Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

PSSI Gelar Seminar Mengenai ‘’Contractual Dispute’’ dan NDRC

BALIILU Tayang

:

seminar NDRC pssi
SEMINAR: PSSI saat menggelar seminar mengenai contractual dispute atau perselisihan kontrak pemain dan NDRC (National Dispute Resolution Chamber atau badan penyelesaian sengketa nasional) pada 28-29 Maret 2024 di Jakarta. (Foto: pssi.org)

Jakarta, baliilu.com – PSSI menggelar seminar mengenai contractual dispute atau perselisihan kontrak pemain dan NDRC (National Dispute Resolution Chamber atau badan penyelesaian sengketa nasional) pada 28-29 Maret 2024 di Jakarta.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria bersama dua orang anggota Komite Eksekutif PSSI, Khairul Anwar dan Muhammad.

“Hari ini PSSI kali pertama mengadakan seminar yang berbasis untuk better football governance. Atas arahan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, PSSI mulai mengedepankan good corporate governance di area football. Kita harus mengerti ekosistem dan regulasi sepak bola dari mulai Internasional FIFA sampai dengan level lokal. NDRC akan kita hidupkan kembali,” buka Tisha.

Pembentukan NDRC Indonesia diawali dengan acara seminar yang diselenggarakan PSSI dengan melibatkan FIFA, FIFPRO, APPI serta perwakilan klub Liga 1 dan Liga pada 2019.

PSSI ditunjuk FIFA sebagai federasi pilot project dalam pengembangan NDRC di mana nantinya akan menjadi tempat pengaduan, khususnya pemain di liga setempat. NDRC diharapkan juga dapat menjadi wadah penyelesaian masalah dan sengketa yang berhubungan dengan sepak bola. Peserta dari kegiatan ini adalah perwakilan dari semua klub-klub Liga 1 dan 2.

“Hari ini kami PSSI bersama dengan klub-klub memberikan pemahaman dari sumber yang ahli, yakni konsultan independen dari Inggris, untuk bisa membagikan pengalamannya bagaimana caranya menyusun sebuah kontrak yang keseimbangan antara klub dan pemain,” jelas Tisha.

“Bagaimana caranya memecahkan masalah-masalah arbitrase, bagaimana pemahaman mengenai football tribunal, lalu hukum olah raga, keilmuan di hukum olah raga menjadi satu hal pondasi yang sangat penting untuk menjadi federasi kelas dunia. Bahwa kita saat ini tengah berbenah di area football governance and administration. Harapannya adalah ke depan klub-klub akan lebih stabil memiliki dan mematuhi terhadap club licensing dan memiliki legal administration yang kuat. Apabila itu kuat, maka sepak bola Indonesia pasti akan lebih hebat,” tuturnya.

Baca Juga  PSSI: Terima Kasih Coach Indra Sjafri

Pengisi materi dalam kegiatan ini adalah Dev Kumar Parmar (Pengacara Olahraga Internasional yang juga Direktur Utama Parmar Sports) serta Rizky Fatmala (perwakilan dari NDRC PSSI).

Kegiatan hari pertama adalah pembahasan mengenai perselisihan kontrak (contractual disputes) pemain, pengadilan (trials) dan kontrak pra-negosiasi (pre-negotiation contract) yang dibawakan oleh Dev Kumar.

Materi ini lebih menitikberatkan suatu tempat penyedia layanan hukum dan pengacara, di mana mereka mengurusi masalah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penyelesaian sengketa atlet.

Mereka ini juga rekanan dari FIFA, TAS/CAS, beberapa klub dan federasi seperti Inggris, Spanyol, Tiongkok, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Brasil, Bolivia, Slovakia dan Hungaria. Selain itu, mereka juga mengurusi manajemen atlet dan pemain, lalu pengembangan bisnis dalam olah raga.

Kemudian di hari kedua, pembahasannya mengenai biaya maksimal yang diterima oleh agen (maximum agent fee) yang juga dibawakan oleh Dev Kumar Parmar. Dilanjutkan mengenai apa itu NDRC yang dibawakan oleh Rizky Fatmala.

Hari kedua, pemberi materi dan peserta lebih aktif dalam berinteraksi. Masukan, saran dan berbagai pertanyaan terlontar dari para peserta.

“Acara ini buat kita sebagai perwakilan dari klub, sangat bagus dan bermanfaat. Karena di acara ini PSSI memanggil lawyer yang certified by FIFA, untuk menjelaskan mengenai aturan-aturan kasus pemain termasuk mekanismenya dan lainnya. Jadi ini suatu penyegaran bagi kita semua dengan adanya aturan baru, sehingga mudah-mudahan dengan adanya aturan baru ini bisa meregulasikan semua hal yang berkaitan dengan mekanisme transfer pemain. Jadi mudah-mudahan kedepannya PSSI bisa banyak melakukan acara-acara workshop seperti ini, untuk menambah serta memperkaya ilmu kita sebagai klub, untuk bisa terus memperbaiki industri sepak bola di Indonesia,” kata salah satu peserta, Teddy Tjahjono. (gs/bi)

Baca Juga  Hilgers dan Reijnders Resmi Pindah Federasi. Erick Thohir, Harus Dapat Poin di Bahrain dan Tiongkok

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha dan Desa Sumerta Kaja Jadi Juara

Wahana Pembibitan Atlet dan Penguatan Kolaborasi

Loading

Published

on

By

Penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 ditandai penyerahan piala, piagam, dan tabungan Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar
PENUTUPAN TURNAMEN: Pelaksanaan penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Turnamen Tenis Meja serangkaian Hari Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi berakhir setelah laga puncak yang digelar di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. Ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi wahana pembibitan dan pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar. Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali kepada para pemenang.

Adapun para juara Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Kota Denpasar Tahun 2026 pada masing-masing kategori, yakni Kategori Beregu Antar Desa dengan Juara I diraih Desa Tegal Kertha, Juara II Kelurahan Panjer, serta Juara III bersama Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja. Selanjutnya, pada Kategori Ganda Antar Desa, Juara I diraih Desa Sumerta Kaja, Juara II Kelurahan Dauh Puri, serta Juara III Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.

Untuk Kategori Pelajar Putra U-13 Tahun, Juara I diraih Kadek Bayu Nararya Satya, Juara II I Made Gede Rafa Laksmana Wira Cahyana, serta Juara III I Kadek Danesha Artha Suputra dan Danur Eka Pratama. Sementara pada Kategori Pelajar Putri U-13 Tahun, Juara I diraih Putu Aricia Trisnayu, Juara II Ni Putu Prasida Putri Wibawa, serta Juara III Ni Komang Meida Sasmita Prastesya dan Ni Putu Bintang Gustiani.

Pada Kategori Pelajar Putra U-19 Tahun, Juara I diraih Komang Andri Vandita, Juara II I Kadek Alit Putra Yasa, serta Juara III I Made Yuga Praditya dan Kadek Yoga Priananta Chandra Bhuwana. Sedangkan pada Kategori Pelajar Putri U-19 Tahun, Juara I diraih Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi, Juara II Putu Putri Indah Cahyani, serta Juara III Vidi Prasinta Dewi dan Dewa Ayu Oso Surya Harum Genetri. Seluruh pemenang memperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali.

Baca Juga  PSSI: Terima Kasih Coach Indra Sjafri

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wahana mempererat sinergi dan kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana pembibitan serta pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar.

“Penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat edukasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong-royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga  Hilgers dan Reijnders Resmi Pindah Federasi. Erick Thohir, Harus Dapat Poin di Bahrain dan Tiongkok

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa selain bertujuan mempererat silaturahmi antarpemangku kepentingan perpajakan di Kota Denpasar, ajang ini juga menjadi wahana edukasi sekaligus pengenalan sejak dini mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak serta manfaat pajak bagi pembangunan daerah.

“Turnamen ini juga kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya membayar pajak. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Nobar Final, Panitia “All Out” Siapkan 3 Layar Lebar

Published

on

By

Banner partai final FIFA World Cup 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pada Sesi Final Piala Dunia FIFA 2026 para kesebelasan yang bertanding di laga perebutan posisi runner 2, runner 1 serta sang jawara niscaya akan berusaha all out menyuguhkan performa terbaik mereka. Tak mau kalah, Panitia Kolaborasi Kodam IX Udayana – Kadin Bali – Polda Bali – Pemprov Bali – Pemkot Denpasar pun menambah semangat untuk all out menghadirkan sajian Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 yang bertajuk Festival Rakyat 2026 agar semakin semarak dan meriah di Lapangan Puputan Badung Kota Denpasar.

“Untuk sesi 3rd Position Minggu, 19 Juli 2026 jam 02.00 WITA dan Final di Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WITA kita tambahkan 2 layar lebar di sisi kiri kanan panggung utama,” jelas Ketua Kadin Bali Made Ariandi didampingi Ketua Panitia Ketut Angpribawa serta Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma pada Sabtu (18/7) siang. Hal ini untuk menambah kemeriahaan acara nobar yang digelar sejak 15 Juli 2026 di Lapangan Puputan Badung ini. “Melihat antusiasme warga dan pertandingan yang akan menghadirkan tim – tim unggulan dunia, kita perkirakan penonton akan membludak,” ujarnya.

Ditambahkannya, penambahan layar sebagai upaya memberikan sajian Nobar terbaik bagi masyarakat penggemar bola Bali. “Karena pada sesi-sesi sebelumnya penonton sangat ramai, berdesak-desakkan di depan 1 layar utama,” ujar Ketua Kadin yang sudah menjabat untuk kedua kalinya ini. Penambahan menjadi 3 layar lebar juga untuk mengantisipasi membludaknya penonton di sesi Final yang pasti ingin menyaksikan laga terbaik dari masing-masing grup kesayangannya secara beramai-ramai.

Tim acara, Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma menyatakan bahwa Festival Rakyat : Bazzar UMKM, Pentas Seni dan Nobar yang bekerjasama dengan para UMKM juga akan all out di sesi tersebut.

Baca Juga  Hilgers dan Reijnders Resmi Pindah Federasi. Erick Thohir, Harus Dapat Poin di Bahrain dan Tiongkok

“Khususnya yang menyediakan makan dan minum, akan buka sepanjang gelaran kedua babak selama 2 hari terakhir tersebut,” ujarnya.

Pihaknya berharap para penonton tidak perlu khawatir kekurangan makanan dan minuman, stand-stand yang ada sekarang pun akan all out mendampingi penonton yang hadir ujarnya. “Ada sekitar 80- an UMKM makanan minuman dari 100 UMKM yang berpartisipasi dalam event ini dan sebagian besar stand makanan minuman sudah bersedia hadir saat sesi Nobar nanti,” pungkas pria kelahiran Singaraja ini.

Bahkan pihaknya menambah 1 mobil toilet dari Pemkot Denpasar melengkapi 1 unit yang telah disiapkan Kodam IX Udayana “Semua persiapan tambahan ini tentunya demi meningkatkan kenyamanan masyarakat Bali yang ingin menyaksikan laga tim terbaiknya dalam Nobar kali ini, tegas mantan wartawan ini. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Bali, khususnya bola mania untuk hadir beramai-ramai dalam event yang memang ditujukan untuk memberikan hiburan kepada rakyat secara cuma-cuma ini. “Mari meriahkan gelaran acara dari rakyat dan untuk rakyat ini secara bersama-sama dan bergembira semua,” tegasnya.

Banner perebutan tiga besar FIFA World Cup 2026. (Foto: ist)

Kolaborasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 bertajuk Festival Rakyat 2026 ini juga didukung PLN UID Bali, Perum Bulog, PMI Bali, Bank Indonesia bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) serta kalangan dunia usaha lainnya. Gelaran ini juga menjadi semakin meriah dan semarak dengan kehadiran berbagai acara panggung. Mulai dari band-band anakanak, remaja hingga dewasa unjuk aksi kebolehan bermain musik dalam menghibur pengunjung. “Antara lain SuperBeatz, Six Aura, Thunder Wave, Twenty Ten, Starlight, Kalafaa, Slow Avenue, Sparkle Five, Rahwana dan DK481,” ujarnya. Band-band anak-anak remaja dan dewasa ini menunjukkan aksi panggung yang memukau penonton, tak kalah dengan band populer.

Baca Juga  Pj. Gubernur Dukung Penyelenggaraan Kejuaraan Sepak Bola Wanita Piala Asia U-17 di Bali

“Adapula sajian zumba, line dance dari LIDI (Line Dance Indonesia) dan dansa dari IODI Bali yang akan menghibur dengan atraksi yang memikat penonton” tambah Kadis Kominfos Gde Wirakusuma. Termasuk Band Kodam IX Udayana yang selalu tampil prima sejak hari pertama hingga akhir event ini. Kehadiran para pengisi panggung ini sangat diapresiasi panitia dan masyarakat karena mampu menyajikan hiburan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan para band dan musisi papan atas.

Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki C. Satari, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di berbagai daerah, termasuk di Bali. Menurutnya, kegiatan Nobar tidak hanya menjadi ajang hiburan olahraga, tetapi juga merupakan strategi TVRI dalam memperluas jangkauan siaran hingga ke wilayah terluar Indonesia.

“Nonton bareng menjadi momentum penting untuk menghadirkan siaran publik yang inklusif, menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui keterlibatan UMKM di berbagai daerah,” ujarnya.

Melalui semangat kebersamaan yang dibangun dalam setiap titik nobar, TVRI berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi perayaan sepak bola yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat Indonesia, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Stasiun TVRI Bali Ir. I Gede Mustito, M.Si menyatakan bahwa selain mendukung penyelenggaran Nobar di berbagai tempat, pihaknya juga menyiapkan Nobar bagi masyarakat di Stasiun TVRI Bali Renon.

Kegiatan tersebut akan dikemas dengan berbagai kegiatan seru, Fun Games dengan hadiah merchandise serta kehadiran tenant kuliner UMK yang diharapkan semakin menambah semarak suasana.

Kegiatan Nobar final ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial yang positif, memperkuat rasa kebersamaan masyarakat, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal. Selain itu, momentum Piala Dunia diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas di Bali.

Baca Juga  Laga Indonesia Melawan Tanzania untuk Peningkatan Performa

Antusiasme masyarakat Bali terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga 17 Juli 2026, TVRI mencatat sebanyak 272 titik nonton bareng (Nobar) telah tersebar di seluruh wilayah Bali, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Walikota Jaya Negara Buka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026

Wujud Sinergi dan Kolaborasi, Tekankan Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat

Loading

Published

on

By

Walikota Jaya Negara bersama Wawali Arya Wibawa membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar
BUKA TURNAMEN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa saat secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar, Jumat (17/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar, Jumat (17/7). Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pajak tersebut akan berlangsung hingga Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pajak merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta undangan lainnya. Usai pembukaan, Walikota Jaya Negara bersama Wakil Walikota Arya Wibawa dan para undangan mengikuti pertandingan ekshibisi.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

Alit Adhi Merta menambahkan, turnamen berlangsung selama dua hari, yakni 17–18 Juli 2026 di Graha Yowana Suci, dengan mempertandingkan kategori beregu desa/kelurahan, ganda perwakilan desa/kelurahan, serta kelompok pelajar putra dan putri U-13 hingga U-19. Sebanyak 304 peserta ambil bagian, terdiri atas 258 peserta dari desa/kelurahan dan 46 peserta pelajar. Seluruh pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dan dipimpin oleh wasit berlisensi guna menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme.

Baca Juga  Pj. Gubernur Dukung Penyelenggaraan Kejuaraan Sepak Bola Wanita Piala Asia U-17 di Bali

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Ida Bagus Alit Adhi Merta.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Menurutnya, pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Di sisi lain, kata Jaya Negara penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan bahwa ke depan Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan pajak yang semakin efektif dan efisien sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Denpasar yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Walikota Jaya Negara juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Pajak Tahun 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

Baca Juga  Hilgers dan Reijnders Resmi Pindah Federasi. Erick Thohir, Harus Dapat Poin di Bahrain dan Tiongkok

“Dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam serta tema ‘Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat’, saya berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan fiskal yang kuat demi keberlanjutan pembangunan dan terwujudnya Denpasar Maju,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca