Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkab Badung Gelar Jumat Ceria, Gandeng UMKM Disabilitas

BALIILU Tayang

:

ramai
MERIAH: Acara Jumat Ceria bersama UMKM dan penyandang disabilitas yang digelar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Pemerintah Kabupaten Badung berlangsung meriah di Lapangan Puspem Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung, Jumat, 16 Februari 2024 menggelar Jumat Ceria bersama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan penyandang disabilitas yang berlangsung meriah di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana, S.Sos., M.Si di sela mengunjungi stand UMKM kepada media mengatakan bahwa kegiatan ‘‘Jumat Ceria Bersama UMKM‘‘ ini dilaksanakan setiap bulan sekali untuk memberikan kesempatan kepada UMKM untuk memperkenalkan produk-produknya kepada pegawai di lingkungan Kabupaten Badung setelah acara sesi olahraga. Dimana pada Jumat Ceria hari ini melibatkan para UMKM penyandang disabilitas.

‘’Jadi kita mengedepankan kesetaraan dengan saudara kita penyandang disabilitas yang mempunyai produk-produk, kita ajak mereka untuk memperkenalkan pasar dan pemerintah memfasilitasinya. Nanti pun di kegiatan-kegiatan pameran lainnya, para disabilitas ini tetap kita akan ajak karena ini wujub perhatian Pemerintah Kabupaten Badung kepada UMKM yang disabilitas,’’ ucap Widiana.

widiana

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana, S.Sos., M.Si. (Foto: gs)

Pada kesempatan itu, Widiana juga mengucapkan terimakasih kepada vendor-vendor yang telah berpartisipasi seperti dari Pegadaian, dealer Honda yang memperkenalkan motor listrik yang sekarang harus dikampanyekan terus penggunaan motor listrik. Ia menegaskan Badung sudah mulai mengenalkan motor listrik kepada masyarakat, karena ke depan go green harus perlu ditumbuhkan sedemikian rupa.

Widiana menyampaikan UMKM yang terlibat berasal dari Badung dan tergabung dalam komunitas UMKM Badung. Mereka telah melengkapi diri dengan nomor induk berusaha (NIB) dan mengakses QRIS. Mereka tidak membayar alias gratis, namun ke depan kita perlu memperhatikan subsidi.

Baca Juga  Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Waka Festival II Tahun 2025

‘’Kita juga sedang merancang pemberian subsidi bunga nanti ke depan. Tapi kita masih godog, mudah-mudahan bulan depan ini regulasinya sudah selesai baru kita akan sosialisasikan kepada UMKM. Kami kira subsidi ini sangat bermanfaat sekali bagi UMKM yang baru berkembang,’’ ujarnya seraya menambahkan bahwa ke depan beberapa komponen daripada pembiayaan seperti biaya administrasi, supervisi, penjaminan termasuk bunga akan disubsidi Pemkab Badung.

Melalui kegiatan Jumat Ceria yang digelar setiap bulan ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan UMKM, sehingga lambat laun UMKM dapat menjadi wirausaha. Widiana menambahkan dari laporan yang masuk, transaksi penjualan UMKM selama acara Jumat Ceria mencapai rata-rata jutaan rupiah hanya dalam waktu beberapa jam. Ini menunjukkan kesuksesan acara ini dalam mendukung pemasaran dan penjualan produk UMKM.

‘’Kita pilih waktunya tidak tanggal tua dan tidak tanggal muda. Kita harapkan pegawai ini berpartisipasi dan berbagi dengan UMKM yang ada,‘‘ pungkasnya. Acara Jumat Ceria bersama UMKM juga dimeriahkan senam sumba dan hiburan musik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Ber-Aksi oleh KPK RI

Published

on

By

Kabupaten Ber-Aksi
HADIRI MONITORING: Sekda Surya Suamba menghadiri kegiatan Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Ber-Aksi yang diselenggarakan oleh KPK RI, di Ruang Rapat Satya Gosana I, Inspektorat Kabupaten Badung, Selasa (7/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mewakili Bupati, Sekda Badung IB Surya Suamba menghadiri kegiatan Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Ber-Aksi (Berani Berantas Korupsi) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Dit. Permas) KPK RI, bertempat di Ruang Rapat Satya Gosana I, Inspektorat Kabupaten Badung, Selasa (7/7). Acara ini dihadiri oleh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Camat dan Lurah se-Kabupaten Badung.

Sekda Badung IB Surya Suamba dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah Kabupaten Badung ditetapkan sebagai Kabupaten Antikorupsi, monitoring ini merupakan momen yang dinantikan, karena melalui Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Antikorupsi, Pemkab Badung akan mendapatkan masukan-masukan yang berharga bagi pembangunan integritas dan pencegahan korupsi di Kabupaten Badung.

“Sudah kami sampaikan beberapa indikator bagaimana program pencegahan korupsi dan dari KPK RI juga sudah memberikan beberapa tambahan terkait indikatornya. Tentunya nanti akan disempurnakan, Predikat sebagai Kabupaten Antikorupsi bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah daerah. Kedepannya tentunya seluruh kelurahan/desa di Kabupaten Badung akan disiapkan menjadi Desa/Kelurahan Antikorupsi,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Satuan Tugas (Waka satgas) Dit. Permas KPK RI, Ariz Dedy Arham dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Badung sebagai Kabupaten Antikorupsi telah menerapkan e-Pakta/e-Komitmen tidak memberikan gratifikasi pra-pelayanan publik pada Mal Pelayanan Publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dan hal ini juga menjadi salah satu indikator untuk Kabupaten/Kota antikorupsi tahun 2026 oleh KPK RI.

“Selain monitoring, kami juga berterima kasih dan mengapresiasi kepada Pemkab Badung yang telah menerapkan e-Pakta/e-Komitmen tidak memberikan gratifikasi pra-pelayanan publik pada Mal Pelayanan Publik. Status Percontohan Kabupaten/Kota Ber-Aksi bisa dicabut, jika terdapat kepala daerah atau pimpinan OPD yang terjerat tindak pidana korupsi/tindak pidana lainnya. Maka dari itu, pentingnya saling mengingatkan dan menjaga Integritas berdasarkan Indikator Kabupaten/Kota Ber-Aksi,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Jelang Idul Fitri 1446 H dan Nyepi Saka 1947, Diperpa Badung Intensifkan Program Gerakan Pangan Murah

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri 1446 H dan Nyepi Saka 1947, Diperpa Badung Intensifkan Program Gerakan Pangan Murah

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  Wabup Bagus Alit Sucipta Melayat ke Rumah Duka di Kelurahan Kapal

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca