Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Pemilu Expo 2024 di Bali, Ajang Kaum Milenial Menimang Pilihan

BALIILU Tayang

:

lidartawan
Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat membuka Pemilu Expo 2024, di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar. (Foto: Youtube KPU)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, Minggu, 24 Desember 2023 menggelar kegiatan Pemilu Expo 2024 yang dilangsungkan di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala Renon Denpasar. Sedianya, acara dilangsungkan di sebuah mall namun tidak mendapatkan izin.

Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan kegiatan Pemilu Expo 2024 bukan satu-satunya sarana untuk menentukan pilihan pada Pemilu 2024. Kita masih punya banyak waktu sampai tanggal 10 Februari 2024. ‘‘Kita masih boleh menimang-nimang siapa yang sebenarnya pantas untuk memimpin kita semua dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia adalah kesejahterakan rakyat Indonesia,‘‘ ujar Lidartawan saat membuka Pemilu Expo 2024, yang dihadiri para orator dari Tim Kampanye PWP, Parpol, dan Calon DPD Perwakilan Bali.

Agung Lidartawan lanjut menyampaikan, bahwa harapan dari kaum milenial sudah diwujudkan melalui Pemilu Expo 2024. Silahkan teman-teman yang memikirkan siapa yang pantas dipilih, siapa yang pantas untuk mewakili kita di 5 badan yang akan kita pilih, Presiden dan Wakil Presiden, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta DPD RI.

Lidartawan kembali menegaskan bahwa ini bukan satu-satunya sarana untuk menentukan pilihan. Ke depan masih ada kegiatan seperti masih punya 3 kali debat Calon Presiden dan Wakil Presiden. Kemudian masih punya rapat umum yang akan dimulai tanggal 21 Januari sampai 10 Februari. Di rapat terbuka ini akan menghadirkan  jurkam-jurkam tingkat nasional yang tentu juga akan digelar di Bali.

‘‘Satu menit di TPS akan sangat menentukan nasib bangsa kita 5 tahun ke depan. Maka itu saya berharap, kita harus memikirkan ini semua. Berbeda pilihan bukan berarti bermusuhan, berbeda pilihan hanya untuk membuat kita semua mengarah kepada kesejahteraan,‘‘ ucapnya seraya mengungkapkan sedianya acara ini digelar di mall, namun tidak mendapatkan izin karena ditakutkan menimbulkan keributan.

Baca Juga  Rapat Pleno Pilgub Bali 2024, Koster-Giri Menang

Lidartawan menegaskan KPU Bali menargetkan pemilih yang hadir ke TPS mencapai 83% dan berharap teman-teman partai politik, kemudian dari calon presiden dan wakil presiden, calon DPD RI Perwakilan Bali tidak harus ke MK, karena kita bisa menyelesaikan semua masalah pemilu kita di Provinsi Bali.

‘‘Saya yakin dan percaya dengan keterbukaan yang kita berikan, dengan akses yang kita berikan sebesar-besarnya, seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat, saya yakinkan pemilu di Bali akan aman, bersih, akuntabilitas dan kita akan mencapai kesuksesan karena kita sudah pernah menjadi penyelenggara terbaik Pemilukada 2020 adalah Provinsi Bali,‘‘ ungkapnya.

Selain itu, Lidartawan juga mengingatkan kepada partai politik, calon DPD, dan tim pemenangan presiden pada saat pelantikan KPPS semua harus menanam pohon. KPU akan menyiapkan jutaan pohon untuk kita tanam pada saat nanti pelantikan penyelenggara Pemilu. Kenapa menanam pohon, karena surat suara, formulir itu berasal dari kulit kayu yang kita tebang. ‘‘Ya kita akan lakukan tanam pohon itu karena saya ingin green election berasal dari Bali,’’ pungkasnya.

Para orator yang hadir pada Pemilu Expo 2024 yakni Tim Kampanye PWP No Urut 1: H. Eko Budi Cahyono, SE, MM, ⁠No Urut 2: I Ketut Ridet, ⁠No Urut 3 : Made Cadusa Suarsa, SH.

Peserta dari Parpol yang melakukan orasi yakni PKB : Abdul Halim, SH; Gerindra: Kadek Budi Prasetya, SH, MH; PDIP : Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, ST; Golkar : Drs. Dewa Made Suamba Negara, M.Si; Nasdem : IGN. Bagus Eka Subagiartha, S.H., M.H.; Partai Buruh : Dr. I Wayan Sugiartana, S.T., M.M.; Gelora : H. Mardi Soemitro; PKS : Hilmun Nabi; PKN : I Putu Indra Mandhala Putra, S.H., M.Kn; Hanura:  I Kadek Arimbawa, SH; Garuda : I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya S; PAN : Rachmatulloh, SE; Demokrat : Dr. Shri. IGN Wira W. WP. M.S., S.Sos., S.H., M.H.; PSI : I Nengah Yasa Adi Susanto, SH, MH; Perindo: Komang Purnama; dan Partai Ummat: H. Husni Abadi.

Baca Juga  KPU Bali Ditunjuk Sebagai Pilot Project Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Calon DPD Bali yang hadir atau diwakili oleh jurkamnya yakni: Ainun Ni’am : Ainun Ni’am; Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra : Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra; I Ketut Hari Suyasa : I Ketut Hari Suyasa; I Ketut Wisna : I Komang Sutrisna, S.H.; I Made Kerta Suwirya : I Made Kerta Suwirya; I Wayan Geredeg : Wayan Parta Dinata; I Wayan Sedang : I Wayan Sedang; I Wayan Sukayasa : I Wayan Sukayasa; Made Widhi Dharma : Made Widhi Dharma; Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik : Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik; Putu Wahyu Widiartana : Made Gerry Gunawan; Shri I Gst Ngr Arya Wedakarna Mahendradatta W.S. : Shri I Gst Ngr Arya Wedakarna Mahendradatta W.S.

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari ini dimeriahkan oleh band-band ternama di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Rapat Pleno Pilgub Bali 2024, Koster-Giri Menang
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Senja Pratiwi Jadi Pembicara Kehumasan dan Multimedia pada Sosialisasi Pemilu Serentak 2024

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Semua Pihak Sukseskan Pilkada Serentak 27 November 2024

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca