Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Festival Bazar Pangan Desa Adat Sanur Diserbu Pengunjung

Walikota Jaya Negara: Sinergi Lintas Sektor Dukung Pengendalian Inflasi, Jaga Stabilitas Bahan Pokok

Loading

BALIILU Tayang

:

Bazar Pangan sanur
BAZAR PANGAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat meninjau Festival Bazar Pangan dan Hiburan Desa Adat Sanur, Minggu (25/2). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Festival Bazar Pangan dan Hiburan Desa Adat Sanur yang digelar Desa Adat Sanur bekerjasama dengan Pemkot Denpasar serta Sabha Yowana Desa Adat Sanur diserbu pengunjung pada Minggu (25/2). Kegiatan yang merupakan langkah nyata dalam pengendalian inflasi serta memberikan kemudahan masyarakat berbelanja jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan tersebut dibuka langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana.

Tampak hadir Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawangsa, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Denpasar, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana, Bendesa Adat Sanur, Ida Bagus Mayun Sudiraharja, Perbekel Desa Sanur Kaja, I Made Sudana, serta tokoh masyarakat setempat.

Usai membuka secara resmi, Walikota Jaya Negara langsung meninjau satu persatu stand bazar yang menjual bahan pokok. Dimana, berdasarkan pemantauan, diketahui harga komoditi beras SPHP berada di kisaran Rp. 52.000 dari harga pasaran sebesar Rp. 54.000. Selanjutnya bawang merah seharga Rp. 30.000/Kg dari harga pasar yakni Rp. 35.000/Kg. Bawang putih berada di kisaran Rp. 36.000/Kg dari harga pasaran yakni Rp. 40.000/Kg.

Selanjutnya cabe kecil di angka Rp. 70.000/Kg dari Rp. 75.000/Kg di pasaran. Sementara untuk telur berada di kisaran harga Rp. 48.000/Krat dari harga di pasaran Rp. 51.000. Daging ayam berada dikisaran Rp. 30.000/Kg dari harga pasaran sebesar Rp. 38.000/Kg. Selain meninjau bahan pokok, Walikota Jaya Negara tampak meninjau stand Gas LPG 3 Kg bersubsidi untuk memastikan ketersediaan stok yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, selain rutin menggelar operasi pasar, Pemkot Denpasar juga menggelar Bazar Pangan yang kali ini bersinergi dengan Desa Adat Sanur. Hal ini sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi dengan menjaga stabilitas harga.

Baca Juga  Pemkab Kutai Kartanegara Kunjungi Denpasar, Pelajari Program Ketahanan Pangan dan B2SA

“Ini merupakan salah satu strategi pengendalian inflasi, sinergi dengan desa adat ini sangat baik, terlebih dikemas apik bagi masyarakat setempat, sehingga mampu menjaga stabilitas bahan pokok yang menyebabkan inflasi,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, Bazar Pangan ini dilaksanakan dengan menyasar kanton-kantong kepadatan penduduk. Sehingga diharapkan mampu memberikan intervensi terhadap harga-harga bahan pokok di pasaran. Terlebih dilaksanakan menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan yang sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

“Dengan Bazar Pangan ini kami berharap mampu meningkatkan akses pangan masyarakat, terutama pangan pokok dan strategis, serta berkualitas baik dengan harga dibawah pasar, sebagai upaya berkelanjutan menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah,” ujarnya.

Sementara, Bendesa Adat Sanur, Ida Bagus Mayun Sudiraharja menjelaskan, Bazar Pangan kali ini dikemas dalam konsep Festival Bazar Pangan dan Hiburan Desa Adat Sanur. Dimana, selain bazar pangan, juga terdapat stand sarana upacara, stand kuliner dan stand hiburan. Sehingga diharapkan masyarakat dapat berbelanja kebutuhan hari raya sambil berekreasi.

“Tentu dengan kegiatan ini kami berharap dapat mendukung terciptanya gerakan pengendalian inflasi daerah, dengan memfasilitas komoditi pangan, untuk menjaga stabilitas pangan, serta memberikan kemudahan akses pangan, sarana upakara dan berbagai kebutuhan lainya bagi masyarakat,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Dorong Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah, Pemkab Buleleng Dorong Percepatan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah

Published

on

By

pug buleleng
RAKOR: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (18/5). Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang menyeluruh dan responsif gender.

Rapat koordinasi melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait guna memperkuat pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender di Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutan Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng yang dibacakan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Arya Gede Mataram, disampaikan bahwa Pemkab Buleleng telah memiliki komitmen dalam mempercepat pelaksanaan pengarusutamaan gender melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

“Pengarusutamaan gender tidak dapat dilaksanakan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar pembangunan yang dijalankan benar-benar mampu memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat,” ujar Arya Gede Mataram membacakan sambutan Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng.

Pelaksanaan pengarusutamaan gender dinilai membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah, melalui komitmen bersama dan rencana aksi yang terintegrasi. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan daerah mampu berjalan lebih menyeluruh dan berkeadilan.

Sementara itu, sambutan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) yang dibacakan Kepala Bidang P3A Putu Agustini menjelaskan bahwa penguatan Pokja PUG dilatarbelakangi terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan hasil rekapitulasi Analisis Anggaran Responsif Gender (ARG) tahun 2025. Dari seluruh organisasi perangkat daerah di Kabupaten Buleleng, anggaran responsif gender tercatat baru mencapai 6 persen. Capaian itu menjadi perhatian bersama untuk terus meningkatkan implementasi anggaran responsif gender pada setiap sektor pembangunan.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah di Dusun Wanasari

“Anggaran responsif gender harus terus diperkuat di setiap OPD agar kebijakan dan program pembangunan dapat menjawab kebutuhan laki-laki maupun perempuan secara setara,” ungkapnya.

Penguatan Pokja PUG diarahkan untuk memperkuat komitmen anggota kelompok kerja, mengefektifkan fungsi Pokja PUG, serta mengawal percepatan implementasi pengarusutamaan gender di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Agung Rai Kartini dari BKPSDM Provinsi Bali, Dr. Nyoman Andika Triadhi, serta I Nyoman Widiartha Mahajaya yang memaparkan materi terkait strategi implementasi pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan

Published

on

By

bergerak dan berbagi
AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi”. Ia turun langsung menyapa dan membantu masyarakat di Kecamatan Selemadeg Timur dan Selemadeg, Tabanan, Senin, (18/5), dengan sentuhan yang menyeluruh dan tepat sasaran.

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, sekaligus ratusan penerima bantuan yang menjadi fokus utama kegiatan.

Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Di lokasi ini, bantuan disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan kondisi KEK, 20 lansia, 15 balita dengan gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT bagi anak PAUD. Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker untuk mendukung mobilitas penerima.

Kegiatan kemudian berlanjut ke Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg. Bantuan serupa kembali diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket PMT untuk anak PAUD. Tambahan bantuan berupa 3 walker dan 4 alat bantu dengar turut melengkapi kepedulian tersebut.

Adapun setiap penerima bantuan memperoleh paket yang terdiri dari 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah di Dusun Wanasari

Tak sekadar menyerahkan bantuan, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi program prioritas PKK. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut menggelorakan kesadaran pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembagian 150 alat pelubang biopori sekaligus praktik langsung di lingkungan warga.

Dalam sambutannya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk berbagi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. “Saya mengajak ibu-ibu dari rumah tangga untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya. Sampah yang tidak dikelola bisa menjadi musibah, tetapi jika diolah dengan baik akan menjadi berkah. Melalui biopori, sampah bisa diubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman dan mendukung program Aku Hatinya PKK,” jelasnya.

Selain itu, selaku ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, ia juga turut mensosialisasikan penguatan layanan Posyandu berbasis 6 SPM. Menurutnya, posyandu kini tidak hanya sebatas tempat penimbangan, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi dan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih luas. Ia juga mengimbau kader PKK agar aktif menjalankan program dari provinsi seperti Gerakan Kulkul PKK dan optimalisasi Posyandu.

Melalui aksi sosial yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat ini, peran Bunda Rai tidak hanya terlihat sebagai penggerak organisasi, tetapi juga sebagai sosok yang konsisten hadir di tengah masyarakat, membawa solusi sekaligus semangat kebersamaan. Program “Bergerak dan Berbagi” pun kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  HUT Ke-103 RSUD Wangaya, Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat

Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Timur, Ny. Luh Adi Wiratni Karang Sudarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Rai.

“Kami mengucapkan selamat datang di Desa Megati. Aksi sosial ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian di bidang sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Kami juga siap mendukung penuh program pemerintah demi mewujudkan visi Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg, Ny. Rahayu Budi Arsana menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia melaporkan bahwa penerima bantuan pada kegiatan tersebut mencapai 128 orang yang tersebar di 10 desa.

“Kami bersyukur atas kehadiran ibu dan jajaran. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, (AUM),” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Gateball Bali Naik Kelas, Targetkan Turnamen Internasional Lewat Gubernur Cup

Published

on

By

Gubernur Koster dukung penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Terbuka Gateball Gubernur Cup 2026
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Terbuka Gateball Gubernur Cup 2026 yang direncanakan menjadi agenda rutin tahunan di Bali. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/5).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menilai gateball memiliki potensi berkembang sebagai olahraga prestasi sekaligus sport tourism di Bali. Ia berharap turnamen yang akan digelar dapat mengundang peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Kita ingin gateball memiliki turnamen tahunan di Bali. Ke depan tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga bisa menghadirkan tim-tim internasional,” ujar Koster.

Menurutnya, Bali memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar serta didukung infrastruktur pariwisata yang memadai. Karena itu, pengembangan turnamen gateball dinilai sejalan dengan upaya memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism internasional.

Ketua Pergatsi Bali, Ketut Sudiana, mengatakan pihaknya berharap dukungan pemerintah provinsi terus berlanjut agar pengembangan gateball di Bali berjalan optimal. Ia menyebut kepengurusan Pergatsi Bali telah resmi dilantik dan kini mulai mempersiapkan agenda besar olahraga tersebut di Pulau Dewata.

“Proses ke depan kami selalu mohon dukungan dan perhatian Bapak Gubernur. Pengurus sudah dilantik oleh Ibu Wakil Menteri Kementerian PU dan kami sudah memiliki kepengurusan yang lengkap,” ujarnya.

Guru Besar Universitas Pendidikan Ganesha itu menjelaskan, Pergatsi pusat juga mendorong Bali menjadi tuan rumah turnamen gateball kelas internasional. Sebagai langkah awal, Bali akan lebih dulu menggelar event nasional bertajuk Turnamen Terbuka Gubernur Bali Cup 2026 pada awal Juli mendatang.

Baca Juga  HUT Ke-103 RSUD Wangaya, Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat

Turnamen tersebut dirancang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Bali dan diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Ini pertama kali digelar dan harapannya bisa terus berlanjut setiap tahun,” kata Sudiana.

Gateball sendiri merupakan olahraga beregu yang berasal dari Jepang dan mulai berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Permainan ini memadukan strategi, ketepatan, serta kerja sama tim, sehingga banyak diminati lintas usia, termasuk kalangan senior dan komunitas olahraga rekreasi.

Di Indonesia, olahraga gateball berada di bawah naungan Pergatsi dan telah dipertandingkan dalam sejumlah ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Bali menjadi salah satu daerah yang dinilai aktif mengembangkan cabang olahraga tersebut melalui pembinaan komunitas dan kompetisi daerah.

Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Bali, Turnamen Terbuka Gubernur Bali Cup 2026 diharapkan menjadi momentum memperluas popularitas gateball sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai tuan rumah berbagai event olahraga nasional dan internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca