Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Pengetahuan Diabetes, Unud Bekerja Sama dengan Yamaguchi University Gelar Kuliah Tamu

President of Yamaguchi University Prof. Yukio Tanizawa, M.D., Ph.D.: Jika Memiliki Lebih Banyak Gen Diabetes, Harus Memperbaiki Gaya Hidup, Mencegah Obesitas dan Lebih Banyak Berolahraga

Loading

BALIILU Tayang

:

unud
KULIAH TAMU: Universitas Udayana melalui Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unud bekerja sama dengan Yamaguchi University pada Kamis, 14 September 2023 menyelenggarakan kuliah tamu bertempat di RS Unud, Jimbaran, Badung, Bali. (Foto: gs)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana melalui Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unud bekerja sama dengan Yamaguchi University pada Kamis, 14 September 2023 menyelenggarakan kuliah tamu dengan tema Recent Advances in Diabetes Clinical Practice and Reaserch, bertempat di Rumah Sakit Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali.

Kuliah tamu menghadirkan President of Yamaguchi University Prof. Yukio Tanizawa, M.D., Ph.D. didampingi Prof. Tetsuji Umaba sebagai Professor Faculty of Economics Yamaguchi University, Hiroyuki Tanaka sebagai Directur International Exchange Division, dan Masahiro Ueda sebagai International Planning Section, International Echange Division.

unud
President of Yamaguchi University Prof. Yukio Tanizawa, M.D., Ph.D. (kanan) bersama moderator Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. (Foto: gs)

Dari Universitas Udayana hadir Dekan Fakultas Kedokteran Unud Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes., Direktur Utama RS Unud Prof. Dr. dr. Dewa Putu Gede Purwa Samatra, Sp.N (K), para direktur, para kabag/kabid, para Ketua KSM, para Kepala Instalasi di bawah Direktorat Pelayanan Medik dan Keperawatan, para Kepala Ruangan Keperawatan, seluruh Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSPTN Unud dengan moderator Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. Kegiatan Kuliah Tamu ini sekaligus dalam rangka memeriahkan perayaan Dies Natalis ke-61 Universitas Udayana dengan tema ‘‘Membangun Sinergi Menciptakan Prestasi‘‘.

dirut
Dirut RSPTN Unud Prof. Dr. dr. Dewa Putu Gede Purwa Samatra, Sp.N (K). (Foto: gs)

Pada kesempatan itu, Dirut RSPTN Unud Prof. Dr. dr. Dewa Putu Gede Purwa Samatra, Sp.N (K), dalam sambutannya menyampaikan atas nama civitas hospitalia RS Unud, pihaknya menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya. Saat ini, RS Unud berupaya untuk menghasilkan tenaga kesehatan terbaik, pengembangan ilmu pengetahuan atau pun pemanfaatannya yang nantinya akan diakui oleh internasional.

Dalam rangka pencapaian visi tersebut, RS Unud bersama Universitas Udayana aktif dalam membangun jejaring dan menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga  Unud Gelar Rektor Cup II 2023, Pertandingkan Lima Cabang Olahraga
unud
Para delegasi Yamaguchi University bersama undangan dari Universitas Udayana melakukan sesi foto bersama. (Foto: gs)

‘’Kami berharap kehadiran Prof. Tanizawa dan timnya untuk memberikan kuliah umum dan tur rumah sakit di RSPTN Unud dapat menjadi jembatan untuk menjalin kerja sama guna meningkatkan sumber daya manusia serta pengembangan pendididkan bagi mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana,’’ ucap Dirut RS Unud.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unud Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes. Dalam sambutannya Prof. Putra Pinatih mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Prof. Tanizawa bersama seluruh delegasi yang telah mengunjungi Universitas Udayana dan RSPTN Unud.

dekan fk unud
Dekan Fakultas Kedokteran Unud Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes. (Foto: gs)

Kunjungan dari Universitas Yamaguchi merupakan kesempatan bagi RS Unud untuk meningkatkan dan memperkuat kapasitasnya. ‘’Karena ini rumah sakit akademik, maka kualitasnya tidak hanya pada pelayanan tapi juga pendidikan. Kunjungan Yamaguchi University adalah kesempatan besar bagi kami untuk dapat berdiskusi dan menyusun proyek kerja sama baik dalam bidang akademis maupun penelitian sehingga kami dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas,’’ ujar Dekan Prof. Putra Pinatih.

Mengawali kuliah umum, Moderator Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD memaparkan bahwa Prof. Tanizawa selaku pakar diabetes berbicara tentang pengetahuan ilmiah terkini tentang diabetes khususnya di bidang klinis dan juga riset. Untuk diketahui riset diabetes di Jepang telah jauh lebih berkembang daripada di Indonesia. Begitu banyak penelitian di Jepang yang diadaptasi sebagai penggunaan klinis di negara Indonesia.

unud
President of Yamaguchi University Prof. Yukio Tanizawa, M.D., Ph.D. (Foto: gs)

Selanjutnya President of Yamaguchi University Prof. Yukio Tanizawa, M.D., Ph.D. memaparkan bahwa komplikasi kronis pada penderita diabetes seperti retinopathy (penyakit mata), nephropathy (penyakit ginjal), dan neuropathy (penyakit saraf). Selain itu, masalah spesifik pada penderita diabetes yaitu penyakit makrovaskuler lainnya dan penyakit aterosklerotik seperti serangan jantung, mild cardiac infarction, dan stroke tiga sampai lima kali lebih tinggi pada penderita diabetes dibandingkan dengan mereka yang bukan penderita diabetes.

Baca Juga  Pelajari Konversi SKS Sistem Blok ke Sistem BKD SISTER, FK Unud Lakukan Studi Banding ke FK UB

Oleh karena itu, Prof. Yukio Tanizawa menegaskan sangat penting untuk mencegah komplikasi kronis ini dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Di Jepang, katanya, saat ini masa hidup pasien diabetes sudah hampir sama dengan mereka yang bukan penderita diabetes sehingga merupakan kabar baik bagi pasien diabetes. Jika mempersiapkan diri dengan tepat, maka penderita diabetes dapat memiliki jangka hidup yang baik dan kualitas hidup yang baik serta dapat mencegah komplikasi.

‘’Yang penting tetap melanjutkan pengobatan dan memonitor sendiri seberapa baik atau buruk diabetes dan bagaimana glukosa diabetes. Itu sangat penting,’’ ujar Prof. Yukio.

Dipaparkan, rata-rata harapan hidup masyarakat Jepang pada umumnya adalah 90 tahun dan pasien diabetes juga mendekati usia tersebut. Di masa lalu, orang mengatakan pasien dengan diabetes memiliki masa hidup 10 tahun lebih pendek dibandingkan mereka yang tidak menderita diabetes, dan hal tersebut tidak sepenuhnya benar saat ini. Namun jika tidak mengobati diabetes dengan tepat, akan ada banyak komplikasi yang dapat memperpendek masa hidup.

Terkait pemicu diabetes karena komponen genetiknya, maka tidak bisa menguranginya tapi kita bisa mengidentifikasi seberapa besar risiko yang kita miliki secara genetik dan dengan cara itu kita bisa mencegah berkembangnya penyakit tersebut. ‘’Jika memiliki lebih banyak gen diabetes, kita harus memperbaiki gaya hidup yang lebih baik seperti makan dengan benar, mencegah obesitas, dan lebih banyak berolahraga. Dengan cara itu kita dapat mencegah perkembangan diabetes,’’ pungkasnya.

dekan fk unud
Dekan FK Unud Prof. Putra Pinatih saat menyerahkan cinderamata plakat Unud kepada Prof. Yukio Tanizawa didampingi Dirut RS Unud Prof. Dewa Putu Gede Purwa Samatra (kiri) dan moderator Prof. Ketut Suastika (kanan). (Foto: gs)

Di pengujung acara, dilakukan sesi tukar menukar cinderamata. Dekan FK Unud menyerahkan plakat Unud kepada Prof. Yukio Tanizawa dan sebaliknya Prof. Yukio Tanizawa menyerahkan buku kepada Dekan FK Unud, Dirut RS Unud dan moderator Prof. Ketut Suastika.

Baca Juga  Dukcapil Goes to Campus Unud, Berikan Layanan Transformasi ke KTP Digital
kawaguchi
President Yamaguchi University dan rombongan juga berkesempatan meninjau poliklinik-poliklinik yang ada di Rumah Sakit Unud serta sarana prasarana yang dimiliki. (Foto: ist)

Usai kuliah tamu, President Yamaguchi University dan rombongan juga berkesempatan meninjau poliklinik-poliklinik yang ada di Rumah Sakit Unud serta sarana prasarana yang dimiliki yang dilanjutkan dengan pertemuan dengan Rektor Unud dan jajaran bertempat di Gedung Rektorat Kampus Jimbaran. (gs/Jubir Rektor Unud)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  PS Profesi Apoteker FMIPA Unud Kunjungi Empat Industri Farmasi Terkemuka di Indonesia

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Pascasarjana Unud Kunjungi Prodi Pascasarjana Brawijaya

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Pascasarjana Unud Kunjungi Prodi Pascasarjana Brawijaya

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca