sertifikat Hak Pakai Aset Tanah di Jalan Uluwatu

Selain membantu proses pemadaman dan pendinginan, kepolisian juga melakukan pengamanan lokasi serta pendataan dan pemeriksaan terhadap warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, 11 orang saksi telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan personel dan water cannon Sat Samapta merupakan bentuk respons kepolisian untuk membantu percepatan penanganan kebakaran sekaligus mencegah api kembali meluas.

“Polresta Denpasar bersama instansi terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi. Karena masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan api atau bara, kami mengerahkan water cannon Sat Samapta untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga dan petugas menjadi prioritas dalam penanganan kejadian tersebut. Personel kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi agar proses pemadaman dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kondisi lokasi masih memiliki potensi bahaya, sehingga masyarakat di sekitar TKP diharapkan tetap waspada,” tambahnya.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Polresta Denpasar bersama petugas PMK Kota Denpasar, PMK Kabupaten Badung dan instansi terkait lainnya akan terus melakukan penanganan hingga kondisi di lokasi benar-benar dinyatakan aman dan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Dorong IKM Bali Kreatif Tanpa Menjiplak Karya Orang Lain

23 IKM Bali Siap Tampilkan Produk Kerajinan Unggulan di JICC Jakarta

Loading

Published

on

By

Ny. Putri Koster memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9).
PIMPIN RAPAT: Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali untuk terus berkreasi dan mengembangkan karya yang memiliki karakter kuat agar mampu bersaing di berbagai lini. Namun, kreativitas tersebut harus tetap menghargai orisinalitas dan tidak dilakukan dengan menjiplak karya pihak lain.

Pesan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9).

Menurut Ny. Putri Koster, perajin Bali memiliki kekayaan seni, budaya, dan warisan leluhur yang dapat terus digali dan dikembangkan menjadi karya kreatif. Potensi tersebut harus menjadi kekuatan bagi pelaku IKM untuk melahirkan produk yang memiliki identitas dan daya saing.

“Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” tegasnya.

Dalam persiapan pameran, Ny. Putri Koster juga meminta agar IKM peserta dikelompokkan berdasarkan jenis kerajinannya. Penataan tersebut diperlukan agar produk yang ditampilkan terlihat lebih rapi dan terorganisasi sekaligus memudahkan pengunjung menemukan produk yang diminati.

Ia juga mengingatkan 23 IKM asal Bali yang akan mengikuti Pameran Kriyanusa untuk menampilkan karya-karya terbaik dan memilih produk yang tepat sesuai dengan karakter pameran. Keikutsertaan dalam ajang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan kualitas dan kekhasan kerajinan Bali kepada pasar yang lebih luas.

“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ungkapnya.

Baca Juga  Fapet Unud Gelar Kuliah Umum dengan Tema ‘’Circular Economic System’’

Pameran Kriyanusa 2026 akan berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Sebanyak 23 IKM asal Bali dijadwalkan ambil bagian dengan membawa beragam produk kerajinan unggulan.

Keikutsertaan Bali dalam Pameran Kriyanusa diharapkan menjadi kesempatan bagi para perajin dan pelaku IKM untuk memperkenalkan karya lokal ke tingkat nasional, memperluas jangkauan pasar, sekaligus menunjukkan kekuatan kriya Bali yang berakar pada tradisi namun terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menjelaskan bahwa produk yang ditampilkan dalam pameran merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai estetika dan budaya, mengandung unsur tradisi, serta mencerminkan kearifan lokal Bali.

Produk tersebut antara lain kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit. Pemilihan produk diharapkan dapat merepresentasikan kekayaan kriya Bali sekaligus menunjukkan kreativitas para perajin dalam mengembangkan warisan tradisional menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca