Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sharing Knowledge, Unud Bekerjasama dengan DJKN Gelar DJKN Goes to Campus

BALIILU Tayang

:

DJKN ke unud
DJKN GOES TO CAMPUS: Unud melalui Barang Milik Negara (BMN), Biro Umum bekerjasama dengan DJKN Kementerian Keuangan menyelenggarakan kegiatan DJKN Goes to Campus Universitas Udayana berlangsung di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar, Selasa (21/11/2023). (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) melalui Barang Milik Negara (BMN), Biro Umum bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menyelenggarakan kegiatan DJKN Goes to Campus Universitas Udayana “APBN Kita 2023 dan Pengelolaan Barang Milik Negara”, yang berlangsung di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar, Selasa (21/11/2023).

Kegiatan yang juga berlangsung hybrid ini dihadiri oleh mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana. Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri  (1) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara disampaikan oleh Kepala Seksi Informasi Yuniantoro Sudrajad dan (2) Pengelolaan BMN dan Integritas Penanggulangan Korupsi oleh Kepala PKN Desak Putu Jeny.

Kepala Kanwil DJKN Bali Nusra, Sudarsono dalam sambutannya mengatakan, DJKN adalah salah satu unit Eselon I di bawah Kementerian Keuangan. DJKN ini memiliki 17 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia, salah satunya di Bali Nusra. Kanwil DJKN Bali Nusra ini mengkoordinir tiga provinsi yakni Bali, NTT dan NTB; yang dalam kesempatan ini melaksanakan sosialisasi terkait keberadaan DJKN pada mahasiswa di Universitas Udayana.

Tentu banyak pertanyaan dari mahasiswa apa itu DJKN. DJKN merupakan salah satu institusi di bawah Kementerian Keuangan yang melakukan pengelolaan aset. Universitas Udayana berada dalam posisi sebagai pengguna aset dan dalam pengoptimalisasian penggunaan aset mengacu pada PMK. DJKN juga memiliki fungsi dalam proses lelang aset, penilaian terhadap limit aset, pengurusan piutang negara.  Melalui kegiatan ini Kakanwil DJKN Bali Nusra menyampaikan apresiasi kepada Rektor Unud dan civitas akademika yang sudah berkenan memberikan kesempatan untuk dapat berdiskusi. Ke depan sinergi dan koordinasi ini diharapkan bisa lebih ditingkatkan.

Rektor Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana. (Foto: Hms Unud)

Baca Juga  Mahasiswa MBKM Bina Desa Kediri Unud Bentuk Kelompok Peduli Lingkungan Terpadu

Sementara Rektor Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh kegiatan DJKN Goes to Campus sebagai bagian dari sharing knowledge pemerintah kepada masyarakat khususnya mahasiswa sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa terutama di bidang APBN dan pengelolaan kekayaan negara.

“Pengelolaan kekayaan atau aset negara bukan lagi soal menyediakan layanan publik dengan biaya serendah-rendahnya, tetapi lebih berfokus pada efektivitas penggunaan aset, cost-saving, peningkatan penerimaan negara, nilai tambah investasi pemerintah, serta peningkatan tata kelola. Belajar dari negara maju, tidak ada uang, barang, dan modal yang menganggur, semuanya dipaksa bekerja keras untuk menghasilkan nilai. Kita harus bisa seperti itu, jangan sampai ada satu barang pun yang dibiarkan begitu saja,” ujar Prof. Ngakan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Universitas Udayana dalam pengelolaan kekayaan negara membangun dua sistem pendukung yakni Sistem Informasi Digitalisasi Aset (SIDI-A) yang merupakan sistem untuk menampilkan informasi aset Universitas Udayana berupa tanah dan gedung beserta ruangan di dalamnya. SIDI-A bertujuan untuk mempermudah melakukan pencatatan aset secara digital serta mempermudah mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengakses informasi terkait aset tanah, gedung, laboratorium, perpustakaan beserta fasilitasnya yang ada di Universitas Udayana sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. Sistem Informasi Inventaris Udayana (SI-ISYANA) yang bertujuan membantu mengetahui dan mengolah data Inventori Universitas Udayana serta pengecekan data barang melalui QR Code.

Melalui program DJKN Goes to Campus diharapkan mahasiswa dapat menambah wawasan, semakin peduli, dan memahami arti pentingnya kekayaan negara dan DJKN, serta mahasiswa turut serta menjaga kekayaan negara. Dalam acara ini juga dilakukan simulasi lelang oleh Pelelang KPKNL Denpasar dan juga Quiz. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6129-Sharing-Knowledge-Pemerintah-kepada-Masyarakat-Universitas-Udayana-Bekerjasama-dengan-DJKN-Selenggarakan-DJKN-Goes-to-Campus.html (gs/bi)

Baca Juga  BEM FKH Unud Persembahkan Veterinary Festival

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Mahasiswa MBKM Bina Desa Kediri Unud Bentuk Kelompok Peduli Lingkungan Terpadu
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Prodi TP FTP Unud Gelar Pendampingan Penyusunan RPS

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Mahasiswa MBKM Bina Desa Kediri Unud Bentuk Kelompok Peduli Lingkungan Terpadu

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca