Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jambore Kader Posyandu 2025, Ibu Putri Koster Dorong Transformasi Posyandu di Bali

BALIILU Tayang

:

jambore posyandu
BUKA JAMBORE: Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2025 bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Selasa (16/9). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2025 yang mengusung tema “Melalui Jambore Kader Kita Wujudkan Posyandu Berkualitas bagi Krama Bali”. Acara ini bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Selasa (16/9).

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menekankan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi sesuai amanat Permendagri Nomor 13, yang tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, sosial, pekerjaan umum, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat.

“Posyandu bukan hanya sekadar menimbang bayi, tetapi cakupannya kini sudah lebih luas. Tim Penggerak Posyandu meliputi kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta bidang sosial,” ujar Ny. Putri Koster.

Ia juga menyoroti bahwa banyak orang tua selama ini enggan membawa anak balita ke Posyandu karena beranggapan Posyandu hanya untuk menimbang berat badan. Padahal, menurutnya, dari data Posyandu tersebut dapat diketahui apakah perkembangan berat dan tinggi badan anak sudah sesuai dengan usianya. Yang tak kalah penting, hal ini juga berkaitan dengan pencegahan stunting.

“Hal-hal dasar ini adalah kebutuhan nyata masyarakat. Jika Posyandu dapat berjalan sukses, maka visi dan misi Ketua Posyandu di masing-masing kabupaten/kota juga dapat terwujud. Untuk itu, kita harus bergerak sesuai koridor organisasi serta mampu menjadi teladan sebelum menuntut orang lain meneladani kita,” ujar Ny. Putri Koster. Ia juga menambahkan bahwa pada 26 September mendatang akan digelar pertemuan akbar Tim Posyandu se-Bali.

Baca Juga  Dari Rumah KaKek Festival, Ny. Putri Koster Gaungkan Semangat Kebangsaan bagi Perempuan Bali

Menutup sambutannya, Ny. Putri Koster menyampaikan harapannya agar kader Posyandu senantiasa meningkatkan semangat pengabdian dan profesionalisme.

“Saya berharap para kader Posyandu tidak hanya hadir sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai garda terdepan yang mampu menggerakkan masyarakat. Dengan hati yang tulus, disiplin, dan komitmen, saya yakin kader Posyandu akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan generasi Bali yang sehat, cerdas, dan tangguh,” tegasnya.

Dengan adanya jambore ini, diharapkan kualitas Posyandu di seluruh Bali semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang sehat, cerdas, serta sejahtera.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Nyoman Gede Anom, dalam laporannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta jambore yang berjumlah 200 orang, terdiri dari 99 kader Posyandu perwakilan dari 9 kabupaten/kota, para pendamping, mitra potensial, dan sponsor.

“Jambore ini sudah berlangsung untuk kedua kalinya di Bali. Ajang ini merupakan wadah bagi kader untuk mendapatkan arahan langsung dari Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, sekaligus menjadi sarana evaluasi dan penghargaan bagi para kader berprestasi. Sejak April hingga Juni 2025 telah dilaksanakan rangkaian lomba, dan para pemenang akan diumumkan di akhir jambore ini,” jelasnya.

Sebagai bagian dari acara, juga digelar berbagai lomba yang diikuti oleh kader Posyandu, antara lain lomba yel-yel Posyandu, lomba penyuluhan, serta lomba memasak Pembuatan PMT berbahan pangan lokal. Selain itu, peserta juga dapat mengunjungi pameran kesehatan yang menampilkan inovasi dan kreativitas para kader Posyandu.

Di akhir acara jambore tersebut, diumumkan para pemenang lomba, yaitu: Kategori Posyandu Inovasi Terbaik: Posyandu Bumi Banten, Dauh Puri Kelod, Denpasar. Kategori Kader Berprestasi: Juara 1 diraih oleh Kadek Ida Nuriati, Posyandu Kumara Kusuma, Klungkung. Kategori Lomba Yel-Yel: Juara 1 diraih oleh Kabupaten Gianyar. Kategori Kader Inovasi Terbaik: Juara 1 diraih oleh Putu Ayu Grace Pratama, Posyandu Kumara Bakti, Gianyar. Kategori Penyuluhan Kesehatan: Diraih oleh Kabupaten Karangasem. Kategori Lomba Pembuatan PMT Berbahan Pangan Lokal: Diraih oleh Kabupaten Klungkung. Kategori Lomba Posyandu Berprestasi Tahun 2025 Tingkat Provinsi Bali: Diraih oleh Posyandu Kamboja, Buleleng. (gs/bi)

Baca Juga  Sosialisasi di Karangasem, Putri Koster: Mari Tinggalkan Cara Lama Atasi Sampah

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Follow Up Kesepakatan DPR RI dan Pemerintah, Gubernur Koster Temui Tiga Menteri, Pastikan Infrastruktur Bali Segera Dibangun

Published

on

By

AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat audiensi disambut hangat tiga kementerian. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menindaklanjuti (follow up) kesepakatan rapat kerja Komisi V DPR RI dan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan infrastruktur pariwisata Bali, pada Selasa 21 April 2025 di Jakarta. Tiga kementerian didatangi Gubernur Koster. Hasil perjuangan Koster untuk masyarakat Bali secara bertahap mulai direstui pemerintah pusat. 

Tiga kementerian yang didatangi yakni Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum. 

Audiensi disambut hangat tiga kementerian. Pertemuan untuk menyelaraskan aksi nyata dari keputusan/kesepakatan Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri PU,Menteri Perhubungan,dan Gubernur Bali pada 8 April 2026 lalu. Saat itu, semua pihak telah menandatangani kesepakatan untuk menindaklanjuti percepatan pembangunan Infrastruktur pendukung pariwisata Bali.

Usai pertemuan bersama para menteri, Gubernur Koster kepada awak media menjelaskan Menteri PU Dody Hanggodo  dan Menteri Perhubungan  Dudy Purwagandhi serta dengan dukungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy memastikan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang diusulkan Pemprov Bali sesuai Keputusan Rapat Kerja Komisi V DPR RI. Percepatan pembangunan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026. Semua ini akan diawali dengan studi dan perencanaan serta dilanjutkan pembangunan fisik.

“Menteri PU menegaskan tahun 2026-2027 mulai dibangun jalan underpas Jimbaran Badung, pembangunan gedung parkir Pura Ulun Danu Batur, pembangunan jembatan Nusa Ceningan-Nusa Lembongan,jalan shorcut titik 11 dan 12 Singaraja-Mengwitani, dan lanjutan pembangunan Embung Unda Klungkung,” jelas Koster. 

Terkait ketersediaan jaringan air bersih dan keberadaan subak, Gubernur Koster menambah Kementerian PU akan membangunan jaringan air minum dan irigasi dari Bendungan Telagawaja untuk masyarakat di kecamatan Kubu,Karangasem.

Gubernur Bali dua periode ini menyampaikan Menteri Perhubungan juga menegaskan tahun 2026-2027 mulai membangan transportasi taksi laut menghubungkan Bandara Ngurah Rai ke Nusa Dua-Canggu Badung. Kemudian akan mengembangkan  pelabuhan Celukan Bawang menjadi pelabuhan logistik, penumpang,dan pariwisata di Buleleng. Kemenhub juga akan melakukan pengembangan pelabuhan Padangbai menjadi pelabuhan logaistik, penumpang,dan pariwisata. Kemudian akan membangun  pelabuhan logistik di wilayah Amed Karangasem, dan pembangunan pelabuhan Gunaksa Klungkung.

Baca Juga  Balita Hingga Lansia Br. Kertha Bhuwana dan Br. Kreneng Kaja Antusias Ikuti Posyandu

Koster menjelaskan, Kemenhub menyetujui usulan Pemprov  Bali untuk memisahkan transportasi logistik dan kendaraan penumpang. Transporasi kendaraan logistik dari Ketapang langsung ke Pelabuhan Celukan Bawang, pelabuhan Amed, atau Gunaksa sesuai tujuan. Sementara itu, Jalur gilimanuk-Mengwi hanya diprioritaskan untuk kendaraan penumpang guna mengurangi jumlah kendaraan. Hal ini diharapkan akan mengurangi kemacetan dan resiko terhadap kenyamanan dan keamanan.

Gubernur Koster menjelaskan Kementerian PU juga menyetujui rencana pembangunan infrastruktur jalan underpas Jimbaran Badung untuk  mengurangi kemacetan wilayah Badung Selatan. Kemudian, pembangunan gedung parkir Pura Ulun Danu Batur yang bertujuan  mengurangi kemacetan jalur Singaraja-Batur-Besakih dan jalur Gianyar-Klungkung-Batur. 

“Pembangunan infrastruktur penghubung antar- kabupaten dan pembangunan sarana prasarana strategis se-Bali akan berlanjut tahun 2028, 2029, dan 2030 untuk mengatasi kemacetan se- Bali serta berdampak pada munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dalam rangka pemerataan pembangunan antar-wilayah Bali utara, selatan, timur, barat, dan tengah,” jelas Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ibu Putri Koster Ajak Kaum Perempuan Teladani Semangat Kartini untuk Perbaiki Tata Kelola Sampah

Published

on

By

TALKSHOW: Ketua TP PKK Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) Ibu Putri Koster saat menghadiri talkshow “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peran Kartini Masa Kini” yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) mengajak perempuan Bali meneladani semangat R.A. Kartini untuk mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik. Ajakan tersebut disampaikan di hadapan ribuan peserta dalam talkshow “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peran Kartini Masa Kini” yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026).

Mengawali paparannya, Ibu Putri Koster mengapresiasi inisiatif TP PKK Badung yang menggelar kegiatan talkshow dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. “Melalui kegiatan ini, kita ‘mengecas’ pikiran dan perasaan agar lebih semangat dalam meneladani gerakan Kartini,” ujarnya.

Menurutnya, sosok Kartini menginginkan kaumnya tidak terkungkung oleh adat yang menghambat kemajuan. “Beliau mendobrak dan memperjuangkan agar perempuan mendapatkan hak yang sama dalam mengenyam pendidikan. Dengan pengetahuan, kita bisa berbuat lebih banyak untuk kehidupan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, 21 April merupakan momentum untuk mengenang perjuangan Kartini, terlebih tantangan yang dihadapi perempuan masa kini jauh lebih kompleks. Salah satunya adalah perkembangan dunia digital yang membuat kebebasan berpendapat seolah tanpa batas. 

“Tantangan kita saat ini adalah mendidik generasi Z dan generasi Alpha. Namun, saya yakin perempuan Bali mampu melakukannya dengan baik karena dikenal memiliki etos kerja tinggi,” ucapnya.

Selanjutnya, Ibu Putri Koster menyoroti peran perempuan dalam upaya memperbaiki tata kelola sampah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, baik daerah maupun pusat. Ia menilai perempuan, khususnya sebagai ibu rumah tangga, memiliki peran penting dalam mengubah pola pikir terkait pengelolaan sampah.

“Puluhan tahun kita terjebak pada pola keliru dalam penanganan sampah, yaitu kumpul, angkut, dan buang. Akibatnya, sampah menumpuk di TPA dengan sistem ‘open dumping’ yang memicu pencemaran lingkungan serius. Hal ini terjadi di berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Balita Hingga Lansia Br. Kertha Bhuwana dan Br. Kreneng Kaja Antusias Ikuti Posyandu

Ia mengingatkan, jika tidak segera dilakukan perubahan, dalam 50 tahun ke depan dikhawatirkan semakin banyak kawasan yang mengalami kondisi serupa dengan TPA Suwung. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua TP Posyandu Provinsi Bali ini turut menekankan pentingnya penanganan sampah organik berbasis sumber. Hal ini krusial mengingat produksi sampah didominasi oleh sampah organik yang mencapai lebih dari 60 persen.

“Total sampah yang dihasilkan setiap hari mencapai 3.436 ton. Terbanyak di Denpasar sebesar 1.005 ton, sedangkan Badung mencapai 547 ton,” ungkapnya.

Ia optimistis, apabila sampah organik dapat ditangani sejak dari sumber, mulai dari rumah tangga hingga TPS3R, Bali mampu mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik.

Talkshow berlangsung semarak karena Ibu Putri Koster berhasil menghidupkan suasana melalui interaksi dengan para pelajar yang turut hadir. Siswa SMPN 3 Abiansemal, I Gusti Ngurah Gede Iswarma, tampil ke atas panggung untuk memaparkan sistem pengolahan sampah berbasis sumber yang telah diterapkan di sekolahnya. Kemampuan komunikasinya mendapat apresiasi dari Ibu Putri Koster yang memberinya hadiah berupa uang tunai.

Putu Mega Prasetyawati dari SMAN 1 Petang juga mendapat kesempatan berinteraksi di atas panggung. Menjawab pertanyaan Ibu Putri Koster, ia mampu menjelaskan sejumlah regulasi terkait tata kelola sampah dengan lugas.

Talkshow ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, Made Rai Warastuthi. Keduanya memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik di Kabupaten Badung serta mengurangi ketergantungan pada TPA dengan sistem “open dumping”.

Baca Juga  Dari Rumah KaKek Festival, Ny. Putri Koster Gaungkan Semangat Kebangsaan bagi Perempuan Bali

Usai menjadi pembicara kunci, Ibu Putri Koster didampingi Ketua TP PKK Badung, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, serta Sekretaris I TP PKK Badung Ny. Yunita Oktarini Alit Sucipta, meninjau pameran yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini Tahun 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Balinomics 2026: Pemprov Bali dan BI Susun Strategi Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah

Published

on

By

HADIRI FORUM: Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat menghadiri Forum Balinomics yang diadakan di The Meru Sanur, Selasa (21/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Di tengah tantangan ekonomi global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, Pemerintah Provinsi Bali bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali serta para pemangku kepentingan terkait menyusun langkah dan strategi kebijakan untuk menghadapi implikasi dinamika geopolitik tersebut terhadap perekonomian Bali.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam Forum Balinomics yang diadakan di The Meru Sanur, Selasa (21/4).

“Forum Balinomics ini merupakan forum diskusi antara pemerintah daerah, para pakar ekonomi, dan praktisi terkait perekonomian Bali. Eskalasi konflik di Timur Tengah yang tidak menentu menimbulkan dampak ekonomi yang sangat besar bagi dunia, termasuk Bali,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa konflik yang terjadi di Timur Tengah tidak hanya berdampak secara global, tetapi juga berimplikasi terhadap perekonomian nasional serta perekonomian Bali, yang pada akhirnya turut memengaruhi sektor pariwisata sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah.

“Nilai tukar rupiah mengalami guncangan, harga-harga komoditas meningkat, dan dampaknya merambat ke sektor ekonomi lainnya, termasuk pariwisata,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, dan pelaku ekonomi untuk mendiskusikan arah kebijakan perekonomian Bali, baik saat ini maupun ke depan.

“Kami berharap Forum Balinomics ini memberikan manfaat bagi kita semua, menghasilkan rumusan peluang ekonomi yang dapat diraih, rekomendasi kebijakan, serta solusi untuk memastikan perekonomian Bali tumbuh secara optimal,” jelas Dewa Made Indra.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa Balinomics 2026 mengangkat tema pembaruan kebijakan ekonomi Bali dan dinamika ekonomi di tengah gejolak geopolitik. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah diseminasi rutin mengenai kondisi perekonomian global, nasional, dan Bali terkini.

Baca Juga  Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana Serahkan Penghargaan Juara Lomba Balita Sehat di Desa Dangin Puri Kelod

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan bahwa terdapat beberapa strategi ekonomi yang dapat dilakukan untuk memastikan perekonomian Bali tetap berjalan dengan baik, antara lain menjaga kinerja sektor utama (backbone) ekonomi Bali, yaitu pariwisata; mendorong pengembangan sektor unggulan baru (new economic heroes) untuk menciptakan efek pengganda; memperkuat sektor pertanian sebagai upaya diversifikasi sumber pertumbuhan; serta memperkuat UMKM dan digitalisasi sebagai penyangga dan katalisator ekonomi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca