Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Webinar 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru

Ny. Putri Koster Ajak PKK Mengambil Ruang Gerak Mewujudkan Masyarakat yang Cerdas, Sehat, Memiliki Daya Saing Tinggi, Berakhlak Mulia serta Berbudi Pekerti Luhur

Loading

BALIILU Tayang

:

ny putri koster
WEBINAR: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster dalam acara Webinar TP PKK Provinsi Bali yang mengangkat tema “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru”, Selasa (25/7/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster membuka Webinar TP PKK Provinsi Bali yang mengusung tema “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru”. Webinar yang menghadirkan narasumber Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS diselenggarakan secara luring dan daring dari Ruang Rapat Kertha Sabha, Jayasabha, Selasa (25/7).

Mengawali arahannya, Ny. Putri Koster menyampaikan, dalam pergerakannya PKK sesuai dengan visinya melaksanakan kegiatan sosialisasi dan aksi sosial. Dalam kegiatan sosialisasinya, PKK menyampaikan informasi ke tengah masyarakat baik itu program PKK sendiri maupun program-program pemerintah. Ny. Putri Koster menambahkam menjadi tanggung jawab moral bagi PKK Provinsi Bali untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait capaian pemimpin kita (Bapak Gubernur, Wayan Koster dan Bapak Wagub, Cok Ace) beserta jajaran dalam melaksanakan program pembangunan Bali selama lima tahun ini. Untuk itu, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk menyampaikan lebih luas lagi dan lebih detail lagi apa saja program pembangunan yang sudah dicapai oleh pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Bapak Wayan Koster beserta dengan jajarannya.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menambahkan, dari awal kepemimpinan Bapak Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali telah mengusung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk membangun dan mewujudkan apa yang sesungguhnya kesejahteraan yang kita inginkan bersama yang baik untuk alam Bali beserta dengan  seluruh isinya. Dalam membangun Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali digunakan pola dan sistem yang kita kenal dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana. Dengan pola ini ingin dicapai tatanan-tatanan untuk meningkatkan kesejahteraan kita bersama baik secara  sekala maupun niskala atau yang bisa disebut dengan tatanan Bali Era Baru.

Baca Juga  Dampingi Kegiatan Ibu Negara, Ny. Putri Koster Haturkan Terima Kasih untuk Kepedulian Ibu Negara untuk Lingkungan dan Stunting

Bunda Putri menambahkan dalam Tatanan Bali Era Baru terdapat 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru, dimana dalam 44 tonggak ini ada hal-hal baru yang dimunculkan dari pemikiran cerdas para pemimpin kita, ada juga hal yang sudah tergerus lalu diperkuat kembali dan ada hal yang sudah hilang dan dibangkitkan kembali mengingat hal tersebut baik dan bagus untuk tatanan kehidupan kita kedepannya. Sebagai orang Bali, wajib hukumnya untuk melestarikan, menjaga alam Bali beserta isinya sehingga masih tetap utuh sebagaimana yang diwariskan para leluhur kita. Dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru ini tentu saja isinya mencakup ke 10 program pokok PKK, sehingga PKK wajib hadir dalam menyosialisasikan ke tengah masyarakat.

Di samping itu, PKK juga adalah sayap dari pemerintahan yang ada secara berjenjang dari tingkat desa, kecamatan hingga pusat. Oleh karena itu, PKK mengambil ruang gerak yang mampu dilakukan sesuai dengan visinya mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, memiliki daya saing tinggi, berakhlak mulia serta berbudi pekerti luhur.

Bunda Putri juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersinergi bersama-sama mewujudkan apa yang kita cita-citakan bersama, seperti apa yang diwariskan leluhur kita untuk sagilik saguluk  salunglung sabayantaka kita terapkan agar kebahagiaan yang sejati lahir dan bathin serta lestarinya alam lingkungan Bali dan lestarinya seni adat budaya dan kearifan lokal Bali dapat terwujud.

ny putri kosetr
Peserta Webinar TP PKK Provinsi Bali yang mengusung tema “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru” yang diselenggarakan secara luring dan daring dari Ruang Rapat Kertha Sabha, Jayasabha, Selasa (25/7). (Foto: ist)

Dalam arahannya, pendamping orang nomor satu di Bali ini juga menyampaikan, tidak hanya 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru Bapak Gubernur Bali beserta jajaran, tidak hanya mempersiapkan apa saja yang dikerjakan hari ini untuk Bali, tetapi juga untuk masa depan Bali dengan dirumuskannya Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ke Depan yang berlandaskan manusia dan alam itu sendiri dimana manusia haruslah seirama, sejalan dengan alam.

Baca Juga  Ny. Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Kabupaten Gianyar

Di akhir arahannya, Ny. Putri Koster mengajak semua pihak untuk lebih meresapi, memahami konsep dan visi dari pemimpin kita bersama dan menguatkan keyakinan kita bersama-sama untuk membangun Bali dan lebih meyakinkan diri bahwa sekecil apa pun adanya kita, kita punya hak dan tanggung jawab untuk bersama-sama mewujudkan Bali yang kawista, Bali yang tata-titi-tentram kerta raharja dan Bali yang gemah ripah loh jinawi. Semua ini akan terwujud apabila pemerintah, kelompok masyarakat dan masyarakat itu sendiri semua menyadari bahwa kita menjadi bagian dari pembangunan dan kita harus berpartisipasi aktif di dalam pembangunan tersebut.

Sementara itu, Prof. Damri menyampaikan dalam lima tahun kepemimpinan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali beserta jajaran telah menghasilkan capaian pembangunan Bali yang ditandai dengan 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru. 44 Tonggak ini merupakan capaian pembangunan dari 5 program prioritas yaitu bidang pangan, papan dan sandang, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial ketenagakerjaan, adat agama tradisi dan seni budaya, dan pariwisata yang didukung dengan pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dan terintegrasi. Ditambahkannya, dari 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru bisa kita kelompokkan menjadi 7 yaitu terkait dengan adat, tradisi, seni dan budaya, terkait pelindungan alam dan lingkungan, pembangunan sumber daya manusia Bali, pembangunan perekonomian dan pariwisata, teknologi digital, infrastruktur dan sistem pemerintahan.

Dalam webinar ini juga dijelaskan secara detail dan jelas oleh tim kelompok ahli beserta Kepala OPD terkait 44 Tonggak Penanda Peradaban Bali Era Baru diantaranya terkait pemuliaan desa adat, Sipandu Beradat, perekonomian adat Bali, perlindungan pura, pratima dan simbol keagamaan serta tata-titi kehidupan berbasis kearifan lokal Sat Kerthi, pemuliaan Bahasa Aksara dan Sastra Bali dan penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali serta penciptaan keyboard aksara Bali. Dipaparkan pula pemuliaan keluhuran warisan budaya Bali, penguatan dan pemajuan budaya Bali, pembaruan Pesta Kesenian Bali serta Festival Seni Bali Jani.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Hadiri Inauguration Night JCI 2026, Dorong Kolaborasi Wujudkan Bali Era Baru

Dalam webinar yang diikuti oleh pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali, Manggala Utama PAKIS MDA Provinsi Bali beserta pengurus, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali serta ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemprov Bali, juga dipaparkan terkait sistem pertanian organik, pengembangan pertanian endemik Bali, Gemitir Bali Sudamala, Bali mandiri energi bersih dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai,  Bali pulau digital serta pembangunan infrastruktur baik yang berbasis budaya maupun konektivitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  "Menyapa dan Berbagi", Ny. Putri Koster Sambangi Dua Kecamatan di Kabupaten Tabanan

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Tegaskan Unsur Kebudayaan Subak Harus Dimuliakan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

100 Sak Beras Murah Disalurkan, Polsek Dentim Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terbantu

Published

on

By

Polsek Dentim Salurkan Beras Murah di Pasar Biaung
SALURKAN BERAS: Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., bersama Kanit Binmas IPTU I Kadek Sukasada dan personel Polsek Dentim. Pendistribusian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berbelanja di Pasar Biaung.

Sebanyak 100 sak beras SPHP Bulog didistribusikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolsek Dentim.

Selama proses pendistribusian berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Beras yang tiba di Pasar Biaung juga telah dilakukan pengecekan dan pencatatan sesuai dengan data. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  BI Bali Dukung Adaptasi dan Transformasi Digital Pelaku Usaha untuk Bertahan dan Bangkit di Tengah Pandemi
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Dugaan Pengeroyokan di Mess Proyek Sawangan Meninggal Dunia, Polisi Periksa 11 Orang

Published

on

By

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pengeroyokan Sawangan
PENYELIDIKAN: Jajaran Polresta Denpasar saat melakukan penyelidikan secara intensif kasus pengeroyokan di Sawangan. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan PT TJS di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Ny. Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Kabupaten Gianyar

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. “Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca