Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Dukung Gateball Bali Naik Kelas, Targetkan Turnamen Internasional Lewat Gubernur Cup

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster dukung penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Terbuka Gateball Gubernur Cup 2026
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Terbuka Gateball Gubernur Cup 2026 yang direncanakan menjadi agenda rutin tahunan di Bali. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (18/5).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menilai gateball memiliki potensi berkembang sebagai olahraga prestasi sekaligus sport tourism di Bali. Ia berharap turnamen yang akan digelar dapat mengundang peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Kita ingin gateball memiliki turnamen tahunan di Bali. Ke depan tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga bisa menghadirkan tim-tim internasional,” ujar Koster.

Menurutnya, Bali memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar serta didukung infrastruktur pariwisata yang memadai. Karena itu, pengembangan turnamen gateball dinilai sejalan dengan upaya memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism internasional.

Ketua Pergatsi Bali, Ketut Sudiana, mengatakan pihaknya berharap dukungan pemerintah provinsi terus berlanjut agar pengembangan gateball di Bali berjalan optimal. Ia menyebut kepengurusan Pergatsi Bali telah resmi dilantik dan kini mulai mempersiapkan agenda besar olahraga tersebut di Pulau Dewata.

“Proses ke depan kami selalu mohon dukungan dan perhatian Bapak Gubernur. Pengurus sudah dilantik oleh Ibu Wakil Menteri Kementerian PU dan kami sudah memiliki kepengurusan yang lengkap,” ujarnya.

Guru Besar Universitas Pendidikan Ganesha itu menjelaskan, Pergatsi pusat juga mendorong Bali menjadi tuan rumah turnamen gateball kelas internasional. Sebagai langkah awal, Bali akan lebih dulu menggelar event nasional bertajuk Turnamen Terbuka Gubernur Bali Cup 2026 pada awal Juli mendatang.

Baca Juga  Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Turnamen tersebut dirancang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Bali dan diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Ini pertama kali digelar dan harapannya bisa terus berlanjut setiap tahun,” kata Sudiana.

Gateball sendiri merupakan olahraga beregu yang berasal dari Jepang dan mulai berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Permainan ini memadukan strategi, ketepatan, serta kerja sama tim, sehingga banyak diminati lintas usia, termasuk kalangan senior dan komunitas olahraga rekreasi.

Di Indonesia, olahraga gateball berada di bawah naungan Pergatsi dan telah dipertandingkan dalam sejumlah ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Bali menjadi salah satu daerah yang dinilai aktif mengembangkan cabang olahraga tersebut melalui pembinaan komunitas dan kompetisi daerah.

Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Bali, Turnamen Terbuka Gubernur Bali Cup 2026 diharapkan menjadi momentum memperluas popularitas gateball sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai tuan rumah berbagai event olahraga nasional dan internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

PT Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp 275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

Published

on

By

Penyaluran bantuan senilai Rp 275 juta oleh PT Pegadaian Cabang Rasanae untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa'u, Desa Mawu.
SALURKAN BANTUAN: Melalui Program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp 275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. (Foto: Hms PT Pegadaian)

Bima, NTB, baliilu.com – Harapan masyarakat Desa Mawu untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui Program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp 275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat. Selama puluhan tahun, keberadaan Jembatan Raba Sa’u menjadi harapan warga karena akses tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Bagi masyarakat, jembatan bukan hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga akses penting untuk menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mobilitas anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk berangkat dan pulang sekolah.

Kondisi akses yang belum memadai selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama ketika anak-anak harus melintasi jalur tersebut untuk menuntut ilmu. Dengan adanya pembangunan jembatan yang lebih layak, masyarakat berharap aktivitas anak-anak sekolah dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, Edy Purwanto, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Raba Sa’u memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan dan aktivitas warga.

“Kami melihat pembangunan Jembatan Raba Sa’u ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Desa Mawu. Selama puluhan tahun, jembatan ini menjadi harapan masyarakat. Terlebih, akses ini juga digunakan anak-anak sekolah dalam aktivitas mereka sehari-hari. Karena itu, melalui Program Pegadaian Peduli, kami berupaya mengambil bagian untuk mendukung terwujudnya akses yang lebih baik dan aman bagi masyarakat,” ujar Edy Purwanto, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurut Edy, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap terwujudnya sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga  Penambahan Penyertaan Modal ke BPD Bali, Gubernur Koster: Jaga Keberlanjutan Ekonomi dan Memperkuat Peran Bank Daerah

“Kami berharap bantuan ini dapat mendukung proses pembangunan Jembatan Raba Sa’u sehingga nantinya masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Semoga jembatan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mawu,” tambahnya.

Sementara itu, Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae, Taufikurrahman, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.

“Jembatan ini sudah menjadi harapan masyarakat selama puluhan tahun. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah aktivitas anak-anak sekolah yang menggunakan akses ini setiap hari. Kami berharap dengan adanya pembangunan jembatan ini, mereka bisa berangkat dan pulang sekolah dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Taufikurrahman.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan yang lebih layak juga akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas lainnya.

“Bukan hanya anak-anak sekolah, masyarakat secara umum akan merasakan manfaatnya. Aktivitas ekonomi, sosial, maupun mobilitas warga akan menjadi lebih mudah. Kami bersyukur PT Pegadaian (Persero) dapat ikut mengambil bagian dalam mewujudkan harapan masyarakat Desa Mawu melalui Program Pegadaian Peduli,” tambahnya.

Jembatan Raba Sa’u diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mawu dan wilayah sekitarnya. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan yang layak juga diharapkan dapat mendukung akses pendidikan bagi anak-anak serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Pegadaian Peduli, sebagai wujud kepedulian sosial PT Pegadaian (Persero) terhadap masyarakat di wilayah kerja perusahaan.

Melalui program tersebut, PT Pegadaian (Persero) terus berupaya mengambil peran dalam mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan sarana dan prasarana yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan.

PT Pegadaian (Persero) berharap pembangunan Jembatan Raba Sa’u dapat segera terwujud dan menjadi akses yang aman, nyaman, serta bermanfaat bagi masyarakat Desa Mawu, khususnya bagi anak-anak sekolah yang setiap hari mengandalkan jalur tersebut.

Baca Juga  Peringatan Hari Tumpek Krulut, Gubernur Bali Sapa Kaum Muda di Kedai Tangkil Tabanan

Dari harapan yang dinantikan puluhan tahun, menuju akses yang lebih aman bagi generasi masa depan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lakukan “Launching & Groundbreaking” Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto didampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.
LAUNCHING: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan Launching & Groundbreaking Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan Launching & Groundbreaking Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.

Didampingi juga oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartato, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Bupati Jembrana, Wakil Bupati Jembrana serta pejabat terkait lainnya.

Tujuan Proyek PLTS 100 GWp Site Gilimanuk untuk eliminasi pembangkit BBM sistem Bali melalui PLTS-BESS. PLTS Gilimanuk akan interkoneksi ke SUTT 150 kV Negara – Gilimanuk dengan memiliki skema pengembangan IPP – Pembelian Tenaga Listrik PLTS: Energy Payment BESS: Capacity Payment. Program ini ditarget COD tahun 2028.

Proyek PLTS 100 GWp Site Gilimanuk memiliki kapasitas PLTS 300 MWp, dengan memiliki total investasi Rp 9,157 triliun, kapasitas bess mencapai 1.000 MWh, produksi energi 470 GWh, kebutuhan lahan +- 321 Ha. PLTS ini mampu memberikan penghematan BBM mencapai 151 ribu kilo liter per tahun.

Program yang sejalan dengan Asta Cita Swasembada Energi dan Hilirisasi ini secara nasional juga dilakukan oleh Pemerintah Pusat dengan total Kapasitas 5,2 GWp serta memiliki 14 lokasi yang diantaranya meliputi : 1) PLTS Gilimanuk (Eliminasi BBM Sistem Besar) siap tender dengan kapasitas 300 MWp; 2) PLTS Madura (Eliminasi BBM Sistem Besar) siap tender dengan kapasitas 605 MWp; 3) PLTS Cirata siap tender dengan kapasitas 1.250 MWp; 4) PLTS Jatigede siap tender dengan kapasitas 636 MWp; 5) PLTS Jatiluhur siap tender dengan kapasitas 1.688 MWp; 6) PLTS Lahan Bank Tanah siap tender dengan kapasitas 69 MWp; 7) PLTS Desa Sembur, peresmian dengan kapasitas 0,92 MWp; 8) PLTS Rengit, peresmian dengan kapasitas 0.078 MWp; 9) PLTS Tembesi, konstruksi dengan kapasitas 46 MWp; 10) PLTS Gajah Mungkur, groundbreaking 134,2 MWp; 11) PLTS Saguling, konstruksi 92 MWp; 12) PLTS Karangkates, konstruksi 133 MWp; 13) PLTS Banyuwangi, groundbreaking 130,2 MWp; dan 14) PLTS Pasuruan, groundbreaking 132 MWp.

Baca Juga  Gubernur Wayan Koster Tinjau Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Nusa Penida

Program ini memiliki kebutuhan investasi Rp 1.140 triliun dan potensi penghematan BBM Rp 73,9 triliun per tahun, potensi tenaga kerja konstruksi 3.465.000 orang, potensi tenaga kerja manufaktur 2.053.000 orang.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini secara resmi luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 GWp, diawali dengan 14 PLTS yang tersebar di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau. Ini merupakan program untuk mewujudukan kemandirian energi Indonesia. PLTS 100 GWp ini, ditargetkan dapat tercapai dalam waktu 3 tahun, bahkan dapat lebih cepat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster dan PT. PLN Tandatangani Kesepakatan Bersama Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Bali

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster bersama Dirut PLN Darmawan Prasodjo menandatangani Kesepakatan Bersama Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Provinsi Bali.
TANDATANGANI KESEPAKATAN BERSAMA: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Dirut PLN Darmawan Prasodjo menandatangani Kesepakatan Bersama Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Provinsi Bali usai Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaunching dan melakukan groundbreaking Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang didampingi Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk, usai melaunching dan melakukan groundbreaking program yang ramah lingkungan tersebut di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.

Didampingi juga oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartato, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Bupati Jembrana, Wakil Bupati Jembrana serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatannya, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Dirut PLN Darmawan Prasodjo menandatangani Kesepakatan Bersama Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Provinsi Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan mewakili Pemerintah dan masyarakat Bali mengucapkan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang telah meluncurkan kebijakan program PLTS 100 GWp di Provinsi Bali. Untuk diketahui, alokasi untuk Bali saat ini mencapai 1.000 GWp. Presiden telah memberikan kebijakan yang dilaksanakan oleh Menteri ESDM dan dieksekusi oleh PT. PLN Persero yang lokasinya di Provinsi Bali.

“Kami sangat berbahagia dan berterimakasih, karena Bali memiliki kebijakan Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih yang diatur dalam Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019. Jadi program ini sebenarnya sudah dirancang sejak tahun 2019 lalu, namun belum berjalan optimal, karena situasi saat itu kurang kondusif akibat ada pandemi Covid-19. Sekarang ada momentum yang tepat, Bapak Presiden RI telah meluncurkan program ini, sehingga akan segera bisa diwujudkan,“ ujar Gubernur Koster.

Menyikapi peluncuran program ini, Gubernur Koster akan membebaskan lahan milik negara yang tidak produktif dan bisa difungsikan untuk memberikan manfaat banyak kepada masyarakat, terutama kebutuhan energi yang tertuang dalam haluan pembangunan Bali 100 tahun yaitu Bali Mandiri Energi dengan Bali Energi Bersih. Jadi ini akan dilaksanakan.

Baca Juga  Gubernur Wayan Koster Tinjau Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul di Nusa Penida

“Kami sudah mendapat arahan dari Bapak Menteri ESDM bersama Dirut PLN, agar Bali ini menggunakan Energi Baru Terbarukan. Manfaat dari pada PLTS ini, tidak saja untuk memenuhi kebutuhan energi, tapi juga meningkatkan citra pariwisata Bali. Karena Bali merupakan daerah wisata utama dunia yang perlu didukung oleh ekosistem lingkungan yang bersih. Jadi ini kebijakan yang sangat bermanfaat dan program PLTS ini tidak lagi impor BBM, biayanya juga jauh lebih murah,“ ucap Gubernur Koster.

Sementara Dirut PT. PLN Persero menyampaikan bahwa ini suatu kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar. Sebagai contoh di Bali, dengan adanya 100 GWp. Untuk saat ini PLN mengaplikasikan untuk tahap awal 1000 GWp. Dengan adanya program ini, sistem kelistrikan Bali bergeser yang tadinya ada faktor penggunaan BBM yang impor, digantikan dengan energi dari domestik. Dari energi mahal menjadi energi yang murah, dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan. Ini sejalan dari program Gubernur Bali Wayan Koster terkait Bali Mandiri Energi dan Bali Energi Bersih yang menjadi penopang pariwisata Bali. Agar pariwisata Bali bertumbuh berkembang dengan adanya energi hijau, yang jauh lebih handal, lebih bersih, dan lebih ekonomis.

“Untuk itu hari ini kami menandatangani program kerja sama. Akselerasi ini perlu kerja sama yang erat antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi. Karena salah satu kunci dari program PLTS ini adalah penyediaan lahan,“ kata Darmawan Prasodjo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca